Prosedur dan Biaya Operasi Sinusitis di Rumah Sakit 2020

biaya operasi sinusitis

Operasi sinusitis adalah langkah penanganan medis untuk menangani gangguan sinus apabila penggunaan obat-obatan sudah tidak berpengaruh.

Langkah penanganan sinusitis ini harus segera dilakukan karena apabila tidak ditangani untuk mendapatkan kesembuhan, pengidap berisiko mengalami gangguan atau bahkan kehilangan fungsi indera penciuman. 

Mari kita cari tahu apa yang dimaksud dengan penyakit sinusitis, lalu bagaimana prosedur operasi beserta biaya yang dikenakan.

Apa itu sinusitis?

Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus. Nah, sinus ini adalah rongga kecil yang berisi udara yang terletak pada struktur tulang wajah. 

Lebih spesifik lagi, posisinya berada di bagian belakang tulang dahi, bagian dalam struktur tulang pipi, kedua sisi batang hidung, dan belakang mata. 

Sinus ini ada fungsinya lho, yakni menghasilkan lendir yang bermanfaat untuk menyaring dan membersihkan bakteri atau partikel dalam udara yang kita hirup.

Sinus inilah yang juga berperang mengatur suhu dan kelembapan udara yang kita hirup dan masuk ke paru-paru. 

Bagaimana dengan sinusitis? Saat terjadi infeksi, maka sinus akan terisi lendir dan terjadi pembengkakan selaput lendir, sehingga membuat sumbatan. 

Secara umum ada dua jenis sinusitis, yang akut dan kronis. Berdasarkan durasi gejala ini, sinusitis disebut kronis apabila dialami pasien selama lebih dari 12 minggu.  

Sejumlah gejala yang akan dirasakan orang dengan sinusitis, antara lain:

  1. Nyeri wajah yang memburuk saat menunduk.
  2. Cairan kental kuning kehijauan dari hidung atau pangkal tenggorokan.
  3. Hidung tersumbat yang membuat kesulitan bernapas.
  4. Tekanan pada telinga.
  5. Sakit kepala.
  6. Batuk.
  7. Bau napas tidak sedap.
  8. Kelelahan.
  9. Demam.

Dilihat dari periode terjadinya gejala, sinusitis bisa dibagi ke dalam empat kategori berikut ini:

  1. Sinusitis akut. Jenis ini yang paling umum terjadi, biasanya gejala dialami pasien selama 2-4 minggu.
  2. Sinusitis subakut. Jenis ini menunjukkan gejala selama 4-12 minggu.
  3. Sinusitis kronis. Jenis sinusitis yang berlangsung selama lebih dari 12 minggu. Pada kasus ini, maka sinusitis bisa berlangsung berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
  4. Sinusitis kambuhan. Jenis sinusitis akut yang terjadi hingga 3 kali atau lebih dalam setahun.

Kalau sudah terjadi infeksi dan radang pada sinus, maka perlu langkah pengobatan. Dokter akan memeriksa sejauh mana tingkat keparahan dari sinusitis yang terjadi. 

Biasanya, proses penyembuhan bisa didukung dengan obat-obatan saja. Tapi pada kondisi tertentu, sinusitis perlu ditangani dengan operasi atau pembedahan. 

Operasi sinusitis ini dilakukan untuk mengatasi peradangan yang terjadi. Caranya, dengan membersihkan atau menghilangkan penyumbatan yang terjadi pada sinus.

Apa penyebab sinusitis?

Sinusitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Tapi ada kondisi medis tertentu yang ikut memicu terjadinya sinusitis seperti mengalami flu, rhinitis alergi, polip hidung, septum deviasi atau bengkoknya tulang hidung, hingga karena alergi. 

Tapi, kita tetap harus hati-hati. Meski tidak mengalami beberapa hal yang menjadi penyebab umum sinusitis di atas, ada beberapa fakror risiko yang ikut meningkatkan potensi seseorang mengidap sinusitis. Faktor risiko yang dimaksud antara lain?

  1. Adanya kelainan struktur hidung, misalnya muncul polip hidung atau penyimpangan septum hidung. 
  2. Memiliki masalah pernapasan yang disebabkan sensitivitas pada obat tertentu. 
  3. Pengidap asma memiliki kerentanan lebih tinggi terkena sinusitis. 
  4. Paparan rokok yang berlebihan meningkatkan risiko bagi seseorang terkena sinusitis. 
  5. Gejala alergi pada beberapa orang. 

Kapan operasi sinusitis perlu dilakukan?

Tidak semua sinusitis perlu tindakan operasi. Biasanya dokter akan menyarankan penyembuhan dengan obat-obatan terlebih dahulu. 

Tapi, dalam kondisi tertentu, misalnya tidak mempannya pengobatan dengan obat, maka dokter akan memberikan opsi tindakan bedah atau operasi. 

Beberapa kondisi berikut ini berpotensi dilakukannya operasi sinusitis:

  1. Terjadi sinusitis secara berulang. 
  2. Adanya polip hidung atau polip sinus. 
  3. Sinusitis yang disebabkan oleh infeksi jamur.
  4. Terjadi kelainan struktural pada hidung atau rongga sinus.
  5. Sinusitis kronis yang menjadi penyerta HIV. 
  6. Ditemukan kanker sinus. Kanker sinus terbilang langka dan kalaupun terjadi, biasanya dialami laki-laki berusia di atas 40 tahun. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum operasi sinusitis

Ketika dokter menyarankanmu melakukan tindakan operasi sinusitis, maka ada beberapa hal yang perlu disiapkan dan diperhatikan sebelumnya.

Sesuai konsultasi dokter, pasien yang akan menjalani prosedur operasi sinusitis diminta menghindari konsumsi obat bebas yang umumnya bisa dibeli di apotek.

Contoh obat yang dimaksud adalah obat-obatan dengan kandungan ibuprofen dan aspirin, setidaknya sepekan sebelum operasi. 

Namun, bila kamu memang sedang menjalani kondisi di mana harus mengonsumsi obat-obatan tertentu, maka konsulitasikan hal itu dengan dokter. 

Jangan lupa juga untuk menyetop kebiasaan merokok kamu, ya! Setidaknya selama 3 minggu sebelum operasi, dan setelah operasi tentunya, jangan merokok dulu. 

Kemudian sebelum dilakukan operasi sinusitis, maka dokter akan melembapkan rongga sinus dengan semprotan saline. 

Sebisa mungkin ada kerabat atau keluarga yang mendampingi. Karena dalam kondisi setelah operasi sinusitis, kamu tidak akan bisa menyetir sendiri. 

Bagaimana operasi sinusitis dilakukan?

Operasi sinusitis sendiri bertujuan untuk menghilangkan atau mengangkat penumpukan lendir atau partikel lain yang menghalangi saluran sinus. Ada beberapa cara yang akan dilakukan oleh dokter, di antaranya adalah:

  • Pengangkatan polip hidung
  • Pengangkatan jaringan yang bengkak atau rusak
  • Pengangkatan tumor yang menghalangi jalan hidung atau sinus
  • Pengangkatan tulang tipis di saluran hidung
  • Pengangkatan membran mukosa

Untuk melakukan prosedur pengangkatan ini, dilakukan beberapa jenis operasi. Beberapa di antaranya adalah:

1. Bedah sinus endoskopi fungsional (FESS)

Jenis ini yang paling umum dilakukan dalam operasi sinusitus. FESS berlangsung menggunakan suatu alat yang disebut endoskop.

Endoskop berbentuk selang elastis yang dilengkapi lampu dan kamera optik di ujungnya. Dengan kamera inilah dokter bisa melihat kondisi rongga sinus saat melakukan operasi. 

Prosedur ini dilakukan untuk membersihkan sinus dari jaringan peradangan dan infeksi yang menyumbat sinus, serta memperbaiki aliran udara antara rongga sinus dan hidung.

2. Image-guided surgery

Berbeda dengan bedah endoskopi, image-guided surgery dilakukan untuk kasus sinusitis yang lebih parah. Biasanya, prosedur ini dilakukan pada pasien yang sebelumnya pernah menjalani operasi namun sinusitisnya kambuh lagi. 

Selain menggunakan bantuan endoskop, operasi ini juga memanfaatkan pemetaan tiga dimensi menggunakan CT Scan dan inframerah.

Pencitraan yang didapat akan digunakan dokter untuk memandu jalannya operasi dan melihat kondisi dalam rongga sinus secara lebih jelas. 

3. Operasi Caldwell-Luc

Operasi yang ini sebenarnya cukup jarang dilakukan untuk membersihkan rongga sinus. Prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan pertumbuhan dan meningkatkan drainase sinus. 

Secara medis, prosedur bedah ini dilakukan dengan membuat jalur antara hidung dan rongga di bawah mata yang disebut sinus maksilaris.

Jalur ini kemudian membantu drainase hidung menjadi lebih lancar.

Bagi kamu yang merasa ngeri dengan tindakan bedah, sebelum operasi kamu bisa bertanya kepada dokter jenis bius apa yang akan diberikan.

Tindakan medis untuk operasi sinusitis bisa dilakukan dengan bius lokal atau bius umum. 

Apa saja komplikasi operasi sinusitis?

Secara umum, penanganan melalui tindakan operasi atau pembedahan menyimpan risiko komplikasi, tidak terkecuali operasi sinusitis.

Inilah alasan yang mendasari dokter untuk menyarankan pemberian obat-obatan terlebih dahulu sebelum menindak dengan operasi.

Apa saja risiko operasi sinusitis, berikut ini beberapa di antaranya.

1. Perdarahan

Risiko perdarahan adalah yang paling umum terjadi saat operasi sinusitis.

Namun bila terjadi perdarahan dalam skala besar, maka dokter sudah memahami prosedur yang harus dilakukan, termasuk dengan menghentikan operasi.

Setelah itu, tenaga medis akan berusaha menghentikan perdarahan pada pasien terlebih dulu sebelum diputuskan apa langkah selanjutnya. 

2. Gangguan penglihatan

Kendati kejadian ini sangat jarang, pernah ada laporan yang menyebutkan pasien mengalami gangguan penglihatan setelah operasi sinus. Dalam kasus ini, biasanya gangguan penglihatan terjadi pada salah satu mata. 

3. Kehilangan kemampuan penciuman

Selain gangguan penglihatan, ada juga laporan yang menyebutkan pasien mengalami gangguan indera penciuman setalah operasi sinus. Namun, gejala ini dapat sembuh setelah ada penanganan yang tepat dari dokter. 

4. Kebocoran cairan otak (CSF leak)

Gangguan selanjutnya yang bisa saja terjadi setelah operasi sinusitis adalah terjadinya kebocoran cairan yang menyeliputi otak (CSF).

Kebocoran ini dapat menyebabkan infeksi pada otak hingga berujung meningitis atau radang selaput otak.

Tapi, dengan bantuan pemeriksaan endoskop maka dokter bisa mendapat pandangan yang lebih baik tentang kondisi pasien. Sehingga risiko terburuk bisa diminimalkan. 

5. Risiko lainnya

Komplikasi lain yang mungkin muncul adalah adanya robekan pada lapisan mata setelah menjalani prosedur operasi sinus.

Kemudian, pasien juga bisa mengalami mati rasa atau perasaan tidak nyaman pada gigi. Selain itu, mungkin juga muncul memar atau mati rasa sementara pada bibir. 

Estimasi biaya operasi sinusitis tahun 2020

Biaya operasi sinusitis bisa berbeda-beda di setiap rumah sakit, apalagi di daerah. Namun, daftar berikut adalah gambaran biaya di beberapa rumah sakit besar.

Daftar ini bisa dijadikan sebagai gambaran dan persiapan pasien yang akan menjalani operasi sinusitis. 

Rumah sakit dan biaya operasi sinusitis

Nama Rumah Sakit Biaya Operasi Sinusitis
RS Budi Asih Cikarang Rp6.000.000
RS Medirossa Cikarang Rp6.682.000
Klinik Ratulangi Medical Center Rp15.000.000
Siloam Hospitals Simatupang Jakarta Selatan Rp27.000.000

Biaya dokter spesialis

Nama Dokter / Rumah Sakit Biaya Konsultasi
dr. Sesanti Hayuning Tyas, Sp.THT-KL di Siloam Hospitals TB Simatupang Rp300.000
dr. Fahmi Zaglulsyah, Sp.THT-KL di Siloam Hospitals TB Simatupang Rp300.000
dr. Selfiyanti Bimantara, Sp.THT-KL di Siloam Hospitals TB Simatupang Rp300.000
Prof.Dr. dr. Abdul Qadar Punagi, Sp.THT-KL (K), FICS di Klinik Ratulangi Medical Center Makassar Rp250.000
Dr.dr. Nova Audrey Luetta Pieter, Sp.THT-KL (K), FICS di Klinik Ratulangi Medical Center Makassar Rp225.000
dr. Tantri Kurniawati, M.Kes, Sp.THT-KL di RS Lira Medika Karawang Rp150.000
dr. Mohamad Bima Mandraguna, Sp.THT-KL di RS Lira Medika Karawang Rp150.000
dr. Tadjuddin Achmad Al Hadawy, Sp.THT-KL, M.Kes di RS Budi Asih Cikarang  Rp110.000
dr. Edy Purwanto, Sp.THT di RS Medirossa Cikarang Rp75.000
Kalau kamu punya pertanyaan terkait perencanaan keuangan lainnya sekaligus mendapatkan berbagai tips mengelola kebutuhan finansial, konsultasikan saja kepada ahlinya di Tanya Lifepal!

Apakah biaya operasi sinusitis ditanggung BPJS? 

Jawabannya, ya. Pada prinsipnya semua jenis operasi yang bersifat tindakan pengobatan biayanya akan ditanggung BPJS Kesehatan

Hal ini diatur dalam pedoman pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yaitu Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 28 Tahun 2014.

Berikut ini jenis-jenis tindakan bedah atau operasi yang biayanya ditanggung BPJS Kesehatan.

  • Operasi Jantung
  • Operasi Caesar
  • Operasi Kista
  • Operasi Miom
  • Operasi Tumor
  • Operasi Odontektomi
  • Operasi Bedah Mulut
  • Operasi Usus Buntu
  • Operasi Batu Empedu
  • Operasi Mata
  • Operasi Bedah Vaskuler
  • Operasi Amandel
  • Operasi Katarak
  • Operasi Hernia
  • Operasi Kanker
  • Operasi Kelenjar Getah Bening
  • Operasi Pencabutan Pen
  • Operasi Penggantian Sendi Lutut
  • Operasi Timektomi
  • Operasi Urologi
  • Operasi Sinusitis

Pentingnya asuransi kesehatan 

Seperti yang kita bahas di atas, kita tak pernah tahu apa masalah kesehatan yang bisa saja diidap di masa mendatang. Di sinilah kita perlu menyediakan sebuah bantalan untuk jaga-jaga. Caranya bagaimana? Salah satunya dengan asuransi kesehatan. 

Cara kerja asuransi kesehatan sebenarnya sederhana, setiap nasabah mesti membayarkan premi ke pihak perusahaan asuransi. Kemudian, pihak perusahaan akan mengelola dana tersebut sehingga saat ada salah satu nasabah jatuh sakit, perusahaan dapat menanggung biayanya.

Adapun manfaat utamanya mencakup biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, dan medical check-up.

Sementara manfaat tambahan (rider) meliputi biaya melahirkan, biaya perawatan gigi, penyakit kritis, dan perawatan kesehatan mata.

Sementara premi asuransi kesehatan murah atau mahal, tergantung pada usia, pekerjaan, dan limit pertanggungan. Berbeda dengan BPJS Kesehatan, kita bisa lebih fleksibel memilih premi yang diinginkan, pertanggungan, dan rumah sakit. 

Lantas, apakah perlu memiliki asuransi kesehatan? 

Asuransi kesehatan penting, karena pada tahun 2018 saja, inflasi biaya rumah sakit mencapai 11 persen. 

Artinya, misal pada tahun sebelumnya biaya kesehatan rawat inap di rumah sakit berkisar Rp500 ribuan per hari, maka nominalnya akan naik menjadi Rp555 ribu di tahun 2018. Angka tersebut akan terus meningkat di tahun selanjutnya.

Nah, daripada menghabiskan tabungan atau investasi untuk biaya medis, asuransi akan membantu cashflow nasabah menjadi lebih aman. Lifepal akan membantu kamu menemukan keputusan yang tepat terkait asuransi.

Tips memilih asuransi kesehatan terbaik

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

1. Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless, nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis. 

Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.

2. Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. 

3. Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. Umumnya 20-100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

4. Manfaat Coordination of Benefit (CoB) 

Dengan manfaat Coordination of Benefit (CoB), jika asuransi BPJS tidak mencakup semua biaya perawatan, maka kita bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi swasta.

Saat ini, ada 11 perusahaan asuransi swasta yang bersedia jalankan koordinasi klaim dengan BPJS, yaitu asuransi kesehatan Avrist, Arthagraha General Insurance, Astra Buana, Mega, CAR, Takaful Keluarga, Bina Dana Arta, Sinarmas MSIG, Generali Indonesia, Tugu Pratama, dan Multi Artha Guna (MAG). 

5. Manfaat Pertanggungan Pre-Existing Condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah sudah menderita penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. Sebagian besar produk mengecualikan hal ini dalam klaim, tetapi ada yang tidak mengecualikannya dengan atau tanpa syarat.

Salah satunya adalah polis Maestro Optima Care dari AXA.

6. Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, di tahun-tahun mendatang dengan kenaikan biaya medis 7-15 persen, nilai pertanggungan tersebut akan berkurang.

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life.

7. Iuran premi sesuai dengan penghasilan

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. Oleh karena itu, pastikan premi tidak kemahalan apalagi melebihi kemampuan. Standarnya alokasi asuransi minimal sekitar 3-5 persen dari penghasilan.

8. Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim bisa saja sulit dilakukan sendiri.

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.

Demikian adalah ulasan singkat mengenai biaya operasi sinusitis. Terkait dengan biaya dan tindakan, tentu bisa berbeda di setiap rumah sakit.

Yang jelas apabila kamu mulai merasa ada gangguan kesehatan, segera periksakan ke dokter ya. Dan jangan lupa jaga kesehatan!

FAQ prosedur dan biaya operasi sinusitis

Apa itu sinusitis?

Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus akibat infeksi bakteri. Sinus sendiri adalah rongga kecil yang berisi udara yang terletak pada struktur tulang wajah.

Apa gejala sinusitis?

  1. Nyeri wajah yang memburuk saat menunduk
  2. Cairan kental kuning kehijauan dari hidung atau pangkal tenggorokan
  3. Hidung tersumbat yang membuat kesulitan bernapas
  4. Tekanan pada telinga
  5. Sakit kepala
  6. Batuk
  7. Bau napas tidak sedap
  8. Kelelahan
  9. Demam

Berapa biaya operasi sinusitis?

Biaya operasi sinusitis berkisar antara Rp6 juta hingga Rp27 juta.

Apa produk asuransi yang menanggung biaya operasi sinusitis?

Asuransi kesehatan adalah produk yang tepat untuk menjamin biaya berobat di rumah sakit, termasuk biaya operasi sinusitis.

Lebih baik lagi, manfaatkan fasilitas asuransi kesehatan cashless agar lebih mudah mengajukan klaim asuransi dengan proses penyelesaian instan.

Apakah BPJS Kesehatan menanggung biaya operasi sinusitis?

Ya, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 28 Tahun 2014.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →