Waspada Pungli, Segini Tarif Ambulans dan Mobil Jenazah di Jakarta

Ambulance (id.wikipedia.org)

Gara-gara tarif ambulans dinilai mahal, muncullah jasa pengiriman jenazah dengan truk. Kabar ini diceritakan oleh pemilik akun Twitter @Destyadarmawan. Dalam akun Twitternya ia menceritakan “bisnis mayat” ini kayak jasa antar jemput biasa, tapi yang diantar dan jemput udah gak bernyawa.

Nah, yang bikin merinding, jenazah bukan diletakan di peti mati melainkan didudukkan di bangku depan sebelah pak supir. Jenazah itu dipakaikan baju biasa dan kacamata layaknya orang yang masih hidup. Alasannya agar gak ketahuan polisi sehingga ujung-ujungnya diharuskan menggunakan ambulans. Sebagai informasi, setiap truk barang harus dicek muatannya di tempat penimbangan dan diperiksa oleh petugas.

Konon, keluarga mendiang menggunakan jasa ini karena gak kuat bayar ambulans. Sementara, untuk sekali angkut pengiriman Jakarta-Surabaya, supir akan dibayar sekitar Rp 5 juta.

Wah, padahal Rp 5 juta bukanlah nominal yang sedikit kan. Tapi, kabarnya tarif tersebut masih lebih terjangkau dari pada jasa ambulans, sehingga pihak keluarga memilih jasa itu. Lho, memang berapa sih tarif jasa ambulans? Apakah memang lebih mahal?

Biar gak bertanya-tanya lagi, yuk simak ulasannya berikut ini.

Tarif ambulans dan mobil jenazah di Jakarta

Sebelumnya, perlu dipahami perbedaan ambulans dengan mobil jenazah. Mobil jenazah tidak dilengkapi perlengkapan khusus untuk pasien (karena yang diantar telah meninggal dunia), sedangkan mobil ambulans memiliki perlengkapan khusus mulai dari yang sederhana sampai yang lengkap. Oleh karena itu, sebetulnya penggunaan ambulans tidak terlalu tepat jika digunakan sebagai pengantar jenazah.

Tarif penggunaan ambulans untuk orang sakit diatur dalam peraturan gubernur (pergub) nomor 169 2016 tentang Kepesertaan dan Pelayanan Jaminan Kesehatan, serta dalam pergub nomor 209/2015 tentang Tarif Pelayanan Ambulans.

Berdasarkan pergub di atas, tarif pelayanan ambulans gawat darurat (AGD) bervariasi, tergantung pada jenis layanan yang diberikan. Misalnya, sebagai berikut:

  1. Layanan dalam kota DKI Jakarta tanpa dokter dengan 1 orang petugas selama 1-6 jam dikenakan tarif Rp 650 ribu dan Rp 1,3 juta untuk 6-12 jam.
  2. Tambahan tenaga medis dikenakan biaya tambahan, untuk tenaga kesehatan  Rp 150-300 ribu, bidan Rp 175-350 ribu, dokter umum Rp 300-600 ribu, dan dokter spesialis Rp 500 ribu-1 juta
  3. Tambahan fasilitas tambahan dikenakan biaya tambahan dari Rp 20 -350 ribu.
  4. Layanan luar kota DKI ( Bogor, Depok, tangerang, dan Bekasi) tanpa dokter selama 1-6 jam tarifnya sebesar Rp 950 ribu dan Rp 1,9 juta untuk 6-12 jam.

Pemerintah juga menyediakan layanan ambulans rutin dengan tarif Rp 450 untuk dalam kota DKI Jakarta dan untuk luar kota DKI Jakarta berada pada rentang Rp 665 ribu- Rp 10,15 juta.

Berbeda dengan mobil jenazah. Tarif mobil jenazah telah diatur dalam Perda 1/2015 tentang Retribusi. Pemakaian kendaraan jenazah untuk dalam kota dikenakan tarif Rp 100 ribu sekali pakai. Sementara untuk luar kota tarifnya menjadi Rp 1.500 per kilometer.

Pada kisah sebelumnya, keluarga menggunakan jasa truk antar jenazah dengan tarif Rp 5 juta.

Memang, jika pengantaran jenazah dilakukan menggunakan ambulans, tarifnya jauh lebih mahal. Namun, jika menggunakan perhitungan tarif mobil jenazah yang disediakan pemerintah, maka estimasi tarifnya menjadi:

Jakarta – Surabaya :  810 km (berdasarkan estimasi pada Google Maps)

Tarif mobil jenazah :  Rp 1.500 x 810 = Rp 1,2 juta.

Artinya sebetulnya menggunakan jasa mobil jenazah jauh lebih murah dibanding menggunakan jasa truk pengantar mayat.

Ada ambulans dan mobil jenazah gratis!

Jika merasa tarif ambulans terlalu mahal, tenang dulu. Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan layanan ambulans gratis yang dikelola oleh Dinkes DKI Sunter, Jakarta Utara. Armada yang tersedia ditujukkan untuk mengantar warga yang sakit, akan melahirkan, hingga mengantar jenazah.

Tidak hanya menyediakan mobil jenazah gratis, pemprov juga memberikan fasilitas pengurusan jenazah bagi keluarga yang tidak mampu. Untuk menggunakan jasa ini, warga dapat menghubungi nomor (021) 548 0137 dan (021) 5484544.  Siapkan KTP pemohon, KTP almarhum, kartu keluarga, surat keterangan kematian, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau kartu BPJS.

Unit mobil jenazah tersedia di berbagai rumah sakit umum daerah seperti RSUD Pasar Minggu, Pasar Rebo, Budi Asih, Tarakan, Cengkareng, dan Koja.

Gak cuma pemprov, beberapa lembaga swasta juga udah peduli dengan masalah terkait ini. Contohnya adalah Dompet Dhuafa yang menyediakan jasa antar jenazah gratis. Tipsnya, kamu memang harus rajin-rajin cari informasi dulu.

 

Meski sekarang belum dibutuhkan, informasi mengenai tarif ambulans dan mobil jenazah ini penting diketahui agar kamu gak terkena pungutan liar yang masih aja sering terjadi. Kalau kamu menerima berita simpang siur, tanyakan aja langsung ke nomor yang tercantum di atas. Biar gak kena tipu-tipu.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →