Pajak Mobil Listrik di Indonesia, Ini Informasi Lengkapnya

pajak mobil listrik

Mobil listrik adalah jenis kendaraan yang sedang naik daun di masyarakat. Walaupun punya harga yang relatif lebih mahal dibanding mobil konvensional, ternyata pajak mobil listrik di Indonesia tergolong tidak terlalu mahal.

Meningkatnya tren pemakaian mobil listrik di Indonesia juga didorong dengan adanya aturan pajak kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia memberlakukan insentif PPnBM mobil yang dihitung berdasarkan besaran kadar emisi mobil.

Sehingga, mobil-mobil yang termasuk mobil hybrid, mobil plug-in hybrid, dan mobil listrik adalah jenis mobil yang akan mendapatkan insentif pajak PPnBM yang sangat besar.

Hal ini mengingat  jenis-jenis mobil tersebut termasuk ke dalam jenis kendaraan yang ramah lingkungan, punya kadar emisi yang rendah, dan hemat bahan bakar.

Aturan pajak PPnBm ini tertuang di PP No.74 Tahun 2021, yaitu pajak penjualan PPnBM untuk mobil listrik akan dikenakan 15% dengan Dasar Pengenaan Pajak 0%. 

Dengan begitu, pajak mobil listrik akan dibebaskan dari pengenaan PPnBM yang berlaku efektif mulai 16 Oktober 2021. 

Selain mobil listrik bebas pajak PPnBM, ada sejumlah keuntungan lainnya bagi pemilik mobil listrik

Insentif pajak PPnBM untuk mobil listrik bukanlah satu-satunya keuntungan yang akan diperoleh oleh pemilik mobil. Melainkan, pemilik mobil listrik juga akan memperoleh keuntungan lainnya seperti berikut.

Bebas dari aturan ganjil-genap

Selain insentif PPnBM mobil listrik, pemerintah juga membebaskan mobil listrik dari aturan ganjil-genap di Jakarta. 

Sehingga, pemilik mobil bisa bebas bepergian ke mana pun tanpa takut terkena sanksi dan tilang saat melintasi ruas jalan Jakarta yang sedang menerapkan aturan ganjil-genap.

Bebas pajak balik nama kendaraan

Insentif lainnya yang diberikan bagi pemilik mobil listrik adalah pembebasan pajak balik nama mobil. Insentif ini berlaku di sejumlah daerah. 

Ramah Lingkungan 

Kadar emisi mobil listrik sangat rendah dibanding mobil-mobil konvensional yang banyak digunakan sehari-hari di jalanan tanah air. Hal ini membuat mobil listrik lebih ramah lingkungan dan hemat bahan bakar.

Dengan demikian, penggunaan mobil listrik di jalanan perkotaan akan lebih efisien dan hemat biaya.

Suku cadang lebih sedikit 

Sama halnya dengan mobil berbahan bakar bensin, mobil listrik juga perlu membutuhkan perawatan secara berkala. Namun, perawatan mobil listrik lebih mudah dibanding mobil konvensional.

Lantaran, perbandingan jumlah suku cadang mobil listrik dan mobil konvensional mencapai 70%. Mobil konvensional punya kurang lebih 10.000 suku cadang, sedangkan mobil listrik hanya punya kurang dari 10 suku cadang.

Tentunya jumlah suku cadang yang sedikit ini, membuat biaya servis mobil listrik jauh lebih murah. Hal ini berbeda dengan biaya servis mobil konvensional yang lebih kompleks karena punya suku cadang mencapai 10.000.

Daftar harga dan pajak mobil listrik Tesla

Harga mobil listrik yang hendak dibeli akan mempengaruhi besaran pajak tahunan mobil yang perlu kamu bayarkan. Saat ini, masyarakat bisa membeli mobil listrik dari berbagai produsen otomotif di luar sana.

Salah satunya adalah mobil listrik Tesla yang diketahui sudah dijual di Indonesia. Berikut adalah kisaran harganya.

  • Harga Tesla Model 3: Rp1,5-2 miliar.
  • Harga Tesla Model S: Rp2-4,4 miliar .
  • Harga Tesla Model X: Rp2,6-4,4 miliar.
  • Harga Tesla Tipe Y: Rp1,7-2 miliar.
  • Harga Tesla Cybertruck: Rp1,8-2,8 miliar.

Besaran pajak tahunan mobil listrik Tesla di atas tergantung dari tipe dan spesifikasi mobil yang kamu beli. Untuk pajak mobil Tesla Model 3 2020, pemilik mobil perlu membayar pajak kendaraan berkisar Rp2,3 juta per tahun.

Bagaimana dengan tipe mobil Tesla lainnya? Yuk, kita lihat rincian biaya pajak kendaraannya di bawah ini:

  • Pajak tahunan mobil Listrik Tesla Model X 2017 : Rp3.083.000.
  • Pajak kendaraan listrik Tesla Model S 2016 : Rp5.923.900. 

Biaya pajak kendaraan listrik ini bisa berbeda-beda tergantung dari tipe dan spesifikasi kendaraan roda empat yang kamu beli. Semakin mahal tipe mobil yang kamu beli akan semakin mahal pula pajak tahunan kendaraan yang perlu dibayarkan.

Harga dan pajak mobil Hyundai KONA Electric

Selain mobil listrik Tesla, masyarakat Indonesia juga bisa melirik produsen mobil listrik lainnya yakni Hyundai. Produsen mobil asal Korea ini diketahui juga mengembangkan mobil listrik, seperti KONA dan IONIQ.

Dari kedua tipe mobil listrik Hyundai ini, Hyundai KONA Electric keluar sebagai pemenangnya. Masyarakat Indonesia lebih tertarik dengan jenis kendaraan listrik satu ini dengan komposisi 60:40.

Harga mobil listrik Hyundai KONA Electric dibanderol mulai dari Rp697 juta. Mobil listrik satu ini bisa menempuh jarak mencapai 345 km saat baterai dalam kondisi penuh.

Selain harganya yang relatif lebih terjangkau dibanding tipe-tipe mobil listrik keluaran Tesla. Pajak tahunan mobil ini juga tergolong murah karena hanya berkisar Rp3 juta per tahun.

Kisaran pajak tahunan Hyundai KONA Electric ini lebih murah dibanding mobil-mobil konvensional yang ada di luar sana. Misalnya Mitsubishi Xpander Ultimate yang pajak tahunannya bisa mencapai lebih dari Rp4 juta

Mengapa pajak mobil listrik di Indonesia bisa lebih murah dibanding mobil konvensional?

Salah satu penyebab mengapa pajak tahunan mobil elektrik di Indonesia bisa lebih murah dibanding mobil konvensional adalah karena adanya insentif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor untuk mobil pertama 0%.

Dengan demikian, biaya ini sudah memangkas 10% dari NJKB. Jadi, tak heran bila pajak mobil-mobil listrik di Indonesia bisa lebih murah dibanding mobil-mobil berbahan bakar bensin dan solar saat ini.

Contohnya kebijakan pajak kendaraan listrik di Jakarta, PKB-nya hanya dikenakan 30% dari biaya seharusnya.

Setelah mengetahui daftar harga dan pajak mobil listrik 2021 di Indonesia, apakah kamu tertarik untuk membeli salah satu tipe mobil listrik yang sudah disebutkan di atas?

Lengkapi kenyamanan selama berkendara dengan jaminan perlindungan finansial dari asuransi mobil

Membeli mobil bukan hanya soal mengendarai saja. Namun, setiap pemilik mobil juga perlu memikirkan risiko-risiko biaya yang nantinya bisa ditimbulkan selama berkendara, seperti biaya perbaikan dan perawatan.

Untuk melindungi kamu dari besarnya biaya perbaikan dan perawatan mobil saat berkendara. Asuransi mobil syariah maupun konvensional bisa memberikan perlindungan secara finansial, tentunya hal ini dapat membuat dana tabungan dan investasimu tetap aman.

Penasaran berapa besaran premi asuransi mobil all risk maupun TLO yang perlu kamu keluarkan? Kamu bisa mencari tahunya dengan mengisi kuis berikut:

Tentu tiap perusahaan asuransi mobil akan mengenakan premi tahunan yang berbeda-beda sesuai dengan manfaat yang mereka tawarkan. Nah kamu bisa berkonsultasi di Lifepal untuk mendapatkan referensi kepada berbagai perusahaan asuransi terkemuka Indonesia yang paling tepat untukmu.

Sebagai awalan, kamu bisa tentukan merek dan tipe mobilmu di form berikut ini untuk berkonsultasi dengan Lifepal.

Pertanyaan seputar pajak mobil listrik