Cara Klaim Asuransi Mobil Lecet Biar Tidak Ditolak

Cara klaim asuransi mobil lecet

Cara klaim asuransi mobil lecet perlu diketahui pemilik kendaraan roda empat. Pasalnya, proses pengajuan klaim asuransi mobil bisa terasa merepotkan. Padahal pengajuan klaim adalah hak nasabah untuk mendapatkan ganti rugi.  

Bayangkan, berapa yang akan kamu keluarkan jika membiayai tagihan bengkel dengan uang sendiri? Jangan lupa bahwa selain merogoh kocek untuk perbaikan mobil, kamu masih harus mengeluarkan uang untuk biaya perawatan mobil secara rutin.

Karena hal itu, jika ditanya apakah punya asuransi mobil perlu atau tidak? Maka jawabannya adalah perlu dan penting agar kita bisa terjamin dari pengeluaran yang terlalu besar saat harus memperbaiki kerusakan mobil seperti lecet, baret, dan bahkan mendapatkan ganti rugi andai kehilangan akibat pencurian.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tips mengenai cara klaim asuransi mobil baret atau lecet, simak pemaparan berikut ini ya!

Cara klaim asuransi mobil lecet

Berikut ini beberapa prosedur yang harus dilalui untuk klaim asuransi mobil baret atau lecet.

  • Lampirkan bukti foto
  • Isi formulir pengajuan klaim
  • Dokumen harus lengkap
  • Informasikan dan ceritakan kronologi kejadian dengan jelas
  • Kontak pihak asuransi
  • Upayakan menggunakan jasa bengkel rekanan

1. Lampirkan bukti foto sebagai cara klaim asuransi mobil lecet

Pihak asuransi tentu tidak akan langsung mengabulkan klaim asuransi karena dibutuhkan bukti-bukti yang bisa menunjukkan kerusakan.

Dalam hal ini, foto dari kondisi mobil atau kendaraan yang lecet akibat kejadian tidak terduga, yaitu seperti kecelakaan atau disenggol pengendara lain.

Bukti foto ini penting guna merekam kondisi riil dari kendaraan kita pascakecelakaan, terutama apabila kecelakaan atau benturan menyebabkan kendaraan rusak parah. Foto dapat pula turut disertakan ke pihak kepolisian apabila dibutuhkan.

2. Isi formulir pengajuan klaim

Walaupun terkadang kita tidak begitu menyukai persoalan administrasi, tetapi pengisian formulir pengajuan klaim adalah salah satu hal utama.

Pasalnya, klaim asuransi tersebut berdasarkan kelengkapan administrasi sehingga formulir merupakan hal yang mendasar.

Formulir tersebut biasa turut memuat pertanyaan mengenai apa yang dialami tertanggung, jadi pastikan mengisi formulir dengan teliti dan sesuai fakta yang terjadi. Pastikan mengisi semua hal yang tertera pada formulir dan tidak ada yang terlewat.

Semakin lengkap kita mengisinya, semakin jelas dan detail informasi yang diberikan pada pihak asuransi. Dengan begitu, klaim yang diajukan pun semakin mudah untuk diproses secepatnya.

Satu hal yang wajib, lecet pada mobil dianggap sebagai kerusakan ringan. Maka dari itu, produk asuransi yang bisa menanggungnya adalah asuransi mobil all risk. Berbeda dengan asuransi mobil TLO yang khusus menanggung kerusakan minimal 75 persen.

3. Agar cara klaim asuransi mobil lecet tidak ditolak, dokumen harus lengkap

Saat mengajukan klaim asuransi mobil lecet, pihak asuransi akan meminta nasabahnya menyiapkan dokumen penting sebagai syarat.

Perhatikan dalam langkah yang satu ini karena jika ada kesalahan, maka klaim yang diajukan akan sulit untuk dikabulkan oleh pihak asuransi. 

Kelengkapan dokumen tersebut di antaranya formulir klaim, salinan polis asuransi, fotokopi SIM, STNK, dan Surat Keterangan Polisi jika kendaraan mengalami kecelakaan, serta dokumen pertanggungjawaban pihak ketiga terkait kecelakaan jika ada.

4. Informasikan dan ceritakan kronologi kejadian dengan jelas

Berikan informasi selengkap mungkin dan runut dari sisi kronologi kejadian pemicu lecet pada badan kendaraan. Bisa jadi selain melalui formulir dan kelengkapan, guna mendukung klaim tersebut, kita akan diwawancarai sehingga pastikan keterangan diberikan dengan sejelas-jelasnya dan sesuai kronologi kejadian yang sebenarnya.

5. Kontak pihak asuransi untuk memuluskan cara klaim asuransi mobil lecet

Sebenarnya, mengontak pihak asuransi adalah hal pertama yang mesti dilakukan. Bagaimanapun, klaim hanya dapat dilakukan terhadap asuransi yang memberikan perlindungan terhadap kendaraan kita. 

Namun, selain asuransi kamu juga dapat mengontak pihak kepolisian apabila kendaraanmu lebih dari sekadar lecet atau mengalami kecelakaan. Yang jelas, pihak asuransi menjadi salah satu pihak pertama yang mengetahui kejadian tersebut.

6. Upayakan menggunakan jasa bengkel rekanan agar cara klaim asuransi mobil lecet tidak ditolak

Ini yang kadang tidak benar-benar diperhatikan oleh nasabah asuransi kendaraan bermotor. Agar tidak rugi, pilih bengkel rekanan perusahaan asuransi kita untuk melakukan perbaikan. Umumnya setelah melakukan pelaporan, biasanya nasabah ingin segera membawa mobil ke bengkel terdekat atau langganan saja.

Nah, khusus perkara ini, kita harus bersabar karena jika sudah selesai melapor, pihak asuransi akan melakukan survei atas klaim yang diajukan baru ditindaklanjuti dengan jadwal perbaikan kendaraan.

Hal ini bertujuan untuk membuktikan kebenaran klaim serta melihat kondisi mobil yang rusak. Setelah itu, pihak asuransi akan mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) sebagai surat pengantar untuk melakukan perbaikan di bengkel. 

Tahap ini sebaiknya ditindaklanjuti oleh nasabah dengan mengikuti instruksi terkait ke bengkel rekomendasi manakah mobil kita sebaiknya dibawa untuk diperbaiki, yaitu ke bengkel yang telah bekerja sama dengan pihak asuransi.

Tiap pengajuan klaim asuransi, wajib bayar biaya own risk

Perlu diketahui bahwa walaupun asuransi akan menanggung biaya perbaikan mobilmu, tapi kamu tetap diwajibkan membayar biaya own risk.

Biaya own risk atau deductible adalah sejumlah uang yang dibayar nasabah asuransi mobil tiap kali mengajukan klaim di bengkel rekanan. Biaya ini umumnya berjumlah Rp300 ribu.

Biaya ini untuk mengantisipasi jaminan biaya perbaikan di bengkel yang terlalu rendah. Misalnya mobil kamu lecet sedikit dan hanya butuh perbaikan dengan biaya Rp150 ribu saja. Maka dengan adanya biaya deductible yang lebih tinggi, maka kamu lebih baik mengurusnya sendiri tanpa klaim asuransi.

Hal-hal yang harus diperhatikan agar cara klaim asuransi mobil lecet diterima

Namanya hidup, apa yang terjadi gak melulu lurus dan baik-baik saja. Begitu juga dengan pengajuan klaim asuransi kendaraan, kasus mobil lecet khususnya, yang gak selamanya bisa mulus langsung diterima.  

Ini dia hal wajib diperhatikan biar klaim diterima:

  • Kerusakan terjadi sebelumnya
  • Polis lapse
  • Melanggar aturan
  • Polis tidak dalam masa tunggu
  • Rusak karena disengaja
  • Aksesori kendaraan
  • Dokumen tidak lengkap

1. Kerusakan terjadi sebelumnya

Sesuai UU Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian, klaim asuransi tidak bisa didapatkan kalau kerusakan/kerugian yang dialami terjadi di masa-masa awal sebelum adanya kesepakatan polis asuransi.

2. Polis lapse

Keadaan polis lapse yang non-aktif otomatis akan membuat klaim ditolak. Hal tersebut biasanya terjadi karena adanya tunggakan di bulan sebelumnya. Dalam kondisi seperti ini, otomatis pengajuan klaim asuransi kamu ditolak mentah-mentah oleh perusahaan penyedia asuransi.

3. Melanggar aturan

Tahu gak sih kalau pengajuan klaim bakal ditolak kalau mobil rusak atau lecet karena ulah pengemudi yang ugal-ugalan atau melanggar lalu lintas. Selain itu, lokasi kejadian juga punya pengaruh besar.

Klaim akan disetujui kalau lokasi berada di area tertentu dan tidak termasuk dalam kontrak kesepakatan yang ada di polis. Begitu juga sebaliknya, kalau kecelakaan terjadi di luar jangkauan wilayah yang tercatat, maka klaim ditolak.

4. Polis tidak dalam masa tunggu

Masa tunggu yang dimaksud di sini adalah waktu sekitar satu bulan setelah diterbitkannya polis asuransi. Dalam masa ini, kamu gak bisa mengajukan klaim. Jadi kalau mobil kamu lecet, biaya perbaikannya tidak akan ditanggung polis.

5. Rusak karena disengaja

Kondisi kerusakan yang disengaja tidak akan mungkin bisa disetujui seperti menabrakkan mobil ke mobil lain, memukul kendaraan agar ringsek dan rusak, dan sengaja menerjang banjir.

Saat banjir, disarankan untuk menghindari area terdampak. Hal yang patut dilakukan adalah menghubungi call center perusahaan asuransi. Jangan coba-coba menyalakan mesin dan tunggulan instruksi perusahaan asuransi.

6. Aksesori kendaraan

Dengan melampirkan nilai pertanggungannya, aksesori mobil mestinya dilaporkan ke perusahaan asuransi agar saat klaim, aksesori mobil kamu bisa mendapatkan manfaat.

Sebaliknya, jika kamu luput memasukkan aksesori, kemungkinan besar klaim ditolak. Jangan lupa untuk melaporkan setiap aksesori tambahan agar mendapat perlindungan.

7. Dokumen tidak lengkap

Dokumen yang lengkap sudah pasti akan memuluskan jalan kamu mendapatkan manfaat asuransi kendaraan. Jangan lupa perhatikan batas waktu klaim asuransi juga karena kalau melebihi batas waktu, klaim akan ditolak.

Jenis-jenis asuransi mobil

Jenis asuransi mobil tidak cuma satu sebagaimana pertanggungannya dibedakan dengan premi yang dibayarkan oleh nasabah. Secara umum, jenis asuransi mobil terdiri atas dua jenis, yakni asuransi kendaraan all risk dan Total Lost Only (TLO). 

Kita sebagai nasabah asuransi mobil bisa menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan tingkat risiko yang ditanggung.

Lantas, apa perbedaan asuransi mobil all risk dan TLO?

1. Asuransi TLO

Dari namanya sudah dapat ditebak bahwa asuransi mobil TLO hanya melindungi tertanggung dari risiko kerugian akibat kehilangan total. 

Artinya, kehilangan total di sini ketika kondisi mobil mengalami kerusakan minimal 75 persen atau kehilangan akibat pencurian. Premi asuransi jenis ini biasanya lebih murah dibandingkan dengan asuransi mobil all risk.

Jadi, jika mobil kita mengalami benturan yang mengakibatkan terjadinya lecet pada badan mobil, sayangnya tidak bisa ditanggung oleh jenis asuransi ini.

2. Asuransi all risk

Asuransi ini memiliki keunggulan selain melindungi pemilik dari kerugian akibat kehilangan total, sebagaimana asuransi mobil all risk menanggung risiko atas segala jenis kerusakan, mulai dari ringan hingga berat, termasuk kerusakan lecet pada badan mobil.

Dengan sudah mengetahui langkah-langkah klaim asuransi mobil ini semoga kita dapat memahaminya dan bisa melaksanakan tips tadi ketika benar-benar mengalami hal yang tidak diinginkan, ya.

Jangan lupa, jika risiko mobil kita lebih tinggi untuk mengalami lecet karena membentur pagar rumah, tergores tembok saat memarkir di mal, atau tersenggol motor karena padatnya lalu lintas, lebih baik pilih asuransi all risk yang dapat menanggung semua skala kerusakan.

Kalau masih bingung harus pilih asuransi yang mana, cari tahu aja informasinya dengan mengikuti kuis asuransi mobil yang cocok berikut ini.

Kalau kamu sudah dapatkan referensi yang tepat, tinggal cari tahu berapa premi yang kamu harus bayar tiap tahunnya.

Tips dari Lifepal! Sebelum melakukan klaim mobil lecet, sebaiknya kamu mempersiapkan dokumen-dokumen penting agar proses klaimu berjalan dengan lancar. Kamu bisa menanyakan pada call center perihal dokumen-dokumen yang harus dilengkapi untuk pengajuan klaim.  Pastikan juga penyebab mobil kamu lecet karena kejadian yang tidak melanggar aturan lalu lintas.

Kamu bisa memilih asuransi All Risk yang memberikan manfaat pertanggungan untuk semua jenis kerusakan mobil, termasuk baret. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya lagi karena biaya perbaikan akan ditamggung.

Perluasan pertanggungan

Asuransi TLO dan all risk punya kemungkinan menambah manfaat atau perluasan perlindungan. Manfaat tersebut bisa saja didapatkan dalam situasi di Jakarta yang sering terjadi unjuk rasa dan kamu takut mobilmu kena imbas dirusak pendemo.

Biayanya gak mahal, hanya 0,05 persen untuk asuransi all risk dan 0,35 persen untuk asuransi TLO. Besaran tersebut tergantung perusahaan penyedia asuransi dan premi minimum disesuaikan dengan peraturan OJK.

Gak cuma saat demo saja, perluasan bisa dirasakan untuk melindungi kendaraan dari bencana alam, sabotase, terorisme, dan kecelakaan diri penumpang yang biasanya tidak ditanggung asuransi kendaraan bermotor.

Biar makin paham, yuk, lihat contoh berikut.

Kamu ingin menambah perluasan pertanggungan bencana banjir dengan biaya premi 0,35 persen, jadi biaya preminya dikalikan Rp220 juta menjadi Rp770 ribu. Jumlah biaya asuransinya menjadi Rp6,6 juta dikalikan Rp770 ribu hasilnya Rp7,3 juta.

Kita gak pernah tau kapan tertimpa musibah, risiko kecelakaan pun bisa terjadi beberapa kali. Tau gak kalau manfaat lainnya adalah kalau mobil diharuskan menginap. Maka bisa dapat mobil pengganti selama waktu tertentu. Biasanya sih 3×24 jam setelah mobil kecelakaan dan masuk bengkel.

Pentingnya melengkapi mobil dengan perlindungan terbaik

Dengan memahami cara klaim asuransi mobil lecet dengan benar pada akhirnya akan memudahkan kamu mengurus ganti rugi saat mobilmu mengalami risko musibah. Nah karena alasan ini, jangan lupa untuk memproteksi dirimu dari risiko pengeluaran mendadak yang bisa menguras tabungan.

Jawabannya adalah asuransi mobil. Dapatkan referensi kepada berbagai produk asuransi mobil terbaik yang ada di Lifepal dan  dapatkan kosultasi secara gratis.

Kalau kamu punya motor juga, sekalian lebih baik memanfaatkan asuransi motor untuk mendapatkan jaminan finansial yang sama. Yuk, cari tahu selengkapnya tentang produk asuransi lainnya dan konsultasikan kebutuhan asuransimu di Tanya Lifepal!

Tanya jawab seputar cara klaim asuransi mobil lecet

Bagaimana cara klaim asuransi mobil lecet?

Agar pengajuan klaim asuransi mobil lecet bisa segera diproses, kamu perlu perhatikan beberapa poin berikut.

  • Lampirkan bukti foto
  • Isi formulir pengajuan klaim
  • Dokumen harus lengkap
  • Informasikan dan ceritakan kronologi kejadian dengan jelas
  • Kontak pihak asuransi
  • Upayakan menggunakan jasa bengkel rekanan.