Berapa Biaya Operasi Prostat? Segini yang Harus Disiapkan

biaya operasi prostat

Penyakit bisa menyerang siapapun dan kapanpun, bahkan bagian tubuh atau organ mana saja bisa terkena, termasuk prostat yang merupakan salah satu bagian penting sistem reproduksi pria. Namun, berapa sih biaya operasi prostat?

Biaya operasi prostat tentu menjadi salah satu pertanyaan seseorang yang akan melakukannya, selain prosedur operasi itu sendiri. 

Seperti diketahui, seseorang yang terkena gangguan prostat harus segera diatasi dengan operasi prostat.

Nah, untuk biaya operasi prostat beragam, berbeda dari satu rumah sakit dengan lainnya. Penanganannya juga bervariasi. 

Kali ini, kita akan bahas mengenai operasi prostat, persiapan, prosedur, metode, risiko, dan estimasi biayanya. 

Apa sih operasi prostat itu?

Operasi prostat sering juga disebut prostatektomi. Operasi ini menggunakan prosedur bedah untuk mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar prostat. Terkadang, pengangkatan jaringan lain juga perlu dilakukan.

Biaya operasi prostat beragam, tergantung rumah sakit yang menyelenggarakannya dan teknik apa yang dilakukan saat operasi. 

Berdasarkan pantauan, Beberapa rumah sakit swasta di Indonesia mematok biaya operasi prostat mulai dari Rp3 juta hingga lebih dari Rp15 juta. Kamu sangat dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan. Apalagi jika kamu belum memiliki asuransi kesehatan yang menanggung operasi prostat.

Dengan mengetahui kisaran biaya operasi prostat, setidaknya kamu tahu berapa kisarannya. Biar makin lengkap gak ada ruginya pelajari tentang operasi prostat secara keseluruhan.

Apa itu kelenjar prostat?

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya tentang kelenjar prostat, ini penjelasan lengkapnya tentang penyakit satu ini. 

Kelenjar prostat adalah organ reproduksi pria yang terletak pada rongga pinggul tepat di bawah kandung kemih , dengan fungsi utama mengeluarkan cairan prostat yang merupakan salah satu komponen semen atau air mani.

Pada pria berusia 21-30 tahun, berat kelenjar prostat sekitar 20 gram +/- 6 gram, dan tetap konstan seiring dengan bertambahnya usia kecuali jika terjadi hiperplasia prostat jinak (BPH = Benign Prostatic Hyperplasia).

Kapan seseorang harus menjalani operasi prostat?

Operasi prostat dapat dijalankan jika seseorang menderita kanker prostat atau pembesaran prostat jinak (BPH). Gejala yang biasanya muncul adalah:

  • Sering muncul keinginan untuk buang air kecil (berkemih).
  • Merasa kesulitan pada saat awal berkemih.
  • Berkemih dengan durasi yang lama dan aliran air kencing yang tersendat.
  • Tidak bisa berkemih sama sekali.

Hal yang harus disiapkan sebelum melakukan operasi prostat

Jika seseorang akan menjalani operasi prostat, orang tersebut akan menjalani prosedur sistoskopi terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kelenjar prostat. Terdapat tes-tes pendukung lainnya.

Untuk mencegah infeksi selama operasi, dokter akan memberikan antibiotik. Penderita kanker prostat harus memberi tahu dokter kalau sedang mengkonsumsi obat pengencer darah.

Selain itu, pasien diminta untuk berpuasa beberapa jam sebelum operasi dan diberi obat agar saluran pencernaan bersih. Pasien dianjurkan untuk meminta jemput kepada anggota keluarga sebelum dan sesudah operasi.

Prosedur operasi prostat

Selama operasi berlangsung pasien tidak akan merasakan apapun karena sudah diberi anestesi. Selain itu, pasien akan dipasangkan kateter foley sebagai penampung urin selama operasi berlangsung dan setelahnya.

Prosedur operasi prostat ada dua yaitu prostatektomi terbuka dan laparoskopik. Pada tindakan prostatektomi terbuka, dokter akan membuat sayatan yang lebar pada kulit. Kemudian, lewat sayatan tersebut, kelenjar prostat akan diangkat.

Sedangkan jika prostatektomi laparoskopik, dokter akan membuat beberapa sayatan kecil di daerah perut, kemudian kelenjar prostat diangkat menggunakan alat khusus yang dimasukkan melalui irisan tersebut.

Setelah operasi selesai, sayatan tadi akan ditutup kembali menggunakan jahitan dan ditutup dengan perban untuk menghindar infeksi.

Ada juga prosedur operasi prostat tanpa sayatan. Prosedur ini dilakukan buat mengurangi penyumbatan pada saluran kencing, terutama bagi pasien yang mengalami pembesaran prostat (BPH).

Operasi akan dilakukan melalui lubang kencing dan saluran kencing. Operasi tersebut antara lain adalah operasi prostat dengan laser, Transurethral Resection of The Prostate (TURP), dan Transurethral Incision of The Prostate (TUIP).

Perawatan lanjutan setelah operasi

Pascaoperasi, pasien akan diminta diminta untuk tidak melakukan aktivitas fisik berat, dan untuk meningkatkan aktivitas fisiknya secara bertahap. 

Dokter juga akan mengatur jadwal kontrol ulang selama masa pemulihan dan akan memberi tahu pasien kapan bisa melakukan aktivitas seksual kembali secara normal.

Risiko pascaoperasi prostat

Umumnya, operasi aman-aman saja, tapi ternyata juga mempunyai risiko. Yuk, cari tahu apa saja di sini:

  • Reaksi alergi terhadap obat bius.
  • Infeksi di daerah bekas operasi.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Gumpalan darah.
  • Impotensi.
  • Tidak dapat menahan kencing.

Risiko lain yang bisa terjadi  yaitu, perubahan orgasme, infertilitas pada radikal prostatektomi, limfedema atau pembesaran saluran getah bening dan hernia inguinal. 

Sebaiknya, pasien segera berkonsultasi pada dokter jika mengalami risiko-risiko di atas.

Estimasi biaya operasi prostat 2020

Sebelumnya kita sudah kasih tau kalau biayanya bervariasi, tapi Lifepal merangkum biaya operasi prostat dari lima rumah sakit.

Rumah Sakit Estimasi Biaya
Siloam Hospitals Kebon Jeruk Rp3.630.000 ‐ Rp5.808.000
Siloam Hospitals Balikpapan Rp20.000.000 ‐ Rp35.000.000
Siloam Hospitals Lippo Village Rp5.725.000 ‐ Rp8.302.000
Siloam Hospitals Asri Mampang Rp30.180.000 ‐ Rp43.380.000
Siloam Hospitals Lippo Cikarang Rp5.725.000 ‐ Rp7.729.000

Kalau dilihat-lihat, biayanya lumayan besar juga, ya. Bagi yang punya asuransi bisa pakai ya, karena pasti akan dirasakan manfaatnya.

Kenapa sih operasi prostat bisa ditanggung asuransi? Semua tindakan operasi ternyata bisa ditanggung berdasarkan peraturan yang berlaku. 

Perlu digaris bawahi, operasi yang tidak ditanggung adalah operasi yang bersifat estetik.

Apakah operasi prostat ditanggung BPJS?

Jawabannya, bisa. Ingat ya kalau semua tindakan medis bisa ditanggung BPJS. Semua daftar penyakit dan operasi yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 28 Tahun 2014.

Sangat disarankan bagi pengguna jaminan kesehatan BPJS untuk memahami daftar penyakit dan operasi yang dapat ditanggung agar terhindar dari keberatan biaya perawatan.

Namun, ada syarat dan ketentuan yang harus ditempuh agar bisa melakukan prosedur ini memakai BPJS. Untuk itu, kamu harus mengikutinya, ya!

Pentingnya punya asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan penting, karena pada tahun 2018 saja, inflasi biaya rumah sakit mencapai 11 persen. Artinya, misal pada tahun sebelumnya biaya kesehatan rawat inap di rumah sakit berkisar Rp500 ribuan per hari, maka nominalnya akan naik menjadi Rp555 ribu di tahun 2018. Angka tersebut akan terus meningkat di tahun selanjutnya.

Nah, daripada menghabiskan tabungan atau investasi untuk biaya medis, asuransi akan membantu cashflow nasabah jadi lebih aman. Dengan memiliki asuransi kesehatan, perawatan rumah sakit termasuk operasi prostat dapat ditanggung penuh oleh pihak asuransi.

Lifepal akan membantu kamu menemukan keputusan yang tepat terkait asuransi. Mari pelajari mengenai asuransi kesehatan dan bandingkan di sini!

Tips memilih asuransi kesehatan terbaik

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan:

1. Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis.

Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.

2. Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. 

Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi.

3. Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. Umumnya 20-100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

4. Manfaat Coordination of Benefit (CoB)

Dengan manfaat Coordination of Benefit (CoB), jika asuransi BPJS tidak mencakup semua biaya perawatan, maka kita bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi swasta.

Saat ini, ada 11 perusahaan asuransi swasta yang bersedia jalankan koordinasi klaim dengan BPJS, yaitu asuransi kesehatan Avrist, Arthagraha General Insurance, Astra Buana, Mega, CAR, Takaful Keluarga, Bina Dana Arta, Sinarmas MSIG, Generali Indonesia, Tugu Pratama, dan Multi Artha Guna (MAG).

5. Manfaat pertanggungan pre-existing condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah sudah menderita penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. 

Sebagian besar produk mengecualikan hal ini dalam klaim, tetapi ada yang tidak mengecualikannya dengan atau tanpa syarat. Salah satunya adalah polis Maestro Optima Care dari AXA.

6. Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, di tahun-tahun mendatang dengan kenaikan biaya medis 7-15 persen, nilai pertanggungan tersebut akan berkurang.

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life.

7. Iuran premi sesuai dengan penghasilan

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. 

Karena itu, pastikan premi tidak kemahalan apalagi melebihi kemampuan. Standarnya alokasi asuransi minimal sekitar 3-5 persen dari penghasilan.

8. Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim bisa saja sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.

Itulah informasi penting mengenai operasi prostat yang meliputi pengertian, metode hingga biayanya. 

Semoga dengan informasi tersebut kamu jadi tahu apa sebenarnya prostat, apa sih metode operasi yang dilakukan, dan berapa besaran biaya tindakan operasinya. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →