Tiket Kereta Api Mudik Sudah Dijual, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Beli

Perhatikan hal-hal berikut sebelum membeli tiket kereta api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum keberangkatan di website KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

“Tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei 2020 dan seterusnya,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Edi mengingatkan, agar para calon penumpang untuk lebih teliti dalam menginput tanggal, rute, atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun, jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa berangkat mudik Lebaran.

Sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung channel penjualan tiket, KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan tiket serta menambah kapasitas server dan bandwidth sebanyak dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini bertujuan agar proses pemesanan tiket di seluruh channel dapat berjalan dengan lancar.

“Pastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar. 

Lalu, saat akan memesan tiket Lebaran, pastikan koneksi internet stabil, siapkan juga rute atau tanggal alternatif perjalanan, serta cek ketersediaan tiket secara berkala,” papar Edi.

Nah ini ada tips yang bisa kamu jalani saat berencana membeli tiket kereta api buat mudik tahun ini. Yuk kita intip aja di artikel berikut ini. 

1. Tentukan Tanggal Keberangkatan dan Stasiun Tujuan

Tentukan tanggal keberangkatan sebelum membeli tiket kereta
Tentukan tanggal keberangkatan sebelum membeli tiket kereta, (Shutterstock).

Sebelum melakukan pembelian tiket kereta api untuk mudik tahun 2020, sebaiknya tentukan tanggal keberangkatan, jangan sampai asal pesan dan beli, tetapi akan bentrok dengan jadwal libur kerja atau bahkan belum mendapat jadwal cuti. Dengan menentukan tanggal keberangkatan juga akan memudahkan pengaturan bujet kebutuhan biaya mudik.

Sedangkan untuk stasiun tujuan perlu diperhatikan dengan cermat, sebab beberapa kota memiliki lebih dari satu stasiun, jangan sampai tiket yang dibeli salah tujuan dan jauh dari kampung halaman yang dituju dan membutuhkan biaya lebih untuk ongkos tambahan.

2. Pastikan data penumpang

Perhatikan data penumpang ya sebelum berangkat
Perhatikan data penumpang ya sebelum berangkat, (Shutterstock).

Untuk pemesanan tiket kereta api yang perlu dipastikan adalah kebenaran data penumpang, jangan sampai mengalami kesalahan. Sebab saat ini KAI menggunakan sistem boarding pass di mana hanya pemilik data tersebut yang bisa menggunakan tiket, tidak bisa dipindah tangan atau dirubah.

Data utama yang wajib diperiksa, antara lain nama dan nomor identitas penumpang, jadwal keberangkatan, nama kereta, stasiun asal dan stasiun tujuan, serta kontak pemesan tiket (nomor telepon atau email).

3. Perhatikan waktu pemesanan

Perhatikan waktu tiket pemesanan buat pulang kampung
Perhatikan waktu tiket pemesanan buat pulang kampung, (Shutterstock).

Dalam membeli tiket mudik dengan kereta api hal yang harus diperhatikan adalah waktu pemesanan tiket. Sebab setelah beberapa saat KAI membuka sistem pemesanan tiket mudik maka akan ada ribuan orang yang mengakses aplikasi dan website untuk melakukan pembelian, tidak jarang hal tersebut membuat aplikasi dan website mengalami down atau kelebihan kapasitas.

Jika mengalami hal tersebut maka akan kesulitan pembelian tiket, yang harus dicoba adalah memesan ketika dini hari atau pukul 03.00 WIB. Sebab pada waktu tersebut tidak banyak orang yang berburu tiket mudik, dan juga banyak tiket dijual kembali oleh KAI karena banyak orang tidak melunasi tiket dalam batas pembayaran telah diberikan PT KAI selama tiga jam.

4. Segera selesaikan pembayaran

Pastikan kamu sudah melakukan pembayaran
Pastikan kamu sudah melakukan pembayaran, (Shutterstock).

Jika telah berhasil melakukan pemesanan, hal yang harus dilakukan adalah melunasi pembayaran tiket sudah dipesan. Agar tiket yang sudah dipesan tidak hangus dan dijual kembali oleh KAI.

Seringkali pembeli tiket berlama-lama dan menunggu waktu transfer hingga hampir habis baru melakukan pembayaran. Hal ini sangat berisiko karena pembayaran sebaiknya diselesaikan secepatnya setelah booking tiket dilakukan.

5. Booking via online travel agent (OTA)

Gak ada salahnya nih kamu membeli lewat travel agent
Gak ada salahnya nih kamu membeli lewat travel agent, (Shutterstock).

Jika mengalami kesulitan melakukan pembelian via website dan aplikasi KAI, salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah melakukan pembelian melalui channel KAI yakni dengan Online Travel Agent (OTA).

Beberapa OTA pun menyediakan fitur pemesanan secara cepat, dan pembayaran kilat dengan berbagai metode pembayaran seperti bank transfer, pembayaran via minimarket, hingga menggunakan dompet digital.

Itu dia tips kamu membeli tiket kereta api buat persiapan mudik tahun ini. Semoga bermanfaat ya bagi kamu yang pengin berkumpul dengan keluarga. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →