Biaya Operasi Hernia Rumah Sakit 2021 [Plus Tips Hematnya]

Biaya operasi hernia

Turun berok dalam medis disebut dengan hernia. Hernia adalah kondisi yang mana organ atau jaringan tubuh menonjol keluar dari dinding otot. Kondisi ini bisa diatasi dengan salah satunya melakukan operasi hernia. Berapa ya biaya operasi hernia?

Operasi hernia adalah tindakan operasi untuk mengobati penyakit hernia kronis yang tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama.

Ketika seseorang diberi tahu bahwa akan membutuhkan operasi, terkadang akan terasa terintimidasi oleh biayanya. Tidak mau kan merisiko membahayan kesehatan karena keuangan?

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memiliki asuransi kesehatan untuk menanggung semua biaya medis sehingga tidak perlu mengorbankan kesehatan.

Hernia dapat terjadi ketika jaringan otot tertentu melemah sehingga organ tubuh, khususnya bagian perut, tidak lagi dapat terlindungi dengan baik.

Ini yang menyebabkan munculnya tonjolan pada bagian-bagian tubuh tertentu. Hernia biasanya terjadi pada bagian perut antara dada atau pinggul. Meski begitu, hernia pun dapat terjadi pada pangkal paha atas atau paha kamu.

Biaya operasi hernia 2021 di rumah sakit se-Indonesia

Mengembalikan kantong hernia pada posisinya semula bisa dilakukan melalui tindakan operasi, baik operasi terbuka maupun laparaskopi, yang memakan biaya yang sangat besar.

Sekitar Rp20 jutaan untuk satu tindakan dan belum termasuk obat-obatan maupun biaya konsultasi dokter sebelum dan pasca operasi.

Untuk mengetahui secara pasti besaran biaya operasi hernia di beberapa rumah swasta, berikut ini daftar biaya operasi hernia di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Indonesia seperti yang dikutip dari Alodokter.

Rumah Sakit Biaya operasi hernia

Lokasi

Mayapada Hospital Kuningan Rp9.825.000 Jakarta
Rumah Sakit Umum YARSI Rp12.500.000 Jakarta
Rumah Sakit Premier Jatinegara Rp16.288.700 Jakarta
Siloam Hospitals Lippo Cikarang Rp6.300.000 Cikarang
Mayapada Hospital Jakarta Selatan Rp18.260.000 Jakarta
RSU Royal Prima Rp4.464.900 Medan
Ciputra Hospital Citra Garden City Rp8.680.000 Jakarta
Rumah Sakit Sumber Waras Rp13.632.000 Jakarta
Rumah Sakit Citra Medika Lamongan Rp5.860.500 Lamongan
RS St. Carolus Salemba Rp11.500.000 Jakarta
RS Bedah Hasta Husada Rp15.600.000 Malang
Siloam Hospitals TB Simatupang Rp16.000.000 Jakarta
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Rp18.000.000 Jakarta
Siloam Hospitals Lippo Village Rp20.000.000 Jakarta
Rumah Sakit Premier Surabaya Rp46.000.000 Surabaya
Rumah Sakit Premier Bintaro Rp20.000.000 Tangerang
SamMarier Wijaya Rp12.000.000 Jakarta

Pentingnya memiliki asuransi kesehatan untuk hemat biaya operasi

Melihat nominal biaya operasi hernia yang tidak sedikit, memiliki asuransi kesehatan adalah hal yang tepat, apalagi biaya kesehatan semakin hari mengalami kenaikan yang tidak sedikit pula.

Berdasarkan data perusahaan asuransi Cigna dan Tower Watson Global Medical Trend Survey, biaya kesehatan mengalami kenaikan atau inflasi sebesar 15 persen per tahun.

Itulah kenapa asuransi kesehatan sangat diperlukan.

Selain untuk menjadi jaminan saat dibutuhkan nanti, asuransi kesehatan dapat mencegah kamu dari risiko kerugian keuangan diakibatkan dari masalah kesehatan.

Biaya perawatan yang besar tidak jarang membuat seseorang kehabisan aset yang dimilikinya.

Milikilah asuransi kesehatan dari sekarang. Biaya perawatan akan ditanggung perusahaan asuransi, kamu pun dapat sisa hidup dengan tenang kemudian. 

Berikut ini daftar asuransi kesehatan terbaik di Indonesia.

Buat kamu yang mau tahu lebih banyak tentang asuransi kesehatan? Lihat pertanyaan populer seputar asuransi di Tanya Lifepal.

Hitung dana darurat untuk antisipasi biaya medis tak terduga

Selain punya asuransi, kamu juga perlu memiliki dana darurat untuk mengantisipasi biaya medis tak terduga. Biaya operasi hernia yang dijelaskan di atas belum termasuk biaya obat-obatan.

Memang biaya tindakan operasi hernia, obat-obatan, hingga rawat inap ditanggung asuransi. Namun, tanggungan tersebut mempertimbangkan limit tahunan yang kamu dan perusahaan asuransi sepakati dalam polis.

Karena itu, siapkan dana darurat sebagai langkah antisipasi. Hitung dana darurat yang perlu kamu miliki dengan kalkulator dana darurat di bawah ini.

Penyebab munculnya hernia

Selain dapat disebabkan kebiasaan mengangkat beban berat, hernia pun dapat timbul karena:

  • Kondisi bawaan lahir yang terjadi selama perkembangan di dalam rahim atau sejak lahir
  • Penuaan
  • Kerusakan akibat cedera atau operasi
  • Batuk kronis
  • Olahraga berat
  • Kehamilan, khusus kehamilan berulang
  • Sembelit yang membuat kamu mengejan keras saat buang air besar
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Adanya carian di perut atau asites

Jenis-jenis hernia

Hernia dapat dikategorikan dalam dua kondisi karena tekanan dan regangan. Kondisi ini tidak berbahaya dan dapat direduksi. Kondisi ini disebut dengan reducible hernia.

Sementara, ada juga kondisi hernia yang tidak dapat kembali karena organ dan jaringan terjebak dalam bukaan. Ini yang menjadi masalah serius. Kondisi ini pun dikenal dengan incarcerate hernia atau hernia tertahan.

Hernia pun terdiri dari beberapa jenis. Namun, jenis yang paling sering terjadi di Indonesia adalah hernia inguinalis yang mana bagian organ di dalam rongga perut mendorong selaput yang melapisinya atau otot dinding perut yang lemah.

Ini yang menyebabkan munculnya benjolan atau pembengkakan di pangkal paha atau bahkan membuat sebagian skrotum membesar. 

Hernia inguinalis pun dapat menimbulkan komplikasi lainnya, yaitu:

  • Hernia inkarserata yang terjadi saat usus terjebak pada dinding perut atau di kantong hernia. Kantong hernia sendiri adalah tonjolan yang berupa jaringan lunak yang mendorong dinding perut yang lemah. Kondisi ini akan mengganggu kerja usus dan menyebabkan nyeri hebat, mual, muntah, perut bengkak (distensi), dan sulit buang angin atau buang air besar.
  • Hernia strangulata yang terjadi ketika jaringan terjepit hingga menghambat aliran darah. Kondisi ini dapat mengakibatkan kematian jaringan (gangren) pada usus yang terkena, pendarahan parah, infeksi bakteri serius di darah (septicemia) yang dapat mengancam jiwa.

Jenis-jenis tindakan operasi hernia

Kondisi hernia yang sudah parah pun harus diobati dengan cara mengoperasinya. Operasi hernia sendiri dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu operasi terbuka dan laparoskopi.

Penentuan metode operasi ini pun tergantung hernia yang diderita.

1. Laparaskopi

Dibandingkan operasi terbuka, rasa sakit yang ditimbulkan pasca tindakan laparoskopi jauh lebih sedikit proses penyembuhannya pun lebih cepat karena hanya membutuhkan sayatan operasi kecil.

Sayatan tersebut bertujuan untuk jalur memasukkan udara ke dalam organ perut dan laraskop, pipa kecil yang memiliki kamera di ujungnya.

Laraskop akan mencari organ atau jaringan mana yang mengalami hernia. Setelah ditemukan, hernia tersebut akan diperbaiki dengan menggunakan alat bedah kecil yang dimasukkan melalui sayatan kecil tadi.

Jika sudah selesai, maka sayatan pun ditutup dengan jahitan kecil.

Laparaskopi dilakukan lebih cepat dibandingkan operasi terbuka. Bekas jahitannya pun akan memudar dalam beberapa bulan. Namun, tidak semua hernia bisa ditangani dengan metode ini.

2. Operasi terbuka

Operasi terbuka sering disarankan untuk pasien yang menderita hernia inguinalis atau hernia stranguala yang menimbulkan rasa nyeri dan sakit yang parah.

Kamu yang mempunyai penyakit kelainan darah, alergi dengan obat anestesi, sedang mengkonsumsi obat anti-penggumpalan darah, memiliki riwayat operasi di bagian perut atau panggul dan wanita hamil tidak disarankan untuk melakukan tindakan secara laparoskopi.

Operasi terbuka pun sering dilakukan di Indonesia. Tindakan ini dilakukan dengan cara menyayat bagian perut yang diperkirakan mengalami hernia.

Kantong hernia tersebut pun akan dikembalikan ke posisi yang benar dengan memperkuat dinding perut yang lemah dengan jahitan maupun jala sintetis (synthetic mesh).

Pemulihan pasca operasi terbuka pun akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri di sekitar area yang dioperasi. Oleh karena itu, dokter akan memberikan resep obat pereda nyeri.

Kamu pun akan diminta untuk menghindari aktivitas berat selama 4-6 minggu.

Tanya jawab seputar operasi hernia

Berapa biaya operasi hernia 2020?

Biaya operasi hernia tahun 2020 mulai dari Rp10.000.000 untuk satu tindakan. Biaya tersebut belum termasuk obat-obatan ataupun biaya konsultasi dokter sebelum dan pasca operasi.

Apakah hernia bisa sembuh tanpa operasi?

Pengobatan hernia bisa sembuh tanpa operasi dengan syarat kondisinya ringan. Pengobatan hernia dengan kondisi ringan dilakukan dengan menggunakan obat-obatan, kompres dingin, hingga makan sayur-sayuran.

Apa efek samping setelah operasi hernia?

Efek samping yang bisa saja terjadi setelah operasi hernia: infeksi luka operasi, adanya bekuan darah atau emboli, gangguan fungsi ginjal, gangguan saraf (neuralgia) yang menimbulkan nyeri atau kesemutan di perut, kaki, atau pangkal paha.