Biaya Operasi Usus Buntu di Rumah Sakit Indonesia

biaya operasi usus buntu

Operasi usus buntu atau disebut juga dengan bedah apendektomi adalah tindakan medis darurat di mana usus buntu atau umbai cacing (appendiks) mengalami peradangan parah hingga berisiko pecah (perforasi).

Peradangan pada usus buntu atau apendisitis disebabkan oleh infeksi.

Menurut hasil penelitian dari British Medical Journal tahun 2012, sekitar 63 persen kasus radang usus yang disebabkan infeksi bakteri dapat diatasi dengan pemberian obat antibiotik.

Meski begitu, ini masih menjadi kontroversi dan akhirnya tetap menjadikan operasi usus buntu sebagai pilihan utama dalam penanganan medis walau biaya yang dikenakan cukup mahal.

Biaya operasi usus buntu di Indonesia

Bersifat darurat dan mungkin terjadi kapan saja, kamu pasti khawatir dengan biaya yang ditimbulkan dengan tindakan operasi usus buntu yang dilakukan.

Biaya operasi usus buntu memanglah tidak sedikit. Setidaknya, kamu harus menyiapkan dana mulai dari Rp1,7 juta hingga Rp90 juta dan itu belum termasuk biaya tidak terduga sebesar 20 persen – 30 persen dari biaya perkiraan. 

Namun, biaya apendektomi, baik secara terbuka maupun laparoskopi, bervariasi. Hal ini tergantung dengan kondisi pasien dan rumah sakit yang dipilih untuk melakukan tindakan.

Biaya operasi usus buntu Jakarta

Rumah sakit Jakarta Selatan Area Jakarta Biaya operasi usus buntu
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta Selatan Mulai dari Rp55.000.000
RS Brawijaya Duren Tiga Jakarta Selatan Mulai dari Rp17.500.000
Siloam Hospitals Asri Jakarta Selatan Rp14.000.000 ‐ Rp22.000.000
Mayapada Hospital Kuningan Jakarta Selatan Mulai dari Rp9.825.000
Mayapada Hospital Jakarta Selatan Jakarta Selatan Mulai dari Rp8.480.000
Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama Jakarta Selatan Rp7.700.00 ‐ Rp18.000.000
Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat Mulai dari Rp7.380.000
Ciputra Hospital Citra Garden City Jakarta Barat Mulai dari Rp6.555.000
Rumah Sakit Premier Jatinegara Jakarta Timur Rp36.000.000 ‐ Rp65.000.000
Columbia Asia Hospital Pulomas Jakarta Timur Mulai dari Rp6.500.000
Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu Jakarta Timur Rp2.100.000 ‐ Rp14.000.000
RSU Pekerja Jakarta Utara Mulai dari Rp4.500.000
Rumah Sakit Umum Firdaus Jakarta Utara Rp3.646.800 ‐ Rp4.928.000
Rumah Sakit Umum YARSI Jakarta Pusat Mulai dari Rp11.000.000
RS Abdul Radjak Salemba Jakarta Pusat Rp8.150.000 ‐ Rp23.125.000

Biaya operasi usus buntu Bekasi

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
Siloam Hospitals Bekasi Timur Mulai dari Rp14.000.000
RS Harapan Mulia Bekasi Mulai dari Rp3.780.000
RS Kasih Insani Sukatani Rp3.405.700 ‐ Rp4.856.000
RS Bhakti Kartini Mulai dari Rp1.730.000

Biaya operasi usus buntu Yogyakarta

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
Siloam Hospitals Yogyakarta Rp11.000.000 ‐ Rp15.750.000
RS PKU Muhammadiyah Gamping Mulai dari Rp3.152.000
RSU Mitra Sehat Rp2.800.000 ‐ Rp3.200.000

Biaya operasi usus buntu Surabaya

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
Rumah Sakit Premier Surabaya Rp50.000.000 ‐ Rp90.000.000
RS Orthopedi dan Traumatologi Surabaya Mulai dari Rp35.000.000

Biaya operasi usus buntu Tangerang Selatan

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
Rumah Sakit Premier Bintaro Rp20.947.500 ‐ Rp26.250.000
Rumah Indonesia Sehat Hospital Mulai dari Rp11.000.000

Biaya operasi usus buntu Bandung

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
RSKB Halmahera Siaga Bandung Rp11.000.000 ‐ Rp20.000.000
Rumah Sakit Immanuel Bandung Rp3.685.500 ‐ Rp9.258.000

Biaya operasi usus buntu Pekanbaru

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
RS Hermina Mulai dari Rp10.228.600
RS Awal Bros Panam Mulai dari Rp3.380.000

Biaya operasi usus buntu Medan

Rumah sakit Biaya operasi usus buntu
Klinik Atlantis Rp8.000.000 ‐ Rp20.000.000
RSU Royal Prima Mulai dari Rp6.231.500

Biaya operasi usus buntu kota-kota besar lain

Rumah sakit Kota Biaya operasi usus buntu
Siloam Hospitals Lippo Village Tangerang Mulai dari Rp20.000.000
Siloam Hospitals Balikpapan Rp18.000.000 ‐ Rp30.000.000
Rumah Sakit Umum Melania Bogor Rp16.605.000 ‐ Rp27.361.000
RSIA Gunung Sawo Semarang Mulai dari Rp11.917.500
Rumah Sakit Citra Medika Depok Rp6.575.000 ‐ Rp9.550.000
Rumah Sakit Citra Medika Lamongan Mulai dari Rp5.915.000
RS Cikarang Medika Cikarang Rp5.095.800 ‐ Rp6.783.300
RS Sumber Kasih Cirebon Mulai dari Rp5.000.000
RSU Karisma Subang Rp4.500.000 ‐ Rp10.000.000
RSU Habibullah Grobogan Mulai dari Rp3.369.850
Rumah Sakit Islam Faisal Makassar Mulai dari Rp3.262.500
RS Karanggede Sisma Medika Boyolali Rp1.753.500 ‐ Rp4.448.500

Gejala radang usus buntu (apendisitis)

Sebelum melakukan operasi usus buntu, kamu perlu mengetahui gejala yang dialami penderita radang usus buntu atau apendisitis. Berikut ini gejala radang usus buntu. 

  • Nyeri perut di bagian pusar dan menyebar ke bagian kanan bawah perut 
  • Pembengkakan abdomen 
  • Otot perut kaku 
  • Diare
  • Konstipasi 
  • Demam ringan 
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah

Metode operasi usus buntu (apendektomi)

Dalam pelaksanaannya, operasi usus buntu dapat dilakukan dua cara, yaitu:

  • Apendektomi terbuka
  • Apendektomi laparoskopi

1. Apendektomi terbuka

Operasi usus buntu terbuka dilakukan dengan membuat irisan pada bagian kanan bawah perut sepanjang 5 – 10 cm.

Metode ini harus dipilih bagi kamu yang pernah mengalami pembedahan di bagian perut. Metode ini pun harus dilakukan jika usus buntu telah pecah dan infeksinya menyebar. 

Meski begitu, metode ini menjadi metode standar dari apendektomi buntu. Melalui apendektomi terbuka, usus buntu akan diangkat melalui irisan yang dibuat dan kemudian menutupnya kembali. 

2. Apendektomi laparoskopi

Berbeda dengan apendektomi terbuka, apendektomi laparoskopi adalah teknik operasi yang menggunakan invasif minimal. Ia tidak membuat sayatan besar melainkan hanya membutuhkan 1 – 3 sayatan kecil.

Setelahnya, dokter akan memasukkan alat bernama laparoskop yang ujungnya memiliki instrumen bedah dan kamera ke dalam salah satu sayatan. 

Saat lakukan laparoskopi, dokter pun akan memutuskan apakah apendektomi terbuka dibutuhkan atau tidak. Jika tidak, usus buntu dapat diangkat dengan panduan gambar dari kamera laparoskopi.

Usus buntu yang telah dipotong pun akan diangkat dan dikeluarkan melalui sayatan lain yang telah dibuat sebelumnya. 

Dibandingkan dengan apendektomi terbuka, apendektomi laparoskopi mengakibatkan rasa nyeri yang lebih sedikit. Begitu juga dengan bekas luka yang ditimbulkan. 

Kalau kamu masih punya pertanyaan tentang bagaimana mengelola perencanaan keuangan pribadi dan rumah tanggamu, jangan ragu untuk berkonsultasi secara gratis di Tanya Lifepal.

Pentingnya memiliki asuransi kesehatan 

Melihat angka yang fantastis untuk harga atau biaya operasi usus buntu, kamu pasti cemas dengan beban finansial yang harus dibayar demi bisa mendapatkan pertolongan medis.

Namun berbeda keadaannya jika kamu memiliki asuransi kesehatan karena dengan melindungi diri dengan asuransi kesehatan, kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut.

  • Mendapat penanganan cepat
  • Mendapatkan pelayanan yang memadai
  • Memberi ketenangan
  • Mencegah kerugian finansial
  • Melatih diri menjadi lebih baik

1. Mendapat penanganan cepat

Untuk mengatasi kondisi seperti ini, menyiapkannya sedini mungkin dengan memiliki asuransi adalah jawabannya. Kamu pun tidak perlu bingung mencari pinjaman demi terlaksananya operasi usus buntu yang mendesak.

Dengan memiliki asuransi kesehatan kamu bisa mendapatkan penangan segera sehingga kemungkinan terburuk pun dapat dicegah dengan maksimal. 

2. Mendapatkan pelayanan yang memadai

Memiliki asuransi kesehatan tidak hanya membuat kamu mendapatkan penanganan cepat tetapi juga layanan kesehatan yang memadai.

Tentunya ini tergantung dari produk asuransi kesehatan yang kamu pilih. Besaran premi yang kamu bayarkan setiap bulannya menentukan plafon pelayanan yang kamu dinikmati nantinya. 

3. Memberi ketenangan

Tidak ada yang berharap menjadi sehat. Semua orang pastinya ingin selalu sehat sentosa. Namun, tidak ada yang pernah tahu kapan akan terserang berbagai macam penyakit.

Sakit itu mahal. Oleh karena itu, mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk dengan melindungi diri melalui asuransi kesehatan dipilih oleh banyak orang saat ini. 

Memiliki asuransi kesehatan membuat kamu tenang karena jika penyakit datang, biaya perawatan telah dijamin oleh penyedia asuransi.

Kamu tidak perlu lagi memikirkan masalah biaya. Kamu hanya perlu fokus pada proses pengobatan untuk sembuh dan kembali sehat. 

4. Mencegah kerugian finansial

Selain itu, kamu pun terhindar dari kemungkinan rugi secara finansial karena penyakit yang diidap. Tak perlu membayangkan penyakit kronis yang membutuhkan berbagai perawatan secara rutin berbiaya besar.

Untuk menangani radang usus buntu pun setidaknya kamu harus mengeluarkan Rp10.000.000.

Jika tidak memiliki sumber dana yang cukup, bukan tidak mungkin kamu harus menjual beberapa aset untuk mampu membayar perawatan tersebut. Sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah sakit harus pula kehilangan aset berharga. 

Namun, bila kamu memiliki asuransi kesehatan tentu saja hal ini bisa dicegah dan tidak akan terjadi.

Asuransi kesehatan memberikan perlindungan secara menyeluruh untuk kamu dan keluarga, mulai dari tanggungan untuk biaya rawat jalan, rawat inap sampai prosedur medis yang dibutuhkan, misalnya operasi usus buntu dan lain sebagainya. 

5. Melatih diri menjadi lebih baik

Memiliki asuransi kesehatan memang dimaksudkan untuk melindungi diri dan keluarga baik dalam segi perawatan kesehatan maupun keuangan.

Namun kamu juga bisa menjadi pribadi yang lebih baik, yaitu menjadi lebih disiplin dan pandai berhemat atau bahkan mengetahui skala prioritas dengan sangat baik. 

Dengan memilih untuk memiliki asuransi kesehatan, jelas kamu telah memprioritaskan kehidupan masa depanmu dan keluarga.

Kamu pun kemudian menyisihkan uang secara bijaksana dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu. Otomatis kamu pun berhemat.

Selain itu, dengan membayar premi asuransi kesehatan setiap bulan, kamu pun menjadi pribadi yang konsisten dan disiplin. Demi mendapatkan manfaat maksimal, kamu pun tidak mengabaikan waktu pembayaran setiap bulannya. 

Bagaimana memilih asuransi kesehatan yang tepat?

Dalam memberikan perlindungan, pastinya kamu menginginkan manfaat yang terbaik untuk diri sendiri dan keluarga.

Banyaknya produk asuransi kesehatan yang beredar di pasaran membuat kamu harus lebih cermat dalam memilih dan menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Adapun asuransi kesehatan terbaik memiliki kriteria unggulan sebagai berikut.

  • Klaim asuransi kesehatan cashless
  • Bonus jika tidak ada klaim
  • Klaim ganda
  • Pertanggungan pre-existing condition
  • Pertanggungan rawat jalan setelah rawat inap
  • Biaya ambulans

1. Klaim asuransi cashless

Produk asuransi kesehatan yang menyediakan fasilitas klaim asuransi cashless memudahkan kamu dalam melakukan perawatan medis karena kamu tidak perlu membayar apapun.

Kamu hanya perlu membawa kartu keanggotaan dan memberikannya kepada pihak rumah sakit. Kemudian pihak rumah sakit lah yang akan berkoordinasi dengan perusahaan asuransi mengenai biaya perawatan.

Namun perlu dicatat, klaim cashless ini hanya bisa dilakukan dengan rumah sakit rekanan penyedia asuransi. 

2. Bonus tidak ada klaim

Ada beberapa penyedia asuransi yang dapat memberikan bonus kepada nasabah yang tidak mengajukan klaim selama masa pertanggungan. Bonus dapat berupa potongan premi maupun nilai tunai. 

3. Klaim ganda 

Klaim ganda atau disebut dengan coordination of benefit (CoB) merupakan sebuah fasilitas dimana nasabah bisa mengajukan klaim ke dua perusahaan asuransi berbeda.

Kebanyakan dari kita sebagai Warga Negara Indonesia memiliki BPJS Kesehatan sebagai asuransi wajib. Artinya, kita memiliki asuransi kesehatan lainnya di samping asuransi swasta yang kita miliki saat ini.

Perusahaan asuransi yang memberikan fasilitas klaim ganda ini tentu saja memberikan keuntungan karena kemungkinan lingkup proteksi akan berbeda dengan BPJS Kesehatan.

Begitu juga dengan alur pelayanan yang lebih ringkas dibandingkan dengan BPJS Kesehatan. 

4. Pertanggungan pre-existing condition

Kebanyakan asuransi tidak menanggung penyakit yang ada sebelum kamu memiliki polis asuransi kesehatan.

Namun, tetap ada beberapa asuransi yang tidak memberlakukan syarat tersebut dan memberikan pre-existing condition sehingga penyakit tersebut bisa mendapat pertanggungan dari penyedia asuransi. 

5. Pertanggungan rawat jalan setelah rawat inap

Tidak semua penyedia asuransi menanggung biaya rawat jalan yang kamu alami setelah rawat inap. Ada beberapa perusahaan yang memberikan pertanggungan secara lengkap untuk rawat inap sekaligus dengan rawat jalan setelahnya.

Kamu hanya perlu sedikit teliti untuk menemukan produk asuransi kesehatan yang menyediakan fasilitas ini. 

6. Biaya ambulans

Dengan memberikan fasilitas biaya ambulans, maka kamu sebagai nasabah pun tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan biaya tambahan atas transportasi yang dilakukan dengan menggunakan ambulans. 

Setelah mengetahui asuransi kesehatan terbaik yang dapat melindungi kamu dan keluarga, terutama untuk menjamin harga atau biaya operasi usus buntu, kamu pun tidak perlu khawatir lagi dengan tagihan yang angkanya bikin pusing.

FAQ seputar harga atau biaya operasi usus buntu

Apa itu radang usus buntu?

Penyakit usus buntu adalah kondisi peradangan yang terjadi pada apendiks atau organ usus buntu. Saat terjadi peradangan, penderita merasakan nyeri di perut kanan bagian bawah.

Perlukah usus buntu ditangani dengan operasi?

Periksakan ke dokter jika kamu mengalami rasa nyeri parah di perut kanan bagian bawah. Jika sampai terjadi radang usus buntu dan dibiarkan tanpa penanganan akan berisiko pecahnya usus buntu yang dapat membahayakan nyawa penderita.

Jika sudah pada tahap yang parah, penderita membutuhkan operasi usus buntu.

Berapa biaya operasi usus buntu?

Kisaran biaya operasi usus buntu dimulai dari Rp1,7 juta hingga Rp90 juta. Kisaran tersebut belum termasuk biaya tidak terduga sebesar 20 persen – 30 persen.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →