• 2021-09-10 15.47.32
FLASHSALE
Diskon 10%

Asuransi Penyakit Kritis

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Asuransi Penyakit Kritis Terbaik & Ulasan Polis 2021

Asuransi penyakit kritis adalah asuransi yang akan memberikan uang santunan untuk biaya pengobatan atau perawatan ketika tertanggung didiagnosis penyakit kritis. Jenis penyakit kritis sendiri dibedakan menjadi tiga tahap, yaitu kondisi kritis tahap awal, menengah, dan akhir.

Lifepal telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan asuransi penyakit kritis, salah satunya Allianz dengan premi di bawah Rp50 ribu per bulan. Yuk, lihat dan bandingkan polisnya di Lifepal!

Selain itu, tim Lifepal telah merangkum pilihan asuransi penyakit kritis yang menanggung 10, 60, 80, bahkan 100 jenis penyakit kritis, berikut daftarnya:

Manfaat Asuransi Penyakit Kritis

Manfaat asuransi penyakit kritis memberikan uang pertanggungan yang bisa digunakan untuk perawatan ketika didiagnosis penyakit kritis. Beberapa polis juga memberikan santunan tunai, dengan tujuan agar nasabah bisa tetap aman secara finansial meskipun tidak mampu bekerja lagi.

Tanda Anda Perlu Punya Asuransi Penyakit Kritis

Risiko penyakit kritis memang dapat menimpa siapa dan kapan saja. Namun, jika memiliki ciri-ciri berikut ini, tandanya sangat penting untuk terproteksi asuransi penyakit kritis:

1. Memiliki riwayat penyakit kritis dalam keluarga

Menurut Prof. Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP selaku ketua Yayasan Kanker Indonesia, 8-10 persen kasus kanker dipengaruhi oleh genetik. Oleh sebab itu, asuransi penyakit kritis penting dimiliki oleh kita yang memiliki riwayat penyakit kritis dalam keluarga.

2. Nasabah adalah pencari nafkah utama dalam keluarga

Salah satu manfaat dari asuransi penyakit kritis antara lain memberikan santunan tunai jika terdiagnosa penyakit kritis. Nah, mengingat peran pencari nafkah utama sangatlah krusial dalam satu keluarga, jika mengalami risiko penyakit kritis maka perputaran keuangan keluarga juga akan ikut terganggu. Di sinilah pentingnya peran asuransi penyakit kritis sebagai solusi finansial.

3. Telah berusia 40 tahun ke atas

Semakin tua usia nasabah, risiko penyakit kritis juga akan semakin tinggi. Itu sebabnya, penting untuk calon nasabah kalangan usia 40 tahun ke atas terlindungi asuransi. Bagi nasabah yang belum memiliki asuransi kesehatan, disarankan untuk mengutamakan asuransi kesehatan terlebih dahulu baru menambahkan asuransi penyakit kritis dalam plan proteksinya. Sebab, cakupan jenis penyakit asuransi kesehatan lebih luas dibandingkan dengan penyakit kritis.

Pengecualian Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis memiliki daftar pengecualian yang tidak ditanggung oleh asuransi, baik secara umum maupun khusus. Berikut daftarnya:

Jenis-jenis Asuransi Penyakit Kritis

Jenis asuransi penyakit kritis dibedakan menjadi dua, yaitu polis murni atau stand alone dan polis tambahan atau rider. Keduanya memiliki keunggulannya masing-masing. Berikut ini penjelasannya:

Asuransi Penyakit Kritis Murni

Asuransi penyakit kritis murni adalah polis khusus untuk manfaat penyakit kritis saja tanpa perlu bergandengan dengan produk asuransi lain. Sebagai informasi, asuransi penyakit kritis biasanya diperoleh sebagai riderasuransi kesehatan.

Adapun beberapa rekomendasi polis asuransi penyakit kritis murni terbaik mencakup:

1. Asuransi FWD Life

Rekomendasi polis terbaik adalah FWD Critical Illness Accelerated yang memberikan manfaat santunan tunai hingga Rp2 miliar. Polis ini menanggung hingga 49 jenis penyakit kritis.

2. Asuransi Prudential

Salah satu polis unggulan Prudential adalah PRUCritical Benefit 88 yang menanggung hingga 60 jenis penyakit kritis. Polis asuransi penyakit kritis Prudential dapat diperpanjang hingga usia 88 tahun, sehingga sangat cocok untuk calon nasabah berusia lansia.

3. Asuransi Cigna

Rekomendasi selanjutnya adalah Cigna Family Proteksi Optima yang menanggung risiko 10 jenis penyakit kritis. Manfaat polis yang diberikan berupa santunan meninggal dunia dan biaya pengobatan penyakit kritis.

4. Sequis Life

Terakhir adalah asuransi Sequis Q Early Payout Critical Illness Plus Rider yang menanggung mulai dari penyakit kritis tahap awal, menengah hingga lanjutan. Jenis penyakit kritis yang ditanggung pun terbilang sangat luas, yaitu 120 kondisi medis. Polis juga dapat diperpanjang hingga usia 85 tahun.

Lihat rekomendasi dan ulasan polis asuransi sakit kritis selengkapnya di sini:

Premi Asuransi Penyakit Kritis

Premi asuransi penyakit kritis bisa didapat dengan kisaran harga mulai Rp116 – Rp300 ribuan (atau lebih) per bulan. Sementara untuk besaran preminya tergantung pada jenis polis yang dipilih. Jika memilih jenis murni atau stand alone besaran premi asuransinya akan lebih murah. Sementara untuk manfaat tambahan atau rider biasanya preminya akan lebih mahal.

Nasabah perlu memastikan bahwa manfaat polis asuransi sakit kritis yang dibeli sesuai dengan kebutuhan agar bisa mendapatkan polis asuransi penyakit kritis dengan premi murah. Misal, calon nasabah masih berusia 20 tahun, mungkin baru membutuhkan santunan dana sebesar Rp200 juta saja, sehingga biaya premi yang dibayarkan pun tidak terlalu mahal. Jika sudah menikah dan memiliki anak, barulah cari santunan yang lebih besar, misal Rp500 juta.

Klaim Asuransi Penyakit Kritis

Klaim asuransi penyakit kritis pada umumnya berbeda-beda antara satu perusahaan dengan lainnya. Berikut salah satu contoh cara klaim asuransi penyakit kritis.

Memilih Asuransi Penyakit Kritis Terbaik

Memilih asuransi penyakit kritis terbaik perlu mempertimbangkan jenis penyakit kritis yang kemungkinan terjadi, usia, besaran uang pertanggungan yang dibutuhkan, dan jenis serta besaran premi.

Tips Memilih Asuransi Penyakit Kritis

Berikut poin penting yang perlu dipertimbangkan:

Pilih Asuransi Penyakit Kritis atau Asuransi Kesehatan?

Fenny yang berusia 30 tahun terserang penyakit kritis tahap akhir, yaitu kanker hati. Akibat penyakit yang dideritanya, bisnis yang dijalankan Fenny pun terganggu dan penghasilan yang didapatkan secara drastis ikut menurun.

Untungnya Fenny telah terproteksi oleh asuransi kesehatan, sehingga untuk biaya konsultasi dokter dan obat-obatan dapat ditanggung pihak asuransi. Hanya saja, batas manfaat pertanggungan asuransi kesehatan yang mencapai Rp40 juta per tahun tidaklah cukup untuk menutupi seluruh biaya perawatan medis kanker hati yang berkisar Rp104 hingga Rp200 juta.

Di sinilah pentingnya memiliki asuransi. Sebab, asuransi penyakit kritis memiliki fungsi yang berbeda dengan asuransi kesehatan.

Agar tidak bingung, simak perbedaannya berikut ini

IndikatorAsuransi Penyakit KritisAsuransi Kesehatan
FungsiMemberikan santunan atas risiko penyakit kritis yang mengancam jiwa.Menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap atas risiko sakit maupun kecelakaan.
ManfaatNasabah tidak harus dirawat di rumah sakit terlebih dahulu. Jika sudah didiagnosis maka berhak mendapatkan santunan sesuai perjanjian dalam polis.Manfaat dasar asuransi kesehatan mengharuskan nasabah di rawat inap terlebih dahulu, baru bisa mendapat uang pertanggungan.
CakupanIdealnya menanggung risiko dari 79 penyakit kritis.Jenis penyakit yang ditanggung sangatlah luas.
Masa tunggu pre-existing conditionTidak adaUmumnya 30 sampai 60 hari
PremiLebih mahal karena santunan tunai yang diberikan lebih tinggi. Umumnya berkisar ratusan juta rupiah.Lebih murah karena uang pertanggungan yang diberikan lebih rendah. Umumnya berkisar belasan hingga puluhan juta rupiah.

Pertanyaan Seputar Asuransi Penyakit Kritis

Berikut adalah daftar pernyataan seputar asuransi penyakit kritis yang sering diajukan oleh nasabah maupun calon nasabah.

Chat Bantuan