Daftar Harga Obat Cacing untuk Anak-Anak dan Dewasa

harga obat cacing

Harga obat cacing tergantung kepada jenis dan tingkat keparahan infeksi yang dialami. Jenis penyakit cacingan bisa dibedakan dengan gejala-gejala yang dialami, seperti:

  • Sakit perut
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan yang berkurang
  • Rasa gatal di anus
  • Tubuh letih dan lesu
  • Gangguan pencernaan, seperti diare, muntah, perdarahan usus, dan BAB berdarah

Penyakit cacingan berisiko diderita oleh anak-anak dan dewasa yang tidak menjaga kebutuhan nutrisi untuk menunjang kesehatan serta berkebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak higienis. 

Pada tingkatan yang lebih parah, infeksi cacing bisa berakibat kepada menurunnya kualitas kesehatan yang berdampak kepada terhambatnya perkembangan fisik. Jika sudah demikian, pengidap wajib diperiksa di rumah sakit.

Tentu biaya berobat di rumah sakit tidaklah murah, maka dari itu lebih baik kamu sudah punya asuransi kesehatan dari sekarang. Asuransi kesehatan akan menanggung biaya berobat di rumah sakit sehingga kamu tidak perlu keluar uang untuk membayar tagihan berobat.

Lalu apa penyebab kita bisa terinfeksi penyakit ini dan berapa harga obat cacing di pasaran?

Penyebab cacingan pada anak dan dewasa

Ada berbagai manusia bisa terinfeksi cacing. Sebagian di antara sangat lumrah kita lakukan, jadi musti diwaspadai, yaitu:

  • Menyentuh objek yang memiliki telur cacing (terutama jika kamu tidak mencuci tangan setelahnya).
  • Menyentuh tanah, mengonsumsi makanan atau cairan yang mengandung telur cacing.
  • Berjalan tanpa menggunakan alas kaki di atas tanah yang mengandung cacing.
  • Makan makanan mentah atau kurang matang yang mengandung cacing atau telur cacing.

Harga obat cacing di pasaran

Yuk kita langsung cari tahu berapa harga obat cacing yang beredar secara bebas di apotek dan yang membutuhkan resep dokter di rumah sakit.

1. Combantrin (pirantel pamoat) – mulai dari Rp13 ribu 

Combantrin bisa digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh satu jenis cacing atau lebih seperti:

  • Cacing kremi (Enterobius vermicularis).
  • Cacing tambang (Ancylostoma duodenale atau Necator americanus).
  • Cacing gelang (Ascaris lumbricoides).

Obat cacing Combantrin mengandung bahan aktif pirantel pamoat yang bekerja melumpuhkan dan mengeluarkan cacing parasit dari dalam saluran pencernaan bersama feses.

Obat ini dapat sebenarnya bisa dikonsumsi oleh berbagai usia mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam dosis yang berbeda.

Kamu bisa membeli Combantrin di apotek, toserba, dan minimarket terdekat. Harga obat cacing Combantrin ini berkisar dari Rp18.000 untuk kemasan Combantrin sirup rasa jeruk dan Rp 13.000 untuk kemasan tablet.

2. Konvermex (pirantel pamoat) – mulai dari Rp11.550

Sama seperti Combantrin, obat cacing Konvermex juga mengandung bahan aktif pirantel pamoat. Obat cacing ini juga bisa digunakan untuk seluruh keluarga. 

Konvermex dapat ditemukan di apotek, minimarket, dan supermarket. Harga obat cacing Konvermex sendiri berbeda tergantung variannya. 

Konvermex 250 untuk dewasa tersedia dalam sediaan suspensi rasa vanilla latte dan kaplet.

Selain itu ada juga Konvermex 125 untuk anak yang tersedia dalam sediaan Suspensi rasa jeruk dan tablet. Berikut ini harga Konvermex berdasarkan jumlah dan jenis obat dalam kemasan.

  • Konvermex 125 untuk anak – suspensi: Rp14.960/botol
  • Konvermex 125 untuk anak – kaplet: Rp11.550/strip
  • Konvermex 250 untuk dewasa – suspensi: Rp20.300/botol
  • Konvermax 250 untuk dewasa – kaplet: Rp12.550 / Strip

3. Vermox (Mebendazol) – Rp27.500

Vermox adalah obat yang digunakan untuk membasmi infeksi cacing. Obat ini mengandung zat aktif mebendazole yang bekerja dengan membunuh cacing sehingga cacing akan keluar dari dalam tubuh dalam keadaan hancur melalui tinja.

Cara kerja Vermox dengan cara mencegah cacing menyerap gula yang merupakan sumber makanan yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup. Dalam beberapa hari, Vermox dapat melumpuhkan dan membunuh cacing penyebab infeksi.

Adapun cacing yang dapat disembuhkan antara lain: 

  • Cacing kremi (Enterobius vermicularis)
  • Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
  • Cacing tambang (Ancylostoma duodenale)
  • Cacing tambang (Necator americanus)
  • Cacing cambuk (Trichuriasis)
  • Infeksi cacing campuran tersebut.  

Kamu bisa mendapatkan obat cacing Vermox dengan harga kisaran Rp27.500 di apotek. 

4. Vermoran (Mebendazol)

Obat cacing Vermoran memiliki kandungan mebendazole aktif yang tersedia dalam bentuk tablet. Cara kerja Vermoran adalah dengan membunuh cacing pada sistem pencernaan dan cacing keluar dalam keadaan hancur.  

Harga obat cacing Vermoran ini berkisar Rp10.000 dan dapat ditemui di apotek atau toko obat terdekat.  

5. Askamex (Levamisole) – Rp2379 per strip

Obat cacing Askamex bisa digunakan untuk pemberantasan cacing gelang (Ascaris lumbriboides) dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale) pada anak-anak dan orang dewasa.

Askamex mengandung formula efektif yang terdiri dari Levamisole HCl 29,46 mg atau setara dengan Levamisole HCl base 25 mg.

Obat cacing Askamex bisa kamu beli di berbagai apotek atau supermarket terdekat dengan harga berkisar Rp2379 per strip.

6. Albendazole – Rp30.440 per strip

Albendazole adalah obat untuk mengobati penyakit akibat infeksi cacing pita, seperti sistiserkosis atau echinococcosis. Obat ini termasuk golongan antihelmintik yang bekerja dengan cara merusak sel di usus cacing agar tidak dapat menyerap gula, sehingga cacing kehabisan energi dan mati.

Untuk harga obat cacing ini berkisar Rp30.440 per strip.

Namun, tak seperti obat cacing yang disebutkan sebelumnya yang bisa dibeli secara bebas karena kamu hanya bisa membeli Albendazole melalui resep dokter. 

Persiapkan dana darurat dari sekarang

Mempersiapkan dana darurat sejak dini tentu sangat bermanfaat untuk mengantisipasi keadaan darurat ketika kamu butuh pengeluaran mendadak, misalnya untuk membeli obat. Lalu berapa dana darurat yang ideal jika dilihat dari kondisi keuanganmu?

Nah masih ada solusi yang lebih tepat untuk menolongmu saat kamu dihadapkan kepada biaya berobat di rumah sakit yang tidak murah, yaitu asuransi kesehatan.

Memanfaatkan asuransi kesehatan untuk menanggung biaya rumah sakit

Tubuh bisa menjadi tempat tinggal cacing jika kamu tidak menjaga kesehatan dengan benar. Untuk mencegah cacingan, kamu harus rajin mencuci tangan sebelum makan dan setelah membuang buang air. Selain itu, pastikan air yang diminum bersih dan matang.

Nah mengonsumsi obat cacing adalah penanganan pertama yang bisa dilakukan pengidap penyakit cacingan. 

Jika kondisimu dirasa bertambah parah dan penggunaan obat-obatan bebas tidak memberi efek apa pun, segera periksakan di ke dokter untuk mengantisipasi gejala yang bertambah berat.

Namun upaya berobat ke rumah sakit tidaklah gratis, kamu akan dihadapkan dengan berbagai jenis pengeluaran, mulai dari biaya konsultasi dan biaya obat-obatan. Semuanya tentu tidak murah.

Namun kamu tidak perlu cemas kalau sudah punya asuransi kesehatan. Manfaatkan asuransi kesehatan untuk memberi kamu dan keluargamu pertanggungan tagihan berobat di rumah sakit atau klinik.

Preminya pun tidak mahal, dimulai dari Rp50 ribu sebulan, kamu bisa dapat pertanggungan rawat jalan sebagai manfaat dasar, rawat inap, dan bahkan santunan untuk membiayai persalinan.

Dengan kata lain, kamu tidak perlu khawatir lagi dengan tagihan membeli obat di rumah sakit atau klinik karena semua sudah sudah ditanggung asuransi.

Supaya lebih nyaman lagi, pilihan produk asuransi kesehatan keluarga dengan metode klaim cashless supaya kamu gak perlu repot mengeluarkan uang sama sekali saat mengajukan klaim.

Yuk cari tahu tips-tips mengelola keuangan pribadi dan keluarga serta manfaat asuransi kesehatan selengkapnya hanya di Tanya Lifepal!

Efek samping obat cacing 

Penderita penyakit liver disarankan untuk berhati-hati jika ingin mengonsumsi obat ini. Ibu menyusui dan anak-anak di bawah usia 2 tahun pun disarankan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Efek samping obat cacing berbeda tergantung kandungan pada obat cacing yang dikonsumsi.

Biasanya, masa pengobatan cacingan dengan obat cacing cukup singkat tergantung pada jenis cacing yang ada di tubuh dan jenis obat yang diberikan oleh dokter. 

Berikut ini beberapa efek samping setelah mengonsumsi obat cacing. 

Efek samping Mebendazole

Obat cacing yang mengandung mebendazole seperti merek Vermex dapat menimbulkan efek samping. Kamu disarankan untuk menghentikan konsumsi mebendazole jika mengalami reaksi, seperti:

  • Gatal-gatal
  • Ruam kulit
  • Pembengkakan bibir, lidah atau wajah
  • Sesak napas atau sumbatan jalan napas karena pembengkakan dinding tenggorokan
  • Sakit perut atau diare
  • Demam

Efek samping Pirantel pamoat

Jenis obat cacing yang mengandung pirantel pamoat seperti Combantrin ini sebenarnya paling aman karena sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Namun, jika dikonsumsi sama seperti obat cacing lainnya, pirantel dapat memiliki efek samping seperti:

  • Kram atau nyeri perut
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Mudah terusik (irritable)
  • Kehilangan selera makan
  • Mual atau muntah
  • Sulit tidur

Efek samping Albendazole

Konsumsi obat cacing  Albendazole secara teratur di waktu yang sama setiap harinya dapat menyembuhkan cacingan.

Jangan menambah dosis, mengurangi dosis, atau berhenti mengonsumsi obat ini tanpa seizin dokter meski kondisi sudah membaik karena dikhawatirkan bisa menyebabkan infeksi kambuh.

Selain itu, berikut ini adalah efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi albendazole.

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Rambut rontok

Efek samping Levamisole 

Obat cacing yang mengandung Levamisole tidak dapat dibeli dengan bebas di apotek karena hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. 

Terdapat risiko efek samping dari penggunaan obat Levamisole, yaitu:

  • Demam
  • Tubuh menjadi lemah
  • Luka di bibir atau area rongga mulut lain
  • Diare
  • Mual
  • Sensasi rasa metal di mulut

Ingat ya, jangan berlebihan mengonsumsi obat cacing. Segera periksakan diri ke rumah sakit jika kondisi kesehatanmu tidak membaik.

Tanya jawab seputar harga obat cacing

Berapa harga obat cacing Combantrin?

Harga obat cacing Combantrin berkisar Rp18.000 untuk kemasan Combantrin sirup rasa jeruk dan Rp13.000 untuk kemasan tablet.

Apa saja gejala cacingan?

Infeksi cacing bisa saja tidak menimbulkan gejala. Namun, biasanya, orang yang terkena penyakit cacingan akan mengalami beberapa gejala berikut. 

  • Sakit perut.
  • Rasa gatal di anus.
  • Penurunan berat badan.
  • Nafsu makan menurun.
  • Tubuh letih dan lesu.
  • Gangguan pencernaan, seperti diare, muntah, perdarahan usus, dan BAB berdarah.

Kapan harus minum obat cacing?

Sebagai langkah pencegahan agar tidak mengalami infeksi cacingan, dianjurkan untuk minum obat cacing setiap enam bulan sekali. Setelah gejala cacingan muncul merupakan waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat cacing.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →