Begini Cara Klaim Asuransi Mobil Lecet Biar Tidak Ditolak

cara klaim asuransi mobil lecet

Cara klaim asuransi mobil lecet perlu diketahui pemilik kendaraan roda empat. Pasalnya, cara klaim asuransi mobil lecet dapat dilakukan ketika sesuatu hal tak terduga terjadi pada kendaraan kita. 

Karena hal itu, penting bagi kita untuk mendaftarkan kendaraan pribadi atau perusahaan seperti mobil ke dalam perlindungan asuransi. 

Lalu, ketika peristiwa tidak diinginkan seperti lecet terjadi, kita harus sudah mengetahui bagaimana cara klaim asuransi mobil lecet.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tips mengenai cara klaim asuransi mobil lecet, kita dapat mengingatnya dengan singkatan LIDIKU. Simak pemaparan berikut ini ya!

Cara klaim asuransi mobil lecet tips LIDIKU

Penasaran dengan makna LIDIKU, coba simak ulasan dari Lifepal berikut.

  • Lampirkan bukti foto
  • Isi formulir pengajuan klaim
  • Dokumen harus lengkap
  • Informasikan dan ceritakan kronologi kejadian dengan jelas
  • Kontak pihak asuransi
  • Upayakan menggunakan jasa bengkel rekanan

1. Lampirkan bukti foto

Pihak asuransi tentu tidak akan langsung mengabulkan klaim asuransi karena dibutuhkan bukti-bukti yang bisa menunjukkan kerusakan. Dalam hal ini, foto dari kondisi mobil atau kendaraan yang lecet akibat kejadian tidak terduga, yaitu seperti kecelakaan atau disenggol pengendara lain.

Bukti foto ini penting guna merekam kondisi riil dari kendaraan kita pascakecelakaan, terutama apabila kecelakaan atau benturan menyebabkan kendaraan rusak parah. Foto dapat pula turut disertakan ke pihak kepolisian apabila dibutuhkan.

2. Isi formulir pengajuan klaim

Walaupun terkadang kita tidak begitu menyukai persoalan administrasi, tetapi pengisian formulir pengajuan klaim adalah salah satu hal utama. Pasalnya, klaim asuransi tersebut berdasarkan kelengkapan administrasi sehingga formulir merupakan hal yang mendasar.

Formulir tersebut biasa turut memuat pertanyaan mengenai apa yang dialami tertanggung, jadi pastikan mengisi formulir dengan teliti dan sesuai fakta yang terjadi. Pastikan mengisi semua hal yang tertera pada formulir dan tidak ada yang terlewat. Semakin lengkap kita mengisinya, semakin jelas dan detail informasi yang diberikan pada pihak asuransi. Dengan begitu, klaim yang diajukan pun semakin mudah untuk diproses secepatnya.

3. Dokumen harus lengkap

Saat mengajukan klaim asuransi mobil lecet, pihak asuransi akan meminta nasabahnya menyiapkan dokumen penting sebagai syarat. Perhatikan dalam langkah yang satu ini karena jika ada kesalahan, maka klaim yang diajukan akan sulit untuk dikabulkan oleh pihak asuransi. 

Kelengkapan dokumen tersebut di antaranya formulir klaim, salinan polis asuransi, fotokopi SIM, STNK, dan Surat Keterangan Polisi jika kendaraan mengalami kecelakaan, serta dokumen pertanggungjawaban pihak ketiga terkait kecelakaan jika ada.

4. Informasikan dan ceritakan kronologi kejadian dengan jelas

Berikan informasi selengkap mungkin dan runut dari sisi kronologi kejadian pemicu lecet pada badan kendaraan. Bisa jadi selain melalui formulir dan kelengkapan, guna mendukung klaim tersebut, kita akan diwawancarai sehingga pastikan keterangan diberikan dengan sejelas-jelasnya dan sesuai kronologi kejadian yang sebenarnya.

5. Kontak pihak asuransi

Sebenarnya, mengontak pihak asuransi adalah hal pertama yang mesti dilakukan. Bagaimanapun, klaim hanya dapat dilakukan terhadap asuransi yang memberikan perlindungan terhadap kendaraan kita. 

Namun, selain asuransi Anda juga dapat mengontak pihak kepolisian apabila kendaraan Anda lebih dari sekedar lecet atau mengalami kecelakaan. Yang jelas, pihak asuransi menjadi salah satu pihak pertama yang mengetahui kejadian tersebut.

6. Upayakan menggunakan jasa bengkel rekanan

Ini yang kadang tidak benar-benar diperhatikan oleh nasabah asuransi kendaraan bermotor. Agar tidak rugi, pilih bengkel rekanan perusahaan asuransi kita untuk melakukan perbaikan. Umumnya setelah melakukan pelaporan, biasanya nasabah ingin segera membawa mobil ke bengkel terdekat atau langganan saja.

Nah, khusus perkara ini, kita harus bersabar karena jika sudah selesai melapor, pihak asuransi akan melakukan survei atas klaim yang diajukan baru ditindaklanjuti dengan jadwal perbaikan kendaraan.

Hal ini bertujuan untuk membuktikan kebenaran klaim serta melihat kondisi mobil yang rusak. Setelah itu, pihak asuransi akan mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) sebagai surat pengantar untuk melakukan perbaikan di bengkel. 

Tahap ini sebaiknya ditindaklanjuti oleh nasabah dengan mengikuti instruksi terkait ke bengkel rekomendasi manakah mobil kita sebaiknya dibawa untuk diperbaiki, yaitu ke bengkel yang telah bekerja sama dengan pihak asuransi.

Jenis-jenis asuransi mobil

Jenis asuransi mobil tidak cuma satu sebagaimana pertanggungannya dibedakan dengan premi yang dibayarkan oleh nasabah. Secara umum, jenis asuransi mobil terdiri atas dua jenis, yakni asuransi kendaraan all risk dan Total Lost Only (TLO). 

Kita selaku nasabah asuransi mobil akan menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan tingkat risiko yang ditanggung.

Lantas, apa perbedaan asuransi mobil all risk dan TLO?

1. Asuransi TLO

Dari namanya sudah dapat ditebak bahwa asuransi mobil TLO hanya melindungi tertanggung dari risiko kerugian akibat kehilangan total. 

Artinya, kehilangan total di sini ketika kondisi mobil mengalami kerusakan minimal 75 persen atau kehilangan akibat pencurian. Premi asuransi jenis ini biasanya lebih murah dibandingkan dengan asuransi mobil all risk.

Jadi, jika mobil kita mengalami benturan yang mengakibatkan terjadinya lecet pada badan mobil, sayangnya tidak bisa ditanggung oleh jenis asuransi ini.

2. Asuransi all risk

Asuransi ini memiliki keunggulan selain melindungi pemilik dari kerugian akibat kehilangan total, sebagaimana asuransi mobil all risk menanggung risiko atas segala jenis kerusakan, mulai dari ringan hingga berat, termasuk kerusakan lecet pada badan mobil.

Dengan sudah mengetahui langkah-langkah klaim asuransi mobil ini semoga kita dapat memahaminya dan bisa melaksanakan tips tadi ketika benar-benar mengalami hal yang tidak diinginkan, ya.

Jangan lupa, jika risiko mobil kita lebih tinggi untuk mengalami lecet karena tertabrak tembok atau tersenggol motor karena padatnya lalu lintas, lebih baik pilih asuransi all risk yang dapat menanggung semua skala kerusakan.

Perluasan pertanggungan

Asuransi TLO dan all risk punya kemungkinan menambah manfaat atau perluasan perlindungan. Manfaat tersebut bisa saja didapatkan dalam situasi di Jakarta yang sering terjadi unjuk rasa dan kamu takut mobilmu kena imbas dirusak pendemo.

Biayanya gak mahal, hanya 0,05 persen untuk asuransi all risk dan 0,35 persen untuk asuransi TLO. oh iya, besaran tersebut tergantung perusahaan penyedia asuransi dan premi minimum disesuaikan dengan peraturan OJK.

Gak cuma saat demo aja, perluasan bisa dirasakan untuk melindungi kendaraan dari bencana alam, sabotase, terorisme, dan kecelakaan diri penumpang yang biasanya tidak ditanggung asuransi kendaraan bermotor.

Biar makin paham, yuk, lihat contoh di bawah ini:

Kamu pengin menambah perluasan pertanggungan bencana banjir dengan biaya premi 0,35 persen, jadi biaya preminya dikalikan Rp220 juta menjadi Rp770 ribu. Jumlah biaya asuransinya menjadi Rp6,6 juta dikalikan Rp770 ribu hasilnya Rp.7,3 juta. Total tersebut, setelah dibayarkan, gak perlu khawatir kalo mobil kamu rusak.

Kita gak pernah tau kapan tertimpa musibah, risiko kecelakaan pun bisa terjadi beberapa kali. Tau gak kalau manfaat lainnya adalah kalau mobil diharuskan menginap. Maka bisa dapat mobil pengganti selama waktu tertentu. Biasanya sih 3×24 jam setelah mobil kecelkaan dan masuk bengkel

Hal-hal yang harus diperhatikan agar klaim asuransi diterima

Namanya hidup, apa yang terjadi gak melulu lurus dan baik-baik saja. Begitu juga dengan pengajuan klaim asuransi kendaraan, kasus mobil lecet khususnya, yang gak selamanya bisa mulus langsung diterima.  

Ini dia hal wajib diperhatikan biar klaim diterima:

  • Kerusakan terjadi sebelumnya
  • Polis lapse
  • Melanggar aturan
  • Polis tidak dalam masa tunggu
  • Rusak karena disengaja
  • Aksesori kendaraan
  • Dokumen tidak lengkap

1. Kerusakan terjadi sebelumnya

Klaim asuransi tidak bisa didapatkan kalau kerusakan yang terjadi di awal sebelum polis asuransi dimiliki.

2. Polis lapse

Keadaan polis lapse yang non-aktif otomatis akan membuat klaim ditolak. Hal tersebut biasanya terjadi karena adanya tunggakan di bulan sebelumnya. Dalam kondisi seperti ini, otomatis pengajuan klaim asuransi kamu ditolak mentah-mentah oleh perusahaan penyedia asuransi.

3. Melanggar aturan

Tau gak sih kalau pengajuan klaim bakal ditolak kalau mobil rusak atau lecet karena ulah pengemudi yang ugal-ugalan atau melanggar lalu lintas. Selain itu, lokasi kejadian juga punya pengaruh besar. Klaim akan disetujui kalau lokasi berada di area tertentu dan tidak termasuk dalam kontrak kesepakatan yang ada di polis. Begitu juga sebaliknya, kalau kecelakaan terjadi di luar jangkaun wilayah yang tercatat, maka klaim ditolak.

4. Polis tidak dalam masa tunggu

Masa tunggu yang dimaksud di sini adalah waktu sekitar satu bulan setelah diterbitkannya polis. Dalam masa ini, kamu gak bisa mengajukan klaim. Jadi kalau mobil kamu lecet, biaya perbaikannya tidak akan ditanggung polis.

5. Rusak karena disengaja

Kondisi kerusakan yang disengaja tidak akan mungkin bisa disetujui seperti menabrakkan mobil ke mobil lain, memukul kendaraan agar ringsek dan rusak, dan sengaja menerjang banjir.

Saat banjir, disarankan untuk menghindari area terdampak. Hal yang patut dilakukan adalah menghubungi call center perusahaan asuransi. Jangan coba-coba menyalakan mesin dan tunggulan instruksi perusahaan asuransi.

6. Aksesori kendaraan

Dengan melampirkan nilai pertanggungannya, aksesori mobil mestinya dilaporkan ke perusahaan asuransi agar saat klaim, aksesori mobil kamu bisa mendapatkan manfaat.

Sebaliknya, jika kamu luput memasukkan aksesori, kemungkinan besar klaim ditolak. Jangan lupa untuk melaporkan setiap aksesori tambahan agar mendapat perlindungan.

7. Dokumen tidak lengkap

Dokumen yang lengkap sudah pasti akan memuluskan jalan kamu mendapatkan manfaat asuransi kendaraan. Jangan lupa perhatikan batas waktu klaim asuransi juga karena kalau melebihi batas waktu, klaim akan ditolak.

Mau tahu informasi yang lebih lengkap lagi tentang pertanggungan dari asuransi mobil termasuk perusahaan asuransi yang menawarkan produk-produk terbaiknya, jangan ragu untuk mencari tahu di Lifepal!