Penyebab Mobil Matic Nyentak dan Tips Mengatasinya

penyebab mobil matic nyentak

Penyebab mobil matic nyentak bisa sebabkan oleh beberapa hal. Masalah ini lebih sering dialami oleh pemilik mobil matic daripada pemilik mobil manual karena transmisi yang berbeda.

Kira-kira apa saja sih penyebabnya dan bagaimana cara untuk mengatasinya apabila hal ini terjadi pada mobil kamu? 

Tenang, dalam artikel ini akan Lifepal berikan tips untuk mengatasi salah satu kendala mobil matic yang paling sering terjadi. Mari kita cek artikel berikut ini ya!

Penyebab mobil nyentak mendadak

Memiliki mobil matic sudah pasti berbeda dengan memiliki mobil manual, mulai dari cara pengoperasian, akselerasi dan pastinya perawatan. Kendala mobil matic yang sering dialami adalah mobil nyentak saat berpindah gigi atau saat menyalakan mobil. 

Penyebab mobil matic menyentak bisa terjadi karena beberapa alasan. Umur mobil yang sudah cukup tua; permasalahan pada komponen elektrik, oli transmisi bocor atau kotor; setelan kabel accelerator kurang pas; brake dan clutch yang aus; rasio gigi yang mundur; serta permasalahan di solenoid mobil matic.

Beberapa penyebab mobil matic nyentak antara lain:

Oli transmisi kotor

Jarangnya melakukan service kendaraan secara rutin dapat membuat oli transmisi aus atau kotor sehingga membuat performa mesin menurun dan mempengaruhi sistem kerja transmisi. 

Sistem kerja transmisi otomatis pada mobil matic menggunakan sistem hidrolik. Nah, oli sangat berperan penting dalam mengontrol perpindahan gigi. 

Oli yang kotor adalah pemicu perpindahan gigi yang terasa kasar, berat, macet saat berakselerasi dan akhirnya menjadi penyebab mobil matic nyentak.

Cara agar hal tersebut tidak terjadi adalah dengan rutin melakukan pergantian oli transmisi, karena apabila tidak dilakukan pergantian secara rutin, maka bisa berdampak pada rusaknya komponen lain.

Masalah pada komponen AT Solenoid dan Transmission Control Module (TCM)

Komponen yang penting pada transmisi mobil matic adalah AT Solenoid. AT Solenoid mobil matic bertanggung jawab untuk mengaktifkan brake dan clutch dan baru dapat bekerja apabila adanya aliran oli yang sudah diatur pada waktu yang pas dan presisi. 

AT Solenoid mobil bekerja dengan sistem elektrik berdasarkan perintah Transmission Control Module (TCM).

Menurut informasi dari Suzuki, kerusakan pada Solenoid mobil bisa di cek menggunakan Engine Scanner untuk memastikan apakah ada kerusakan pada Solenoid mobil matic atau Transmission Control Module (TCM).

Jika hasil scan sudah didapatkan dan hasilnya memang ada kerusakan pada Solenoid mobil atau TCM, maka solusi yang Lifepal sarankan adalah melakukan pergantian pada komponen yang bermasalah di bengkel mobil matic karena pergantian komponen ini memerlukan waktu yang lama untuk pengerjaannya.

Komponen Solenoid yang rusak membuat oli tidak akan mengalir dan berdampak pada clutch dan brake yang akan berhenti bergerak dan menjadi penyebab mobil matic menyentak.

Brake dan Clutch sudah aus

Brake dan clutch diaktifkan oleh AT Solenoid. Dua komponen ini penting bagi transmisi matic dan terbuat dari susunan plat kopling basah yang bergesekan satu sama lain untuk meneruskan tenaga ke arah roda. 

Saling bergesekan satu sama lain, brake dan clutch akan aus karena usia penggunaan. Ketika dua komponen ini bermasalah maka kinerja mesin akan terganggu dan menghasilkan hentakan pada mobil.

Sebelum brake dan clutch aus karena usia penggunaan, biasakan untuk melakukan pengecekan berkala dan penggantian komponen apabila ditemukannya permasalahan pada brake atau clutch.

Bocornya oli transmisi

Hentakan kasar yang terasa pada saat perpindahan gigi merupakan akibat dari kebocoran oli transmisi. Dengan bocornya oli, kinerja transmisi menjadi bermasalah dan mengarah ke kerusakan komponen tersebut. 

Selain kerusakan komponen, bocornya oli transmisi juga mengakibatkan putaran yang diteruskan oleh sistem transmisi menjadi tidak sesuai dengan yang dihasilkan oleh mesin. 

Mesin merespon dengan menaikan rpm dan menghasilkan perpindahan mendadak yang akhirnya terjadilah transmisi matic menghentak pada mobil.

Kebocoran oli transmisi yang cukup parah harus segera dibersihkan untuk menghindari kerusakan pada mesin.

Jika kamu mengalami kendala mobil matic tersebut, segera hubungi bengkel terdekat untuk cek oli mobil matic dan membersihkan sisa kebocoran oli transmisi. Setelah itu, penggantian oli transmisi wajib dilakukan.

Mundurnya rasio gigi 

Rasio gigi mundur menjadi penyebab mobil matic menyentak namun hal ini hanya ditemukan pada mobil matic model konvensional. 

Pada mobil matic model konvensional, dibutuhkan rasio gigi mundur yang tepat agar transmisi matic berfungsi secara maksimal. 

Apabila gigi mundur memiliki rasio yang tidak sesuai, hal tersebutlah yang mengakibatkan hentakan pada mobil matic. 

Agar mencegah kerusakan yang lebih parah, harus segera dilakukan penyetelan ulang rasio gigi mundur oleh teknisi yang berpengalaman.

Setelan kabel Accelerator Kickdown yang kurang pas

Kesalahan dalam penyetelan kabel accelerator kickdown merupakan salah satu penyebab mobil matic nyentak. 

Biasanya hal ini terjadi pada mobil matic versi lama dimana bagian throttle valve menjadi satu bagian dengan kabel accelerator pedal gas. 

Pemasangan kabel yang tidak tepat yang mengakibatkan mobil menyentak.Kamu dapat mendatangi bengkel resmi untuk meminta teknisi melakukan penyetelan ulang pada kabel accelerator kickdown.

Tips dari Lifepal! Mengalami kendala mobil matic tentu mengharuskanmu untuk mengecek dan melakukan perbaikan di bengkel. Padahal, biaya servis mobil matic sendiri tergolong cukup mahal yakni berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3 juta.

Agar biaya perbaikan mobil matic kesayangan tidak membebani finansial, kamu bisa memanfaatkan asuransi mobil. Tak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan jaminan perbaikan di beberapa bengkel mobil resmi rekanan perusahaan asuransi.

Lindungi mobil matic dengan asuransi mobil

Kamu bisa memilih asuransi mobil all risk supaya gak pusing dengan biaya perbaikan mobil, karena asuransi ini akan meng-cover biaya perbaikan dari kerusakan ringan hingga berat. Bahkan kamu juga bisa mendapatkan ganti rugi atas kehilangan akibat pencurian.

Asuransi adalah salah satu solusi untuk mengontrol risiko pengeluaran berlebih, baik dari segi pengeluaran kesehatan, perjalanan, bisnis, karyawan, aset, rumah atau properti, maupun kendaraan hingga pendidikan, kredit, dan pertanian. 

Jangan sampai lupa mempersiapkan proteksi diri dan finansial dengan asuransi supaya kantong gak jebol karena kejadian tidak terduga!

Sebelum membeli produk asuransi online, sebaiknya pelajari dulu fungsi dan pengertian asuransi, istilah-istilah dalam polis serta kenali berbagai jenis asuransi di Indonesia supaya kamu bisa mendapatkan manfaat optimal dari asuransi piilihanmu nantinya.

Temukan referensi berbagai perusahaan dan produk asuransi, bandingkan polis, hemat, klaim serta konsultasi secara gratis hanya di Lifepal!

Ikuti kuis asuransi mobil Lifepal berikut jika kamu masih belum juga menemukan produk asuransi yang yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Pertanyaan seputar penyebab mobil matic nyentak

 
Penyebab mobil matic menyentak bisa terjadi karena beberapa alasan. 

Umur mobil yang sudah cukup tua; permasalahan pada komponen elektrik, oli transmisi bocor atau kotor; setelan kabel accelerator kurang pas; brake dan clutch yang aus; rasio gigi yang mundur; serta permasalahan di solenoid mobil matic.

Biaya service mobil matic pun cukup mahal yaitu sekitar 2 sampai 3 jutaan.

Asuransi mobil merupakan produk pengelolaan keuangan karena membantu kamu mengurangi risiko finansial dengan menjamin biaya-biaya pengeluaran mendadak yang muncul akibat risiko kecelakaan atau penyebab tertentu. Pilihan produk asuransi bervariasi sesuai kebutuhan keuanganmu, yaitu asuransi mobil all risk (comprehensive) dan asuransi mobil TLO (Total Loss Only). Kamu bisa cek, dapatkan, dan bandingkan referensi produk asuransi terlengkap di Lifepal.

Bagi kamu yang tertarik dengan produk keuangan berbasis syariah, kamu bisa memilih asuransi mobil syariah sebagai pilihan produk pengelolaan finansial yang tepat.

Tanya Lifepal untuk mendapatkan referensi produk asuransi di Indonesia.