5 Cara Nagih Utang ke Teman agar Cepat Lunas [Wajib Coba]

cara nagih utang

“Duh, bagaimana ya cara nagih utang ke teman yang kayak orang ‘amnesia’?”

Ada dua fenomena yang sulit dijelaskan dalam pertemanan yang bikin siapa aja canggung. Pertama, jatuh cinta kepada teman. Kedua, teman tiba-tiba bilang mau utang.

Tapi di sini kita gak akan bahas hal pertama di atas. Semoga beruntung saja mendapatkan cintanya. Kalau apes ya paling gak kena friendzone, gak sampai dijauhi.

Teman yang butuh uang dan akhirnya berutang sebaiknya memang dibantu. Tentu saja dengan melihat kemampuan finansial sendiri dulu ya.

Pastikan kamu juga sudah punya perlindungan keuangan pribadi, seperti membeli produk asuransi kesehatan sehingga kalau sakit bisa ditanggung oleh asuransi.

Jika diri sendiri juga lagi tongpes alias kantong kempes, ya apa mau dikata. Tapi ada kalanya teman-teman itu “lupa bayar” ketika sudah diberi. Mau menagih, kok gak enak. Tapi kalau gak ditagih kok ya kita butuh duit juga buat kebutuhan hidup.

Soal tagih menagih utang ini memang menjadi kegiatan yang susah-susah gampang, tergantung dari yang punya utang.

Namun, seringkali karena persoalan menagih utang hubungan pertemanan bisa menjadi berantakan. Pernyataannya ini pasti tak sedikit orang yang akan menyetujuinya, karena di antara mereka tentu pernah atau sering mengalaminya.

Nah, jika kamu salah satunya yang berada dalam kondisi tersebut, tenang! Ketika tiba saat-saat mengesalkan seperti ini, tetap harus berpikir jernih. Bisa dicoba cara menagih utang ke teman berikut ini:

1. Gentle

Cara menagih utang haruslah gentle. Tegas tapi elegan, seperti James Bond si agen rahasia yang flamboyan itu. Strateginya adalah kamu dengan lembut mengingatkan bahwa temanmu telah kamu bantu saat sedang kesusahan.

Kalimat tagih utang: “Teman itu memang harus saling bantu. Aku senang bisa bantu kamu ketika lagi butuh uang.”

Dengan cara ini, diharapkan si teman yang lupa bayar itu jadi terketuk hatinya. Semoga dia jadi merasa gak enak karena telah dibantu tapi gak mau balik membantu sebagai sesama teman.

2. Kasih tahu kebutuhanmu

Bila memang lagi ada kebutuhan, kasih tahu langsung saja. Misalnya motor lagi butuh servis besar harus ganti spare part, bilang langsung ke dia ketika ada motor itu.

Kalimat tagih utang: “Kemarin ke bengkel disuruh servis besar ni motor udah gak enak dibawa. Coba deh kamu tes.”

Cara menagih utang yang satu ini terbilang tanpa tedeng aling-aling, tapi tetap ada dasar untuk menagih utang. Sebab, kita memang lagi butuh. Diharapkan si teman sadar bahwa utang yang belum dia bayar itu bikin hidup kita terganggu karena ada kebutuhan yang gak bisa dipenuhi.

3. Terus terang

Kadang dibutuhkan kenekatan jika situasi sudah gak kondusif. Jangan malah kasih kode-kode atau nagih secara implisit. Dia bakal lupa terus pasti.

Kalimat tagih utang:”Di (nama sapaan si teman), kira-kira kapan bisa balikin duitku yang kamu pinjem?”

Kata kuncinya adalah “balikin”, “duitku”, dan “kamu pinjem” atau variasinya. Dari situ terang bahwa ada duit kita yang dipinjam dan belum dikembalikan. Ditambah kata tanya, diharapkan dia segera memberi tanggal pasti pengembalian utang.

4. Kasih deadline

Cara menagih utang lainnya yang bisa dipilih ialah tanpa kompromi langsung kasih deadline bayar utang. Tapi jangan seperti editor menyeramkan yang ngasih tugas ke jurnalis newbie. Harus tetap gentle, dan beri tahu kebutuhanmu.

Kalimat tagih utang:”Di (nama sapaan si teman), udah dua bulan nih (waktu selama si teman “lupa bayar”), duitku dibalikin tanggal 31 nanti ya. Lagi butuh duit buat bayar tagihan kartu kredit nih (atau apa pun kebutuhanmu).

Bila si teman itu benar-benar keterlaluan “lupa bayar” atau merasa tak punya utang, cara ini bisa dicoba. Diharapkan kalau langsung diberi tahu begini dia tak bisa berkutik lagi dan melunasi utangnya.

5. Sindir di medsos

Setelah lelah menagih utang pada teman yang tak juga kunjung membayar, saatnya menyindir dia lewat media sosial (medsos).

Pesatnya perkembangan teknologi membuat medsos jadi salah satu sarana untuk kamu bersosialisasi. Bahkan, untuk urusan tagih menagih pun bisa kamu lakukan lewat platform ini.

Meski begitu, kamu tetap harus melakukannya dengan kondisi yang aman. Kemudian, saat menagihnya tetaplah dengan bijak. Artinya dengan sabar tanpa perlu emosi atau marah-marah yang bisa menimbulkan perselisihan.

Sikapi dengan bijaksana

Dalam hubungan pertemanan, kadang ada saja teman yang tanpa sungkan pinjam uang ketika butuh. Ada pula yang malu-malu. Tak ada cara menilai mana yang biasanya bakal membayar utangnya.

Satu-satunya cara adalah, kamu lihat rekam jejaknya. Apakah memang suka utang dan lupa bayar ke orang-orang. Bila yang mau utang ke kamu orang jenis itu, lebih baik menolaknya secara halus.

Kamu bisa mengaku kepadanya lagi bokek atau sudah ada teman lain yang utang. Namun, bila ternyata teman yang mau pinjam uang itu kelihatannya “anak baik-baik” tapi ternyata suka “lupa bayar” utang, coba saja empat cara di atas.

Semoga cara-cara di atas bisa dicoba untuk berhasil mengembalikan uangmu ya! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →