Biaya Pasang Gigi Palsu Gak Murah, Ini Solusi Jitunya!

biaya pasang gigi palsu

Tahukah kamu, gigi yang hilang bila tidak diganti dengan gigi palsu akan berdampak langsung pada kesehatan gigi dan mulut. Namun, sebelum mengetahui apa efek negatifnya, tentu kamu pengin tahu berapa biaya pasang gigi palsu?

Kalau dilihat dari estetikanya, gigi yang tanggal pasti berpengaruh banget ya, apalagi kalau di bagian depan. Nah, kalaupun mau pasang gigi tiruan, berapa biaya pasang gigi palsu kerap menjadi kekhawatiran. 

Pasalnya, biaya pasang gigi palsu di setiap klinik atau rumah sakit memiliki patokan harga berbeda-beda. Semuanya tergantung dari jenis penggantian yang dilakukan. Biaya yang ditetapkan itu juga tergantung dari tarif dokter dan tempatnya. 

Untuk acuan, rumah sakit swasta di Indonesia memberi patokan tarif prosedur gigi palsu mulai dari Rp200 ribu – Rp2 juta. 

Apa itu gigi palsu? Gigi palsu adalah gigi tiruan yang bisa dilepas dan pasang untuk menggantikan gigi atau gusi yang hilang. Nah, gigi tiruan ini dibuat sesuai dengan gigi asli.

Banyak orang berpikir, pemakaian gigi palsu hanya untuk orangtua atau lansia saja. Padahal, itu gak sepenuhnya benar lho

Sebab, berapapun usia kamu, kalau mengalami gigi permanen tanggal atau hilang, sebaiknya diganti dengan gigi tiruan. 

Alasan memakai gigi palsu

Pemasangan gigi palsu gak hanya semata alasan estetika aja, tapi juga manfaat lain yang bisa kamu rasakan setelahnya. Apa saja? Yuk, ketahui di pembahasan Lifepal berikut:

1. Biar gak ompong

Alasan nomor satu ini memang dilihat dari sisi kecantikan. Ya, siapa sih yang mau senyumnya mengembang gak sempurna karena masalah gigi ompong? Pasti jadi gak pede dong. Jadi alasan utama memasang gigi palsu adalah untuk estetika dan menunjang penampilan

2. Agar gigi gak bergeser ke ruang kosong

Kalau ada ruang kosong akibat tanggalnya gigi asli, maka gigi-gigi asli lainnya akan bergeser ke ruang lowong tersebut. Kalau terlalu lama dibiarkan maka akan membuat susunan gigi menjadi berantakan.

3. Mengembalikan fungsi pengunyahan

Misalnya, gigi geraham kamu copot, sudah pasti kamu susah dong untuk mengunyah makanan. 

Nah, agar tetap bisa menikmati makanan, kamu alihkan fungsi gigi tersebut ke gigi bagian depan. Padahal gigi depan berfungsi untuk menggigit, bukan mengunyah. 

Tapi, kalau kamu langsung mengganti posisi gigi yang hilang, maka fungsi pengunyahan masih tetap pada tempatnya. 

Bagaimana prosedur pemasangan gigi palsu? 

Sebelumnya, pasien akan dipasangi gigi palsu percobaan terlebih dulu untuk mengukur dan mendapat gambaran bentuk gigi dan mulut pasien. Selain itu, dokter gigi juga akan mengambil gambaran warna gusi dan mulut yang pas dengan gigi palsu. Umumnya, butuh waktu 2 – 3 minggu sebelum gigi palsu bisa dipasang di rongga mulut. 

Berikut tahapan yang akan dilalui pasien: 

  • Dokter gigi akan memeriksa rongga mulut secara menyeluruh 
  • Pengambilan foto rontgen untuk melihat posisi gigi dan tulang secara detail 
  • Pencetakan gigi menggunakan bahan khusus 
  • Pembuatan gigi palsu mengngunakan cetakan gigi yang telah dibuat 
  • Pemasangan gigi palsu oleh dokter.

Kapan sih harus pasang gigi palsu? 

Gigi tiruan biasanya dipasang untuk mengganti gigi asli yang hilang atau tanggal. Kenapa harus segera dipasang gigi palsu? Karena gigi yang dibiarkan ompong bisa mengubah struktur rahang yang berimbas pada wajah menjadi tidak simetris, Selain itu gigi ompong juga bisa menyebabkan kamu sulit mengunyah makanan dan berbicara. 

Banyak faktor yang bisa membuat gigi asli hilang. Biasanya yang sering ditemui adalah karena penyakit gigi dan gusi seperti bakteri yang menyebabkan plak pada gigi. Plak gigi ini bisa melemahkan ikatan gigi dengan gusi, sehingga gigi gampang lepas. Faktor lain bisa karena pembusukan gigi berlubang. 

Apa pun faktor penyebab tanggalnya gigi, kamu harus segera menggantinya dengan gigi palsu. 

Jenis gigi palsu 

Ada dua pengelompokan besar untuk jenis gigi palsu yaitu gigi tiruan lepasan dan gigi tiruan permanen. Keduanya pun terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut jenis gigi palsu yang bisa kamu pilih

1. Gigi palsu sebagian berbahan akrilik

Gigi palsu sebagian adalah gigi tiruan yang dipasang menggantikan gigi asli yang tanggal hanya satu atau beberapa saja. Jenis yang terbuat dari bahan aklirik ini disertai kawat untuk menyambungkan gigi palsu dengan gigi asli yang masih tersisa di rahang.

2. Gigi palsu sebagian berbahan lentur

Jenis gigi palsu ini hampir sama dengan bahan akrilik, Ccma bahannya lebih lentur sehingga bisa menempel di gigi. Selain itu gigi palsu bahan lentur ini gak pakai kawat seperti bahan akrilik. Kelebihan lain dari jenis ini dilihat dari estetikanya, yaitu lebih tipis dan warnanya bisa disesuaikan dengan warna gusi.

3. Gigi tiruan penuh

Gigi tiruan penuh adalah gigi palsu yang dipasang menyeluruh di rahang atas, bawah, maupun kedua rahang telah hilang, Nah, biasanya lansia memakai gigi palsu jenis ini. Untuk bahannya, gigi palsu jenis ini bisa dibuat dari bahan akrilik atau bahan lain yang lebih lentur.

4. Gigi tiruan implant

Nah, untuk jenis implan ini, gigi palsu akan di pasang sekrup implan yang ditanam dalam tulang rahang. Pemasangannya pun harus melalui prosedur operasi. Gigi implan ini bisa menggantikan satu atau semua gigi yang hilang.

5. Gigi tiruan jembatan

Gigi ini dikenal juga dengan gigi tiruan cekat. Prosedur pemasangannya adalah dengan merekatkan secara permanen pada gigi-gigi di sebelahnya. Contohnya, jika gigi geraham kamu hilang dan mau ganti dengan gigi palsu jembatan, maka gigi tiruan ini akan berbentuk tiga gigi jejer. 

Gigi yang di tengah akan membentuk gigi utuh, sebagai ganti gigi geraham yang hilang. Sementara dua gigi lain yang di samping direkatkan permanen dengan gigi-gigi di sebelah gigi geraham yang hilang. 

Efek samping dari gigi palsu 

Memasang gigi palsu juga memiliki risiko yang dapat memengaruhi kesehatan. Apa saja sih efek samping yang bisa ditimbulkan dari pasang gigi palsu?

1. Mengubah bentuk wajah

Penggunaan gigi palsu yang gak pas di mulut bisa berisiko mengubah bentuk wajah kamu. Kenapa? Meski gigi palsu gak berubah, tapi seiring waktu, rongga mulut akan berubah. Tulang pada mulut manusia dapat menyusut dan membuat kamu gak sejajar. 

Kondisi inilah yang membuat gigi palsu kamu jadi gak pas, sehingga bisa mengubah bentuk wajah karena posisi rahang yang berubah. Otomatis ini mempengaruhi struktur wajah kamu.

2. Susah mengunyah dan menelan

Risiko lain dari pasang gigi palsu adalah susah mengunyah dan menelan. Biasanya di awal-awal pemakaian, kamu jadi gak nafsu makan karena sulit mengunyah dan menelan. 

Beberapa faktor yang memengaruhi kondisi ini antara lain karena produksi air liur yang berlebih, ada sisa makanan tersangkut di belakang gigi palsu, bisa juga karena gigi palsu lepas saat kamu tengah menggigit atau mengunyah. Dan adanya luka dan lecet pada mulut sehingga kamu jadi merasa sakit saat mengunyah makanan.

3. Sulit berbicara

Risiko ini paling umum ditemui untuk pengguna baru gigi palsu. Biasanya kesulitan berbicara ini disebabkan oleh beberapa masalah pemicu, seperti: 

– Produksi air liur yang berlebih memakan ruang yang banyak sehingga menyebabkan kamu mengeluarkan suara mendesis

– Gigi palsu jadi banyak bergerak sehingga kamu terdengar seperti berkumur saat berbicara

– Mengeluarkan siulan saat berbicara

4. Berefek alami pneumonia

Efek samping yang ditimbulkan dari gigi palsu ini bisa terjadi kalau kamu jarang melepas gigi palsu ketika tidur. Padahal, dengan melepas gigi palsu bertujuan untuk mengistirahatkan rongga mulut. Plus, untuk menghindari terjadinya infeksi. 

Estimasi biaya pasang gigi palsu 

Biaya pasang gigi palsu pastinya berbeda di tiap klinik atau rumah sakit. Semuanya tergantung dari jenis gigi tiruan yang digunakan. Biaya paling murah adalah untuk jenis gigi palsu lepasan berbahan akrilik. 

Selain itu, dilihat juga dari banyaknya gigi asli yang tanggal. Semakin banyak yang hilang, maka biaya yang dikeluarkan juga makin besar. 

Gigi tiruan jembatan juga harganya lebih murah dibanding dengan gigi implan. Implan adalah jenis gigi palsu yang memerlukan biaya banyak untuk pemasangannya. 

Siloam Hospital Bogor memasang tarif untuk pemasangan gigi palsu per rahang Rp4 juta di luar biaya konsultasi dokter, laboratorium, obat-obatan dan lain sebagainya. Biaya konsultasi dokter gigi di rumah sakit ini Rp200 ribu per satu kali kedatangan. 

Paling gak, kamu harus siapkan dana kurang lebih Rp8 juta untuk pemasangan dan biaya lainnya. 

BPJS

Ada cara lain agar pasangn gigi palsu gak bikin kantong jebol, yaitu menggunakan BPJS Kesehatan. Tapi, ada ketentuan yang harus kamu penuhi terlebih dulu hal-hal berikut ini: 

  • Biaya pasang gigi palsu dibantu BPJS sesuai batas yang ditentukan. Jadi gak gratis sepenuhnya ya 
  • Pembuatan gigi palsu bisa dilakukan di faskes I, atau faskes tingkat lanjutan 
  • Biaya maksimal untuk penggantian gigi tiruan sebesar Rp1 juta. Dengan ketentuan masing-masing rahang maksimal Rp500 ribu 
  • Jika jumlah gigi yang hilang sebanyak 1 – 8 gigi, maka penggantian biayanya sebesar Rp250 ribu per rahang
  • Sedangkan jika jumlah gigi yang hilang sebanyak 9 – 16 gigi, maka penggantian biayanya Rp500 ribu per rahang. 

Ilustrasinya seperti ini, jika gigi kamu tanggal 2 di rahang bawah dan 1 di rahang atas, maka biaya yang diganti sebesar Rp500 ribu. Sedangkan jika hanya 3 gigi rahang bawah yang hilang, maka penggantiannya hanya Rp250 ribu.

Beda lagi jika pada rahang atas kamu kehilangan 2 gigi, sedangkan rahang bawah gigi kamu hilang sebanyak 10 gigi. Maka biaya yang dibayarkan BPJS sebesar Rp750 ribu. 

Mengapa perlu asuransi kesehatan?

Lantas, apakah perlu memiliki asuransi kesehatan? Asuransi kesehatan penting, karena pada tahun 2018 saja, inflasi biaya rumah sakit mencapai 11 persen. 

Artinya, misal pada tahun sebelumnya biaya kesehatan rawat inap di rumah sakit berkisar Rp500 ribuan per hari, maka nominalnya akan naik menjadi Rp555 ribu di tahun 2018. Angka tersebut akan terus meningkat di tahun selanjutnya.

Daripada menghabiskan tabungan atau investasi untuk biaya medis, asuransi akan membantu cashflow nasabah menjadi lebih aman. 

Lifepal akan membantu kamu menemukan keputusan yang tepat terkait asuransi. Mari pelajari mengenai asuransi kesehatan dan bandingkan di sini!

Tips memilih asuransi kesehatan terbaik

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

1. Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless, nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan dana terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan medis.

Contohnya, rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.

2. Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pasca rawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. 

3. Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. Umumnya 20-100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

4. Manfaat Coordination of Benefit (CoB) 

Dengan manfaat Coordination of Benefit (CoB), jika asuransi BPJS tidak mencakup semua biaya perawatan, maka kita bisa mengajukan kekurangannya pada asuransi swasta.

Saat ini, ada 11 perusahaan asuransi swasta yang bersedia jalankan koordinasi klaim dengan BPJS, yaitu asuransi kesehatan Avrist, Arthagraha General Insurance, Astra Buana, Mega, CAR, Takaful Keluarga, Bina Dana Arta, Sinarmas MSIG, Generali Indonesia, Tugu Pratama, dan Multi Artha Guna (MAG). 

5. Manfaat Pertanggungan Pre-Existing Condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana calon nasabah sudah menderita penyakit tertentu saat mendaftar asuransi. Sebagian besar produk mengecualikan hal ini dalam klaim, tetapi ada yang tidak mengecualikannya dengan atau tanpa syarat. Salah satunya adalah polis Maestro Optima Care dari AXA.

6. Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misal uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. Namun, di tahun-tahun mendatang dengan kenaikan biaya medis 7-15 persen, nilai pertanggungan tersebut akan berkurang.

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life.

7. Iuran premi sesuai dengan penghasilan

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. Oleh karena itu, pastikan premi tidak kemahalan apalagi melebihi kemampuan. Standarnya alokasi asuransi minimal sekitar 3-5 persen dari penghasilan.

8. Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim bisa saja sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.

Bagaimanapun cara pembayaran yang kamu lakukan, terpenting adalah kesehatan. Jika gigi kamu ada yang lepas, sebaiknya segera ganti dengan gigi palsu, sebelum memperburuk kondisi yang ada. 

Makin cepat gigi asli diganti gigi tiruan, makan makin cepat juga penampilan kamu kembali seperti semula. 

Gak kalah pentingnya adalah fungsi gigi dalam keseharianmu, untuk mengunyah dan menggigit makanan. Sehingga hari-harimu gak bakal terganggu dengan masalah gigi tanggal. 

Itulah informasi mengenai gigi palsu, mengapa perlu memasangnya, bagaimana prosedur hingga estimasi biaya pasang gigi palsu. Semoga informasi tadi bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)