Beranda
Media
Pengertian Liability Insurance, Manfaat, dan Contoh Lengkapnya

Pengertian Liability Insurance, Manfaat, dan Contoh Lengkapnya

liability insurance adalah | lifepal.co.id

Liability insurance adalah asuransi yang melindungi individu atau bisnis dari kerugian finansial akibat klaim hukum pihak ketiga seperti cedera, kerusakan properti, atau kesalahan profesional.

Liability insurance merupakan perlindungan hukum yang membantu bisnis dan profesional menghindari kerugian finansial akibat klaim dari pihak ketiga, seperti cedera pelanggan atau kesalahan layanan. Asuransi ini penting bagi pemilik usaha kecil, perusahaan besar, hingga profesional seperti dokter dan konsultan.

Dalam artikel ini, Lifepal akan membahas pengertian liability insurance, dasar hukum, serta jenis-jenis liability insurance yang ada di Indonesia.

Apa Itu Liability Insurance (Asuransi Tanggung Gugat)?

Menurut Investopedia, liability insurance adalah produk asuransi yang melindungi individu dan bisnis dari klaim pihak ketiga atas cedera tubuh atau kerusakan properti, dengan pembayaran yang ditujukan langsung kepada pihak yang dirugikan, bukan kepada pemegang polis.

Asuransi ini mencakup biaya hukum, kompensasi, dan penyelesaian klaim yang muncul dari tanggung jawab hukum. Ahli keuangan sangat merekomendasikan asuransi ini karena sangat penting bagi mereka yang terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi, baik secara pribadi maupun profesional.

Jenis-Jenis Liability Insurance

Liability insurance memiliki cakupan berbeda tergantung jenis klaim dan pihak yang ditanggung. Berikut adalah jenis-jenis utamanya:

1. Public Liability

Menurut ABI (Association of British Insurers), Public Liability Insurance adalah perlindungan finansial bagi pelaku usaha terhadap klaim hukum dari pihak ketiga seperti pelanggan atau pengunjung yang mengalami cedera atau kerusakan properti akibat aktivitas bisnis. Polis ini mencakup biaya kompensasi dan hukum yang timbul dari insiden yang terjadi di tempat usaha atau selama operasional berlangsung.

2. Product Liability

Product Liability Insurance adalah bentuk perlindungan hukum bagi produsen, distributor, atau penjual terhadap klaim dari pihak ketiga yang mengalami cedera atau kerusakan properti akibat produk yang mereka hasilkan atau jual. Polis ini mencakup biaya hukum, kompensasi, dan kerugian yang disebabkan oleh cacat produk atau kesalahan distribusi.

3. Employer’s Liability

Employer’s Liability Insurance adalah perlindungan bagi perusahaan terhadap tuntutan hukum dari karyawan yang mengalami cedera atau penyakit akibat pekerjaan, terutama jika klaim tersebut tidak ditanggung oleh asuransi tenaga kerja standar (workers’ compensation). Polis ini mencakup biaya kompensasi, pengacara, dan pembelaan hukum atas dasar kelalaian perusahaan.

4. Professional Liability

Professional Liability Insurance, atau dikenal juga sebagai errors & omissions (E&O) insurance, adalah polis yang melindungi profesional seperti dokter, konsultan, pengacara, dan arsitek dari tuntutan hukum akibat kesalahan, kelalaian, atau pelanggaran kewajiban profesional dalam memberikan layanan. Asuransi ini mencakup biaya pembelaan hukum, kompensasi, dan kerugian finansial yang timbul dari klaim pihak ketiga atas kegagalan dalam menjalankan tanggung jawab profesional.

Dasar Hukum Liability Insurance

Liability insurance di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan harus sesuai hukum untuk melindungi pemegang polis dan memastikan transparansi industri.

Regulasi utama adalah POJK No. 71/POJK.05/2016 dan UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Keduanya menetapkan standar minimum dan perlindungan konsumen. Memiliki polis yang sesuai regulasi melindungi bisnis dari tuntutan hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra.

Siapa yang Membutuhkan Asuransi Tanggung Gugat?

Asuransi tanggung gugat bukan hanya untuk perusahaan besar dengan operasional kompleks. Bahkan usaha kecil dan individu tertentu juga memerlukan perlindungan ini untuk menghindari risiko hukum yang bisa muncul kapan saja. Mari kita bahas lebih detail siapa saja yang sebaiknya mempertimbangkan memiliki asuransi ini.

1. Pemilik usaha kecil dan menengah (UKM)

Banyak UKM menganggap asuransi tidak penting karena skala bisnis kecil, padahal mereka tetap rentan terhadap klaim hukum. Misalnya, pelanggan bisa cedera di toko atau kafe.

Public liability insurance membantu UKM menghadapi risiko seperti ini. Dengan polis yang tepat, kamu bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir tuntutan hukum.

2. Perusahaan besar dengan risiko operasional tinggi

Perusahaan besar memiliki risiko lebih tinggi, terutama yang menggunakan mesin berat atau bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan cedera atau kerusakan. General liability insurance penting untuk mencakup cedera fisik, kerusakan properti, dan kerugian reputasi. Asuransi ini juga meningkatkan kepercayaan mitra seperti vendor dan kontraktor.

3. Profesi tertentu seperti dokter, arsitek, atau konsultan

Profesi seperti dokter, arsitek, atau konsultan juga rentan terhadap tuntutan hukum akibat kesalahan profesional. Misalnya, dokter salah diagnosis atau arsitek membuat desain keliru bisa dituntut klien. Dalam kasus ini, professional liability insurance memberi perlindungan hukum, sehingga kamu bisa tetap fokus bekerja.

Manfaat Asuransi Tanggung Gugat

Setelah memahami siapa saja yang membutuhkan asuransi tanggung gugat, mari kita bahas lebih dalam tentang manfaat yang bisa kamu dapatkan dari memiliki polis ini. Liability insurance tidak hanya melindungi finansial, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan dalam menjalankan bisnis atau profesi.

1. Perlindungan finansial terhadap klaim hukum

Salah satu manfaat utama dari liability insurance adalah perlindungan finansial terhadap klaim hukum. Bayangkan jika seorang pelanggan mengalami cedera di tempat usaha kamu atau seorang klien mengajukan tuntutan atas kesalahan profesional. Biaya medis, kompensasi, dan biaya hukum bisa sangat besar, bahkan mungkin mengancam kelangsungan bisnis kamu.

Dengan memiliki polis liability insurance, semua biaya tersebut akan ditanggung oleh perusahaan asuransi, sehingga kamu tidak perlu khawatir tentang kerugian finansial yang signifikan. Ini adalah bentuk perlindungan yang sangat penting, terutama bagi pemilik usaha kecil yang mungkin tidak memiliki cadangan dana besar untuk menangani situasi darurat seperti ini.

2. Mengurangi risiko kebangkrutan akibat tuntutan pihak ketiga

Tuntutan hukum dari pihak ketiga bisa menjadi ancaman serius bagi kelangsungan bisnis. Bahkan sebuah tuntutan kecil bisa berujung pada tagihan yang sangat besar, terutama jika kasus tersebut masuk ke pengadilan. Dalam situasi seperti ini, tanpa asuransi tanggung gugat, kamu mungkin harus menanggung sendiri semua biaya, yang bisa menyebabkan kebangkrutan.

Liability insurance membantu mengurangi risiko ini dengan menanggung semua biaya yang terkait dengan klaim hukum. Dengan demikian, kamu bisa menjalankan bisnis dengan lebih tenang, karena tahu bahwa ada perlindungan finansial yang siap mendukung jika terjadi hal-hal yang tidak terduga.

3. Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis

Selain perlindungan finansial, memiliki liability insurance juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis. Saat pelanggan mengetahui bahwa bisnis kamu dilindungi oleh asuransi tanggung gugat, mereka akan merasa lebih aman dan nyaman saat berinteraksi dengan produk atau layanan kamu.

Hal ini juga berlaku untuk mitra bisnis. Misalnya, jika kamu bekerja sama dengan vendor atau kontraktor, mereka akan lebih percaya pada kemampuan kamu untuk menangani risiko operasional. Dengan kata lain, liability insurance tidak hanya melindungi kamu dari risiko hukum, tetapi juga menjadi alat untuk membangun reputasi dan kepercayaan dalam dunia bisnis.

Contoh Asuransi Tanggung Gugat

Kasus yang menyebabkan pelanggan cidera di tempat usaha. Misalnya, jika kamu menjalankan restoran dan seorang pelanggan mengalami keracunan makanan, public liability insurance akan membantu menanggung biaya medis dan kompensasi lainnya. Namun, jika polis tersebut tidak sesuai dengan regulasi, kamu mungkin menghadapi masalah hukum tambahan yang bisa merugikan bisnis kamu.

Contoh lain adalah tuntutan atas kesalahan profesional. Seorang arsitek yang membuat desain bangunan yang salah bisa dituntut oleh klien karena kerugian finansial yang ditimbulkan. Dalam hal ini, general liability insurance akan menjadi penyelamat karena mencakup risiko seperti ini.

Tips Memilih Asuransi Tanggung Gugat

Memilih asuransi tanggung gugat yang tepat adalah langkah penting untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan perlindungan maksimal sesuai dengan kebutuhan bisnis atau profesi kamu. Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam memilih polis liability insurance yang ideal.

1. Evaluasi risiko bisnismu sebelum membeli polis

Langkah pertama dalam memilih asuransi tanggung gugat adalah mengevaluasi risiko bisnis kamu secara menyeluruh. Setiap bisnis memiliki risiko yang berbeda-beda, tergantung pada jenis usaha, lokasi, dan interaksi dengan pelanggan. Misalnya, jika kamu menjalankan restoran, risiko utama mungkin berkaitan dengan cedera pelanggan akibat lantai yang licin atau keracunan makanan. Di sisi lain, jika kamu seorang konsultan, risiko utama mungkin terkait dengan kesalahan profesional.

Dengan memahami risiko bisnis kamu, kamu bisa memilih polis liability insurance yang mencakup semua potensi klaim yang mungkin muncul. Ini akan memastikan bahwa kamu tidak hanya mendapatkan perlindungan yang tepat, tetapi juga menghindari pemborosan pada cakupan yang tidak diperlukan.

2. Pilih perusahaan asuransi dengan reputasi baik

Reputasi perusahaan asuransi adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan saat memilih polis liability insurance. Kamu tentu ingin bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki rekam jejak baik dalam menangani klaim dan memberikan layanan pelanggan yang memuaskan. Untuk memastikan bahwa perusahaan asuransi yang kamu pilih dapat diandalkan, kamu bisa membaca ulasan pelanggan, memeriksa rating perusahaan, atau bahkan berkonsultasi dengan ahli asuransi.

Selain itu, pastikan bahwa perusahaan asuransi tersebut memiliki proses underwriting yang transparan. Jika kamu ingin memahami lebih lanjut tentang proses evaluasi risiko oleh perusahaan asuransi, kamu bisa membaca artikel ini:

3. Pastikan cakupan polis sesuai dengan kebutuhan bisnis

Setiap bisnis memiliki kebutuhan yang unik, sehingga penting untuk memastikan bahwa cakupan polis liability insurance sesuai dengan kebutuhan spesifik kamu. Misalnya, jika kamu menjalankan toko ritel, kamu mungkin memerlukan public liability insurance untuk melindungi dari klaim cedera pelanggan.

Namun, jika kamu seorang arsitek, kamu mungkin memerlukan general liability insurance atau professional liability insurance untuk melindungi dari tuntutan atas kesalahan profesional.

Pastikan untuk membaca dengan cermat syarat dan ketentuan polis, serta memahami apa saja yang dicakup dan tidak dicakup oleh asuransi. Jangan ragu untuk bertanya kepada agen asuransi jika ada hal yang kurang jelas.

4. Perhatikan batasan dan pengecualian dalam polis

Setiap polis asuransi memiliki batasan dan pengecualian tertentu yang perlu kamu perhatikan. Misalnya, beberapa polis mungkin tidak mencakup klaim yang diajukan setelah periode tertentu (masa tunggu).

Selain itu, pastikan untuk memahami batas maksimum pertanggungan yang ditawarkan oleh polis. Jika batas pertanggungan terlalu rendah, kamu mungkin masih harus menanggung sebagian besar biaya klaim secara pribadi.

5. Periksa apakah polis mencakup biaya hukum dan kompensasi penuh

Salah satu fitur penting yang harus kamu cari dalam polis liability insurance adalah apakah polis tersebut mencakup biaya hukum dan kompensasi penuh. Dalam banyak kasus, biaya hukum bisa menjadi sangat besar, terutama jika kasus tersebut masuk ke pengadilan. Pastikan bahwa polis yang kamu pilih mencakup semua biaya yang terkait dengan klaim hukum, termasuk biaya pengacara, biaya pengadilan, dan kompensasi kepada pihak ketiga.

6. Bandingkan premi dari beberapa asuransi sekaligus

Premi asuransi bisa bervariasi secara signifikan antara satu perusahaan dengan yang lain. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk membandingkan premi dari beberapa penyedia asuransi sebelum membuat keputusan.

Pahami Risiko Tanggung Jawab, Jangan Sampai Salah Perlindungan

Liability insurance penting untuk melindungi kamu dari kewajiban hukum dan finansial jika menyebabkan kerugian pada orang lain. Dalam konteks kendaraan, risiko seperti menabrak mobil lain atau merusak properti orang bisa membuat kamu harus bayar ganti rugi dalam jumlah besar.

Kalau kamu ingin perlindungan yang mencakup tanggung jawab terhadap pihak ketiga, cek pilihan asuransi mobil di Lifepal. Kamu bisa bandingkan berbagai polis dari perusahaan terpercaya dan temukan asuransi yang sesuai kebutuhanmu, termasuk yang mengcover Third Party Liability.

Pertanyaan Seputar Liability Insurance

Mengapa saya memerlukan asuransi pertanggungjawaban?

Asuransi pertanggungjawaban melindungi dari risiko tuntutan hukum yang dapat menimbulkan kerugian finansial besar. Ini penting agar bisnis tetap berjalan meski menghadapi klaim dari pihak ketiga.

Apa itu third party liability dalam asuransi?

Third party liability adalah kewajiban hukum terhadap pihak ketiga yang mengalami kerugian akibat tindakan atau kelalaian tertanggung. Asuransi ini membayar kompensasi kepada pihak yang dirugikan.

Apa tujuan dari polis tanggung jawab profesional?

Polis ini bertujuan melindungi profesional dari tuntutan hukum akibat kesalahan atau kelalaian dalam layanan yang diberikan. Ini mencakup biaya hukum dan ganti rugi kepada klien yang dirugikan.

Apa saja contoh asuransi tanggung gugat?

Contohnya termasuk public liability (cedera di tempat usaha), product liability (produk cacat), employer’s liability (kecelakaan kerja), dan professional liability (malpraktik atau kesalahan konsultasi).