Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya

biaya servis mobil

Biaya servis mobil pasti menjadi pertanyaan para pemilik kendaraan yang akan melakukannya. Pasalnya, servis mobil berkala merupakan hal penting agar performa mobil kesayangan tetap terjaga.

Buat pemilik mobil baru, servis mobil berkala saat jarak tempuh mencapai 1.000 km tidak akan dikenakan biaya, karena masih dalam masa garansi.

Biaya servis mobil berbeda-beda pada setiap merek dan dealer. Biasanya berkisar antara Rp180 ribu hingga Rp600 ribu tergantung jenis servis mobilnya.

Mari kita cari tahu jenis-jenis servis mobil dan berapa biaya perawatan mobil atau servis mobil sesuai masing-masing merek mobil yang umum di pasaran Indonesia.

Beragam jenis servis mobil berkala

Servis mobil berkala tak hanya dilakukan saat kendaraan mencapai 10.000 km, ada rangkaian perawatan kendaraan lainnya yang harus dilakukan pemilik.

Servis mobil berkala 5.000 km

Setelah mobil mencapai jarak tempuh 1.000 km, biasanya pemilik mobil akan kembali melakukan servis berkala di 5.000 km.

Pada saat mobil mencapai jarak 5.000 km ada beberapa komponen yang harus diganti. Masa 5.000 km atau kurang lebih selama 3-4 bulan, mobil juga harus mendapatkan perawatan berkala.

Biasanya komponen yang dicek hampir sama seperti 1.000 km. Bedanya di 5.000 km ini oli pada mesin mobil akan dianjurkan untuk diganti.

Selain itu, bagian kampas rem, sistem steering, hingga cairan yang ada pada mobil juga akan mendapatkan pengecekan.

Pada saat mengganti oli mesin, biasanya dibarengi dengan penggantian filter oli. Biasakan mengganti filter oli agar sirkulasi tetap terjaga.

Lagipula harga filter oli juga tidak mahal. Lalu, berapa biaya servis berkala di 5.000 km? Hampir sama seperti servis 1.000 km. Pihak bengkel belum mematok harga untuk biaya jasa. Karena masih dalam masa gratis biaya jasa hingga 1 tahun.

Servis mobil berkala 10.000 km

Ada beberapa hal yang akan dilakukan saat mobil baru mencapai jarak 1.000 km. Pihak bengkel resmi biasanya akan melakukan pembersihan, pengecekan pada komponen yang ada di mesin pada saat melakukan servis di 1.000 km pertama.

Ada beberapa komponen yang wajib dicek, seperti oli-oli pada mesin. Dimulai dari oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering, air radiator, dan kopling.

Semua cairan tersebut hanya dicek, apakah ada bagian yang kurang atau rembes. Jika terdapat kebocoran, maka akan menjadi perhatian utama, mengingat ini adalah sebuah mobil baru yang seharusnya minim penggantian.

Hal lain yang akan dilakukan adalah mengecek aki, sistem kemudi, tekanan angin, pembersihan filter udara, pengecekan idle mesin dan pengecekan baut pada roda.

Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya
Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya

Semua hal tersebut merupakan hal yang wajib dilakukan dalam melakukan servis berkala di 1.000 km pertama.

Servis mobil berkala 15.000 km

Setelah mobil mencapai 10.000 km, maka servis berkala selanjutnya yang akan dikerjakan adalah di interval 15.000 km. Item-item yang dilakukan pengecekan sama seperti saat servis berkala 5000 km.

Yaitu, penggantian oli mesin kendaraan dan pengecekan baut kolong, fluida dan minyak-minyak, air radiator, suspensi (sama seperti servis 1000 km). Selain itu lakukan juga pada servis kelipatan 15000 km, 25000 km, 45000 km dan seterusnya.

Servis mobil berkala 20.000 km

Pemilik mobil juga wajib melakukan servis berkala saat penggunaan mencapai usia 1 tahun. Umumnya, servis berkala ini sudah mencapai jarak tempuh 20.000 km.

Karena itu, servis biasanya cukup besar dan membutuhkan waktu sedikit lebih lama karena komponen yang akan dicek dan dibersihkan juga semakin banyak.

Servis berkala 20.000 km dilakukan mulai dari pembersihan saringan udara, pengecekan rem pada semua roda, pengecekan dan penyetelan klep, pembersihan throttle body, kalibrasi idle, penggantian filter AC, penggantian busi hingga balancing dan spooring serta rotasi ban menyilang.

Biasanya masa ini adalah masa terakhir saat gratis biaya jasa yang diberikan oleh pabrikan otomotif. Setelah mobil lebih dari 1 tahun, para pemilik biasanya akan membayar biaya jasa pada saat melakukan servis.

Lengkapi dengan perawatan tune up

Umumnya, setelah melewati usia pakai 1 tahun para pemilik mobil melakukan perawatan tune up.

Tune up adalah perawatan mobil yang dijadwalkan secara rutin tiap satu tahun sekali untuk mempertahankan performa mobil.

Jenis servis tune up secara umum mencakup penggantian beberapa komponen pada mobil.

Komponen pada mobil ini memang terkadang masih dalam kondisi yang baik, namun ada bagusnya jika diganti sesuai dengan waktu penggunaannya.

Misalnya, filter udara harus diganti setidaknya satu tahun sekali. Tune up juga dapat diikuti dengan mengganti beberapa komponen penting pada mesin.

Seperti mengganti kabel busi, busi, filter bahan bakar, dan penyetelan sensor oksigen pada mobil. Melakukan tune up ini bisa dilakukan di bengkel resmi maupun di bengkel umum.

Ada juga beberapa hal yang bisa dilakukan saat melakukan tune up pada mesin mobil.

Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya
Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya

Seperti membersihkan injektor, membersihkan karburator, memakai cairan pembersih pada sistem bahan bakar, atau memasukkan cairan pembersih pada tangki bahan bakar.

Biaya servis mobil

Biaya jasa servis yang akan dikenakan oleh setiap merek dan diler tentunya akan sangat berbeda. Selain itu, model kendaraan juga akan berpengaruh terhadap biaya servis.

Jika mobil telah mencapai 10.000 kilometer, estimasi biaya servisnya adalah Rp400.000 hingga Rp600.000. Sementara itu, servis jika mobil telah mencapai 40.000 kilometer, estimasi biayanya mulai dari Rp1 juta sampai Rp1,2 juta.

Untuk servis mobil saat mencapai 80.000 kilometer estimasi biaya servisnya Rp2,6 juta sampai Rp3 juta.

Biaya di atas adalah estimasi untuk beragam merek mobil. Nah, untuk jelasnya, kita bandingkan beberapa merek mobil mulai dari Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki hingga Nissan.

Biaya servis mobil Avanza

Pada interval service berkala 0-30.000 km, tercatat hanya ada 6 item pengerjaan, maka saat rentang perawatan 40.000 km ke atas, bertumbuh menjadi 10 item.

Beragam penambahan itu terdiri dari air cleaner, minyak rem, gasket gardan, dan oli gardan khusus untuk Avanza bertransmisi otomatis.

Sementara untuk perawatan berkala yang paling banyak pengerjaannya adalah saat berada di 40.000 km dengan biaya tertingginya berada di 60.000 km.

Dalam interval perawatan berkala ini juga ditemukan sedikit perbedaan pengerjaan antara Low MPV Toyota bertransmisi otomatis dan manual, namun tidak berulang pada 50.000 km dan 60.000 km.

Sebab, Avanza manual tidak mendapatkan oli gardan, tapi memperoleh perawatan ekstra berupa oli transmisi manual, oli gardan dan gasket transmisi.

Rata-rata biaya service mobil Avanza untuk 5 hingga 6 tahun sebesar Rp11 Juta. Servis pertama setelah 6 bulan/1000 km adalah gratis. 

Kamu bisa mendapat servis kedua setelah mencapai 10000 km atau setelah 12 bulan seharga Rp678.000. Servis ketiga seharga Rp678.000 pada 20000 km atau setelah 18 bulan dan seterusnya.

Biaya servis mobil Honda

Untuk biaya servis mobil Honda:

  • Bila mobil telah mencapai jarak tempuh 10.000 km, biaya perawatan berkala di bengkel resmi Honda kira-kira mencapai Rp400.000 hingga Rp600.000.
  • Bila mobil telah mencapai jarak tempuh 40.000 km, biaya perawatan berkala di bengkel resmi Honda kira-kira mencapai Rp1.000.000 hingga Rp1.200.000.
  • Bila mobil telah mencapai jarak tempuh 80.000 km, biaya perawatan berkala di bengkel resmi Honda kira-kira mencapai Rp2.600.000 hingga Rp3.000.000.

Biaya servis mobil Daihatsu

Pembagian biaya perawatan berkala mobil Daihatsu berbeda-beda antara jenis dan kondisinya. Untuk Daihatsu Xenia, misalnya, dipisahkan menjadi tiga sub kategori yakni Jasa, Part dan Bahan.

Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya
Biaya Servis Mobil di Bengkel Resmi dan Jenis Perawatannya

Daihatsu memberi keringanan beban pengeluaran perawatan pada konsumen dengan jasa servis cuma-cuma hingga 50.000 km, sama seperti yang dilakukan Toyota terhadap Avanza.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memang meniagakan Xenia dengan dua mesin yang berbeda yakni 1.0L dan 1.3L.

Maka ada perbedaan biaya dari keduanya, yaitu tergantung jenisnya apakah manual atau otomatis.

Rata-rata biaya servis mobil Daihatsu di angka terendah dari Daihatsu Sigra dengan 70.000 km Rp330 ribu sampai angka tertingginya Grand New Xenia dengan pemakaian mencapai 80.00 km biayanya adalah Rp883.000.

Biaya servis mobil Suzuki

Untuk biaya servis mobil Suzuki, Ertiga misalnya, poin servis rutinnya menjadi 8 poin yang merupakan efek samping dari penggantian engine coolant, minyak rem dan juga filter udara. 

Pengerjaan servis paling sibuk dilakukan pada 40.000 km, sehingga tidak heran bila biaya servis mobil suzuki menjadi yang paling tinggi di antara inteval lainnya yaitu Rp1.108.400. 

Perbedaan yang disebutkan tadi tidak berulang di 50.000 km dan 60.000 km. Karena itu, biaya perawatan berikutnya menjadi lebih ekonomis.

Perihal biaya jasa servis gratis yang digelar PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), agen pemegang merek mobil Suzuki di Tanah Air, berakhir pada perawatan 50.000 km dan konsumen mulai dibebankan biaya tersebut mulai dari servis 60.000 km. 

Biaya servis mobil Nissan

Biaya servis mobil Nissan, salah satunya Xtrail, bervariasi sesuai dengan merek kendaraannya.

Misalnya, untuk Mobil All New X-Trail 2.5 CVT sampai All New X-Trail 2.0 M/T harga servisnya dimulai dari Rp488.400 sampai Rp4.030.620.

Pentingnya memiliki asuransi mobil

Melakukan servis mobil secara berkala memang penting dilakukan agar performa kendaraanmu tetap prima.

Tentu selain pengeluaran untuk biaya servis, ada juga risiko lain yang kamu hadapi saat berkendara dengan mobil, termasuk risiko biaya perbaikan jika mengalami kerusakan dan risiko keselamatan diri.

Semua risiko tersebut tidak bisa terprediksi dan sekalinya terjadi bisa membuat kita harus mengeluarkan uang yang banyak untuk pembayarannya.

Alhasil, uang yang kamu simpan di tabungan dan dana investasimu terpaksa ditarik untuk melunasi tagihan.

Nah, solusinya adalah memanfaatkan asuransi mobil. Melalui manfaat asuransi mobil, kamu akan terjamin dari mahalnya biaya servis mobil, ongkos perbaikan fisik berskala berat hingga ringan, dan termasuk semua jenis ganti rugi.

Dengan manfaat tambahan pula, kamu bisa mendapatkan santunan uang tunai untuk membayar biaya berobat di rumah sakit andai kamu mengalami cedera akibat kecelakaan berlalu lintas.

Kalkulator premi asuransi mobil

Lalu, polis asuransi mobil apa yang cocok dengan kebutuhanmu? Cari tahu aja di sini.

Nah, sekarang kamu pasti penasaran dengan berapa premi asuransi yang perlu kamu bayar untuk mendapatkan perlindungan asuransi mobil? Cek di sini.

Tips agar biaya servis mobil lebih murah

Melakukan servis mobil secara berkala tentu akan membuat performa kendaraanmu selalu optimal, berkendara selalu aman dan nyaman, terhindar dari mogok di jalan, dan akan menghemat biaya.

Lantas, bagaimana caranya agar biaya servis mobil lebih murah? Yuk, ketahui di sini.

1. Biasakan memakai sparepart asli

Meski rajin melakukan servis berkala mobil dan mengendarai kendaraan dengan cara yang wajar, bukan gak mungkin bengkel meminta kamu mengganti sparepart.

Kalau kondisi ini yang dihadapi, bisa jadi karena kamu tidak memperhatikan kualitas suku cadang yang dibeli.

Buat menghindari hal itu, usahakan untuk selalu membeli suku cadang asli di diler atau distributor resmi sehingga mobil kamu tidak perlu bolak balik ke bengkel yang menghabiskan biaya cukup besar.

2. Oktan BBM sesuai kriteria mesin

Gak cuma memakai suku cadang resmi, penggunaan BBM juga memengaruhi biaya servis berkala mobil.

Banyak pemilik kendaraan yang memaksa mengisi tangki kendaraannya dengan bensin beroktan rendah, padahal pabrikan kendaraan tersebut sudah menganjurkan penggunaan bahan bakar dengan oktan tinggi.

3. Rutin merawat ban

Sebagai suku cadang di sebuah mobil yang memiliki peran vital, ban merupakan item yang harus rutin diservis.

Kondisi ban yang jelek tidak hanya bisa mengancam keselamatan saat berkendara, tapi juga bisa memengaruhi kondisi keuanganmu.

4. Pahami jadwal servis berkala mobil

Daya tahan mesin mobil bisa bertahan lebih lama jika servis mobil dilakukan secara berkala.

Tidak cuma rutin, servis juga harus dilakukan sesuai jadwal. Banyak alasan kenapa servis mobil harus dilakukan sesuai jadwal.

Mobil jarang dipakai dan jarak tempuh tidak bertambah

Servis mobil secara berkala sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan sekali. Karena saat mobil diam, terjadi proses oksidasi dari uap air yang berada di sekitar mobil.

Lambat laun, air akan bercampur dengan oli mesin dan merusak senyawa kimia oli.

Termasuk pula bercampur dengan cairan mobil lainnya seperti minyak rem, minyak kopling, dan oli transmisi.

Komponen mesin yang tidak bergerak juga menjadi rentan dihinggapi oleh karat dari proses oksidasi lantaran tidak pernah mendapatkan pelumasan dari oli.

Mobil sering dipakai dan jarak tempuh terus bertambah

Berbeda dengan skema sebelumnya, mobilmu yang ini adalah tipe pekerja keras alias selalu dipakai jarak jauh.

Dilihat dari jarak tempuhnya pun sudah memenuhi syarat untuk melalui servis, meski waktunya belum.

Jika dua keadaan itu menimpa mobilmu, maka lakukanlah servis berkala mobil sesegera mungkin.

Jangan lupa ketika melakukan servis berkala mobil, komponen mekanis lain seperti suspensi, ban, rem, dan kemudi harus dicek juga untuk mengantisipasi risiko kerusakan akibat usia pemakaian.

Termasuk penggantian filter dan setting komputer mesin supaya bisa kembali fit.

5. Manfaatkan asuransi mobil

Perusahaan leasing pada umumnya sudah memberikan perlindungan asuransi untuk mobil-mobil yang dijual secara mencicil. Pemilik mobil bisa memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan servis mesin tanpa dipungut biaya.

Tentu ada masa berlaku dan ketentuan-ketentuan lain untuk bisa memanfaatkannya.

Tapi jika mobilmu sudah lunas, maka perlindungan asuransi pun berakhir. Untuk itu, kamu perlu membeli asuransi mobil sendiri.

Dengan asuransi mobil, kamu bisa mendapatkan pertanggungan jika mesin atau spare part mobilmu yang lain mengalami kerusakan. Dengan pertanggungan ini, kamu jadi tidak perlu mengeluarkan uang deh.

Manfaat servis mobil berkala

Ada beragam manfaat yang akan diperoleh pengguna kendaraan ketika rutin menjalani servis mobil, yaitu:

  • Mobil tetap prima
  • Berkendara semakin nyaman dan aman
  • Hemat
  • Umur kendaraan jadi lebih lama
  • Mempertahankan nilai jual kendaraan.

1. Mobil tetap prima

Servis yang rutin sesuai aturan membuat kinerja mobil tetap cemerlang dan bisa melaju dengan prima.

Karena servis dilakukan secara menyeluruh, maka kita bisa tahu komponen mobil mana saja yang perlu perbaikan. Pasalnya, komponen mobil memiliki penurunan kualitas seiring dengan jarak pemakaian.

Misalnya, kampas rem yang menipis, busi aus, atau saringan udara yang kotor. Semua itu bisa terdeteksi melalui servis secara berkala.

Saat servis mobil, bengkel akan melakukan pembersihan, perbaikan, atau penggantian komponen bila diperlukan. Dengan begitu, mobil bisa tetap melaju dengan baik dan memberi jaminan rasa aman dan nyaman kepada pengendara.

2. Berkendara semakin nyaman dan aman

Servis mobil secara berkala memberi peluang bagi kita dan pihak bengkel mengetahui komponen mana saja yang sudah perlu diganti atau diperbaiki. Misalnya, kampas rem yang menipis tentu akan diganti dengan komponen yang baru.

Ini tentu saja akan membuat kita selaku pemilik dan pengendara mobil merasa aman dan nyaman. Bila sebelumnya kita merasa was-was dengan performa mobil, maka servis membuat hati kita plong. Melaju di jalanan menjadi lebih nyaman.

3. Hemat

Jangan lupa kalau servis kendaraan secara berkala mengurangi risiko kantong kita jebol di masa yang akan datang. Servis mobil secara berkala memberi peluang bagi kita mengganti komponen yang rusak.

Bila pihak bengkel menemukan satu saja komponen yang sudah lawas dan perlu diganti, maka mereka akan meminta persetujuan pemilik mobil untuk melakukan penggantian.

Penggantian di saat servis berkala ini memang mengeluarkan biaya.

Tapi ingat, masih lebih baik merogoh dompet untuk biaya servis berkala ketimbang merogoh kocek untuk penggantian komponen yang tiba-tiba rusak setelah lama tak diservis.

Biasanya komponen yang rusak akibat lama tidak diservis akan menuntut perbaikan dengan biaya yang tidak sedikit. Artinya, uang yang dikeluarkan akan lebih banyak.

Karena itu, lebih baik servis secara berkala. Meski tetap mengeluarkan uang, yang terpenting performa kendaraan tetap terjaga.

4. Umur kendaraan jadi lebih lama

Mobil yang diberi jatah servis berkala memiliki usia yang relatif lebih lama. Dengan setiap servis yang dilakukan, kita jadi tahu komponen mana saja yang perlu diganti.

Penggantian dan perbaikan komponen secara berkala membuat performa mobil lebih baik. Masa pakai mobil pun jadi lebih panjang.

5. Mempertahankan nilai jual kendaraan

Performa mobil yang baik dan terjaga serta jaminan kenyamanan dan keamanan yang tetap ada, membuat nilai jual mobil lebih stabil.

Mobil yang diservis secara berkala tentu lebih dipilih para pemburu mobil bekas ketimbang mobil yang jarang atau tak pernah diservis. Tentu, mobil bekas yang masih bisa melaju kencang dan performa baik punya nilai tawar yang tinggi.

Selain itu, rutin menjalani servis mobil juga memang dianjurkan. Pasalnya, berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 10 tahun 2012 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

Yaitu, batas maksimum zat atau bahan pencemar yang boleh dikeluarkan langsung dari pipa gas buang kendaraan bermotor.

Di mana kendaraan bermotor tipe baru menggunakan mesin dan/atau transmisi tipe baru yang harus sesuai dengan mutu emisi gas buang dari menteri lingkungan hidup.

Karena itu, penting untuk kita rutin servis mobil. Agar gas buang kendaraan bermotor senantiasa aman.

Pertanyaan seputar biaya servis mobil