Pertama Kali Beli Mobil? Wajib Perhatikan Lima Hal Ini

Enaknya bisa membeli mobil baru, nah perhatikan hal-hal ini

Harga dan jenis kendaraan roda empat di Indonesia amat beragam. Bagi pemula yang ingin punya mobil pribadi bisa mendapatkan dengan melihat berbagai skema. Tentu ada aspek yang mesti diperhatikan agar tak salah langkah atau bahkan menyesal pada kemudian hari. Misal mulai dari melihat besaran dana, riset mengenai promo dan pembiayaan. Lalu seperti apa penggunaan kendaraan rutin, hingga mencari tahu bagaimana layanan aftersales sebuah merek.

Tetapkan Budget

Langkah paling awal ialah menentukan berapa besaran dana yang bisa Anda sisihkan. Apakah cukup untuk membeli secara kontan. Atau mungkin hanya memadai untuk kredit dan cuma bisa menyetor uang muka saja. Perhitungkan dengan matang pula arus keuangan bulanan hingga tahunan. Kalkulasi, apakah sumber pendanaan dari satu atau mungkin lebih. Misal, lantaran memiliki kerjaan sampingan, tentu bisa meringankan pembayaran.

Jangan sampai malah salah hitungan atau mengambil kredit di luar budget awal, hingga menjadi beban tersendiri atau jadi kredit macet. Kalau misal pemasukan hanya dari satu gaji bulanan saja dan belum bisa membeli cash, baiknya sediakan uang muka lebih besar. Biasanya tersuguh Down Payment (DP) 20 persen, 25 persen dan 30 persen dari harga on the road mobil. Cermati baik-baik, DP ringan dan tenor panjang malah bisa membuat besaran uang yang wajib disalurkan tambah besar. Tidak selamanya pinjaman ringan (soft loan) itu memudahkan.  

Level Mobilitas

Usai tahu berapa jumlah dana yang siap digunakan untuk membeli mobil, buatlah daftar keperluan yang perlu digunakan dengan mobil, agar bisa memilih jenis mobil apa yang paling tepat digunakan. Misal, apakah mobil dipakai untuk berkendaraan harian di perkotaan saja. Hitung, berapa jarak pemakaian paling sering. Apakah kerap untuk mengemudi sendirian saja atau sering membawa penumpang dalam jumlah banyak. Jangan sampai, misal Anda membeli mobil pertama dengan ukuran dan mesin besar, malah mubazir. Belum lagi kalau perpanjangan STNK (pajak tahunan) mahal. Perlu dicatat, kendaraan bertipe lima pintu dan mesin di bawah 1,5 liter punya pajak tahunan relatif lebih rendah ketimbang SUV 7-seater berpenggerak 4 roda.

Yang paling aman dari segi cost of ownership, jenis kendaraan LCGC tujuh penumpang cukup reliable digunakan. Entah itu berkonfigurasi lima atau muat tujuh penumpang. Bisa dicek di OTO.com soal rekomendasi jenis mobil ini. Itu sangat memudahkan Anda untuk memilah, mana yang paling sesuai. Daftarnya begitu komplet.

Baru atau Bekas?

Ini juga penting. Setelah mengetahui kebutuhan mobilitas, baiknya membeli mobil idaman gres atau bekas? Keduanya tak masalah. Beli kendaraan anyar pastinya lebih mantap di hati. Ada sensasi sendiri tatkala pembeli pertama mendapatkannya. Saat meminang mobil anyar, artinya Anda tak perlu repot urusan perawatan. Bahkan ada pabrikan yang menawarkan paket servis dalam program penjualan. Jelas itu menambah kemudahaan dalam memiliki mobil. Lembaga penyalur uang biasanya menyertakan asuransi jenis All Risk dengan jumlah tahun bervariasi. Khusus pembiayaan mobil gres.

Opsi kedua ialah membeli kendaraan bekas. Kalau memang kondisi uang memaksa untuk beli mobil seken, yang paling utama diperhatikan ialah usia. Jangan sampai lebih dari 5 tahun. Biasanya jika umur masuki periode itu, sudah banyak muncul penyakit. Part di tubuh mobil juga ada masa pakainya. Dengan membeli mobil bekas tapi usia muda, artinya masih punya depresiasi, atau menyusutan harga relatif kecil. Itupun kalau Anda berniat menjualnya kembali. Pertimbangan lain, kalau kendaraan bekas ingin diasuransikan. Maka preminya menjadi semakin tinggi.

Skema Pembiayaan

Guna mempertimbangkan biaya pembelian mobil. Pelanggan dapat mencermati setiap skema pembiayaan yang ditawarkan oleh Agen Pemegang Merek.  Perusahaan leasing biasanya mempunyai besaran bunga dan tenor yang berbeda-beda. Konsumen juga dapat bertanya kepada tenaga penjual di diler resmi untuk dapat memberikan rekomendasi lembaga pembiayaan yang tepat.

Tapi perlu diketahui pula, seperti istilah ADDM yakni angsuran dibayar di muka. Kemudian satunya lagi ADDB atau angsuran dibayar di belakang. Ini sebetulnya taktik marketing saja. Contoh kalau pakai skema kredit ADDM, maka uang yang dibayarkan sudah termasuk angsuran pertama. Amsal, pelanggan ambil tenor kredit dua tahun. Usai menyetorkan DP, Anda hanya menyetor cicilan sebanyak 23 kali saja.

Sebaliknya kalau ADDB. Uang muka menjadi lebih kecil, tapi tenor bulanan sedikit lebih lama. Misal dengan DP 30 persen. Anda bisa mengambil angsuran selama 12 bulan, 24 bulan hingga seterusnya. Kalau misal tidak keberatan. Anda bisa melihat kalkulator simulasi cicilan kredit dari Lifepal. Anda bisa memanfaatkannya untuk kalkulasi kemampuan finansial sebelum membeli mobil. Semoga deret penjelasan ini bisa menambah pengetahuan untuk menentukan pilihan pas.  

Jaringan Diler dan Bengkel Resmi

Banyak jenis merek mobil penumpang di Indonesia. Mulai dari pabrikan Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Eropa hingga China. Paling direkomendasikan bagi pembeli pertama ialah brand yang masuk dalam 10 besar penjualan nasional, dengan ekosistem pasar yang mereka bentuk. Artinya jumlah jaringan penjualan dan bengkel resmi linear dengan penguasaan market. Jadi misal Anda ingin servis, pastikan merek tertentu memiliki pusat layanan terdekat dari lokasi. Urusannya dengan keterjangkauan aftersales dan layanan darurat juga.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →