Biaya Rontgen Berdasarkan Jenis dan Manfaatnya

Telah Ditinjau: Lifepal Lifepal
biaya rontgen

Biaya rontgen atau pemeriksaan X-ray saat ini memiliki tarif yang beragam tergantung jenis dan rumah sakit yang dipilih. Biasanya mulai dari Rp200 ribu untuk satu jenis foto rontgen.

Rontgen sendiri digunakan untuk merekam paru-paru, tulang, sendi, perut, leher hingga saluran pencernaan.  Mau tahu mengenai jenis rontgen, prosedur, hingga perkiraan biayanya? Simak ulasan lengkap dari Lifepal di sini!

Pengertian foto rontgen

Rontgen adalah tindakan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik untuk mengambil gambar bagian dalam dari tubuh seseorang. Biasanya rontgen digunakan untuk mendiagnosa masalah kesehatan dan pemantauan kondisi kesehatan yang ada.

Cara kerja foto rontgen menggunakan X-ray dengan memindahkan radiasi frekuensi tinggi ke seluruh tubuh. Sinar ini kemudian ditangkap pada gambar, dengan bagian-bagian tubuh yang berbeda menjadi terlihat karena perbedaan warna pada gambar.

Perbedaan warna ini didasarkan pada kepadatan bagian tubuh seseorang, yaitu, X-ray menunjukkan tulang sebagai gambar putih dan menunjukkan paru-paru sebagai gambar yang lebih gelap. Dalam beberapa jenis foto Rontgen, digunakan tambahan zat  pewarna (kontras) yang diminum atau disuntikkan, misalnya iodine atau barium, untuk menghasilkan gambaran yang lebih detail.

Metode yang satu ini dianggap paling umum dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya retak atau patah tulang karena kecelakaan atau terbentur benda keras.

Jenis-jenis rontgen (X-ray)

Terdapat berbagai jenis rontgen, masing-masing dengan kegunaan yang spesifik. Berikut ini diantaranya:

1. Rontgen dada (thoraks) 

Rontgen dada adalah suatu pemeriksaan pencitraan struktur dengan mengambil gambar dari jantung, paru, pembuluh darah, saluran pernafasan, dan kelenjar getah bening menggunakan X-ray.

Pemindaian X-ray dada digunakan untuk mendiagnosis masalah kesehatan yang menimbulkan gejala di daerah dada seperti masalah paru dan pernafasan serta gangguan jantung.

Tujuan dari rontgen dada diantaranya:

  • Mengevaluasi kondisi paru-paru, jantung, dan dinding dada.
  • Menentukan penyebab sesak napas, batuk lama, demam, nyeri dada, atau cedera.
  • Mendiagnosis dan memantau efektivitas pengobatan dari beberapa penyakit, seperti emfisema paru dan kanker.

Karena rontgen dada (thoraks) tergolong cepat dan mudah dilakukan, prosedur ini seringkali diperlukan dalam diagnosis dan penanganan kegawatdaruratan medis. Pada kebanyakan kasus, rontgen dada melibatkan dua gambar, yaitu gambar yang diambil dari belakang, dan satu lagi diambil dari samping.

2. Rontgen tulang belakang 

Pemeriksaan X-ray tulang belakang dan membantu dalam menemukan penyakit dan cedera yang mengenai tulang belakang, sendi, serta diskusnya (cakram atau bantalan antar tulang).

Umumnya, rontgen tulang belakang digunakan untuk mendiagnosis masalah yang berhubungan dengan tulang belakang. Terdapat beberapa subtipe rontgen tulang belakang tergantung pada bagian tertentu dari tulang belakang. Pasien mungkin memerlukan rontgen pada leher, toraks (dada), sakrum atau tulang ekor, atau lumbosakral.

Tujuan dari rontgen tulang belakang, yaitu:

  • Mengetahui patah di tulang belakang.
  • Melihat ada atau tidaknya dislokasi (pergeseran) pada area tulang belakang.
  • Mengetahui ada atau tidaknya masalah pada diskus.
  • Memeriksa infeksi.
  • Diagnosis kemungkinan adanya tumor.
  • Diagnosis skoliosis (kelainan bentuk tulang belakang) atau spina bifida (cacat tabung saraf.

3. Rontgen anggota gerak 

Foto rontgen ini fokus pada anggota gerak, seperti tangan, pergelangan tangan, kaki, lutut, tungkai, pergelangan kaki, dan pinggul. Rontgen anggota gerak ini biasanya diperlukan untuk menemukan dan memeriksa cedera serta penyakit seperti patah tulang dan pergeseran.

Beberapa contoh kondisi yang mempengaruhi ekstremitas (anggota tubuh bagian bawah) dan mungkin memerlukan rontgen antara lain adalah tumor, osteoporosis (keropos tulang), dan radang sendi.

4. Pemindaian Rontgen (X-ray) dengan bantuan teknologi

Selain dari X-ray yang menghasilkan gambar dari bagian tubuh, ada X-ray yang lebih berkembang dan maju pada metode pencitraan, seperti:

  • Fluoroskopi: pemindaian X-ray yang menghasilkan gambar bergerak dari bagian tubuh.
  • Computed Tomography (CT scan): pemindaian yang sangat rinci ini hasil pengembangan teknologi yang memadukan X-ray dan perangkat komputer untuk mendapat hasil yang lebih baik di pemeriksaan X-ray atau rontgen biasa.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI): menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk mendapatkan tampilan rinci pada bagian dan organ-organ tubuh tertentu.
  • Positron Emission Tomography (PET scan): tindakan ini dapat dilakukan pada bagian tubuh dan organ-organ yang berbeda seperti otak, payudara, hati, dan paru-paru.

Perkiraan biaya rontgen 

Mengenai biaya rontgen atau X-ray, nominalnya berbeda-beda, sesuai dengan bagian tubuh mana yang akan dipindai dan diperiksakan.

Selain itu, biaya ini juga bergantung pada jenis pemeriksaan X-ray yang dilakukan, misalnya CT Scan, flouroskop, atau mammogram.

Sebagai rekomendasi berikut ini kisaran biaya rontgen di rumah sakit berdasarkan jenis-jenis rontgen.

Biaya rontgen dada

Nama Rumah Sakit Estimasi Awal Harga Rontgen Dada 
RS Ananda Babelan, Bekasi Rp145.000
Rumah Sakit Tebet, Jakarta Rp180.000
Siloam Sriwijaya Palembang Rp200.000
Siloam Hospitals Bogor Rp220.000
Siloam Hospitals Yogyakarta Rp300.000

Biaya rontgen perut

Nama Rumah Sakit Estimasi Awal Harga Rontgen Perut
Siloam Hospitals Semarang Rp254.410
Siloam Hospitals Bogor Rp500.000
Laboratorium Klinik Prodia Wonogiri Rp555.000
Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Rp930.000

Biaya ct scan kepala

Nama Rumah Sakit Estimasi Awal Harga CT Scan
Siloam Hospitals Yogyakarta Rp900.000
Rumah Sakit FMC Bogor, Rp1.000.000
RS Ananda Babelan,  Bekasi Rp1.215.000
Rumah Sakit Husada, Jakarta Rp1.300.000
Rumah Sakit Premier Bintaro Rp3.035.000

Biaya rontgen gigi

Nama Rumah Sakit Estimasi Awal Harga Rontgen Gigi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Rp120.000
RSU Bunda Margonda, Depok Rp120.000
Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin Rp130.000
RS Awal Bros Makassar, Rp330.000
Primaya Hospital Bekasi Utara Rp330.000

Harga di atas hanyalah estimasi awal, untuk lebih lengkapnya kamu bisa konsultasikan lebih lanjut dengan pihak rumah sakit mengenai biayanya, ya. Lebih baik bawa dana tambahan.

Kapan harus melakukan foto rontgen?

Pemeriksaan rontgen merupakan salah satu pemeriksaan penunjang dari penegakkan diagnosis di samping pemeriksaan laboratorium.

Sebenarnya, kamu harus melakukan foto rontgen atas permintaan dokter. Selain itu, kalau kamu mengalami gejala-gejala yang mungkin menderita penyakit tertentu, maka juga harus melakukan pemeriksaan X-Ray.  Adapun penyakit yang dimaksud antara lain:

  • Batu ginjal atau batu saluran kemih.
  • Penyakit paru-paru.
  • Kanker tulang.
  • Kanker payudara.
  • Disfagia.
  • Tumor tulang (kanker dan non-kanker).
  • Pembengkakan jantung.
  • Pembuluh darah tersumbat.
  • Permasalahan paru-paru.
  • Masalah pencernaan.
  • Patah tulang.
  • Osteoporosis.
  • Skoliosis.
  • Radang sendi.
  • Kerusakan gigi.
  • Kejadian tertelan zat asing.

Tujuan dari rontgen atas penyakit di atas adalah untuk memantau perkembangannya, dan menentukan jenis pengobatan yang akan diberikan.

Namun, perlu diketahui bayi, anak-anak, dan ibu hamil harus menghindari X-ray karena mereka tak boleh terkena paparan radiasi. Bahaya yang mungkin terjadi, meskipun minimal, masih harus dipertimbangkan karena ini mungkin memiliki efek pada kesehatan anak-anak dan bayi yang belum lahir.

Persiapan sebelum menjalani foto rontgen

Untuk menjalani prosedur rontgen ternyata tidak boleh sembarangan, lho. Ada yang perlu kamu perhatikan dan siapkan sebelum melakukannya. Berikut ini beberapa persiapan sebelum menjalani foto rontgen.

  • Memakai pakaian yang nyaman dan longgar agar mudah untuk membukanya, namun pada beberapa rumah sakit akan diberikan gaun untuk dipakai.
  • Mencopot perhiasan, jam atau alat-alat yang mengandung logam pada tubuh. Jika kamu memiliki implantasi metalik di dalam tubuh dari operasi sebelumnya, segera laporkan ke dokter karena implan akan memblokir X-Ray untuk menembus ke dalam tubuh.
  • Pada pemeriksaan organ abdomen (perut) kamu diharuskan berpuasa beberapa jam atau hanya makan makanan tertentu agar usus dapat tergambar dengan jelas tanpa adanya penutupan dari feses.
  • Sebelum pemeriksaan saluran kemih, kamu akan diminta untuk meminum banyak air atau dan menahan kencing agar dapat terlihat gambaran yang bagus pada buli-buli (kandung kemih).
  • Saat akan melakukan pemeriksaan dada dengan proyeksi posterior anterior (PA) kamu akan diminta untuk menahan nafas saat foto diambil.
  • Jika rontgen dilakukan pada daerah tengkorak, penjepit atau hiasan rambut, kacamata, dan gigi palsu harus dipindahkan.

Prosedur rontgen

Ketika dilakukan rontgen, tindakan akan tergantung pada bagian tubuh mana yang akan dilakukan pemindaian. Namun, umumnya ada beberapa tahapan pemeriksaan rontgen, yaitu:

  • Saat pelaksanaan foto rontgen, kamu diminta berbaring atau berdiri, termasuk mengikuti instruksi dokter untuk melakukan posisi tertentu untuk memudahkan pengambilan gambar.
  • Piringan fotografi akan ditempatkan pada bagian tertentu dari tubuh yang perlu dipindai.
  • Dalam sepersekian detik, kamu akan diminta untuk tetap diam dan piringan fotografi akan mengambil gambar X-ray. Usahakan tahan napas dan jangan bergerak selama pemeriksaan agar gambar tidak blur, kecuali diminta untuk berpindah posisi.
  • Hasil foto X Ray akan dikirim ke komputer, dan kemudian dicetak.

Foto rontgen hanya berlangsung selama beberapa menit, kecuali untuk tindakan tertentu (seperti penggunaan zat kontras) yang bisa memakan waktu hingga 1 jam.

Selama pemeriksaan, kamu tidak merasakan apapun, kecuali pada pengidap patah tulang yang merasa nyeri saat memindahkan posisi tubuh. Kamu bisa pulang dan kembali beraktivitas setelah pemeriksaan dilakukan.

Untuk hasil pemeriksaan selanjutnya akan dipelajari oleh dokter radiologi, tapi fotonya diberikan langsung setelah dicetak. Kecepatan hasil bervariasi, tapi dalam keadaan darurat, biasanya tersedia dalam hitung menit. Kamu mungkin akan diminta untuk menunggu beberapa hari kemudian dan kembali lagi. Barulah dokter akan memberitahu pengobatan atau pemeriksaan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Adakah efek samping pemeriksaan X-Ray?

Sebenarnya tak ada efek samping yang berarti saat dilakukan pemeriksaan X-ray. Namun, memang pada beberapa kasus terkadang terjadi efek samping yang akan dirasakan oleh pasien khususnya jika digunakannya kontras.

Untuk itu, jika pemeriksaan menggunakan zat kontras, sebaiknya minum air putih setelahnya untuk membantu pembuangan zat kontras dari dalam tubuh.

Beberapa efek samping yang dimaksud bisa seperti berikut ini.

  • Pusing.
  • Gatal-gatal.
  • Mual.
  • Rasa logam di mulut.
  • Bagi pasien yang mengalami patah tulang mungkin bisa merasakan rasa sakit atau rasa tidak nyaman. Kemungkinan dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit sebelum pemeriksaan dilaksanakan.

Ada juga efek samping lain yang sangat jarang terjadi dan menimbulkan reaksi yang cukup parah seperti tekanan darah rendah, syok anafilaksis, dan henti jantung. Jika mengalami hal tersebut, kamu dapat menghubungi dokter sesegera mungkin.

Untuk meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan, sebaiknya tidak terlalu sering melakukan foto rontgen. Sebab untuk diketahui setiap kali pengecekkan kesehatan dengan rontgen yaitu 50-100 µ Sv. Sementara batas aman per tahun adalah 1000 µ Sv. Artinya dalam setahun maksimal 10 kali dalam setahun untuk pelaksanaan rontgen. Tetapi kalau bisa jangan terlalu melakukan rontgen, ya!

Manfaatkan asuransi kesehatan sebagai solusi biaya rontgen yang mahal

Setelah melihat biaya rontgen gigi yang bervariasi, bahkan bisa mencapai jutaan rupiah hanya untuk sekali tes, kamu bisa mengantisipasi biaya ini dengan memiliki asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan adalah asuransi yang memberikan manfaat dasar berupa pertanggungan biaya rawat inap dan pembedahan, dan rawat jalan pra atau pasca rawat inap. Dengan punya asuransi kesehatan, maka kamu tak perlu lagi memikirkan lagi biaya rumah sakit yang tidak tertanggung oleh BPJS Kesehatan.

Bahkan, beberapa asuransi bisa mengcover biaya medical check up yang didalamnya termasuk rontgen, lho.

Kamu bisa tanyakan langsung mengenai jenis-jenis asuransi yang dimaksud dengan berkonsultasi di Lifepal.

Di sini, kamu bisa mendapatkan informasi mengenai berbagai produk proteksi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa secara lengkap. Kamu pun bisa melakukan perbandingan untuk mendapatkan asuransi yang cocok untuk melindungi keuangan pribadi dan keluarga. Semoga bermanfaat!

Pertanyaan seputar biaya rontgen

Sebelum rontgen dada dilakukan, dokter menyarankan kamu untuk memakai baju khusus. Kamu juga harus melepas seluruh perhiasan karena pakaian dan perhiasan dapat mengaburkan gambar yang dihasilkan. Selama prosedur, tubuh diposisikan di antara mesin penghasil X-ray dan piring yang menghasilkan gambar digital.
Setiap kali pengecekkan kesehatan dengan rontgen yaitu 50-100 µ Sv. Sementara batas aman per tahun adalah 1000 µ Sv. Artinya dalam setahun maksimal 10 kali dalam setahun untuk pelaksanaan rontgen. Supaya aman, selalu ikuti saran dokter terkait perlu atau tidaknya kamu menjalani pindai rontgen.
Ya, ditanggung. Namun kamu tetap membutuhkan rujukan dari faskes atau dokter yang bertanggung jawab terhadap pemeriksaan kesehatanmu. Tanpa surat rujukan, kamu tidak bisa mendapatkan pertanggungan biaya rontgen dari BPJS Kesehatan.
Besaran biaya yang dibutuhkan untuk melakukan CT scan bervariasi tergantung dari rumah sakit, kelas perawatan, dan bagian tubuh yang akan diperiksa. Biaya bisa berkisar mulai dari Rp1 juta.
Secara umum, CT scan merupakan pemeriksaan yang aman, cepat, dan tanpa rasa sakit. Namun, CT scan sebaiknya tidak dilakukan pada ibu hamil karena paparan sinar radiasi dapat menimbulkan bahaya terhadap janin.
Prosedur pindai atau foto rontgen ini dilakukan di rumah sakit oleh dokter atau petugas radiologi yang sudah terlatih. Meski radiasi memiliki risiko memicu pertumbuhan sel kanker, paparan radiasi dari foto Rontgen terbilang sangat kecil dan dianggap aman, terutama jika dibandingkan dengan manfaat yang didapat.
Rumah sakit memberikan garansi ketepatan waktu karena seperti hasil rontgen, petugas menjelaskan bahwasannya hasil akan keluar 30 menit lagi, dan setelahnya hasil rontgen sudah ada 30 menit kemudian setelah pemeriksaan dilakukan.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →