Tips Membeli Emas Biar Kita Bisa Cuan Terus

emas batangan

Hingga saat ini emas masih menjadi logam paling menguntungkan untuk investasi masyarakat umum. Meski harganya sempat turun di 2014, nilainya tetap menanjak sejak 10 tahun terakhir.

Harga emas pada tahun 2009 di angka Rp300 ribuan, sementara harga emas hari ini tahun 2019 ada di angka Rp695 ribuan, bahkan untuk emas Antam bisa mencapai Rp768 ribuan. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih tetap bisa diandalkan sebagai salah satu instrumen investasi yang mendatangkan keuntungan cukup tinggi.

Pada mulanya, emas merupakan salah satu alat tukar. Terbukti hingga kini masih ada yang menggunakan koin dinar emas meskipun fungsinya kini sudah berbeda. Namun, dalam sejarahnya emas telah dikenal sejak tahun 5.000 sebelum masehi pada zaman Mesir Kuno.

Jenis-Jenis Emas

Tabungan Emas Pegadaian

Emas dikenal sebagai salah satu logam yang mudah ditempa karena bisa mencair dalam suhu 1000 derajat celcius. Itulah mengapa emas bisa dibentuk ke dalam berbagai jenis perhiasan dan mata uang.

1. Emas perhiasan

Perhiasan yang terbuat dari emas memiliki nilai jual dan estetika yang tinggi. Emas bisa dibentuk hingga dimodifikasi ke dalam berbagai jenis perhiasan seperti cincin, kalung, gelang, anting, dan lain sebagainya.

Namun khusus terkait emas dalam bentuk perhiasan, dinilai tidak cocok jika dipilih menjadi instrumen investasi karena harganya lebih rendah jika dibandingkan dengan emas jenis lainnya. Akan tetapi, emas perhiasan tetap bisa digunakan untuk estetika penampilan atau mas kawin dalam pernikahan.

Jual beli emas perhiasan dikenai PPN sebesar 10 persen dari harga jual sesuai UU No 18 tahun 2000 tentang pajak penjualan atas barang mewah. Inilah yang membuat nilainya lebih rendah daripada emas batangan karena dikenai pajak pertambahan nilai.

2. Emas Batangan

Emas batangan dipilih sebagai salah satu instrumen investasi terbaik dibandingkan dengan jenis emas lainnya. Karena emas batangan tidak dikenai pajak seperti halnya perhiasan emas.

Emas batangan paling populer di Indonesia merupakan produksi PT Aneka Tamban (Antam) yang memiliki kadar hingga 99,99 persen. Harganya memang lebih tinggi dibandingkan dengan emas batangan lainnya karena masyarakat sudah percaya dengan kualitas dan harga jual kembali emas Antam.

Salah satu ciri khas emas Antam adalah memiliki logo atau cap LM pada batangan emasnya dengan berbagai jenis berat serta dilengkapi dengan sertifikat.

Emas batangan lainnya yang beredar di Indonesia seperti emas London dan emas lokal. Keduanya dibedakan dari asal emas tersebut. Semua jenis emas batangan diperjualbelikan dengan satuan berat gram hingga kilogram.

3. Koin emas

Ada beberapa jenis koin emas yang beredar di Indonesia. Di antaranya koin emas dinar, koin emas ONH, dan koin emas koperasi. Koin emas digunakan sebagai alat pembayaran yang diakui secara internasional, terutama koin emas dinar.

Hanya saja koin emas tidak cocok dijadikan instrumen investasi karena termasuk perhiasan yang dikenai pajak. Selain itu, harga jualnya tinggi jika diperjualbelikan dalam komunitas tertentu saja.

4. Emas granule

Emas ini hanya beredar di antara pengrajin emas maupun toko emas. Emas granule berbentuk butiran emas sehingga lebih mudah dileburkan dalam suhu panas kemudian dibentuk dengan sangat mudah untuk perhiasan sesuai dengan model dan bentuk yang diinginkan.

5. Emas online

Penawaran emas secara online sebenarnya hanya untuk memudahkan proses jual beli tanpa harus datang ke toko penjualan emas. Emas yang diperjualbelikan secara online seperti emas pegadaian dan juga emas Antam dengan metode menabung emas.

Artinya, Anda bisa membeli emas bukan lagi berdasarkan satuan kadar gramnya. Tetapi dikonversi dengan uang yang dimiliki saat itu. Selain itu, kelebihan pembelian emas online tidak dikenai biaya sewa deposit box.

Dengan bantuan teknologi, pembelian maupun penjualan emas akan dikonversi secara otomatis sesuai dengan harga yang berlaku pada saat membeli emas secara online dengan pembelian nominal paling kecil sekalipun.

Tips Investasi Emas Biar Cuan Terus bagi Pemula

Mengapa Menabung Emas

Selain menjadi instrumen investasi yang menguntungkan, emas juga tahan terhadap krisis dan bisa diandalkan untuk melawan penurunan nilai mata uang karena inflasi.

  1. Pastikan memilih jenis emas yang sesuai untuk investasi.
  2. Beli emas saat harganya sedang turun.
  3. Tahan emas untuk tujuan jangka panjang.
  4. Jual emas saat harganya sedang tinggi untuk mendapatkan margin keuntungan.
  5. Beli emas dengan ukuran yang berbeda. Makin kecil makin mudah dijual kapan saja saat dibutuhkan terutama dalam kondisi mendesak.
  6. Lengkapi semua pembelian emas dengan sertifikat resmi.
  7. Selalu membeli di perusahaan yang memiliki reputasi baik serta terdaftar di OJK baik pembelian secara offline maupun online.
  8. Membeli sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan finansial.

Dari tahun ke tahun emas selalu mencatatkan kenaikan. Tidak heran jika emas masih dipercaya sebagai alat investasi yang efisien, efektif, dan mudah untuk dicairkan kapan saja.

Melihat fungsi dan kegunaannya yang punya banyak manfaat, pastikan bahwa Anda menginvestasikan sebagian dana di dalam tabungan ke dalam emas sesuai dengan tips yang diberikan.