10 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin dan Cara Mengatasinya

AC mobil tidak dingin

AC mobil tidak dingin bisa saja terjadi pada mobil kamu, penyebabnya beragam. Tidak sedikit orang menganggap bahwa penyebabnya adalah freon yang rusak. Nah, ternyata tidak hanya disebabkan oleh freon yang tidak berfungsi saja. 

Sebenarnya ada berbagai penyebab ac yang tidak berfungsi dan tidak memberikan kesukan di dalam mobil yang sebenarnya bisa kamu atasi kalau kamu segera membawanya ke bengkel.

Ketika pendingin mobil tidak berfungsi tetapi kamu tidak punya tabungan untuk mengeluarkan biaya servis AC, ada beberapa cara mengatasinya yang bisa melakukannya sendiri.

Tetapi kalau kamu sudah punya asuransi all risk, kamu bisa langsung membawa mobil ke bengkel agar bisa segera ditangani segera tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Yuk, simak selengkapnya pada artikel berikut ini.

Penyebab AC mobil tidak dingin

Apakah kamu pernah mengalami AC mobil kamu tiba-tiba tidak dingin? Sebenarnya penyebab AC mobil tidak dingin bukan hanya karena masalah freon, tapi ada penyebab-penyebab lainnya juga. 

Yuk, cari tau apa aja penyebab AC mobil tidak dingin dan cara mengatasinya berikut ini agar kamu bisa mengantisipasinya sejak awal.

1. Freon habis atau kurang

Penyabab AC mobil tidak dingin dan hanya keluar angin bisa disebabkan karena freon habis atau kurang. Hal tersebut terjadi lantaran freon bocor pada bagian beberapa bagian seperti sambungan pipa, saft, hingga relief valve pada kompresor.

Penting untuk mengetahui penyebab freon AC mobil yang berkurang atau habis agar kamu dapat mengambil solusi yang tepat. Mengisi freon yang benar akan membuat kamu terhindar dari masalah-masalah AC yang lainnya.

2. Fanbelt/drive belt putus

Fungsi fanbelt adalah mendistribusikan rotasi mesin ke kompresor. Mengingat fungsinya tersebut, ketika fanbelt putus maka kompresor tidak akan berputar.

Hal tersebut akan menyebabkan tidak adanya sirkulasi pada freon. Dengan kondisi yang demikian, kabin mobil suhunya akan naik.

Ganti fanbelt dengan yang berkualitas dan tahan lama untuk mencegah ac mobil tidak dingin lagi.

3. Motor extra fan mati

Proses kondensasi pada kondensor dibantu berkat adanya extrafan. Ketika extrafan mati atau tidak berputar dengan maksimal maka akan menyebabkan terjadinya proses kondensasi tidak berjalan dengan baik. Alhasil, AC mobil tidak dingin saat dinyalakan. Cobalah cek motor atau penggerak extrafan.

Caranya cukup mudah yaitu dengan hanya dengan melihat kondensor apakah extrafan di dalamnya berputar atau mati ketika mobil kamu nyalakan.

4. Kompresor aus

Selanjutnya, penyebab AC mobil tidak dingin adalah kondisi kompresor AC mobil yang sudah aus dan jebol atau rusak. Keadaan ini bisa kamu perhatikan pada bagian sight glass apakah sudah menghitam.

Jika warna hitam, maka bisa dipastikan bahwa receiver dryer atau expansion valve bermasalah. Penyebab lain penyumbang kompresor AC rusak adalah tekanan AC yang abnormal.

5. Kondensor kotor dan berkarat

Kondensor AC yang kotor dan berkarat sudah pasti bisa menyebabkan AC tidak dingin saat kondensor tidak bisa bekerja secara penuh untuk membuang panas dari gas bertekanan tinggi yang dilepaskan kompresor.

6. Magnetic clutch rusak

Beberapa keadaan ketika magnetic clutch rusak, putus, spulnya terbakar, centerpiece tidak terhubung dengan puli kompresor juga bisa andil dalam menyebabkan AC mobil kamu tidak dingin.

Kondisi ini bisa kamu cek dengan melihat kompresor AC, apakah bekerja dengan keadaan fanbelt tetap berfungsi. Selain menyebabkan AC mobil tidak dingin, magnetic clutch yang rusak juga dapat menyebabkan AC menjadi berisik. 

7. Evaporator kotor atau tersumbat

Evaporator berfungsi untuk menyalurkan udara yang dihembuskan blower. Apa yang terjadi jika evaporator kotor atau tersumbat? Akibat dari tersumbatnya evaporator adalah berkurangnya sistem sirkulasi pada AC. Dengan begitu, pastilah AC tidak akan dingin jika dinyalakan. 

Adanya kotoran yang menumpuk pada AC mobil juga kerap menjadi penyebab mobil berisik saat jalan.

8. Thermostat rusak

Thermistor cooler atau yang biasa disebut thermostat adalah komponen dalam mobil yang terdapat did dalam evaporatornya. Komponen ini berguna untuk membaca temperatur dan suhu yang selanjutnya ditransfer ke amplifier di mana akan ditentukan dan diatur waktu cut off kompresor.

Jika thermistor tidak berfungsi, maka tidak ada transfer data suhu ke amplifier, sistem AC pun akan terganggu dan tidak akan dingin ketika dinyalakan.

9. Kelebihan oli kompresor

Pada dasarnya, volume oli pada kompresor harus dalam takaran yang pas tidak boleh lebih atau kurang. Jangan sampai volume oli pada kompresor mobil kamu terlalu banyak atau berlebih.

Keadaan ini akan membuat ruang bagi freon menyempit atau berkurang. Kalau sudah begini, siap-siap saja freon dalam mobil kamu tidak maksimal mendinginkan kabin mobil.

10. Pembuangan air kondensasi terhambat

Cobalah perhatikan dasbor mobil kamu, jika berembun maka sudah dipastikan terjadi kebocoran saat AC mobil dihidupkan. Embun tersebut muncul akibat tersumbatnya saluran pembuangan air kondensasi.

Selain mengakibatkannya menjadi tidak dingin, pipa pembuangan air kondensasi yang tersumbat bisa menyebabkan bau tidak sedap yang berasal dari karpet mobil yang basah.

Cara mengatasi AC mobil tidak dingin

Jangan panik kalau tiba-tiba AC mobil kamu tidak memberikan kesejukan atau hanya keluar angin kalau dinyalakan. Sebuah kerusakan atau kondisi tertentu pasti ada penyebab dan cara mengatasinya.

Nah, AC mobil yang tidak dingin ternyata bisa lho diatasi sendiri selain membawanya ke bengkel yang mungkin bakal memakan biaya. Berikut cara mengatasi AC mobil tidak dingin dengan mudah:

1. Hidupkan AC saat mobil berjalan

AC mobil akan bekerja jauh lebih maksimal saat mobil sedang beroperasi atau kondisinya benar-benar berjalan. Bukan tanpa alasan, semakin cepat mesin mobil berputar, semakin cepat pula kompresor AC mobil bekerja. Kondisi itu akan menghindari AC mobil kamu tidak dingin saat dinyalakan.

Disarankan agar kamu tidak membuang waktu dan bensin dengan membiarkan mobil berjalan sebelum kamu benar-benar menentukan tujuan.

Ketika kondisi kabin interior mobil suhunya benar-benar panas, nyalakan AC mobil saat kamu mulai mengemudi. Langkah selanjutnya adalah membuka jendela belakang selama kurang lebih 10 hingga 20 detik.

Dengan membuka jendela, semua udara panas akan keluar dari kabin. Jangan membuka jendela depan karena hanya akan mengeluarkan panas dari bagian depan mobil. Selain itu, cara tersebut malah membuat udara di kabin belakang menjadi panas dan sirkulasinya tidak baik.

2. Pasang suhu minimum

Menyetel suhu terendah bisa membuat fungsi AC mobil lebih efisien dalam mengurangi kadar keringnya udara dalam kabin mobil. Selain itu, memasang suhu AC yang rendah bisa menghemat bahan bakar. 

Umumnya, sistem pendinginan pada AC akan didinginkan hingga menyentuh suhu 38 derajat Celcius. Jika kamu menyetel suhu AC terlalu tinggi sebenarnya kamu memaksa sistem pendingin AC untuk memanaskan ulang sirkulasi udara. Alhasil, sistem AC akan membutuhkan lebih banyak tenaga dan bahan bakar.

3. Hindari pemakaian mode resirkulasi

Jika kamu membawa penumpang di kursi belakang mobil, sangat disarankan untuk mematikan mode resirkulasi udara. Alasannya adalah mode ini akan mengambil udara dari depan kabin dan menariknya kembali melalui sistem.

Efeknya, meskipun udara di bagian depan dingin ditambah karena adanya air purifier mobil, udara di belakang bisa menjadi pengap dan panas. Kondisi tersebut akan membuat kinerja sistem pendingin tidak maksimal dan AC mobil tidak dingin.

4. Pastikan filter bersih

Pastikan filter udara di kabin mobil kamu bersih. Lakukanlah pengecekan secara berkala agar kamu bisa langsung mengetahuinya ketika ternyata filter udara kotor atau tersumbat. Ketika hal tersebut terjadi maka AC mobil tidak dingin karena terhambatnya sirkulasi udara yang optimal.

Tenang saja, pada mobil keluaran terbaru, filter udara ini mudah diperiksa. Jadi jika kamu melihat banyak kotoran menumpuk di atasnya, bersihkanlah dengan segera. Cara membersihkan AC mobil bagian filternya mudah kok dilakukan.

Tips merawat AC mobil 

AC mobil merupakan komponen yang gampang-gampang susah untuk dirawat. Gampangnya, jika kamu tetap menjaga kondisi interior mobil tetap bersih, kerusakan pada AC mobil biasanya jarang terjadi. 

Nah, ada beberapa tips dasar yang bisa kamu lakukan guna menjaga AC mobil tetap bekerja dengan maksimal. Berikut tips merawat AC mobil yang perlu kamu ketahui. 

Jaga kebersihan kabin mobil 

Tips pertama untuk menjaga AC mobil adalah dengan merawat kabin supaya tidak terlalu kotor dan berdebu. Seperti yang sudah kamu ketahui, kabin yang kotor dapat membuat AC mobil menyerap begitu banyak kotoran sehingga filter AC bermasalah. 

Agar kabin lebih terjaga, kamu juga bisa memasang filter kabin mobil yang saat ini cukup mudah ditemukan di ecommerce. Dengan memasang filter kabin, kotoran tidak masuk ke evaporator AC mobil. 

Hindari membuka kaca mobil saat berjalan 

Tips merawat AC mobil selanjutnya yakni menghindari kaca mobil terbuka saat berjalan. Mengapa demikian?

Sebenarnya, ini masih sama dengan poin pertama yakni menjaga interior mobil agar tidak terlalu kotor. Bukalah kaca mobil seperlunya saja agar kinerja AC mobil juga tidak terlalu berat karena udara di dalam mobil selalu dingin. 

Sebaiknya hindari menempatkan pengharum mobil didekat AC karena bahan kimia yang masuk lama-lama mengendap dan tumbuh bakteri. 

Jika kandungan kimia pengharum ruangan AC mobil tersebut terlalu tinggi, bisa jadi AC mobil kamu malah akan mengeluarkan bau asam atau bau tidak sedap lainnya. 

Jangan merokok di dalam mobil 

Jika membuka kaca mobil saja dikhawatirkan dapat membawa kotoran ke dalam mobil, apalagi dengan merokok di dalam mobil. Puntung rokok berpotensi masuk ke filter AC sehingga membuatnya kotor dan tersumbat. 

Aroma tidak sedap dari nikotin juga dapat bercampur dengan udara dingin sehingga berbahaya bagi kesehatan. 

Asap rokok yang akhirnya menempel pada filter AC mobil juga diketahui dapat memperpendek masa atau umur AC mobil itu sendiri. 

Rutin membersihkan filter AC mobil 

Hal terpenting lainnya dalam perawatan AC mobil yakni selalu berusaha membersihkan filter AC mobil. Datanglah ke bengkel resmi atau bengkel AC mobil terdekat bila filter AC mobil kamu mulai bermasalah. 

Gunakan pengharum mobil yang sesuai 

Pengharum mobil yang sesuai juga perlu diperhatikan, lho. Parfum mobil yang tidak sesuai dapat membuat AC mobil mudah kotor yang akhirnya malah merusak AC mobil itu sendiri. 

Pastikan untuk memilih pengharum yang tidak berbahaya bagi kondensor AC mobil, ya. 

Hindari mematikan AC mobil dalam jangka waktu lama 

AC mobil yang jarang dihidupkan justru akan membuat masalah. Ini karena selang dan belt yang terdapat pada AC mobil cepat kering sehingga berdampak pada kinerjanya. 

Jangan terlalu lama mematikan AC mobil. Jangan beranggapan jika tidak menyalakan AC mobil malah membuatnya awet dan hemat bahan bakar. 

Matikan AC mobil sebelum mematikan mesin mobil 

Bagian inilah yang barangkali kamu sering lupa. Yup, idealnya, kamu mematikan AC mobil terlebih dahulu sebelum mematikan mesin mobil. 

Kenapa ini penting? Jika lupa mematikan AC mobil, maka ada hentakan besar pada kopling yang akan berpengaruh pada keawetan AC mobil itu sendiri. 

Menjaga RPM mobil 

Ternyata, putaran RPM mobil yang kecil dapat berpengaruh pada performa dari AC mobil. Oleh karena itu, sebaiknya kamu mengecek kondisi RPM mobil untuk menghindari kerusakan pada AC mobil.

Lengkapi proteksi kendaraan kamu dengan asuransi mobil

Alasan mengapa kamu harus memberikan proteksi asuransi mobil adalah biaya perawatan kendaraan yang tinggi apalagi adanya risiko pencurian.

Perlindungan ini akan memberikan perlindungan berupa penggantian biaya perbaikan baik kecil maupun besar tergantung polis.

Jika ingin tahu jenis asuransi mobil yang tepat, kamu bisa menggunakan kalkulator ini:

Penyebab pendingin mobil yang tidak berfungsi bermacam-macam, dari freon rusak hingga pembuangan air kondensasi yang terhambat. 

Cara mengatasinya juga bisa dilakukan sendiri tanpa membawanya ke bengkel yaitu dengan menghidupkan AC mobil saat berjalan hingga rutin membersihkan filter udara.

Tetapi tentu kalau ingin aman dan bisa berfungsi kembali dengan normal, maka mengatasinya dengan ahlinya menjadi pilihan yang baik. Kamu bisa mencari tahu bengkel AC terdekat dan berkualitas di rumahmu. 

Tips dari Lifepal! Ketika memutuskan memiliki mobil, ada banyak perawatan yang harus kamu lakukan, di antaranya merawat AC mobil agar tetap dingin dan awet. Salah satu cara menjaga AC mobil agar tetap awet dan dingin adalah dengan rutin membersihkan kabin mobil. Hindari juga melakukan kebiasaan buruk seperti merokok di dalam mobil atau membuka jendela mobil saat AC mobil dijalankan.

Hal ini bisa membuat kerja AC mobil makin berat dan menyebabkan AC mobil cepat rusak serta tidak dingin. Kalau sudah seperti ini biaya perbaikan AC pun jadi mahal.

Tapi, kamu pasti akan merasa lebih tenang apabila sudah membeli asuransi all risk, sebab manfaat yang diberikan komprehensif dan bisa menjamin ganti rugi untuk biaya perbaikan AC mobil kamu yang bermasalah. Cek berbagai macam polis asuransi mobil All Risk di Lifepal!

Pertanyaan seputar AC mobil tidak dingin