Mau Ambil Pinjaman Online? Baca Ini Dulu

Persyaratan untuk Bisa Mendapatkan Kredit Rumah Murah

Persyaratan untuk Bisa Mendapatkan Kredit Rumah Murah

Pinjaman online merujuk kepada jenis pinjaman yang dapat dicairkan lebih cepat dibandingkan pinjaman biasa. Biasanya pinjaman semacam ini dapat Anda akses melalui aplikasi di gawai.

Berikut beberapa karakteristik pinjaman online secara umum.

  • Produk pinjaman ini pada umumnya berbentuk aplikasi.
  • Pemberi pinjaman berasal dari perorangan, investor, atau lembaga penyalur dana tertentu. Jadi, bukan dari bank.
  • Limit pinjaman biasanya tidak besar, yaitu mulai dari ratusan ribu sampai delapan juta rupiah.
  • Karena tidak memiliki jaminan, bunga pinjaman biasanya jauh lebih besar.

Saat ini, pinjaman online masih tersedia hanya di kota-kota besar. Contoh, Jabodetabek, daerah di Pulau Jawa, Medan, Makassar, dan beberapa kota besar lain.

Sejak mulai muncul sekitar tahun 2015 silam, pinjaman online masih terbilang menjadi kontroversi. Salah satu alasannya adalah bunga pinjaman yang cukup besar.

Sebagai informasi saja, rata-rata aplikasi pinjaman online menerapkan bunga 1% satu hari. Padahal, bunga pinjaman tanpa agunan dari bank saja biasanya dikenakan hanya sekitar 1% sampai 2% per bulan.

Akan tetapi, pada perjalanannya, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akhirnya mengizinkan beberapa pinjaman online beroperasi di Indonesia. Jadi, apabila Anda tetap kekeuh ingin mencoba pinjaman online, kini terdapat payung hukum yang akan melindungi peminjam.

Syarat dan Pengajuan Pinjaman Online Secara Umum

Syarat Pinjaman Online

Secara umum, pengajuan pinjaman ini cukup gampang. Berikut beberapa kriteria calon peminjam yang berpeluang diterima oleh suatu perusahaan pinjaman online.

  • Warga negara Indonesia
  • Usia produktif, yaitu minimal 18 tahun dan maksimal 60 tahun.

Sementara itu, untuk persyaratan dokumen hanya meminta KTP. Akan tetapi, ada pula yang mensyaratkan NPWP, slip gaji, dan foto rekening tabungan. Kemudian, kadang kala beberapa pinjaman online meminta akses ke akun internet banking dan media sosial peminjam.

Adapun prosedur pengajuan pinjaman secara online tersebut, antara lain:

  1. Cari aplikasinya Google Playstore atau AppStore.
  2. Unduh aplikasi tersebut ke dalam ponsel Anda.
  3. Pilih menu Registrasi atau Daftar.
  4. Masukkan data pribadi dan ikuti instruksi selanjutnya hingga pendaftaran selesai.
  5. Tunggu proses verifikasi.
  6. Jika disetujui, maka Anda sudah bisa mulai meminjam.

Biasanya proses verifikasi butuh waktu sehari sampai tiga hari, tergantung dari penyedia pinjaman. Begitu juga dengan proses pencairan dana yang pada umumnya dana akan dikirimkan ke rekening Anda hanya dalam waktu 24 hingga 48 jam saja.

Tips Memilih Pinjaman Online

Kelebihan dan Kekurangan Perumahan Bersubsidi

Maraknya aplikasi pinjaman online yang kini telah beredar bisa cukup membingungkan. Sejauh ini, aplikasi yang telah muncul di Google Playstore maupun Appstore sudah mencapai ratusan. Namun, berhati-hatilah! Perhatikan tips berikut ini sebelum memilih.

1. Pastikan sudah terdaftar di OJK

Terdapat ratusan aplikasi pinjaman online di Indonesia, namun sejauh ini hanya sekitar 99 aplikasi yang sudah terdaftar di OJK. Silakan cek di halaman situs OJK untuk tahu daftar tersebut.

Jika suatu aplikasi telah terdaftar di OJK, berarti OJK mengawasi regulasi perusahaan pinjaman tersebut. Kemudian, Anda sebagai peminjam pun mendapatkan perlindungan, terutama dari segi penggunaan data pribadi.

2. Transparansi biaya dan pelajari dahulu

Pilihlah pinjaman online yang menyajikan transparansi biaya. Lihat informasi tersebut di situs ataupun aplikasi itu sendiri. Adapun biaya-biaya tersebut, antara lain bunga, biaya provisi (potongan di awal), denda keterlambatan, dan biaya layanan.

Dengan memerhatikan biaya-biaya tersebut, Anda pun tidak akan begitu kaget saat melihat total pembayaran di akhir masa pinjaman. Sebab, Anda telah memahaminya sejak awal.

3. Perhatikan syarat yang diminta

Pada umumnya, syarat yang diminta oleh pihak penyedia pinjaman cukup KTP atau kadang-kadang NPWP. Namun, Anda tetap harus berhati-hati pada syarat-syarat lainnya. Misal, ada pinjaman yang cukup ‘nakal’ yang meminta data kartu kredit Anda, akses ke kontak telepon, dan sebagainya.

Khususnya untuk data kartu kredit, jangan pernah berikan kepada pihak aplikasi pinjaman manapun.

4. Fleksibilitas pinjaman

Kalau memang memungkinkan, pilihlah aplikasi pinjaman online yang memberikan fleksibilitas pinjaman. Mulai dari jumlah pinjaman, tenor (jangka waktu pembayaran), dan bunga. Berikut beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan.

  • Jumlah pinjaman fleksibel, bisa sesuai dengan dana yang Anda butuhkan.
  • Dapat memilih jangka waktu pembayaran sesuai yang diinginkan. Atau, terdapat pilihan jangka waktu pembayaran tertentu agar dapat disesuaikan dengan bunganya. Jadi, makin cepat pembayaran maka bunganya makin ringan.
  • Tidak dikenakan biaya penalti saat Anda lebih cepat melunasi pinjaman.

Keuntungan dan Kekurangan Meminjam di Aplikasi Pinjaman Online

pinjaman dana

Mari kita telaah apa saja faktor-faktor keuntungan dan kekurangan dari memanfaatkan pinjaman online.

Keuntungan meminjam di aplikasi pinjaman online

  • Proses pengajuan sangat mudah

Berbeda dengan bank  yang mensyaratkan dokumen yang lebih ribet, pengajuan pinjaman online hanya butuh KTP saja. Bahkan, sering kali pinjaman online tidak melakukan survei untuk verifikasi data Anda.

  • Kecepatan pencairan

Pengajuan pinjaman di bank biasanya akan memakan waktu proses verifikasi hingga pencairan minimal dua minggu. Akan tetapi, penyedia pinjaman online berani mencairkan dana hanya dalam waktu 24 jam.

Bahkan, untuk Anda yang sudah beberapa kali meminjam, penyedia pinjaman akan mencairkan dana hanya dalam waktu satu jam saja.

  • Tidak perlu jaminan

Tidak ada aset apa pun yang harus Anda jaminkan untuk mendapatkan pinjaman melalui aplikasi.

Kekurangan pinjaman online

  • Bunga sangat tinggi

Bunga yang diterapkan kebanyakan pinjaman online cukuplah tinggi. Ada yang satu persen satu hari. Hal ini sebenarnya dimaklumi karena risiko kredit macet juga tinggi karena tidak adanya jaminan untuk perusahaan.

  • Biaya lainnya yang cukup besar

Tidak hanya bunga, terdapat pula biaya lain yang cukup besar. Contoh, biaya provisi yang kadang mencapai ratusan ribu dan biaya keterlambatan yang cukup mencekik.

  • Limit pinjaman cukup kecil

Rata-rata pinjaman online yang ada sekarang memberikan limit pinjaman sekitar ratusan ribu sampai Rp8 jutaan saja. Sementara pinjaman tanpa agunan di bank dapat mencapai ratusan juta atau lima kali gaji Anda.

  • Wilayah terbatas

Untuk saat ini, Anda yang dapat meminjam melalui aplikasi pinjaman online hanyalah yang berasal dari kota-kota besar saja.

  • Jaminan privasi masih dipertanyakan

Poin ini yang masih menjadi kontroversi. Meski sudah berada di bawah pengawasan OJK, masih ada penyedia pinjaman online yang iseng meminta akses data pribadi nasabah. Contoh, aplikasi tersebut meminta akses kontak telepon dan media sosial. Sehingga dapat meneror teman-teman atau kerabat si Peminjam apabila terlambat melakukan pembayaran.

Kesimpulan

Meski masih menjadi kontroversi, tak dipungkiri bahwa aplikasi pinjaman online ini cukup membantu masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Sebab, proses pinjaman di bank sendiri memang cenderung jauh lebih ketat.

Selain itu, limit pinjaman yang fleksibel dari pinjaman online menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Kadang kala Anda terdesak kebutuhan dana, tetapi segan untuk meminjam kepada teman, maka aplikasi pinjaman online adalah alternatif singkat.

Hanya saja, dengan bunga yang cukup tinggi, ada baiknya Anda menggunakan aplikasi pinjaman tersebut ketika benar-benar terdesak. Bukan untuk membeli sesuatu yang tidak dibutuhkan yang mengakibatkan Anda terlilit utang. Plus, pastikan pula Anda sanggup melunasinya tepat waktu!