Rem Tangan Mobil – Fungsi, Jenis, dan Cara Penggunaannya

jenis rem tangan mobil

Rem tangan mobil (hand brake) atau rem parkir merupakan salah satu sistem keamanan mobil dengan prinsip sederhana, namun perannya sangat penting untuk menjaga mobil tetap di posisinya saat berhenti.

Cara kerja rem tangan mobil adalah dengan mengunci atau memberikan tekanan pada bagian roda kendaraan, yang kemudian mengurangi atau menghentikan pergerakan roda.

Buat pengendara baru, kamu harus tahu apa saja fungsi dan cara penggunaan rem tangan yang baik dan benar. Artikel kali ini akan membahas seputar rem tangan mobil yang penting untuk kamu ketahui. Yuk, kita simak artikelnya!

Fungsi Rem Tangan Mobil

Hand brake mobil atau rem tangan biasa juga disebut sebagai rem parkir. Hal tersebut karena mengingat fungsi rem tangan pada mobil adalah menjaga agar kendaraan tetap diam ketika parkir. Lebih jelasnya, berikut adalah fungsi rem mobil. 

1. Menjaga posisi mobil

Fungsi rem biasa adalah membantu menghentikan kendaraan, sedangkan rem tangan digunakan untuk menjaga mobil tetap diam saat diparkir untuk jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, rem tangan kerap disebut sebagai rem parkir.

2. Membantu kontrol mobil

Peran penting dari rem tangan mobil terletak pada saat mobil melewati jalanan yang tidak rata, terutama pada tanjakan atau turunan. Rem tangan digunakan untuk membantu kendali mobil dan mempermudah perjalanan di jalanan yang kurang rata.

3. Menjadi rem darurat

Rem tangan mobil memiliki fungsi tambahan sebagai rem darurat. Dalam situasi di mana jalanan macet atau pengemudi terlalu lelah untuk menginjak pedal rem, rem tangan dapat digunakan sebagai alternatif pengereman. 

Selain itu, rem tangan juga dapat digunakan saat rem mobil mengalami masalah. Namun, penting untuk menggunakan rem tangan dengan benar dalam kondisi darurat.

Jenis-Jenis Rem Tangan Mobil Berdasarkan Penggunaannya

Terdapat beberapa jenis rem stik yang perlu kamu ketahui agar kamu lebih berhati-hati dalam berkendara, diantaranya:

1. Jenis rem stik

Mobil manual dan otomatis masih menggunakan jenis rem ini. Bentuknya sendiri berupa stik yang letaknya di konsol tengah, tepatnya di samping kiri kursi pengemudi. Ujung bagian ini dilengkapi dengan tombol yang bisa ditekan. 

2. Jenis rem pedal

Jenis rem ini terletak sejajar dengan pedal gas. Sesuai dengan namanya yakni pedal, maka cara penggunaannya pun dengan diinjak seperti gas dan kopling. 

Saat ini mobil otomatis lah yang menggunakan jenis rem ini. Kamu harus menginjak rem sampai dalam agar berfungsi dan mengunci, sedangkan untuk mengembalikannya kamu tinggal injak sekali lagi dengan dalam.. 

3. Jenis rem tombol

Model tombol adalah model yang paling mudah digunakan dibandingkan kedua jenis rem tangan mobil sebelumnya. Cara menggunakannya adalah dengan menarik tuas sedikit yang ada pada tombol rem tangan dan rem akan bekerja kemudian berhenti. 

Masih belum banyak mobil di Indonesia yang menggunakan jenis rem ini. Istilah lain untuk menyebutnya adalah rem tangan elektrik. 

Berikan perlindungan terbaik untuk keuanganmu dengan asuransi mobil TLO. Asuransi mobil TLO memberikan ganti rugi kerusakan mobil di atas 75 persen dan kehilangan akibat pencurian. Dapatkan asuransi TLO terbaik di Lifepal.

Rem Tangan Mobil untuk Roda Depan atau Belakang?

Kebanyakan rem tangan pada dasarnya bekerja untuk roda belakang, tapi ada juga yang sistemnya terhubung ke roda bagian depan. Keduanya merupakan jenis rem tangan berbeda berdasarkan cara kerjanya.

Jadi, jenis rem tangan sebenarnya bukan hanya dibedakan berdasarkan cara menggunakannya, tapi juga berdasarkan ban yang dipengaruhinya. Berikut adalah kedua jenis rem tersebut:

1. Rem tangan roda belakang

Ketika kamu menggunakan jenis rem ini, roda belakang akan berhenti terlebih dahulu. Tipe ini umumnya digunakan pada mobil penumpang atau kendaraan kecil. Jenis rem ini terdiri dari beberapa komponen, termasuk rem tromol (drum brake) dan rem piringan (disc brake).

2. Rem center brake

Tipe berikutnya terletak di poros propeller yang terhubung dengan transmisi. Saat diaktifkan, rem akan bekerja di bagian tersebut. Biasanya, kendaraan niaga atau mobil pengangkut barang yang menggunakan jenis ini. Model rem tangan mobil ini serupa dengan rem tromol, tetapi ditempatkan di antara transmisi dan poros propeller.

Cara Menggunakan Rem Tangan Mobil

Meskipun penggunaan rem tangan mobil terlihat mudah dan simpel, tidak banyak pengemudi yang mengetahui cara kerja rem tangan yang baik dan benar. Untuk itu, berikut ulasan dari cara penggunaan rem tangan.

1. Pastikan kendaraan berhenti sepenuhnya

Sebelum menggunakan rem tangan, pastikan kendaraan berhenti sepenuhnya dengan menggunakan rem utama (pedal rem) terlebih dahulu. Pastikan kendaraan berada dalam posisi parkir (untuk transmisi otomatis) atau gigi netral (untuk transmisi manual).

2. Temukan tuas rem tangan

Cari tuas rem tangan di dalam kabin mobil. Pada sebagian besar mobil, tuas rem tangan terletak di antara kursi pengemudi dan penumpang, dekat dengan lengan tengah atau di samping tempat duduk.

3. Tarik tuas rem tangan

Tarik tuas rem tangan dengan tangan kamu. Biasanya, tuas akan memiliki beberapa posisi. Tarik tuas secara perlahan hingga mencapai kekencangan yang cukup untuk menjaga kendaraan tetap diam. Pastikan tuas benar-benar terkunci di posisi tersebut.

4. Periksa kekencangan rem tangan

Setelah menarik tuas rem tangan, periksa kekencangan rem tangan dengan mencoba menggerakkan kendaraan. Jika rem tangan terkunci dengan baik, kendaraan seharusnya tidak bergerak.

5. Lepaskan rem tangan

Cara menurunkan rem tangan mobil adalah dengan menekan tekan tombol pelepas (jika ada) atau tekan tuas rem tangan ke bawah sambil secara perlahan melepaskannya. Pastikan tuas kembali ke posisi semula dengan bebas.

Penting untuk diingat bahwa prosedur penggunaan rem tangan dapat sedikit berbeda tergantung pada kendaraan dan sistem pengereman yang digunakan. Oleh karena itu, penting untuk merujuk pada panduan pengguna kendaraan kamu untuk instruksi yang tepat mengenai penggunaan rem tangan pada kendaraan.

Hal yang Harus Diperhatikan saat Menggunakan Rem Tangan

Selain cara penggunaan yang benar di atas, ada juga beberapa hal lain yang perlu kamu perhatikan dalam penggunaan hand brake:

  • Khusus untuk jenis rem tangan stik, cara penggunaannya dengan menarik tuas stik. Pastikan agar mengeluarkan bunyi klik selama empat hingga tujuh kali bunyi. Jika lebih dari itu, bawa segera ke bengkel mungkin saja terdapat setelan yang tidak cocok dengan rem tangan mobil kamu.
  • Sebisa mungkin hindari penggunaan rem tangan ketika mobil berhenti ketika lampu merah ataupun ketika mobil berhenti sejenak. Alangkah baiknya posisikan transmisi ke “N” atau gigi netral agar kampas rem tangan kamu lebih tahan lama.
  • Tidak usah menginjak ataupun menarik rem secara berlebihan. Pada rem tangan stik ketinggian tuas cukup ditarik 45 derajat. hal tersebut sudah bisa mengunci ban mobil agar tidak bergerak.
  • Hindari penggunaan rem tangan jika mobil terparkir dalam jangka waktu yang lama. Untuk transmisi mobil manual, kamu bisa menggunakan pengganjal untuk menghambat laju kendaraan.
  • Cara menggunakan rem tangan mobil matic adalah dengan juga menggunakan transmisi “P” yang berarti parkir. Posisi rem tangan saat parkir pada mobil matic adalah diaktifkan lebih dulu, baru kemudian pindahkan tugas ke transmisi “P”.
  • Jangan tancap gas sebelum rem tangan dilepas ketika mengemudi di tanjakan. Pastikan hand rem berada dalam kondisi tidak terkunci.
  • Jika hand brake belum sepenuhnya dilepas, namun sudah terlanjur menginjak gas, hal tersebut akan membuat kabel rem mudah putus.

Kapan Rem Tangan Mobil Perlu Digunakan? 

Tidak seperti rem kaki, rem tangan mobil digunakan hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Rem tangan mobil biasanya digunakan pada saat parkir di landasan yang agak miring untuk mencegah mobil merosot. 

Selain itu, rem tangan mobil juga biasanya digunakan pada saat kendaraan sedang berada di kemacetan. 

Pada saat kemacetan parah terjadi, rem tangan mobil lebih disarankan karena penggunaan rem kaki mobil pada kondisi demikian justru bisa mempercepat penurunan performa sistem pengereman mobil.

Penyebab Rem Tangan Mobil Macet

Tidak dapat dipungkiri, rem tangan terkadang mengalami gangguan seperti macet hingga rem tangan mobil tidak berfungsi. Untuk itu, berikut adalah beberapa penyebab rem tangan mobil kamu macet.

1. Menarik tuas rem tangan terlalu kuat

Jika kamu terlalu kuat dalam menarik tuas rem tangan hingga melebihi batas gerigi didalamnya, hal itu bisa menyebabkan rem tangan rusak. Tariklah perlahan agar hal semacam itu tidak terjadi.

2. Tuas rem tidak kembali setelah ditarik

Hal tersebut bisa saja terjadi apabila kamu tidak memahami mekanisme kerjanya. Maka dari itu kamu wajib mengenali penyebab dari rem tangan mobil yang macet tersebut.

3. Menggunakan rem tangan dalam jangka waktu yang lama

Sangat tidak disarankan untuk menggunakan rem tangan dalam jangka waktu yang lama. Apalagi jika lokasi mobil parkir terdapat genangan air ataupun dalam kondisi banjir. Hal tersebut bisa memberi dampak karat lengket pada rem hingga sulit untuk dilepaskan.

4. Tidak dapat membedakan rem tangan transmisi manual maupun otomatis

Kendaraan roda empat seperti mobil memiliki dua jenis transmisi yakni manual dan otomatis. 

Keduanya memiliki cara penggunaan rem tangan yang berbeda-beda. Penyebab rem tangan mobil macet tersebut bisa terjadi karena pengendara tidak paham dalam membedakan kedua transmisi itu, sehingga sering salah menggunakannya dan mengakibatkan rem tangan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Cara Mengatasi Rem Tangan Mobil yang Macet

Setelah kamu mengetahui penyebab macetnya rem tangan di mobil kamu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya, yaitu:

1. Tarik perlahan rem tangan

Jika rem tangan sering macet karena pengendara terlalu kuat dalam menarik rem tersebut, solusinya adalah pengoperasian harus dilakukan perlahan. 

2. Mengembalikan tuas rem yang tidak bisa ditarik

Untuk mengembalikan tuas rem tangan yang tidak bisa ditarik solusinya adalah gunakan tenaga ekstra. Angkat tuas rem dengan kuat dan dengan cepat turunkan tuas rem tersebut agar rem tangan kembali normal seperti biasanya.

3. Tidak menggunakannya dalam jangka waktu lama

Jika kondisi atau medan tertentu seperti jalan tergenang air banjir, maka tidak disarankan untuk menggunakan rem dalam waktu yang lama.

4. Pahami rem tangan manual dan otomatis

Pahami seputar rem tangan baik manual maupun otomatis. Mobil dengan transmisi manual menggunakan rem tangan yang mengandalkan tuas untuk pengoperasiannya, sedangkan pada transmisi otomatis sudah banyak menggunakan rem pedal yang pengoperasiannya diinjak begitu juga ketika melepasnya.

Penyebab Lampu Rem Tangan Mobil Menyala Terus dan Cara Mengatasinya

Selain masalah rem tangan yang macet, terdapat masalah lain yang sering ditemui yakni lampu rem tangan nyala terus. Ketahui penyebab dan bagaimana cara mengatasi, seperti berikut ini:

1. Tidak sempurna ketika menurunkan rem tangan

Kurang sempurna ketika menonaktifkan rem parkir bisa menyebabkan rem tangan terus menyala. Seperti halnya saat menurunkan rem tangan yang  kurang full atau terganjal oleh sesuatu sehingga switch hand rem tetap tertekan yang mengakibatkan lampu indikator tidak mati. 

Cara mengatasinya, cobalah  mainkan tuas rem tangan kamu dengan menaikkan dan menurunkan full. Jika lampu rem tangan tidak juga mati silahkan periksa bagian lainnya seperti switch rem parkir yang terdapat di bagian bawah tuas hand brake ataupun yang terdapat dalam tangki reservoir minyak rem.

2. Minyak rem di tangki reservoir yang kurang

Dalam tangki reservoir minyak rem mobil terdapat satu buah switch lampu indikator hand brake berbentuk seperti pelampung yang nantinya akan memberitahukan  bahwa kondisi cairan minyak rem didalam tabung reservoir ini berkurang. 

Periksalah apakah memang benar ketinggiannya berkurang, jika begitu tambahkan lagi cairan minyak rem kedalam tangki reservoir hingga batas maksimum. 

Dalam keadaan normal minyak rem bisa turun atau berkurang karena semakin menipisnya kampas rem mobil, sebaiknya kamu lakukan pengecekan pada bagian kampas rem, siapa tahu memang tipis dan harus diganti.

3. Switch rem tangan mengalami kerusakan

Jika kamu sudah memain-mainkan tuas rem tangan namun lampu indikatornya tetap saja menyala di dashboard mobil, bisa juga diakibatkan karena adanya kerusakan switch rem parkir. 

Oleh karena itu, coba periksa apakah switch rem parkir tersebut masih bisa berfungsi dengan baik atau rusak.

Terdapat dua buah switch rem tangan, yang pertama terletak di bagian bawah atau belakang tuas hand rem, lakukan pembongkaran dan lakukan pengujian switch tersebut dengan menggunakan avometer, jika diketahui rusak maka lakukan penggantian dengan part baru.

Rem tangan mobil (hand brake) atau rem parkir adalah salah satu sistem keamanan mobil yang memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga mobil kamu tetap di posisinya saat berhenti.

Maka dari itu, bagi kamu pengemudi mobil apalagi yang masih pemula wajib mengetahui jenis-jenis dan cara menggunakan rem tangan ini agar kamu lebih aman dalam berkendara.

Penyebab Rem Tangan Mobil Kurang Pakem 

Masalah lainnya yang juga kerap dialami oleh pengendara mobil adalah rem tangan tidak pakem. 

Penyebab utamanya biasanya karena karena setelan brake shoe-nya menurun sehingga membuat rem tangan jadi lebih tinggi saat diaktifkan. 

Cara mengatasi rem tangan mobil kurang pakem dapat dilakukan dengan mengatur ulang tromol melalui adjuster yang ada di komponen tersebut. 

Jika setelah diatur ulang tromol masih kurang pakem juga, coba cek kualitas kampas rem, apakah masih bagus atau sudah perlu diganti. Jika rem kurang pakem dan pedal terasa dalam, bisa jadi kamu perlu ganti kampas rem mobil. 

Secara umum, kampas rem bisa bertahan selama 5 tahun namun kamu disarankan untuk melakukan pengecekan setiap 10.000 km.

Ketahui juga tentang cara memperbaiki rem tangan mobil yang rusak selengkapnya di artikel Lifepal lainnya.

Biaya Perbaikan Rem Tangan Mobil

Perlu kamu ketahui, cara menggunakan rem tangan yang tidak tepat justru akan membuat rem tangan cepat rusak. Biaya yang harus dikeluarkan pun tidak sedikit. Seperti halnya jika kabel rem rusak dan harus diganti. 

Pada rem tangan, terdapat dua kabel rem dan jika diganti dengan yang baru, harganya berkisar Rp500 ribuan/kabel. Lalu, biaya untuk mengganti kampas rem adalah mulai dari Rp400 ribu.

Tips dari Lifepal! Ketahui saat-saat rem mobil kamu sudah tidak lagi nyaman untuk digunakan. Bila sudah terasa tidak nyaman, lebih baik untuk menyerahkan ke bengkel terdekat. 

Kerusakan rem tangan berhubungan dengan kampas rem, piringan cakram dan selang rem yang cukup rumit. Bila tidak memiliki keahlian untuk memperbaikinya, lebih baik diservis ke bengkel resmi.

Pentingnya Punya Asuransi Mobil

Selain melakukan servis mobil secara rutin, jangan lupakan juga pentingnya memiliki asuransi mobil. Asuransi dapat membantu kamu terhindar dari risiko finansial apabila terjadi risiko seperti kecelakaan dan kehilangan akibat pencurian.

Manfaatkan asuransi mobil All Risk yang memberikan pertanggungan atas kerusakan parsial seperti baret, lecet, penyok, kerusakan total, hingga kehilangan akibat pencurian.

Hitung biaya premi asuransi yang mesti kamu bayarkan menggunakan kalkulator premi asuransi mobil yang sudah disesuaikan dengan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan. 

Pertanyaan Seputar Rem Tangan Mobil

Bagaimana cara mengatasi rem tangan yang macet?

Cara mengatasi rem tangan mobil yang macet yakni:

  • Tarik perlahan rem tangan
  • Gunakan tenaga ekstra untuk mengembalikan tuas rem yang tidak bisa ditarik.
  • Jangan gunakan rem tangan dalam jangka waktu lama
  • Wajib memahami perbedaan rem tangan manual dan otomatis

Bagaimana posisi rem tangan saat mobil jalan?

Posisi rem tangan saat mobil jalan adalah tuasnya lurus dan tidak dalam posisi ditarik ke atas. Saat tuasnya ditarik ke atas, seharusnya rem tangan aktif dan mobil tidak bisa digerakkan.

Apa asuransi mobil yang bagus?

Ada banyak asuransi mobil yang bagus di Indonesia, berikut rekomendasi 10 asuransi mobil terbaik dari Lifepal. 

Perlu diingat, belilah asuransi mobil sesuai dengan kebutuhan kamu. Perhatikan beberapa aspek seperti jaringan bengkel rekanan yang luas, layanan pengajuan yang mudah, dan jenis asuransinya.