Tujuan Asuransi: Pengertian, Jenis, serta Manfaatnya

Tujuan asuransi

Pengertian asuransi adalah produk keuangan yang bakal memberikan ganti rugi apabila terjadi risiko yang menimbulkan kerugian finansial kepada nasabah. Risiko yang dijamin bisa bermacam-macam, mulai dari risiko sakit, risiko meninggal dunia, sampai risiko kehilangan harta benda. Nah, untuk memahami lebih dalam, tentu kita perlu tahu dulu apa tujuan asuransi.

Ada banyak tujuan asuransi, mulai dari pengalihan risiko sampai untuk menjamin hari tua nanti. Untuk mendapatkan perlindungan keuangan tersebut, tentunya kamu perlu membayar sejumlah premi ke asuransi. Namun jangan khawatir, kalau beli asuransi kesehatan di Lifepal, kamu bisa hemat premi sampai 25 persen, lho!

Sekarang, mari simak ulasan tentang tujuan asuransi, manfaat asuransi, jenis-jenis, dan tips memilih asuransi yang tepat berikut ini!

Tujuan asuransi

Berikut tujuan asuransi yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memilih dan membeli produk asuransi yang tepat:

  • Pengalihan risiko
  • Pembayaran ganti rugi
  • Pembayaran santunan
  • Melindungi diri sendiri dan keluarga
  • Mempersiapkan dana pendidikan anak
  • Mempersiapkan dana pensiun

1. Pengalihan risiko

Sadar atau gak, kita sebenarnya tahu bahwa kehidupan tak melulu berjalan dengan ritme yang sama. Akan ada banyak kejadian tak diharapkan yang gak bisa kita prediksi di masa depan.

Nah, sesuatu yang tak diinginkan ini dapat menimbulkan risiko kerugian, bahkan mengancam kehidupan. Beberapa contoh kerugian yang dimaksud adalah jatuh sakit, bencana alam, sampai meninggal dunia.

Seandainya bahaya tersebut terjadi pada seseorang, ia bisa saja menderita kerugian harta maupun jiwa raga. Beban kerugian yang akan ia tanggung bisa sangat besar.

Oleh karena itu, guna mengurangi atau menghilangkan beban tersebut, ia berupaya mengalihkan risiko kerugian ke pihak lain yang bersedia menanggung. Di sinilah tujuan asuransi.

Perusahaan asuransi akan menjadi penanggung risiko tersebut. Ketika nasabah atau tertanggung membayarkan sejumlah premi yang disepakati kepada penanggung, risiko kerugian beralih kepada penanggung.

Kondisi ini akan memberi keuntungan bagi kedua pihak. Nasabah gak perlu menanggung sendiri beban kerugian dari risiko yang mungkin terjadi.

Sementara itu, penanggung dapat menikmati premi yang diterimanya jika hingga jangka waktu asuransi berakhir. Jika risiko yang dijamin gak terjadi sampai masa akhir perjanjian, uang premi tersebut tetap menjadi milik penanggung sepenuhnya.

Buat kamu yang punya pertanyaan lain seputar asuransi, silakan tanyakan langsung kepada para ahli yang berpengalaman di bidangnya lewat fitur Tanya Lifepal!
 

2. Pembayaran ganti rugi

Bila sebelumnya asuransi dapat digunakan untuk mengalihkan risiko yang mungkin terjadi, tujuan asuransi kedua adalah untuk membayar ganti rugi jika risiko benar-benar terjadi.

Artinya, jika peristiwa yang menimbulkan kerugian terjadi, perusahaan asuransi akan membayarkan ganti rugi sesuai dengan kesepakatan di awal.

Besaran ganti rugi yang diberikan tergantung jenis asuransi yang dipilih. Pada asuransi jiwa, besar ganti rugi ditetapkan di awal berupa uang pertanggungan. Sementara itu pada asuransi kesehatan, ganti rugi diberikan sesuai dengan tagihan rumah sakit.

3. Pembayaran uang santunan

Tujuan asuransi jiwa selanjutnya adalah untuk membayarkan uang santunan. Dalam pelaksanaannya, ada produk asuransi yang dibuat oleh tertanggung dan penanggung secara sukarela, ada juga yang bersifat wajib.

Asuransi yang dibuat secara sukarela antara lain asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi kerugian yang disediakan oleh asuransi swasta. Beberapa produk asuransi tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian bebas antara tertanggung dan penanggung.

Sementara itu, untuk asuransi yang bersifat wajib, pelaksanaannya diatur oleh Undang-undang. Dengan kata lain, pihak penanggung dan tertanggung terikat karena perintah Undang-undang. 

Asuransi wajib ini banyak dikenal sebagai asuransi sosial. Contoh produk asuransi sosial adalah BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, atau asuransi kecelakaan Jasa Raharja.

Sesuai namanya, tujuan asuransi sosial berkenaan dengan upaya melindungi masyarakat dari risiko tertentu, misalnya kecelakaan dalam bekerja atau dalam berkendara. 

Ketika tertanggung yang telah membayarkan iuran mengalami kecelakaan, ia atau ahli warisnya otomatis berhak memperoleh santunan dari penanggung, dalam hal ini BUMN.

4. Melindungi diri sendiri dan keluarga

Gak ada yang tahu sampai kapan kondisi keuangan kamu akan stabil terus menerus. Jika kamu memiliki usaha, kemungkinan besar bakal mengalami jatuh-bangun; mengalami kerugian atau bahkan kebangkrutan.

Selain itu, banyak sekali kejadian di luar dugaan kita yang menimbulkan kerugian yang gak sedikit.

Keadaan seperti demikian sangat riskan jika gak memiliki persiapan keuangan yang matang seperti asuransi dan tabungan dana darurat. 

Tujuan asuransi juga dapat memberikan perlindungan dengan biaya seminim-minimnya. Siapa bilang membayar asuransi harus mahal?

Ada juga jenis asuransi yang bernama asuransi mikro yang memberikan perlindungan yang lebih spesifik dari setiap produk yang ditawarkan. Gak hanya itu, kisaran biaya preminya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 50.000 per bulan.

5. Mempersiapkan pendidikan anak

Apakah kamu sedang mempersiapkan pendidikan anak, tapi khawatir terjadi risiko meninggal dunia dan gak bisa lagi menyetor tabungan? 

Jangan khawatir, kamu bisa memanfaatkan produk asuransi pendidikan sebagai opsi mencapai tujuan pendidikan anak. Selain membantu kamu mengumpulkan dana pendidikan, produk ini juga bakal menjamin kelanjutan pendidikan anak jika terjadi risiko meninggal dunia pada orangtua.

Bisa dibilang, mempersiapkan dana pendidikan anak menjadi salah satu tujuan asuransi jiwa.

Umumnya, produk asuransi pendidikan menawarkan pilihan menabung jangka panjang, yaitu mulai dari 5 sampai 25 tahun.

Produk asuransi pendidikan cocok untuk kamu yang khawatir terhadap risiko meninggal dunia karena uang pertanggungan yang diberikan lebih besar daripada produk tabungan pendidikan dari bank.

6. Mempersiapkan dana pensiun

Tahukah kamu bahwa kebanyakan karyawan di Indonesia gak mempersiapkan dana pensiun sama sekali? 

Padahal ada banyak varian produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan khusus hingga menjelang masa pensiun. Misalnya saja asuransi jiwa whole life. Produk ini menjamin risiko meninggal dunia dan jika sampai usia tertentu gak ada klaim, uang pertanggungan tetap bakal dicairkan.

Fasilitas tersebut gak hanya memberikan simpanan finansial menjelang hari tua, tetapi juga memberikan perlindungan tambahan seperti pertanggungan biaya perawatan medis untuk penyakit kritis.

Oleh karena itu, persiapan dana pensiun bisa jadi tujuan asuransi jiwa dalam mengelola keuangan kamu.

Manfaat asuransi

Berikut adalah beberapa manfaat asuransi yang penting kamu tahu.

Mengantisipasi risiko keuangan

Asuransi bermanfaat untuk mengantisipasi risiko keuangan akibat risiko tertentu. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki produk asuransi dalam merencanakan keuangan jangka panjang kamu.

Sebaiknya, sisihkan 5 persen dari pendapatan kamu untuk membayar premi asuransi. Budget ini dalam pencatatan keuangan ditujukan untuk biaya risiko.

Meminimalkan kerugian

Beberapa risiko kerugian bisa diminimalisir. Misalnya jika mendadak jatuh sakit, kamu terpaksa harus membayar puluhan juta rupiah untuk biaya rawat inap. Dengan asuransi, kamu gak perlu keluar uang sebanyak itu karena sudah ditanggung asuransi. Kamu hanya perlu membayar premi tahunan yang jumlahnya jauh lebih rendah daripada risiko bayar biaya rumah sakit.

Memberikan rasa aman

Asuransi dapat memberikan nasabahnya rasa aman dari risiko pengeluaran besar mendadak. Pasalnya, semua risiko tersebut bakal ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Jenis asuransi

Ada beberapa jenis asuransi yang tersedia, yaitu asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, dan asuransi harta benda

Asuransi jiwa

Asuransi jiwa adalah produk yang memberikan pertanggungan terhadap risiko meninggal dunia tulang punggung dan hilangnya penghasilan keluarga. Ganti rugi berupa uang pertanggungan bakal dicairkan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan bakal menanggung biaya rumah sakit nasabahnya. Sistem penggantian asuransi kesehatan bermacam-macam, ada yang berupa penggantian sesuai tagihan rumah sakit dan penggantian berupa pemberian uang tunai berdasarkan lamanya rawat inap.

Asuransi kendaraan

Kendaraan mobil maupun motor adalah benda yang memiliki risiko kerusakan tinggi. Pasalnya, ada banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan di jalanan, mulai dari cuaca, pengendara lain, sampai kecerobohan sendiri. 

Jika sudah rusak, biaya perbaikan kendaraan gak murah, bisa sampai puluhan juta. Oleh sebab itu asuransi kendaraan memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian akibat rusaknya kendaraan. Premi yang ditawarkan berkisar antara ratusan hingga jutaan rupiah per tahunnya.

Asuransi harta benda

Kamu juga bisa mengasuransikan harta benda kamu seperti rumah, apartemen, atau bahkan perabotan rumah. Biasanya perusahaan yang menyediakan produk semacam ini adalah perusahaan asuransi umum.

Tips memilih asuransi yang tepat

Jika sudah yakin dengan tujuan asuransi kamu, apa yang harus dilakukan selanjutnya? Tentu kamu membutuhkan banyak hal yang perlu disiapkan yaitu:

1. Berdiskusi dengan rekan

Pastikan kamu sudah mengetahui tujuan asuransi supaya gak salah arah dalam memilih produk asuransi. Jika kamu masih ragu, diskusi dengan rekan yang memiliki asuransi lebih dulu juga merupakan saran terbaik. Siapa tahu saran tersebut sekaligus memberikan rekomendasi produk asuransi yang tepat untuk kamu.

2. Memahami produk asuransi

Perhatikan produk yang ditawarkan setiap perusahaan asuransi. Mulai dari biaya premi, manfaat atau santunan, jangka waktu pemegang polis, hingga fitur asuransi tambahan (rider). Pastikan juga untuk membaca syarat dan ketentuan dan bertanya ketika kamu merasa bingung dengan produk asuransi tersebut.

3. Selalu berkonsultasi dengan agen asuransi

Konsultasi dengan agen secara rutin adalah hal yang wajib. Mulai dari perkembangan polis asuransi hingga pengajuan klaim jika terjadi di luar dugaan.

Pastikan juga agen asuransi yang kamu percayakan sudah terdaftar dan lulus dalam uji kompetensi agen asuransi. Hal tersebut dilakukan demi menghindari kasus penipuan terhadap asuransi.

Jika ragu, kamu bisa melakukan konsultasi gratis dengan pakar asuransi Lifepal lho! Lifepal adalah platform marketplace asuransi yang memfasilitasi kamu untuk membandingkan asuransi terbaik yang ada di Indonesia.

Apakah tujuan asuransi sama dengan investasi?

Banyak orang yang beranggapan kalau tujuan asuransi jiwa sama dengan investasi. Baik asuransi maupun investasi, keduanya jelas berbeda.

Asuransi membantu orang-orang dalam meminimalkan kerugian finansial akibat risiko-risiko yang terjadi secara gak terduga.

Dari premi yang dibayarkan tiap bulannya, setiap kerugian yang dijamin bakal menjadi tanggungan perusahaan asuransi.

Walaupun begitu, premi yang dibayarkan gak bisa diminta kembali selama pemegang polis gak mengalami risiko-risiko yang menjadi tanggungan perusahaan asuransi.

Sementara itu, investasi punya tujuan untuk menambah nilai aset atau uang yang dimiliki seseorang. Investasi juga bisa melindungi nilai aset dari inflasi

Hitung kebutuhan uang pertanggungan asuransi jiwa

Khusus pada asuransi jiwa, kamu bisa menentukan sendiri berapa nominal ganti rugi yang bakal didapatkan nantinya. Pasalnya, objek yang diasuransikan adalah nyawa sang nasabah sendiri. Ada beberapa metode untuk menghitung uang pertanggungan, salah satunya berdasarkan penghasilan.

Supaya lebih mudah menghitungnya, silakan gunakan Kalkulator Uang Pertanggungan berikut ini:

Demikian rangkaian info mengenai tujuan asuransi hingga tips memilih asuransi yang tepat sasaran. Semoga kamu mendapatkan pencerahan tentang perlindungan asuransi yang diberikan hanya untuk kamu.

Risiko bisa datang kapan saja dan sudah saatnya untuk merencanakan tabungan yang lebih mapan untuk waktu yang akan datang.

Pertanyaan seputar tujuan asuransi

Tujuan utama asuransi adalah untuk mengalihkan risiko dari nasabah ke perusahaan asuransi. Artinya, jika nasabah mengalami risiko yang merugikan secara finansial, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi.

Asuransi dapat meminimalkan kerugian, memberikan rasa aman kepada nasabah, dan membantu nasabah dalam mengelola keuangannya.

Beberapa jenis asuransi di antaranya asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, dan asuransi harta benda. Terdapat beberapa varian lain dari asuransi seperti asuransi unit link, asuransi kredit, asuransi pendidikan dan asuransi dwiguna. Namun, keempatnya tak lain merupakan variasi dari asuransi jiwa.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →