Simpanan Terbaik Sebagai Pilihan untuk Menabung

Simpanan Terbaik untuk Menabung

Pada dasarnya, simpanan ditujukan untuk mengamankan uang atau aset, bukan untuk mencari keuntungan pengembalian dana. Meski demikian, Anda tetap bisa mendapatkan sejumlah keuntungan dari memiliki simpanan.

Sebelum mengetahui tips memilih simpanan uang, ada baiknya untuk tahu dulu di mana saja Anda bisa menyimpan uang.

Lembaga Penyedia Simpanan Uang

Lembaga Simpanan

Ada tiga fasilitas simpanan yang Anda bisa andalkan, yaitu:

1. Simpanan di bank

Simpanan di bank merupakan metode paling umum yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Saldo awal pembukaan rekening dan saldo minimal selanjutnya bergantung pada jenis simpanan yang dipilih.

Secara umum, simpanan di bank terbagi menjadi tiga kategori, yaitu tabungan, deposito, dan giro. Tabungan sendiri terbagi lagi menjadi beberapa jenis, seperti tabungan konvensional, tabungan berjangka, dan tabungan dolar.

Sementara itu, deposito adalah produk simpanan yang mirip tabungan berjangka. Namun, Anda hanya perlu menaruh dana sekali saja di awal pembukaan rekening dan menunggu hingga beberapa waktu sesuai ketentuan sebelum bisa diambil.

Satu lagi, giro adalah tabungan yang penarikan dananya dilakukan melalui pencairan cek dan bilyet. Biasanya, giro dimanfaatkan oleh pengusaha yang kerap melakukan penyimpanan dan transaksi dalam jumlah sangat besar secara sekaligus.

2. Simpanan di bank syariah

Hampir sama dengan simpanan di bank konvensional, bank syariah juga menyediakan berbagai produk simpanan, seperti tabungan dan deposito. Hanya saja, prinsip penyimpanan uang dilakukan dengan prinsip syariah.

Selain tabungan dan deposito syariah, Anda dapat menemukan tabungan haji dan tabungan umrah sebagai produk unggulan di bank-bank syariah.

3. Simpanan di koperasi

Walau tidak sepopuler produk dari bank, koperasi turut menawarkan fasilitas simpanan uang. Serupa dengan bank yang perlu menjadi nasabah terlebih dahulu, Anda pun harus menjadi anggota koperasi sebelum bisa melakukan penyimpanan dana. Namun, pembagian jenis-jenis simpanan di koperasi diterapkan dengan metode yang berbeda.

Adapun kategori simpanan di koperasi terbagi menjadi:

  • Simpanan pokok, yaitu sejumlah dana yang harus dibayarkan saat mendaftar menjadi anggota. Jenis simpanan ini mirip dengan setoran awal di bank. Namun, simpanan pokok di koperasi ini tidak dapat diambil selama menjadi anggota.
  • Simpanan wajib, yaitu sejumlah dana yang disetorkan secara rutin oleh anggota koperasi. Simpanan ini bersifat wajib dan terdapat jumlah minimal tertentu yang harus dipatuhi. Simpanan wajib juga tidak dapat diambil selama menjadi anggota.
  • Simpanan sukarela, yaitu setoran dengan jumlah yang tidak ditentukan dan dapat diambil kapan saja.

Salah satu keuntungan menjadi anggota koperasi adalah Anda dapat mengajukan pinjaman sewaktu-waktu saat membutuhkan uang. Besaran pinjaman biasanya bergantung kepada saldo simpanan Anda dan ditentukan oleh pihak pengurus koperasi.

Tips Agar Uang Simpanan Bisa Memberi Keuntungan

Tips Simpanan

Agar simpanan uang Anda makin memberi keuntungan, mari ikuti tips-tips berikut.

1. Mulai menabung sedini mungkin

Mulai menabung atau menyimpan uang sedini mungkin memberikan keuntungan tersendiri. Di antaranya adalah Anda punya lebih banyak waktu untuk mengumpulkan uang. Selain itu, Anda pun menjadi lebih terbiasa untuk menabung.

Penghitungannya pun semakin banyak. Contoh, Anda rajin menyisihkan Rp500 ribu saja per bulan selama setahun. Anda bisa memiliki uang sebanyak Rp6 juta. Dana tersebut bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan penting. Nah, apalagi jika Anda terus menabung secara konsisten, maka jumlahnya akan terus meningkat.

2. Diversifikasi produk tabungan

Agar uang simpanan terkelola dengan lebih baik, upayakan untuk mendiversifikasi produk tabungan. Diversifikasi berarti mengalokasi sejumlah uang simpanan ke berbagai instrumen tabungan. Tentu saja perlu disesuaikan juga dengan tujuan menabung.

Contoh, Anda ingin menyimpan uang dalam waktu lama. Kemudian, uang tersebut akan digunakan untuk tujuan pendidikan pada satu atau dua tahun ke depan.

Nah, produk tabungan yang cocok untuk dipilih untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah deposito. Sebab, selain dapat mengamankan dana Anda, deposito juga memberikan jaminan pengembalian dana dari suku bunga yang menguntungkan. Meski tidak sebesar investasi, namun setidaknya nilai uang Anda tidak tergerus inflasi.

Sama halnya dengan tabungan konvensional. Anda dapat memisahkan rekening tabungan yang dananya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dengan rekening simpanan.

3. Pilih produk tabungan yang paling menguntungkan

Yang pasti, luangkanlah waktu untuk memilih produk tabungan yang paling menguntungkan. Anda dapat memilih keuntungan dari segi suku bunga yang cukup tinggi, fasilitas banking yang disediakan, dan benefit tertentu.

Sebagai informasi, bunga produk simpanan biasanya berkisar dari nol persen hingga 7 persen saja. Terkait pilihan produk tabungan dengan bunga tertinggi adalah deposito.

Berbagai produk simpanan uang, khususnya di bank, turut dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sayangnya, simpanan di koperasi hingga kini belum memiliki lembaga penjamin. 

Jaminan dari LPS tersebutlah yang membedakan produk tabungan dengan produk investasi. Sebagaimana pada investasi, dana tidak dijamin dapat kembali dengan utuh meski terdapat peluang bisa mendapatkan persentase keuntungan yang lebih tinggi.

Dengan mengetahui berbagai produk simpanan uang di atas, semoga dapat membantu Anda memilih instrumen yang tepat untuk menyimpan uang. Namun terlepas dari itu, kebiasaan untuk menabung akan berdampak baik kepada cara kita memanfaatkan uang.