Deteksi Kondisi Usus Besar dengan Kolonoskopi, Ini Biayanya

biaya kolonoskopi

Kolonoskopi adalah salah satu pemeriksaan yang dianjurkan untuk mengetahui adanya risiko kanker usus besar. Lantas, berapa biaya kolonoskopi?

Biaya kolonoskopi menjadi salah satu pertanyaan orang yang hendak memeriksakan masalah di ususnya, terutama usus besar.

Seperti diketahui, usus adalah organ dalam manusia yang mempunyai peran penting, yaitu memproses tahap akhir pencernaan makanan. 

Menjaga fungsi usus besar agar tetap normal yaitu dengan menerapkan pola makan seimbang, banyak mengonsumsi serat dari sayur dan buah, mencukupi kebutuhan cairan, dan rutin berolahraga.

Namun, jika seseorang mempunyai masalah di usus besar, prosedur kolonoskopi bisa dilakukan untuk mendeteksi ketidaknormalan. Yuk, cari tahu informasinya di sini!

Hal yang harus diketahui tentang kolonoskopi

Kolonoskopi adalah prosedur yang dilakukan untuk memeriksa kondisi usus besar dan bagian akhir dari usus besar yaitu rektum. 

Pemeriksaan bertujuan mendeteksi adanya ketidaknormalan pada kedua organ tadi. Ketidaknormalan itu biasanya seperti jaringan usus yang bengkak, iritasi, luka, polip, atau kanker.

Biaya kolonoskopi bervariasi, tergantung dari rumah sakit yang menyelenggarakannya. Di rumah sakit swasta di Indonesia, biaya prosedur ini dimulai dari Rp3 juta hingga lebih dari Rp11 juta.

Kalau di Singapura, biayanya dimulai dari Rp13,7 juta. Kamu dianjurkan buat mempersiapkan dana lebih barangkali ada kebutuhan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20%-30% dari biaya yang diperkirakan.

Apa sebenarnya tujuan kolonoskopi?

Di pembahasan sebelumnya, kita sudah bahas sedikit kalau kolonoskopi dilakukan untuk memeriksa keadaan usus besar. 

Lalu, kapan seseorang bisa melakukan kolonoskopi, hal yang harus dilakukan sebelum prosedur dan efek sampingnya? Intip bahasan detailnya berikut ini!

Kapan harus melakukan kolonoskopi?

Jika seseorang mengalami gejala yang terjadi pada usus besar, seperti buang air besar berdarah, konstipasi kronik, diare kronik, dan nyeri perut, sangat dianjurkan untuk melakukan kolonoskopi. Selain itu, kolonoskopi juga bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker usus besar.

Sebelum kolonoskopi

Apakah kamu tahu pemeriksaan kolonoskopi dapat berjalan dengan baik kalau dinding usus dapat terlihat dengan jernih dan jelas serta bersih dari feses (tinja) yang dapat mengganggu pandangan saat pelaksanaan kolonoskopi?

Ini dia beberapa cara yang dilakukan untuk membersihkan usus, antara lain:

  1. Mengonsumsi obat pencahar berupa pil atau cairan saat malam sebelum pelaksanaan kolonoskopi atau ditambah lagi saat pagi di hari tindakan.
  2. Menjalankan diet khusus, menghindari makanan padat dan hanya minum air putih sehari sebelum kolonoskopi, diikuti dengan berpuasa setelah tengah malam pada hari pelaksanaan kolonoskopi.
  3. Pasien juga harus memastikan agar ada pihak yang mengantar atau menemani saat tindakan, karena setelah tindakan pasien masih dalam pengaruh anestesi atau obat penenang sehingga tidak aman untuk berkendara sendiri.

Selama kolonoskopi berlangsung

Pelaksanaan kolonoskopi diawali dengan pemberian anestesi atau obat bius pada pasien lewat pembuluh darah agar pasien tenang, dan terkadang mengantuk. 

Setelah itu, pasien dibaringkan dengan posisi menghadap samping dan lutut diangkat ke dada.

Pemeriksaan dilakukan dengan bantuan alat kolonoskop, selang lentur berdiameter sekitar 1,5 cm yang dilengkapi dengan kamera khusus untuk melihat kondisi usus besar. Alat tersebut selanjutnya dimasukkan lewat dubur hingga menuju usus besar. Akan ada udara yang digunakan agar usus mengembang sehingga dinding usus dapat terlihat jelas.

Kram pada perut akan dirasakan pasien, tapi tenang saja karena  bisa diredakan dengan menarik nafas panjang.

Di samping itu, dokter juga bisa mengambil sampel jaringan dari usus untuk dianalisis lebih lanjut (biopsi). Pelaksanaan kolonoskopi berlangsung selama 30 menit hingga satu jam.

Hal yang harus dan tidak boleh dilakukan setelah kolonoskopi?

Pasien disarankan beristirahat selama sehari penuh pasca kolonoskopi serta menghindari aktivitas berkendara selama 24 jam pasca prosedur. 

Pasien diperbolehkan makan dan minum seperti biasa segera setelah tindakan dan melakukan kegiatan seperti biasa pada hari berikutnya apabila kondisi sudah benar-benar pulih.

Estimasi biaya kolonoskopi tahun 2020

Mau tahu referensi biaya kolonoskopi terbaru 2020? Berikut ini daftarnya seperti disarikan Lifepal:

Rumah sakit Estimasi biaya
Siloam Hospitals Bogor Rp3,3 juta
Rumah Sakit Immanuel Bojong Loa Kidul, Bandung Rp4 juta
Siloam Hospitals Kebon Jeruk Rp3,8 juta
Siloam Hospitals Yogyakarta Rp2,5 juta
Siloam Hospitals TB Simatupang Cilandak Rp3,8 juta
Mayapada Hospital Jakarta Selatan Rp4,1 juta
RS Bhayangkara Makassar Rp4,5 juta
Rumah Sakit Husada Mangga Dua Selatan Rp5,1 juta
RS Permata Bunda Medan Rp2 juta
Siloam Hospitals Balikpapan Rp3,5 juta
RS Awal Bros Batam Rp2,8 juta
Primaya Hospital Tangerang Rp3,1, juta
Rumah Sakit Premier Jatinegara Rp6 juta
Siloam Hospitals Surabaya Rp4,5 juta
Siloam Sriwijaya Palembang Rp3,3 juta
Mayapada Hospital Tangerang Rp3,7 juta
RS EMC Tangerang Rp4 juta
Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat Rp3,6 juta
RS EMC Sentul Bogor Rp6,1 juta

Kalau dilihat-lihat, biayanya lumayan besar juga, ya. Bagi yang punya asuransi bisa memakai fasilitas tersebut, karena pasti akan dirasakan manfaatnya.

Kenapa sih kolonoskopi bisa ditanggung asuransi? Semua tindakan operasi ternyata bisa ditanggung berdasarkan peraturan yang berlaku. Tapi, perlu digaris bawahi kalau operasi yang tidak ditanggung adalah operasi yang bersifat estetik.

Apakah kolonoskopi ditanggung BPJS?

Jawabannya adalah bisa. Ingat ya kalau semua tindakan medis bisa ditanggung BPJS. Semua daftar penyakit dan operasi yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 28 Tahun 2014.

Sangat disarankan bagi pengguna jaminan kesehatan BPJS memahami daftar penyakit dan operasi yang dapat ditanggung agar terhindar dari keberatan biaya perawatan.

Pentingnya punya asuransi

Umumnya, asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya medis saat kita diharuskan pergi ke dokter atau rumah sakit. 

Beberapa manfaat asuransi kesehatan meliputi biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, dan medical check-up

Nah, asuransi ini juga mempunyai manfaat tambahan lho seperti melahirkan, perawatan gigi, dan mata.

Untuk menikmati manfaat di atas, nasabah perlu membayarkan premi yang besarannya variatif dan tergantung pada usia, pekerjaan, dan limit pertanggungan. 

Namun, berbeda dengan BPJS Kesehatan, kita bisa lebih fleksibel memilih premi yang diinginkan, pertanggungan, dan rumah sakit.

Cara memilih asuransi kesehatan terbaik

Di Indonesia, penyedia layanan asuransi jumlahnya ratusan. Namun, sebelum memilih mana yang cocok, kita perlu mengetahui beberapa kriteria asuransi kesehatan terbaik.

Kriteria asuransi kesehatan terbaik, yaitu:

  • Jaringan rumah sakit yang luas. Bagi yang sering ke luar negeri, pastikan penyedia menjangkau rumah sakit di luar negeri.
  • Fasilitas cashless karena praktis apalagi di saat kondisi genting. Sehingga kita cukup menggesekkan atau cukup menunjukkan kartu asuransi saja.
  • Limit pertanggungan dan premi sesuai. Tidak selalu asuransi kesehatan murah akan lebih baik, tetapi asuransi yang bagus juga tidak selalu mahal.

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli. 

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan anggaran yang besar untuk mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit rekanan. Namun, cashless tidak selalu menjadi terbaik. Ingat penjelasan sebelumnya, ya.

Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.

Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. 

Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. Calon nasabah tinggal memilih premi dan plafon yang dapat melengkapi kebutuhan serta anggaran. 

Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. 

Umumnya besaran pengembalian premi tiap polis perusahaan berbeda-beda ada yang 20 persen, 50 persen, bahkan hingga 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

Beberapa pilihan rekomendasinya adalah asuransi kesehatan Cigna, Prudential, dan Allianz juga memberikan manfaat no claim bonus bahkan ada yang setiap setahun. 

– Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misalnya, uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, jika dibandingkan dengan biaya perawatan medis di Indonesia saat ini yang mana biaya operasi memakan biaya sekitar Rp7-Rp15 juta, tentu manfaat pertanggungan Rp20 juta sangatlah kecil

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life. 

– Iuran premi tidak lebih 10 persen dari gaji

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. 

Salah satunya adalah, dengan mengikuti metode finansial 50/30/20. Di mana 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk hiburan, 10 persen investasi, dan 10 persen asuransi.

Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim akan sangat sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi, jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.

Keuntungan beli asuransi kesehatan online 

Ada begitu banyak manfaat yang bisa didapat dengan beli asuransi kesehatan online. Salah satunya adalah kemudahan transaksi. 

Sebab, calon nasabah hanya perlu buka situs broker asuransi Lifepal.co.id untuk membandingkan ratusan produk asuransi kesehatan terbaik dan murah. Setelah itu, pilih plafon dan premi yang sesuai kebutuhan serta anggaran. 

Selain itu, marketplace asuransi online juga biasanya menawarkan banyak diskon, sehingga premi yang didapat bisa lebih murah. Seperti Lifepal, yang saat ini menawarkan promo menarik untuk produk asuransi kesehatan.

Itulah informasi penting mengenai kolonoskopi yang meliputi pengertian, prosedur hingga biayanya. 

Semoga dengan informasi tersebut kamu jadi tahu apa sebenarnya kolonoskopi, apa sih metode operasi yang dilakukan, dan berapa besaran biaya tindakannya. Semoga informasi tadi bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)