16 Bangunan yang Jadi Gedung Tertinggi di Dunia Saat Ini, Berapa Modal Bangunnya?

Burj Khalifa, salah satu gedung tertinggi di dunia (Shutterstock).

Gedung tertinggi di dunia saat ini dipegang oleh Burj Khalifa yang berada di Dubai. Gedung ini memiliki tinggi mencapai 828 meter. 

Selain Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia juga terdapat di berbagai negara seperti Dubai, China, Taiwan, hingga Amerika Serikat.

Bangunan yang masuk ke dalam deretan menara tertinggi ini diurutkan berdasarkan ketinggian standar (tinggi arsitektur), dengan ketinggian lain seperti tinggi atap dan tinggi total yang dicantumkan sebagai referensi.

Tak hanya mencerminkan kemegahan, bangunan-bangunan ini menjadi ikon negara masing-masing. 

Penasaran gedung-gedung mana saja yang dinobatkan sebagai gedung tertinggi di dunia? Berikut ini nama-namanya.

1. Burj Khalifa

Gedung tertinggi di dunia
Burj Khalifa di Dubai (Shutterstock).

Di antara semua gedung pencakar langit yang ada di dunia, Burj Khalifa menjadi gedung tertinggi di dunia peringkat satu. Gedung yang namanya diambil dari nama Presiden UEA Sheikh Khalifa ini berdiri di ibu kota Uni Emirat Arab, Dubai.

Dengan modal hingga US$ 1,5 miliar atau Rp21,67 triliun, pembangunan Burj Khalifa mulai dilakukan pada 6 Januari 2004 dan selesai pada 1 October 2009. Tingginya mencapai 828 meter dan memiliki 163 lantai.

2. Shanghai Tower

Gedung tertinggi di dunia
Shanghai Tower (Shutterstock).

Gedung yang dibangun di Kota Shanghai, China ini mempunyai tinggi hingga 632 meter. Dengan tinggi tersebut, Shanghai Tower menjadi gedung tertinggi di dunia urutan ke dua.

Dana yang digelontorkan buat membangun gedung yang memiliki 128 lantai ini mencapai 15,7 miliar Yuan China atau Rp 32,97 triliun. Gedung ini mulai dibangun pada 29 November 2008 dan selesai 6 September 2014.

3. Abraj Al Bait

Gedung tertinggi di dunia
Abraj Al Bait (Shutterstock).

Di Arab Saudi ada gedung Abraj Al Bait yang menjadi gedung tertinggi di dunia. Gedung ini dibangun dengan tinggi 601 meter dan memiliki 120 lantai.

Pembangunan gedung ini dimulai pada tahun 2004 dan selesai pada tahun 2011. Dana yang digelontorkan mencapai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 216 triliun.

4. Ping An Finance Centre

Gedung tertinggi di dunia
Ping An Finance Centre (Shutterstock).

Dengan tinggi yang mencapai 599 meter, Ping An Finance Centre menjadi gedung tertinggi di dunia peringkat empat. Gedung dengan 115 lantai ini berlokasi di Shenzhen, Guangdong, China.

Menara tertinggi di dunia ini didirikan pada tahun 2010 ini menghabiskan dana sebesar US$ 1,5 miliar atau Rp 21,66 triliun. Pembangunannya selesai pada tahun 2017. Ping An Finance Centre ini dimiliki perusahaan asuransi China Ping An Insurance.

5. Lotte World Tower

Gedung tertinggi di dunia
Lotte World Tower

Gedung yang berlokasi di Kota Seoul, Korea Selatan ini menjadi gedung tertinggi di dunia nomor lima. Tingginya mencapai 554,5 meter dan memiliki 124 lantai.

Gedung yang pembangunannya dimulai pada 1 Februari 2011 ini menelan dana sebesar 3,8 triliun won Korea atau sekitar Rp 46,18 triliun. Gedung ini sendiri dibuka sejak 3 April 2017.

6. One World Trade Center

Gedung tertinggi di dunia
One World Trade Center

Sepeninggal tragedi 11 September 2001, reruntuhan gedung World Trade Center digantikan dengan gedung One World Trade Center. Gedung ini didirikan pada 27 April 2006 dengan dana sekitar US$ 3,9 miliar atau Rp 56,37 triliun.

Gedung yang berdiri di Kota New York, Amerika Serikat ini memiliki tinggi 541,3 meter dan mempunyai 104 lantai. Di Amerika Serikat, gedung ini menjadi yang paling tinggi di sana.

7. Guangzhou CTF Finance Centre

Gedung tertinggi di dunia
Guangzhou CTF Finance Centre (Shutterstock).

Lagi-lagi di China, gedung Guangzhou CTF Finance Centre masuk daftar gedung tertinggi di dunia. Bangunan ini memiliki 111 lantai ini memiliki tinggi yang mencapai 530 meter.

Gedung yang dimiliki perusahaan Hong Kong Chow Tai Fook group ini dibangun pada 29 September 2009 dan dibuka pada Oktober 2016. Pembangunannya disebut-sebut menelan dana hingga US$ 1,5 miliar atau Rp21,67 triliun.

8. Tianjin CTF Finance Centre

Gedung tertinggi di dunia
Tianjin CTF Finance Centre (Shutterstock)

Masih di China, ada Tianjin CTF Finance Centre yang menjadi gedung tertinggi di dunia peringkat delapan. Tinggi gedung ini mencapai 530 meter dan memiliki 98 lantai.

Pembangunan gedung ini dimulai pada tahun 2013 dan selesai 2018. Gak diketahui pasti berapa dana yang ditelan buat membangun gedung yang berdiri di Kota Tianjin, China.

9. China Zun

Gedung tertinggi di dunia
China Zun (Shutterstock).

Gedung selanjutnya di China yang menjadi gedung tinggi di dunia adalah China Zun. Berlokasi di Kota Beijing, pembangunan China Zun dilakukan pada 19 September 2011.

Gedung yang pembangunannya memakai dana US$ 3,78 miliar atau Rp54,63 triliun memiliki tinggi 528 meter dan mempunyai 108 lantai.

10. Taipei 101

Di Taiwan ada Taipei 101 yang dibangun dengan tinggi 508 meter dan memiliki 101 lantai. Dana yang dihabiskan buat membangun gedung ini mencapai US$ 1,93 miliar atau Rp 27,89 triliun.

Taipei 101 mulai dibangun pada tahun 1999 dan selesai pada tahun 2004. Gedung ini dimiliki perusahaan Taiwan, Taipei Financial Center Corporation.

11. Shanghai World Financial Center

Gedung tertinggi di dunia
Shanghai World Financial Center (Shutterstock).

Ada lagi nih gedung di China yang menjadi gedung tertinggi di dunia berikutnya, yaitu Shanghai World Financial Center. Gedung mempunyai tinggi 492 meter dan 101 lantai.

Dana sebesar US$ 1,2 miliar atau Rp 17,34 triliun harus digelontorkan buat pembangunan gedung ini. Shanghai World Financial Center dimulai pada 27 Agustus 1997 dan selesai pada tahun 2008.

12. International Commerce Centre

Gedung tertinggi di dunia
International Commerce Centre (Shutterstock).

Kembali lagi di China, ada International Commerce Centre dengan tinggi 484 meter masuk daftar gedung tertinggi di dunia. Dengan tinggi tersebut, gedung ini memiliki 118 lantai.

Dana pembangunannya diketahui mencapai US$ 3,69 miliar atau Rp 53,33 triliun. International Commerce Centre dibangun pada tahun 2002 dan selesai pada tahun 2010.

13. Lakhta Center

Gedung tertinggi di dunia
Lakhta Center (Shutterstock).

Di Rusia salah satu gedung tertinggi di dunia berdiri, yaitu Lakhta Center. Gedung dibangun dengan tinggi 462 meter dan memiliki 86 lantai.

Dengan dana US$ 1,77 miliar atau Rp 25,58 triliun, Lakhta Center dimulai pembangunannya pada tahun 2012 dan selesai pada tahun 2019.

14. Landmark 81

Gedung tertinggi di dunia
Landmark 81 (Shutterstock).

Di Vietnam, tepatnya Kota Ho Chi Minh, berdiri gedung dengan tinggi 461,2 meter, yaitu Landmark 81. Gedung memiliki lantai sebanyak 81 lantai.

Demi terealisasinya gedung pencakar langit ini, perusahaan properti Vietnam, Vinhomes, harus mengeluarkan dana sebesar US$ 123 juta atau Rp 1,77 triliun. Gedung ini dibangun pada tahun 2015 dan selesai pada tahun 2018.

15. Changsha IFS Tower T1

Gedung tertinggi di dunia
Changsha IFS Tower T1 (Shutterstock).

Kembali di China, gedung tertinggi di sana masuk daftar, yaitu Changsha IFS Tower T1. Gedung ini memiliki tinggi 452,1 meter dan jumlah lantai sekitar 88 lantai.

Tidak diketahui berapa modal yang dihabiskan buat membangun Changsha IFS Tower T1. Pembangunan gedung ini dimulai pada tahun 2013 dan selesai pada tahun 2017.

16. Petronas Towers

Gedung tertinggi di dunia
Petronas Towers (Shutterstock).

Di negara tetangga Malaysia ada Petronas Towers yang memiliki tinggi 451,9 meter dan jumlah lantai sebanyak 88 lantai. Gedung ini didirikan pada 1 Maret 1993 dan selesai pada 1 Maret 1996.

Dana yang dihabiskan buat membangun gedung ini US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 23,12 triliun. Gedung ini dimiliki perusahaan properti KLCC Holdings Sdn Bhd.

Siapkan dana darurat untuk persiapan wisata ke gedung tertinggi di dunia

Apakah kamu bermimpi ingin mengunjungi salah satu gedung tertinggi di dunia yang disebutkan di atas? Jika iya, maka mulailah mempersiapkan keuanganmu dengan menabung. 

Jangan lupa juga buat mengalokasikan dana darurat agar tabungan untuk wisata ke gedung tertinggi di dunia ini, tak akan terpakai. 

Dana darurat tidak hanya dipersiapkan saat masa krisis saja, namun selalu ada sepanjang hidup. Usahakan untuk menyimpan dana darurat minimal enam kali pengeluaran bulanan.

Coba hitung sendiri aja berapa dana daruratmu di sini.

Kamu dapat menyimpan darurat tersebut di rekening tabungan. Hanya saja, rekening tabungan sekalipun yang memiliki bunga tinggi tidak akan mungkin tumbuh sebanyak investasi.

Saran lainnya, kamu bisa mengalokasikannya ke instrumen investasi pasar uang dan pendapatan tetap terlebih dulu. Dalam krisis ekonomi, kamu masih bisa berinvestasi dengan membeli saham yang harganya tengah diskon. Tapi, bijaklah dalam menggunakan danamu, ya! 

Kalau kamu punya pertanyaan terkait perencanaan keuangan lainnya sekaligus mendapatkan berbagai tips mengelola kebutuhan finansial, konsultasikan saja di Tanya Lifepal!

Pertanyaan seputar gedung tertinggi di dunia