Biaya Tune Up Mobil di Bengkel Resmi dan Umum [TERBARU]

biaya tune up mobil

Tune up mobil adalah kegiatan merawat mobil yang dijadwalkan minimal setiap 6 bulan sekali atau satu tahun sekali untuk memastikan, dan menjaga performa mobil. Tentu saja, kamu harus mengetahui biaya tune up mobil saat hendak melakukannya.

Tune up secara umum mencakup penggantian beberapa komponen pada mobil sesuai dengan waktu penggunaannya. Biasanya biaya untuk sekali tune up di bengkel resmi dan bengkel umum pada tahun 2020 ini mulai dari Rp350.000 hingga Rp3 jutaan.

Selain menjaga performa kendaraan tetap prima, memiliki mobil tentunya harus dilengkapi proteksi asuransi agar terhindar dari biaya tune up mobil yang besar jika mengalami lecet, kondisi kendaraan rusak, terkena banjir, atau kecelakaan.

Mari kita ketahui biaya tune up mobil di bengkel resmi dan bengkel umum, serta servis berkala apa saja yang harus dilakukan pemilik kendaraan. 

Biaya tune up mobil di bengkel resmi dan umum

Biaya tune up mobil di bengkel resmi dan bengkel umum berbeda. Biasanya, biaya tune up di bengkel resmi lebih mahal daripada di bengkel umum. Selain itu, model kendaraan juga akan berpengaruh terhadap biaya tune up mobil.  

Biaya tune up mobil di bengkel resmi

Biaya tune up mobil di bengkel resmi jauh lebih mahal daripada di bengkel umum, di mana rata-rata akan mencapai Rp3 juta atau lebih.

Pasalnya, pengerjaan dan mekanik yang melakukan tune up mobil di bengkel resmi adalah orang yang tentu mengetahui seluk beluk mobil tersebut. Itu membuat pengecekan kendaraan lebih memakan waktu, tapi juga lebih baik.

Menjalani tune up mobil di bengkel resmi akan ada banyak sekali hal yang dicek mekanik. Sementara itu, khusus untuk filter dan busi biasanya hanya akan dilakukan pembersihan saja. 

Jika memang kondisinya sudah parah, maka bengkel akan menyarankan untuk diganti sekaligus diberikan estimasi harga. Sehingga, kamu akan dapat memilih untuk diganti atau tidak. 

Selain itu, jika dikerjakan di bengkel resmi umumnya akan dilakukan full tune up. Itulah alasan yang membuat biaya pengerjaannya di bengkel resmi jadi lebih mahal.

Biaya tune up mobil di bengkel umum

Berbeda dengan biaya tune up mobil di bengkel resmi yang bisa mencapai jutaan rupiah, biaya tune up mobil di bengkel umum jauh lebih murah.

Sebab, bengkel umum tidak menetapkan profit yang terlalu tinggi, sehingga bisa memangkas biaya untuk tune up.

Biasanya kamu cukup menyiapkan uang Rp350.000 hingga Rp500.000 untuk sekali melakukan tune up di bengkel umum. 

Itu belum termasuk biaya penggantian sparepart atau komponen yang memang dianggap sudah tidak layak pakai yang bisa menjadi penyebab mobil mogok.

Mengapa biaya tune up mobil di bengkel umum lebih murah dari biaya tune up mobil di bengkel resmi?

Biaya tune up mobil cukup mahal dan bisa berbeda-beda di setiap daerah serta setiap jenis kendaraannya. Pilihan bengkel yang dituju juga turut mempengaruhi mengapa biaya tune up mobil mahal. 

Biaya tune up mobil di bengkel resmi dan umum seperti diulas sebelumnya, memang lebih mahal bengkel resmi. Salah satu alasannya, karena bengkel umum tidak menetapkan profit yang terlalu tinggi, beda dengan bengkel resmi yang tentu sudah menetapkan profit karena beragam alasan.

Jenis pekerjaan yang dilakukan di bengkel umum tidak sedetail pekerjaan di bengkel resmi.

Salah satunya, pekerjaan scanning sistem injeksi tidak akan dilakukan oleh bengkel umum lantaran alat atau mesin scanning tersebut tidak dimiliki semua bengkel, kecuali bengkel resmi.

Gak cuma pekerjaan scanning sistem injeksi, pekerjaan lain seperti pembersihan injektor juga tidak selalu dilakukan di bengkel umum.

Pilihan sparepart yang ditawarkan juga turut mempengaruhi mengapa biaya tune up mobil di bengkel umum lebih murah.

Komponen yang diperiksa saat tune up mobil

Tune up mobil dapat mengembalikan performa kendaraan, mencegah kerusakan, dan memeriksa apakah komponen-komponen pada kendaraan masih dalam kondisi baik.

Saat melakukan tune up mobil, terdapat beberapa komponen yang diperiksa. Berikut ini komponen yang akan diperiksa:

Filter udara

Komponen pertama yang akan diperiksa pada saat melakukan tune up mobil adalah filter udara. Umumnya, teknisi hanya akan membersihkan filter udara.

Teknisi akan menggantinya dengan yang baru pada saat keadaannya sangat kotor.

Karburator dan throttle body

Pemeriksaan karburator dilakukan pada mobil non injeksi. Setelah dilakukan pemeriksaan karburator, RPM mobil akan disetel ulang.

Sedmentara itu, pada mobil injeksi, pemeriksaan hanya dilakukan pada throttle body. Bila diperlukan tindakan seperti pembersihan, maka carbu cleaner akan digunakan.

Celah busi

Pengecekan celah busi dilakukan dengan cara melihat api yang keluar. Normalnya, api akan terlihat tidak terlalu besar atau terlalu kecil.

Umumnya celah busi telah diset dari pabrikan. Namun, interaksi busi dengan tekanan kompresi dapat mengakibatkan celah busi berubah.

Celah katup

Pemeriksaan celah katup dilakukan pada mobil yang memiliki sistem katup konvensional. Pada mobil tipe ini, celah katup akan disetel sehingga kembali pada posisi standar.

Kesalahan dalam penyetelan posisi celah katup dapat mengakibatkan mobil menjadi berisik dan tenaga berkurang. Selain itu, terjadi kebocoran pada kompresi juga bisa saja terjadi.

Untuk mobil-mobil modern celah katup tidak perlu diperiksa. Pasalnya, dalam mobil modern ada sistem Hydraulic Lash Adjuster (HLA) yang membuat celah katup diatur secara otomatis berkat tekanan oli mesin.

Aki

Tegangan aki juga harus diperiksa. Untuk aki regular, dilakukan pemeriksaan elektrolit untuk mengetahui keadaan aki apakah masih bagus atau sudah lemah.

Beragam cairan fluida

Saat proses tune up berlangsung, beragam jenis cairan yang ada di mobil tidak dikosongkan. Misalnya, oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering, dan oli gardan.

Beda servis mobil dan tune up mobil

Cara yang paling umum dilakukan untuk menjaga performa kendaraan tetap prima adalah servis mobil dengan beragam cara atau metode di setiap bulannya.

Namun, servis mobil dan tune up mobil berbeda jenisnya. Pada servis mobil, para mekanik hanya akan melakukan pengecekan ringan pada mobil kita. Sementara ketika kita melakukan tune up, pengecekan dilakukan di hampir semua komponen, fungsi dan kondisi kendaraan.

Sehingga ketika mendapati kondisi komponen yang rusak akan segera bisa diperbaiki atau diganti dengan yang baru. Karena alasan itulah mengapa biaya tune up mobil jauh lebih mahal.

Secara garis besar, kegiatan tune up sendiri merupakan pengecekan dan standar fungsi komponen mobil agar kondisi mobil bisa kembali seperti sedia kala.

Untuk melakukan tune up mobil sendiri selain memerlukan biaya yang tidak sedikit, juga memaksa kita harus memperhatikan jadwal tune up dari kendaraan kita. 

Jadwal tune up mobil seharusnya dilakukan tiga bulan sekali atau maksimal satu tahun sekali. Namun, masih banyak orang menyepelekannya. Sehingga, membuat mobil tidak bisa berjalan efektif sesuai dengan spesifikasi yang dimiliki. 

Karena alasan itulah pastikan selalu menyiapkan budget untuk tune up mobil baik tiga bulan sekali atau satu tahun sekali.

Manfaat tune up mobil secara berkala

Ada beragam manfaat yang akan diperoleh pengguna kendaraan ketika rutin menjalani tune up mobil, yaitu:

Performa mesin mobil lebih maksimal

Fungsi utama tune up adalah untuk memaksimalkan performa mesin mobil. Karena itu, jika tidak pernah dirawat rentan mengalami kerusakan, seperti penurunan performa yang akan mengganggu kenyamananmu selama berkendara.

Nah, jika masalah ini sudah parah, tidak menutup kemungkinan mesin tiba-tiba mati di tengah jalan. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan melakukan servis secara berkala secara sendiri atau mendatangi bengkel langganan.

Menghindari kerusakan pada kendaraan sehingga biaya tune up mobil tak tinggi

Kamu pasti tidak ingin mobil kesayangan mengalami kerusakan. Karena itu, sangat penting untuk rutin melakukan tune up. 

Kalau kamu membiarkan mobil dalam waktu lama tanpa perawatan, kerusakan yang semula ringan dapat berubah jadi kerusakan parah. Selain menambah biaya pengeluaran, hal ini pun meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Cara terbaik untuk menghindari kejadian itu dengan rutin merawat mesin mobil dan melakukan tune up minimal setiap setahun sekali.

Menjaga kondisi mesin mobil

Mesin mobil merupakan salah satu komponen yang paling penting. Jika mesin mengalami kerusakan karena tidak pernah dirawat, hal ini akan berpengaruh buruk pada performa dan komponen lainnya. 

Dengan melakukan tune up mobil, kondisi mesin mobil dapat terpantau. Sekalipun terjadi kerusakan, kamu akan lebih mudah memperbaikinya.

Memastikan fungsi saringan udara berfungsi baik

Salah satu fungsi tune up mobil untuk memastikan saringan udara berfungsi dengan baik dan optimal. Jika saringan udara rusak, suhu udara akan meningkat sehingga menyebabkan penurunan performa mesin mobil. 

Lain halnya jika rutin melakukan perawatan, kamu dapat mengantisipasi terjadinya kerusakan pada saringan udara dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

Memastikan seluruh komponen dalam kondisi stabil

Fungsi lain dari tune up adalah memastikan seluruh komponen mobil dalam kondisi yang bagus dan stabil. 

Perawatan ini juga dapat membuat kinerja komponen mobil lebih optimal. Sehingga, mobil akan terasa lebih nyaman saat digunakan.

Dengan kondisi kendaraan yang lebih aman dan nyaman, tentu saja juga akan membuat emisi gas buang lebih terjaga. 

Lengkapi mobil dengan proteksi terbaik

Agar performa kendaraanmu tetap prima, kamu harus rutin melakukan tune up mobil. Selain itu, jangan lupa untuk memproteksi dirimu dari risiko pengeluaran mendadak yang efeknya bisa menguras tabungan.

Yaitu, risiko biaya berobat di rumah sakit yang mahal akibat serangan penyakit atau risiko kerugian finansial akibat kecelakaan saat bekerja yang mengakibatkan ketidaksanggupan untuk bekerja lagi karena mengalami musibah cacat tetap. 

Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, kamu bisa memanfaatkan asuransi jiwa. Berkat manfaat dari asuransi jiwa, kamu dan keluargamu bisa terlindungi dari beban finansial akibat tidak ada pemasukan lagi.

Kamu juga bisa memproteksi kendaraanmu dari mahalnya biaya perbaikan fisik kendaraanmu akibat benturan baik yang terjadi saat berlalu lintas maupun kejadian-kejadian yang sifatnya kelalaian pribadi.

Kamu bisa memanfaatkan fungsi asuransi kendaraan pribadi pada mobilmu juga motormu. Yuk, cari tahu selengkapnya di Lifepal!

Pertanyaan seputar biaya tune up mobil

Biasanya untuk tune up di bengkel resmi rata-rata akan mencapai Rp3 juta atau lebih. Sedangkan di bengkel umum Rp350.000 hingga Rp500.000, itu belum termasuk biaya penggantian spare part atau komponen yang memang dianggap sudah tidak layak pakai yang bisa menjadi penyebab mobil mogok.
Keduanya memiliki perbedaan antara lain, apabila servis biasa maka kendaraan akan dilakukan pengecekan kondisinya. Sementara jika melakukan tune up mobil bertujuan untuk membuat kondisi komponen-komponen pada kendaraan dalam kondisi yang prima atau baru.
Saat mobil sudah mencapai lima ribu atau enam ribu kilometer, maka mobil perlu dilakukan tune up mobil. Kamu juga bisa melakukan tune-up setiap 3 bulan sekali atau bisa dilakukan bersamaan ketika melakukan servis rutin.

  • Filter udara
  • Karburator dan throttle body
  • Celah busi
  • Celah katup
  • Aki
  • Beragam cairan fluida.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →