5 Alasan Bisnis Online Cocok Dijalankan Generasi Milenial

Bisnis online sekarang lagi mewabah banget. Banyak orang terjun melakoni usaha dengan mengandalkan teknologi internet. Gak sedikit para pengusaha bisnis ini berasal dari generasi milenial yang lahir 1980-an hingga 2000-an.

Bisnis online ini bisa dilakukan dengan menjual apa aja. Tentunya dengan memanfaatkan fasilitas teknologi yang ada. Berikut beberapa alasan kenapa generasi milenial kudu ngebangun bisnis online.

1. Modal buat bisnis online relatif minim

bisnis online
Gak perlu banyak ngeluarin modal buat bisnis online (almanac)

Ngebangun usaha emang wajib ngeluarin modal. Ya gak mungkin kalau pengin usaha gak ngeluarin modal sama sekali. Tapi khusus untuk bisnis online, modal yang harus dikeluarin emang cukup minim.

Contohnya, kalau kamu pengen buka usaha martabak di pinggir jalan, kamu harus ngeluarin modal jutaan rupiah. Modal tersebut digunakan buat beli gerobak, peralatan masak dan peralatan pendukung lainnya.

Tapi dengan jualan martabak secara online, gak usah deh kamu mesti beli gerobak, kursi, meja segala rupa. Soalnya kamu cuma butuh peralatan utama dan bahan baku martabak dan ngejualnya secara online.

2. Promosi bisnis online didukung teknologi internet

bisnis online
Promosi bisnis online sekarang makin mudah lho (dsim.in)

Generasi milenial seperti kamu beruntung banget. Karena lahir di saat teknologi informasi lagi berkembang. Apalagi sekarang ini lagi rame-ramenya muncul media sosial, beragam aplikasi dan situs-situs marketplace.

[Baca: 5 Ide Promosi Bisnis Online yang Tepat Sasaran]

Produk-produk teknologi tersebut bisa ngebantu banget buat ngedompleng promosi bisnis kamu biar banyak diketahui orang.

Coba bayangkan deh kalau misalnya bisnis kue Makuta punyanya selebritis Laudya Cynthia Bella cuma dijual di toko aja. Gak yakin tuh kuenya bakal booming seperti sekarang ini.

Makanya, Laudya Cynthia Bella pinter banget manfaatin media sosial kayak Facebook, Instagram, Twitter hingga punya situs resminya buat promosi. Strategi promosi melalui internet ini ngaruh banget dampaknya buat bisnis.

Nah, ini juga bisa kamu lakuin kalau berencana ngebangun usaha online. Coba manfaatin deh tuh semua media sosial dan aplikasi jualan hingga situs-situs marketplace buat promosi.

3. Risiko bisnis online gak terlalu besar

bisnis online
Ngejalanin bisnis online risikonya relatif minim (startups.co.uk)

Ngejalanin bisnis online ini ada beberapa jenisnya. Ada yang buka usaha dengan modal dan memproduksi sendiri lalu menjualnya. Ada juga yang cuma jadi reseller atau dropshipper dengan menjual barang punya orang.

Risiko bisnis online ini relatif kecil kok. Jadi reseller atau dropshipper misalnya. Kita hanya ngejual barang ketika ada konsumen yang beli. Selain gak perlu ngeluarin modal, risiko ruginya juga gak gede. Malah dapat untung.

[Baca: Memulai Bisnis Online dengan Modal Nyaris Nol? Jangan Kudet Dong!]

Tapi bukan berarti gak ada risiko sama sekali. Risiko bisnis secara online tetap ada. Salah satunya ketika konsumen merasa gak puas dengan barang yang dibeli. Mungkin alasannya barang yang diterima dinilai gak sesuai dengan yang dipromosiin di media sosial.

Misalnya kamu jual jaket. Kamu foto dan posting tuh jaket di media sosial. Pasa ada yang beli ternyata ukurannya kekecilan. Atau warna yang ada di foto dan jaket aslinya sedikit beda. Kalau udah gak puas, terpaksa deh itu barang bisa jadi dibalikin lagi ke kita.

4. Pangsa pasar bisnis online lebih luas

bisnis online
Jangan khawatir konsumen bisnis online lebih luas kok (Instructables)

Konsumen bisnis online sejatinya lebih besar dibanding bisnis offline. Itu karena jangkauan produk yang kita promosikan bisa diakses lebih banyak orang.

Berbeda dengan bisnis secara konvensional, yang cuma membuka lapak di toko. Konsumen yang datang mencari produk kita akan terbatas. Tapi sebagai saran aja, kalau udah punya usaha online, gak salah juga buat punya toko offline.

Jika dua-duanya udah jalan, bisnis yang kita lakoni akan saling melengkapi. Bisnis online makin berkembang, bisnis offline juga lancar. Kalau udah gitu untungnya double deh.

5. Potensi keuntungan bisnis online lebih besar

bisnis online
Seneng kan kalau dapat untung gede dari bisnis online (money.usnews)

Keuntungan melakoni bisnis ini bisa jadi lebih besar dibanding buka bisnis secara konvensional atau offline. Itu karena modal yang dikeluarkan relatif lebih rendah sehingga marjin keuntungan bisa lebih tinggi.

Sekedar contoh, lapak toko buku ABC yang berlokasi di pinggir jalan hanya bisa menjual 100 judul buku dalam sebulan. Jumlah penjualan tersebut sama dengan toko buku online XYZ dengan judul dan harga buku yang sama.

Namun, keuntungan yang didapat oleh toko XYZ tentu lebih besar. Sebab, toko ini tidak mengeluarkan biaya operasional sewa lapak dan lain-lainnya.

Nah, buat generasi milenial yang usianya berkisar antara 17 tahun hingga 30-an tahun, tentu sudah melek teknologi dong. Dan tentu aja udah gak asing lagi dengan dunia online.

Jadi nunggu apa lagi? Cobain deh manfaatin pengetahuan teknologi kamu buat buka bisnis ini. Seperti pemaparan di atas, bisnis online ini bisa nguntungin banget buat nyari duit.

[Baca: 6 Alamat untuk Bikin Website Gratis untuk Bisnis Online]

Tapi harus diingat juga ya, gak semua bisnis yang dijalani secara online ini jadi cara mudah buat sukses dan dapetin duit. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau terjun di bisnis ini. Di antaranya siap kerja keras, banyak belajar, dan tekun. Tertarik mencoba?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →