Segini Biaya yang Harus Disiapkan untuk Operasi Keloid

biaya operasi keloid

Biaya operasi keloid umumnya berbeda-beda, tergantung seberapa parah keloid diderita. Bahkan, beberapa dokter menyarankan melakukan suntik keloid apabila keloid yang muncul di tubuh cukup ringan.

Keloid bisa dikatakan sebagai bekas luka yang lumayan mengganggu penampilan karena bentuknya yang tebal, dan bisa melebar apabila gak segera dihilangkan. Keloid bisa muncul di bagian dada, bahu, dan area kepala.

Operasi keloid dilakukan untuk menghilangkan keloid yang bentuknya sudah melebihi bekas luka.  

Munculnya keloid disebabkan oleh bekas luka, seperti luka bakar, bekas tindik, goresan, hingga luka karena tercakar. Secara normal, saat kamu mengalami luka, maka jaringan parut akan terbentuk dan memperbaiki luka. 

Namun, keloid muncul karena jaringan parut terus tumbuh dan menebal. Hal ini tentu akan membuat penampilan jadi gak bagus.

Untuk biaya operasi keloid, dr. Jati Satriyo seperti dilansir dari Alodokter menjelaskan, biaya operasi keloid bergantung pada jenis tindakan yang diberikan. Biasanya harga untuk penanganan keloid ini mencapai Rp4 juta. 

Agar lebih jelas, simak penjelasan lengkap soal perawatan hingga biaya operasi keloid berikut ini:

Apa yang terjadi jika bekas luka keloid didiamkan?

Keloid yang tumbuh tentu harus segera dihilangkan, salah satunya dengan melakukan operasi keloid. Sebab, jika didiamkan, keloid akan membesar dan menimbulkan rasa gatal atau nyeri. Parahnya, bisa membatasi gerak tubuh jika menutupi area sendi.

Selain itu, keloid yang didiamkan saja tanpa diobati gak akan pernah hilang atau sembuh. Meskipun gak berbahaya, keloid juga bisa menyebabkan fungsi tubuh yang terkena keloid jadi gak normal dan menurun. 

Jadi, sebaiknya bawa ke dokter atau rumah sakit saat keloid bikin kamu jadi gak nyaman

Perawatan untuk menghilangkan bekas luka keloid

Ada beberapa perawatan yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan keloid. Jika takut melakukan operasi, kamu bisa melakukan suntik kortikosteroid, perawatan laser, cryotherapy, terapi radiasi, hingga melakukan ligatur.

Berikut ini penjelasan lengkap soal perawatan menghilangkan keloid:

Suntik kortikosteroid

Tujuan utama dari suntik kortikosteroid ini adalah untuk mengecilkan ukuran keloid dan mengurangi rasa nyeri.

Suntik kortikosteroid biasanya diberikan secara rutin selama 3-4 minggu sekali, sesuai dengan arahan dokter.

Hasil setelah melakukan suntikan pertama, keloid akan terasa lebih lembut dan ukurannya menyusut hingga 80%. 

Namun, perawatan ini gak menjamin keloid akan hilang sepenuhnya. Pasalnya, dalam jangka lima tahun, keloid ini bisa kembali muncul dan membesar.

Operasi pengangkatan keloid

Gak sedikit orang yang memutuskan menjalani operasi agar keloid bisa hilang dengan dilakukan pengangkatan.

Namun, ternyata, operasi pun gak menjamin keloid akan hilang sepenuhnya. Sebab, keloid tetap akan muncul setelah operasi.

Tapi, kamu gak usah khawatir, untuk mencegah hal ini terjadi, dokter tentu akan memberikan kamu perawatan lebih setelah operasi, seperti suntikan kortikosteroid.

Perawatan laser

Kelebihan dari perawatan laser yakni bisa mengurangi ukuran keloid serta memudarkan warna keloid yang menghitam atau memerah.

Perawatan laser ini biasanya dibarengi dengan suntikan kortikosteroid.

Cryotherapy

Teknik perawatan ini diklaim sebagai teknik paling ampuh untuk menghilangkan keloid dengan ukuran kecil.

Cryotherapy dilakukan dengan membekukan keloid dari dalam kulit hingga ke luar untuk mengurangi kekerasan keloid. 

Agar perawatan efektif, sebelum melakukan cryotherapy ini, kamu akan melakukan suntik kortikosteroid terlebih dahulu sebanyak tiga kali.

Terapi radiasi

Terapi radiasi dilakukan sebagai perawatan lanjutan setelah melakukan operasi keloid. Tujuan dari terapi radiasi ini agar keloid gak muncul lagi. Terapi radiasi bisa dilakukan satu minggu setelah menjalani operasi.

Ligatur

Perawatan ini dilakukan dengan membedah keloid dengan benang bedah yang kemudian diikat di sekitar keloid.

Benang ini berfungsi memotong keloid secara bertahap dan dilakukan setiap 2-3 minggu sekali sampai keloid benar-benar hilang.

Estimasi biaya operasi keloid

Seperti yang sudah dijelaskan oleh dr. Jati Satriyo dari laman Alodokter, jika biaya operasi keloid umumnya bervariasi tergantung pada tingkat keparahan hingga rumah sakit yang kamu datangi. 

Namun, rata-rata rumah sakit akan mematok harga mulai dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta untuk tindakan ini.

Jadi, sebelum melakukan operasi, ada baiknya kamu melakukan konsultasi dengan dokter dan menanyakan perihal biaya operasi keloid yang dibutuhkan.

Apakah operasi keloid ditanggung BPJS Kesehatan?

Operasi pengangkatan keloid termasuk dalam kategori bedah estetika dan bukan termasuk penyakit yang membahayakan.

Jadi, sesuai dengan pedoman pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang didasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 28 Tahun 2014, operasi keloid gak ditanggung sama BPJS Kesehatan karena bersifat estetika dan gak berbahaya.

Namun, biaya pengobatan keloidmu bisa tetap ditanggung BPJS Kesehatan apabila diagnosis keloid yang muncul terbukti berbahaya dan mengganggu kesehatanmu. Tentu hal ini harus ada rujukan dari dokter yang agar biaya perawatanmu ditanggung BPJS Kesehatan.

Pentingnya punya asuransi kesehatan

Mengingat biaya operasi keloid gak ditanggung BPJS Kesehatan, kamu harus mulai memikirkan untuk memiliki asuransi kesehatan. 

Meski gak dipakai setiap saat, asuransi kesehatan tentu sangat bermanfaat untuk melindungi cashflow-mu.  

Dengan asuransi kesehatan, kamu gak perlu sampai membobol tabunganmu kalau kamu sakit atau ada anggota keluarga yang membutuhkan perawatan. 

Asuransi kesehatan akan memberi manfaat untuk biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, dan medical check-up. Manfaat tambahannya, kamu bisa menggunakannya untuk melahirkan, perawatan gigi, dan mata. 

Adanya inflasi biaya rumah sakit dari tahun ke tahun juga menjadi alasan pentingnya memiliki asuransi kesehatan. Dengan naiknya inflasi, maka biaya rawat inap juga ikut naik.

Memiliki asuransi kesehatan juga membantu perputaran uang kita tetap stabil, sebab dana tabungan, investasi, dan aset lainnya tidak akan terganggu apabila kita sakit. 

Cara memilih asuransi kesehatan sesuai kebutuhan 

Banyaknya asuransi kesehatan yang ada di Indonesia tentu akan membuat kamu bingung. Asuransi kesehatan mana sih yang harus dipilih dan sesuai dengan kebutuhan.

Sebelum kamu melihat berbagai penawaran asuransi yang ada saat ini, sebaiknya ketahui dulu beberapa kriteria yang mesti kamu perhatikan, di antaranya:

  • Jaringan rumah sakit yang luas. Bagi yang sering ke luar negeri, pastikan provider menjangkau rumah sakit di luar negeri.
  • Fasilitas cashless karena praktis apalagi di saat urgent. Sehingga kita cukup menggesekkan atau cukup menunjukkan kartu asuransi saja.
  • Limit pertanggungan dan premi sesuai. Tidak selalu asuransi kesehatan murah akan lebih baik, tetapi asuransi yang bagus juga tidak selalu mahal.

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, kamu harus lebih cermat memilih asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhanmu.  Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

Pilih asuransi keluarga

Jika kamu sudah berkeluarga, sebaiknya pilih asuransi untuk seluruh anggota keluarga dalam satu polis yang sama. Hal ini akan menghemat biaya premi setiap bulannya. Keluargamu pun akan menerima semua manfaat asuransi kesehatan. 

Metode klaim cashless

Cobalah mencari asuransi kesehatan yang bisa menggunakan sistem klaim cashless bermodal kartu asuransi. Contohnya, rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement

Menanggung biaya rawat jalan

Hal penting yang harus diperhatikan adalah, pastikan bahwa asuransi kesehatanmu sudah menanggung biaya rawat inap. 

Dari rekomendasi Lifepal, asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. Kamu hanya tinggal memilih preminya saja.

Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. 

Umumnya besaran pengembalian premi tiap polis perusahaan berbeda-beda ada yang 20 persen, 50 persen, bahkan hingga 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

Beberapa pilihan rekomendasinya adalah asuransi kesehatan Cigna, Prudential, dan Allianz juga memberikan manfaat no claim bonus bahkan ada yang setiap setahun. 

Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. 

Namun, jika dibandingkan dengan biaya perawatan medis di Indonesia saat ini yang mana biaya operasi memakan biaya sekitar Rp7-Rp15 juta, tentu manfaat pertanggungan Rp20 juta sangatlah kecil

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life. 

Iuran premi tidak lebih 10 persen dari gaji

Agar tidak menjadi beban, sebaiknya pilih asuransi kesehatan yang biaya preminya tidak lebih dari 10 persen gaji kamu, ya. Kamu harus mengikuti metode 50:30:20. 

Di mana 50 persen gaji digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk hiburan, 10 persen untuk investasi, dan 10 persen untuk asuransi. 

Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim akan sangat sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →