Berapa Biaya Rehabilitasi Narkoba? Ketahui di Sini

biaya rehabilitasi narkoba

Rehabilitasi narkoba adalah salah satu jalan terbaik untuk seorang pecandu narkoba agar terlepas dari ketergantungan obat-obatan terlarang. Lantas, berapa biaya rehabilitasi narkoba?

Nah, informasi mengenai biaya rehabilitasi narkoba sangat penting bagi mereka yang akan menjalani rehabilitasi narkoba. 

Rehabilitasi narkoba berperan meningkatkan jumlah pecandu yang sembuh. Tapi, hal tersebut harus diiringi dengan dukungan orang sekitar ketika seorang pecandu memutuskan menjalani rehabilitasi narkoba.

Penyalahgunaan narkoba

Tahukah kamu kalau ‘coba-coba’ adalah di mana penyalahgunaan narkoba bermula. Dari sekadar mencoba, lama kelamaan risiko kecanduan makin meningkat.

Dari situ, jumlah dan dosis narkoba yang dipakai juga akan semakin besar, tentunya agar bisa merasakan kondisi atau perasaan yang diinginkan Penyalahgunaan narkoba sebagian besar diawali dengan upaya coba-coba dalam lingkungan pergaulan. Semakin lama pemakaian, maka risiko kecanduan semakin tinggi.

Titik terparahnya adalah, pengguna gak bisa menahan dan melewatkan satu hari saja tanpa pemakaian tanpa merasakan gejala putus obat (sakau).

Penyalahgunaan narkoba di Indonesia termasuk tinggi, lho. Nah, rehabilitasi narkoba adalah salah satu cara untuk menyelamatkan pengguna dari bahaya narkoba.

Gejala kecanduan narkoba

Jika seseorang sudah dalam tahap kecanduan, keinginan memakai narkoba dalam sehari semakin meningkat, begitu pun dengan dosisnya. 

Tidak bisa ditahannya kondisi tersebut, menyebabkan pengguna bersedia menghabiskan uang untuk mendapatkan narkoba, segala cara dilakukan bahkan sampai tindakan kriminal.

Gejala yang biasanya muncul setelah seseorang kecanduan narkoba biasanya pola pikir dan daya ingat berkurang, ditambah dengan keinginan yang kuat dan sulit dibendung untuk memakai narkoba.

Kalau dilihat dari sisi sosial, pecandu narkoba akan menarik diri dari keluarga bahkan sampai lingkungan yang lebih luas. Selanjutnya, mereka lalai memenuhi kewajiban dan aktivitas lainnya seperti bekerja atau sekolah. 

Hal-hal yang berisiko membahayakan diri sendiri dan orang lain juga sering mereka lakukan, misalnya menyetir saat dalam pengaruh narkoba.

Ketika pengguna adalah kaum remaja, dampaknya adalah menurunnya prestasi, sering tidak masuk sekolah dan tidak tertarik aktivitas lain di sekolah. 

Mereka juga tampak kehilangan energi dan motivasi,memakai pakaian yang tidak pantas, semakin sering mengurung diri dan terjadi perubahan drastis dalam bersosialisasi dengan teman dan keluarga.

Penanganan ketergantungan narkoba

Rehabilitasi atas ketergantungan narkoba harus dilakukan secepat mungkin. Dalam hal ini, diperlukan psikiater atau ahli adiksi yang dapat menangani masalah ketergantungan narkoba.

Rehabilitasi ini terkadang sulit dilakukan karena pecandu sering kali menyangkal dan tidak mau melakukannya. Nah, kerja sama dan dukungan keluarga, bahkan teman sangat membantu pecandu agar bisa melalui proses rehabilitasi.

Pengobatan medis

Pengobatan medis dilakukan dalam pengawasan dokter. Obat yang digunakan tergantung dari jenis narkoba yang digunakan. 

Misalnya, pengguna heroin atau morfin, akan diberikan terapi obat seperti methadone yang  membantu mengurangi keinginan memakai narkoba.

Selain methadone, obat jenis lain yang bisa dipakai untuk membantu rehabilitasi narkoba adalah jenis naltrexone.

Obat ini punya efek samping, makanya hanya diberikan untuk pasien rawat jalan, setelah menerima pengobatan detoksifikasi. 

Naltrexone berfungsi untuk menghalangi efek perasaan senang, bahagia, sehat, dan meredanya rasa sakit, serta mengurangi keinginan untuk mengonsumsi narkoba.

Konseling

Konseling adalah bagian yang penting untuk menyembuhkan penyalahgunaan narkoba, biasanya dilakukan secara individu, tapi mungkin juga dilakukan secara berkelompok. 

Konseling dilakukan oleh konselor yang membantu pengguna mengenali masalah dan perilaku yang mengarah pada ketergantungan tersebut.

Konseling membantu program pemulihan, seperti memulai kembali perilaku hidup sehat sampai strategi menghadapi situasi yang berisiko terulangnya penggunaan narkoba.

Konselor mempunyai tanggung jawab untuk mengetahui bagaimana kecanduan narkoba pada seseorang secara keseluruhan, bahkan memahami lingkungan sosial yang ada di sekitar pengguna.

Penanganannya perlu melibatkan aspek sosial dan dukungan moral dari orang terdekat dan lingkungan sekitar. 

Gak jarang pecandu narkoba bisa kembali beraktivitas normal dan lebih baik setelah berkat penanganan medis serta dukungan moral dan sosial yang baik.

Bantuan rehabilitasi

Di Indonesia, bantuan rehabilitasi bagi para pecandu narkoba merujuk pada Peraturan Bersama tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke dalam Lembaga Rehabilitasi yang diterbitkan pada tahun 2014.

Regulasi lain yang mengaturnya adalah Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2011.

Regulasi di atas memastikan pengguna narkoba mendapatkan layanan rehabilitasi yang diperlukan dan tidak lagi ditempatkan sebagai pelaku tindak pidana atau kriminal. 

Mereka bisa melaporkan diri pada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) resmi yang tersebar di seluruh Indonesia, yang terdiri dari Rumah Sakit, Puskesmas, serta Lembaga Rehabilitasi Medis pemerintah atau swasta.

Jumlah IPWL di seluruh Indonesia sudah mencapai 274 institusi sejak diresmikan pada tahun 2011, lho

IPWL yang tersedia punya kemampuan rehabilitasi medis, terapi untuk menangani gejala, program detoksifikasi, terapi penyakit komplikasi, dan konseling. Untuk IPWL berbasis rumah sakit juga bisa memberikan rehabilitasi medis yang membutuhkan rawat inap.

Tahapan rehabilitasi medis

Terdapat tiga tahap rehabilitasi narkoba, yaitu:

  • Tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi) di mana pecandu menghentikan penyalahgunaan narkoba di bawah pengawasan dokter. Tahap ini membantu mengurangi gejala putus zat (sakau) dan  pecandu perlu mendapat pemantauan dari dokter di rumah sakit.
  • Tahap rehabilitasi non medis yang berupa berbagai program di tempat rehabilitasi seperti program therapeutic communities (TC), pendekatan keagamaan, serta dukungan moral dan sosial.
  • Tahap bina lanjut, memberikan kegiatan sesuai minat dan bakat. Pecandu yang berhasil melewati tahap ini bisa kembali ke masyarakat, baik untuk kembali bersekolah atau bekerja.

Permohonan rehabilitasi narkoba ini bisa dilakukan melalui situs daring Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Oia, ada syarat  yang harus dipenuhi sebelum seseorang melakukan program rehabilitasi narkoba seperti:

  • Kelengkapan surat permohonan rehabilitasi.
  • Hasil tes urine.
  • Hasil pemeriksaan medis secara keseluruhan.
  • Kesediaan orangtua atau wali yang dapat mewakili, dan persyaratan administratif lainnya.

Jangan khawatir, Indonesia sudah punya beberapa rumah sakit khusus penanggulangan narkoba seperti Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Jakarta Timur yang didirikan tahun 1972 dan bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan di bidang penyalahgunaan narkoba.

Biaya rehabilitasi narkoba 2020

Dari hasil pencarian Lifepal, taukah kamu kalau di Indonesia biaya rehabilitasi narkoba gratis. Jadi, pengguna gak usah mengeluarkan uang sepeser pun. 

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Institusi Wajib Lapor.

Upaya tersebut dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan jumlah pecandu yang sembuh. Jadi, pecandu tidak usah pusing memikirkan biaya untuk melakukan rehabilitasi atau bahkan bingung apakah asuransi yang dimiliki menanggung biaya rehab atau tidak. 

Jangan lupa ya, untuk menikmati fasilitas tersebut, pecandu wajib memenuhi persyaratan yang berlaku.

Ada asuransi yang tidak menanggung rehabilitasi seperti MiSMART Health Care (MiSHC). Kalau biaya rehabilitasi narkoba gratis, jadi asuransi pun gak usah dipakai.

Sekadar diketahui, Badan Narkotika Nasional (BNN) punya enam Balai Besar Rehabilitasi Narkotika (BBRN) yaitu di Lido (Bogor), Badoka (Makassar), Tanah Merah (Samarinda), Loka (Lampung), Batan, dan Deli Serdang (Sumatera Utara).

Namun, beda halnya jika mengobati penyalahgunaan obat-obatan terlarang di klinik atau rumah sakit swasta. Salah satunya, seperti di Panti Rehabilitasi Narkotik Madani yang terletak di Jatinegara, Jakarta Timur.

Berdasarkan data yang diperoleh CNNIndonesia.com pada tahun 2015 lalu, mereka para pecandu narkoba harus merogoh kocek gak main-main, yaitu Rp10 juta per bulan. Biaya itu belum termasuk obat yang harus dikonsumsi rutin oleh mereka, ya!

Sementara itu, berbeda dengan Madani, Panti Rehabilitasi Rumah Cemara Bandung justru membidik pecandu narkoba dari kelompok ekonomi menengah ke bawah dengan biaya Rp3,5 juta per bulan.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa bila mengobati kecanduan narkoba di klinik perawatan khusus atau rumah sakit swasta, maka tetap harus merogoh kocek yang angkanya berada di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp10 jutaan. Angka ini tentu saja bisa berubah di pergantian tahunnya sesuai dengan kebijakan klinik atau rumah sakit terkait.

Karena itu, penting memiliki asuransi kesehatan agar setidaknya dapat mengurangi biaya pengobatan.

Apakah rehabilitasi narkoba ditanggung BPJS?

BPJS tidak secara gamblang menyebutkan bahwa rehabilitasi narkoba bisa ditanggung. Beberapa tahun ke belakang, pembiayaan rehabilitasi narkoba diusulkan untuk bisa ditanggung oleh BPJS.

Nah, kini, pemerintah sudah membuka tangan untuk para pecandu narkoba agar mau direhabilitasi dengan fasilitas rehab yang gratis. 

Pentingnya punya asuransi

Umumnya, asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya medis saat kita diharuskan pergi ke dokter atau rumah sakit. 

Beberapa manfaat asuransi kesehatan meliputi biaya rawat inap, rawat jalan, pembedahan, medical check-up bahkan rehabilitasi medis. 

Untuk menikmati manfaat di atas, nasabah perlu membayarkan premi yang besarannya variatif dan tergantung pada usia, pekerjaan, dan limit pertanggungan. 

Namun, berbeda dengan BPJS Kesehatan, kita bisa lebih fleksibel memilih premi yang diinginkan, pertanggungan, dan rumah sakit.

Cara memilih asuransi kesehatan terbaik

Di Indonesia, penyedia layanan asuransi jumlahnya ratusan. Namun, sebelum memilih mana yang cocok, kita perlu mengetahui beberapa kriteria asuransi kesehatan terbaik.

Kriteria asuransi kesehatan terbaik, yaitu:

Jaringan rumah sakit yang luas. Bagi yang sering ke luar negeri, pastikan penyedia menjangkau rumah sakit di luar negeri.

Fasilitas cashless karena praktis apalagi di saat kondisi genting. Sehingga kita cukup menggesekkan atau cukup menunjukkan kartu asuransi saja.

Limit pertanggungan dan premi sesuai. Tidak selalu asuransi kesehatan murah akan lebih baik, tetapi asuransi yang bagus juga tidak selalu mahal.

Dengan ratusan pilihan polis dan brand, calon nasabah perlu lebih cermat memilih manfaat asuransi kesehatan yang dibeli. 

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli proteksi kesehatan: 

Metode klaim cashless

Dengan sistem klaim cashless nasabah bisa datang ke rumah sakit bermodal kartu peserta asuransi kesehatan saja. 

Artinya, nasabah tidak perlu mengeluarkan anggaran yang besar untuk mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit rekanan. Namun, cashless tidak selalu menjadi terbaik. Ingat penjelasan sebelumnya, ya!

Contohnya adalah rekomendasi pilihan di atas yaitu Allianz, AXA Mandiri, Prudential, Manulife, BCA, BNI Life, dan Cigma semuanya memiliki manfaat asuransi cashless dan reimbursement.

Menanggung biaya rawat jalan

Biaya perawatan pra dan pascarawat inap tidaklah murah. Untuk itu, sebaiknya pilih yang menanggung biaya rawat jalan tersebut. 

Dari rekomendasi Lifepal, Asuransi kesehatan AXA Mandiri, Cigna, dan Manulife menanggung biaya rawat jalan sebagai manfaat dasar asuransi. Calon nasabah tinggal memilih premi dan plafon yang dapat melengkapi kebutuhan serta anggaran. 

Manfaat pengembalian premi

Beberapa asuransi juga menawarkan pengembalian premi atau no claim bonus apabila tidak ada klaim hingga masa polis berakhir. 

Umumnya besaran pengembalian premi tiap polis perusahaan berbeda-beda ada yang 20 persen, 50 persen, bahkan hingga 100 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

Beberapa pilihan rekomendasinya adalah asuransi kesehatan Cigna, Prudential, dan Allianz juga memberikan manfaat no claim bonus bahkan ada yang setiap setahun. 

Limit/plafon sesuai premi

Plafon yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan memang sekilas terkesan besar. Misalnya, uang pertanggungan Rp20 juta terkesan banyak saat ini. 

Namun, jika dibandingkan dengan biaya perawatan medis di Indonesia saat ini yang mana biaya operasi memakan biaya sekitar Rp7-Rp15 juta, tentu manfaat pertanggungan Rp20 juta sangatlah kecil

Jika memungkinkan, sebaiknya pilih yang menanggung biaya medis sesuai tagihan rumah sakit (as charged), seperti Manulife, Prudential, dan BNI Life. 

Iuran premi tidak lebih 10 persen dari gaji

Meski proteksi kesehatan sangatlah penting, calon nasabah tetap harus memastikan keuangannya tetap terjaga. 

Salah satunya adalah, dengan mengikuti metode finansial 50/30/20. Di mana 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk hiburan, 10 persen investasi, dan 10 persen asuransi.

Beli melalui broker asuransi

Broker yang telah terdaftar resmi dapat membantu nasabah mengajukan klaim. Ingat, ketika sedang mengalami risiko medis, pengajuan klaim akan sangat sulit dilakukan sendiri. 

Belum lagi, jika pengajuan klaim nasabah ditolak karena alasan tertentu. Broker asuransi seperti Lifepal dapat sangat membantu dalam mengatasi masalah klaim tersebut.

Keuntungan beli asuransi kesehatan online 

Ada begitu banyak manfaat yang bisa didapat dengan beli asuransi kesehatan online. Salah satunya adalah kemudahan transaksi. 

Sebab, calon nasabah hanya perlu buka situs broker asuransi Lifepal.co.id untuk membandingkan ratusan produk asuransi kesehatan terbaik dan murah. Setelah itu, pilih plafon dan premi yang sesuai kebutuhan serta anggaran. 

Selain itu, marketplace asuransi online juga biasanya menawarkan banyak diskon, sehingga premi yang didapat bisa lebih murah. Seperti Lifepal, yang saat ini menawarkan promo menarik untuk produk asuransi kesehatan.

Itulah informasi penting mengenai rehabilitasi narkoba di mana biayanya ternyata murah dan bahkan beberapa tempat dan daerah menggratiskan apalagi dengan hadirnya BPJS. 

Semoga dengan informasi tersebut kamu jadi tahu apa sebenarnya rehabilitasi narkoba, penanganan dan tahapannya. Semoga informasi tadi bermanfaat buat kamu! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →