Biaya Cat Mobil di Bengkel Resmi dan Bengkel Biasa

biaya cat mobil

Biaya cat mobil di bengkel resmi bisa dikatakan tinggi.  Konon, biaya repaint mobil atau pengecatan ulang dapat menghabiskan biaya hingga puluhan juta. 

Bahkan, jika pengecatan ulang memakan biaya lebih dari 25 persen nilai mobil, lebih baik sekalian beli mobil baru.

Kecuali memang mobil tersebut memiliki nilai tersendiri untuk kamu.

Tak heran, banyak orang memanfaatkan cat di bengkel pinggir jalan untuk menekan harga.

Namun, perlu diketahui kalau memilih cat mobil tidak di bengkel resmi atau di pinggir jalan ada risiko yang mengintai, salah satunya kualitas pengerjaan yang berimbas pada hasilnya. 

Sebelum ketahui biaya cat mobil di bengkel resmi dan bengkel biasa, pastikan kendaraan kamu terlindungi oleh asuransi mobil, supaya gak perlu keluar uang banyak! Temukan asuransi mobil terbaik di Lifepal, diskon hingga 25%!

Biaya cat ulang mobil di bengkel resmi

Bagi kamu yang punya rencana melakukan body repair atau mengecat body, pilihan bengkel cukup banyak.

Mulai dari yang dipinggir jalan seperti spesialis cat duco hingga bengkel resmi dari masing-masing merek. 

Untuk mengetahui berapa biaya cat ulang mobil di bengkel resmi, berikut ini uraiannya.

1. Biaya cat ulang mobil full body [bengkel resmi]

Untuk biaya cat ulang mobil full body tergantung dari merek mobil.

Kisaran harga cat ulang mobil di Auto2000 sebagai jaringan dealer resmi Toyota, estimasi harga untuk cat siram full body dimulai dari Rp7 juta untuk kendaraan berukuran kecil, seperti Toyota Agya, hingga Rp17 juta untuk kendaraan dengan body yang berukuran lebih besar.

Jenis kendaraan

Harga cat ulang full body di bengkel resmi

Siram full body Toyota Agya di Auto2000

Rp7.000.000

Siram full body Toyota Avanza

Rp10.400.000

Siram full body Kijang Innova 

Rp11.811.000

Untuk pengerjaan full body, waktu yang dibutuhkan mencapai 10 hari.

Proses yang lama adalah membersihkan body secara keseluruhan. 

Setelah itu, cacat pada body juga harus diperbaiki dulu. Setelah itu diberi epoxy, cat dasar pabrik, dan lapisan varnish.  

2. Biaya cat ulang mobil per panel [bengkel resmi]

Selain pengecatan full body, beberapa dealer yang memiliki fasilitas body and repair juga menerima pengecatan per sektor atau biasa disebut per panel.

Pengecatan ini berguna bagi pemilik mobil yang ingin membetulkan warna bodi yang sudah rusak akibat lecet atau baret.

Masih di Auto2000, mengenakan biaya pengecatan mulai dari Rp700 ribu per panel dan Rp1,8 juta untuk atap tergantung dari jenis mobilnya.  

Untuk Toyota Avanza misalnya, harga per panel dimulai dari Rp800 ribu, sementara untuk Innova, kisarannya mulai dari Rp900 ribu.

Kemudian untuk merek Mitsubishi, bengkel resmi mematok harga per panel sekitar Rp700 ribu – Rp900 ribu.

Harganya semakin mahal untuk pilihan warna putih mutiara, estimasinya lebih mahal 30 persen dari price list biasa.

Sementara di Astra Daihatsu sebagai bengkel resmi Daihatsu, patokan untuk biaya cat mobil merek Daihatsu Xenia per panel, yaitu:

  • Bumper bagian depan dan belakang: Rp620.000.
  • Fender: Rp650.000 – Rp 700.000.
  • Kap Mesin: Rp720.000.
  • Bagasi: Rp750.000 – Rp800.000.
  • Pintu belakang/bagasi: Rp720.000. 
  • Roof: Rp1.800.000.
  • Trisplang kaki bawah: Rp450.000.

Untuk waktu pengerjaan, bila kerusakan sebatas baret halus atau penyok ringan, bisa dikerjakan selama 8 jam menggunakan Express Body Paint.

Biaya cat ulang mobil di bengkel biasa atau pinggir jalan

Harga cat mobil di bengkel biasa memang tidak terlalu mahal.

Sebagai pemilik kendaraan, kamu harus hati-hati apabila hendak memilih bengkel cat mobil nonresmi dan jangan hanya tergiur dengan harganya. 

Tidak jarang, hasil pengecatan mereka pada akhirnya jadi belang karena hanya mengejar harga cat mobil yang lebih murah dan lebih cepat selesai.

1. Biaya cat ulang mobil full body [bengkel umum]

Pengecatan full body ini di bengkel umum bisa dengan metode cat oven atau dijemur biasa di bawah terik matahari. B

ila kita ingin mengecat mobil seluruhnya, sebaiknya memilih bengkel cat yang menyediakan opsi cat berkualitas bagus.

Berikut ini estimasi harga yang ditentukan untuk cat siram full body di bengkel mobil umum.

Bahan dasar

Harga cat ulang full body di bengkel umum

Siram full body dengan bahan Blinken, Apsara, DuPont, Nippon Paint

Rp4.000.000

Siram full body dengan bahan Spies Hecker atau Sikkens

Rp6.500.000 – Rp9.000.000

2. Biaya cat ulang mobil per panel [bengkel umum]

Berikut ini estimasi harga cat mobil di bengkel body repair tidak resmi memakai cat jenis polyurethane.

Jenis panel

Harga cat ulang full body di bengkel umum

Standart Panel Pintu, Spakbor/Fender, Bumper, Sidekirt dan Spoiler/Wing

Rp300.000 – Rp450.000

Kap Mesin & Bagasi

Rp400.000 – Rp600.000

Atap Mobil

Rp500.000 – Rp800.000

Sementara itu, untuk harga yang lebih terjangkau bisa memilih cat dengan bahan Acrylic Lacquer, berikut ini kisarannya.

  • Kap Mesin: Rp450.000.
  • Kabin Atas: Rp650.000.
  • Kap Bagasi: Rp350.000.
  • Pintu Per Panel: Rp350.000.
  • Fender Per Panel: Rp350.000.
  • Bemper Depan: Rp350.000.
  • Bemper Belakang: Rp350.000.

Nah, bagi pemilik kendaraan yang hanya punya bujet pas-pasan, mungkin bisa menggunakan jasa cat duco yang banyak tersebar di pinggir jalan.

Di Jakarta, jasa cat duco ini mudah ditemui di sepanjang Jalan Salemba sampai Kramat, serta kawasan Rawamangun. 

Untuk biaya pengecatan, bengkel cat duco ini mematok tarif mulai Rp150.000 hingga Rp350.000 per panel, tergantung kerusakan pada bodi mobil. 

Biaya perawatan mobil semacam ini memang sulit untuk diperkirakan kapan dibutuhkannya.

Salah satu tips paling ampuh menghemat biaya perawatan mobil adalah dengan asuransi mobil.

Tips Menghemat Biaya Perawatan Mobil

Mengingat harga beli mobil yang tidak sedikit, maka kita juga harus menyiapkan anggaran untuk setiap perawatannya.

Asuransi mobil bisa jadi solusi untuk mengatasi berbagai perawatan kendaraan, termasuk menanggung biaya cat mobil.

Iurannnya juga nggak mahal, coba cek di kalkulator premi mobil dibawah:

Asuransi mobil adalah proteksi finansial atas kendaraan yang berguna untuk mengurangi risiko finansial akibat kendaraan mobil rusak, terkena banjir, atau kecelakaan.

Perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan di bengkel dan bahkan ada pula yang memberikan penggantian mobil baru.

Ada dua jenis asuransi mobil saat ini, yaitu Asuransi TLO dan Asuransi Mobil All Risk. Pelajari perbedaan keduanya disini.

Pilih asuransi mobil all risk untuk mengatasi biaya cat mobil yang mahal

Kalau kamu ingin melakukan body repair, kamu harus memilih asuransi mobil all risk. Sebab, asuransi ini turut menanggung kerugian kecil.

Kerugian kecil yang dimaksud adalah kerugian umum yang sering terjadi, seperti mobil terserempet dengan kendaraan lain, spion patah atau dicuri, lampu pecah dan lainnya. 

Menariknya, asuransi mobil all risk juga memungkinkan kamu untuk memperluas perlindungan, seperti risiko banjir, huru-hara gempa, dan bencana lainnya.

Untuk bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal, kamu harus mempertimbangkan untuk memilih perusahaan asuransi yang memiliki kantor atau cabang yang banyak untuk memudahkan kamu saat mengajukan klaim. 

Selain itu, kamu juga sebaiknya cek rekan bengkel dari perusahaan asuransi tersebut.

Biasanya pihak asuransi menjalin kerja sama dengan beberapa bengkel body repair untuk memperbaiki mobil nasabah yang mengalami kerusakan. 

Dalam hal ini, kamu bisa meninjau bagaimana kualitas teknisi bengkel rekanan dengan asuransi karena merekalah yang akan memperbaiki mobil kamu yang rusak.  

Fungsi cat ulang mobil bukan sebatas mempercantik kendaraan

Tujuan utama melakukan cat ulang pada kendaraan sebagai hiasan (dekoratif), di mana membuat mobil menjadi lebih indah sehingga memiliki nilai seni dan daya tarik lebih tinggi dibanding sebelum dicat ulang. 

Ternyata melakukan pewarnaan ulang pada body mobil memiliki beberapa fungsi yang bukan sebatas memperindah semata, antara lain:

  • Mengembalikan kondisi di mana cat mobil bawaan pabrik yang mulai kusam, kena noda aspal, atau jamur akibat usia dan cuaca.
  • Memperbaiki kendaraan yang baret atau tergores akibat tabrakan atau kecelakaan. 
  • Fungsi pelindung, khususnya bagian permukaan yang dicat berbahan logam. Perlindungan ini untuk menghambat terjadinya korosi, akibat pengaruh cuaca atau lingkungan sekitar. Sehingga bisa memperpanjang usia material tersebut. 
  • Berguna untuk pemantulan cahaya, isolasi, penghantar listrik, peredam suara, dan lainnya.   

Ketahui perbedaan cat ulang mobil di bengkel resmi dan bengkel biasa

Setiap keputusan yang dipilih, tentu ada konsekuensinya. Baik cat ulang di bengkel resmi maupun nonresmi, keduanya memiliki nilai plus. Misalnya dari sisi harga cat mobil, bengkel pinggir jalan akan menawarkan kisaran yang lebih murah ketimbang yang resmi. Waktu pengerjaan pun relatif lebih fleksibel dan cepat. 

Tetapi dari segi kualitas, tentu bengkel resmi lebih terjamin pekerjaannya ketimbang pinggir jalan sebagaimana dari penggunaan kualitas cat, mesin semprot, hingga tenaga ahli punya tingkatan skill yang berbeda-beda. 

Selain itu, bahan dasar cat yang digunakan pun berbeda. Pengecatan di bengkel cat “kilat” di pinggir jalan yang menggunakan cat berbahan dasar Nitrocellulose (Duco) atau Lacquer yang lebih cepat kering namun sayangnya cepat pudar. Tentu harga cat mobil yang sejenis ini memang lebih murah.

Sedangkan, bengkel profesional umumnya menggunakan cat oven berbahan dasar Polyurethane. Pengerjaanya memang lebih lama, namun hasilnya lebih keras, berkilap, dan tahan goresan. Setidaknya, biaya cat mobil yang kamu sudah keluarkan tidak akan sia-sia.

Sudah memutuskan di mana mau melakukan cat ulang mobil kesayangan kamu?

Risiko jika sembarangan cat ulang mobil

Perlu diingat, kalau melakukan pengecatan ulang mobil sembarang, kamu harus bersiap juga dengan beberapa masalah yang terkadang bisa menimbulkan penyesalan. Hanya karena ingin biaya cat mobil yang lebih murah, semua jadi kacau. Berikut ini beberapa efek samping jika menelantarkan sisi kualitas.

1. Pewarnaan tidak rapi

Masking atau penutupan bagian lain yang tidak dicat harus dilakukan dengan teliti. Jika tidak, area lain seperti karet jendela dan headlamp bisa kena noda cat.

Tak hanya itu, sifat cat yang berupa cairan akan mengalir ke bawah mengikuti gravitasi sehingga pengaplikasian cat yang terlalu tebal menghasilkan gumpalan dari bakal tetesan cat yang membeku di bagian bawah bagian yang dicat. 

Kamu tentu tidak akan mengalami ini jika memilih bengkel yang memiliki reputasi yang mumpuni, bukan?

2. Warna cat tidak sama atau belang

Mengecat ulang bagian tertentu lebih berisiko belang karena kualitas pendempulan dan pencampuran warna yang memang sulit untuk bisa sama persis dengan warna cat original di bagian lainnya.

Untuk itu, kalau kamu menginginkan warna seragam sesuai warna cat original, lebih baik ke bengkel resmi. Selain menggunakan cat yang sesuai, pengecatan dilakukan sesuai dengan prosedur dari manufaktur.

3. Warna berubah pudar

Mungkin sekilas, warna mobil kamu tampak bagus saat pengerjaan selesai. Sayangnya, warna tersebut perlahan berubah pudar. Hal ini biasanya terjadi jika kamu melakukan pengecatan di bengkel cat kilat di pinggir jalan yang menggunakan cat berbahan dasar Nitrocellulose (Duco) atau Lacquer yang murah dan cepat kering namun cepat pudar. 

Berbeda kalau mengerjakan di bengkel profesional yang umumnya menggunakan cat oven berbahan dasar Polyurethane yang lebih mengkilap, dan tahan goresan. Intinya, jangan sampai biaya cat mobil yang kamu sudah keluarkan jadi sia-sia ya.

4. Jadi sarang debu

Menjadi hal yang wajar jika cat baru yang masih basah, menjadi mudah ditempeli debu. Kalau kamu asal mengecat mobil, dapat menimbulkan noda membandel dan tekstur yang tidak mulus.  

Maka, pilihlah bengkel yang menggunakan filter debu di area pengecatan.

Tips aman melakukan cat ulang mobil

Sebenarnya tak ada masalah kalau kamu tetap ingin melakukan repaint atau cat ulang mobil di bengkel nonresmi jika kamu lebih memilih harga cat mobil yang lebih murah, asalkan kamu sudah mengetahui beberapa poin penting ini.

1. Ketahui riwayat kerja bengkel

Sebagai pertimbangan awal memilih bengkel cat yaitu riwayat kerja bengkel. Semakin lama bengkel itu berdiri, seharusnya semakin banyak pengalaman teknik pengecatan yang dimiliki. Ini juga menandakan bila bengkel tersebut senantiasa dipercaya dan biasanya punya pelanggan tetap.

2. Lakukan riset soal kualitas pengerjaan dan biaya cat mobil yang dikenakan

Sebelum membawa mobil ke bengkel, kita bisa tanya-tanya kepada sesama pasien yang sudah masuk terlebih dahulu. Lihat dengan saksama mengenai kesamaan warna cat pada seluruh mobil yang telah selesai dicat. Bengkel yang bagus tak akan membiarkan ada warna belang sedikit saja pada bagian yang dicat. Cek juga harga cat mobil di bengkel bersangkutan.

Kamu juga bisa melihat review pengunjung mengenai bengkel yang akan kamu pilih. Misalnya dengan memanfaatkan review Google Maps. 

3. Bahan dasar yang digunakan

Untuk diketahui bahwa kualitas cat biasa hanya bertahan sekitar enam bulan, secang cat oven sampai berumur tiga tahun pun masih mengkilap. Apabila memiliki uang lebih, akan lebih baik untuk melakukan coating body mobil guna melindungi cat mobil dari paparan sinar ultraviolet dan meningkatkan efek water repellent. 

Selain itu, cat mobil lebih tahan terhadap goresan dan membuatnya selalu mengkilap.

4. Jenis cat yang digunakan 

Terakhir dalam pemilihan cat pun ditentukan dengan mereknya yang akan berdampak kepada kualitas akhir. Tukang cat Duco baik di pinggir jalan atau bengkel body repair biasanya memakai cat merek DuPont. Jadi, Duco adalah singkatan dari DuPont Corporation atau Nippon Paint.

Selain DuPont dan Nippon Paint, masih ada beberapa merek cat dengan kualitas bagus yang sering dipilih bengkel body repair. Contoh merek cat mobil yang berkualitas lainnya adalah Stansdoke, Spies Hecker, dan Sikkens. Harga yang ditawarkan jelas lebih mahal, tetapi kualitasnya pun tentu lebih baik juga.

Sebelum memutuskan untuk memilih bengkel resmi atau tidak, pastikan pilihan warna dan jenis cat, apakah ingin sama dengan warna lama cat lama atau tidak. Jika mengganti warna, pengerjaanya akan lebih rumit dan memakan biaya lebih mahal.

Punya pertanyaan lain seputar biaya cat mobil atau anggaran? Yuk tanyakan langsung pada ahlinya melalui fitur Tanya Lifepal!

Tanya jawab seputar biaya cat mobil

Harga cat ulang full body mobil berbeda-beda tergantung kondisi body dan pilihan warna. Misalnya harga cat ulang mobil di Auto2000 sebagai jaringan dealer resmi Toyota, estimasi harga untuk cat siram full body yaitu mulai dari Rp7 juta untuk kendaraan berukuran kecil seperti Toyota Agya hingga Rp17 juta untuk kendaraan dengan body berukuran besar.
Untuk pengerjaan full body, waktu yang dibutuhkan mencapai 10 hari. Proses yang lama adalah membersihkan body secara keseluruhan.
Kamu bisa memilih beberapa merek unggulan, seperti Rust Oleum Auto Body Paint, Duplic Color Perfect Match, Nippon Paint Nippe 2000, atau cat Mobil Goldschmied.
Pengecatan per panel adalah proses pengecatan per sektor. Pengecatan ini berguna bagi pemilik mobil yang ingin memperbagus warna bodi yang sudah rusak akibat lecet atau baret di bagian-bagian tertentu saja.
Harga cat mobil per panel di bengkel resmi untuk Toyota Avanza harga per panel di mulai dari Rp800 ribu.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →