5 Faktor Mengapa Banyak Orang Sulit Mencapai Kebebasan Finansial

lakukan tips keuangan

Pernah dengar lagu lama yang dilantunkan penyanyi solo wanita Nicky Astria dong, judulnya ‘Uang’. Yup. Hidup ini ujung-ujungnya selalu terkait dengan uang. Realitanya masih banyak orang yang bermasalah dengan uang.

Padahal kita selalu berusaha agar gak perlu pusing lagi mengenai uang, gak perlu bingung saat pensiun dan lainnya. Intinya sih semua manusia ingin bisa hidup sejahtera tanpa harus memikirkan masalah kekurangan uang.

[Baca: Simak 5 Cara Ini Biar Gaji Gak Amblas Sia-sia]

Kenapa ya sulit sekali lepas dari jerat masalah seputar uang yang akhirnya membuat banyak di antara kita sulit mencapai kebebasan finansial? Ternyata ada 5 faktor yang menjadi penyebab kita kesulitan mencapai kebebasan finansial.

1. Orang Gak Tahu Kenapa Harus Bebas Keuangan

Masih banyak orang yang gak tahu apa itu kebebasan finansial dan kenapa perlu mencapainya. Tentu saja penyebabnya karena literasi keuangan yang masih kurang.

Belum banyak orang menyadari permainan uang sudah berubah, dari yang awalnya keamanan dalam keuangan menjadi kebebasan keuangan.

Contohnya saja, orang zaman dahulu lebih memilih bekerja di perusahaan yang memberi jaminan dan penghasilan saat pensiun. Dahulu perusahaan-perusahaan menggunakan manfaat pasti. Zaman sekarang peraturan pensiun sudah berubah menjadi iuran setiap bulannya.

mencapai kebebasan finansial
Duh bapak-bapak berseragam kompak nih ye hehehe (Pegawai/BPJSKetenagakerjaan)

Hal yang paling menarik dari mencapai kebebasan finansial adalah kita bisa menjadi manusia yang merdeka. Kita bebas melakukan pekerjaan dan hal-hal yang disukai. Gak ada lagi tuh istilah hidup yang diatur oleh uang. Malah mungkin kita lah yang berkuasa penuh atas uang kita. Gak ada lagi hari-hari di dalam jebakan rat race.

2. Orang Memiliki Pola Pikir yang Salah

Mempertahankan pola pikir yang salah merupakan faktor lain kenaa masih banyak orang gak bisa mencapai kebebasan finansial.

Apa saja sih pola pikir yang menghalangi pencapaian kebebasan finansial:

Kebebasan finansial hanya untuk orang yang sudah kaya

– Hidup mengalir seperti air saja

– Sudah terlalu nyaman dengan kondisi saat ini dan gak melakukan perubahan karena takut gagal mencapai kebebasan keuangan.

– Usaha menuju kebebasan finansial itu merepotkan dan gak banyak waktu

3. Gak Tahu Caranya

Banyak di antara kita sudah tahu betapa pentingnya mencapai kebebasan finansial namun gak tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.

Finansialku pernah menuliskan 10 cara mencapai kebebasan finansial. Intinya kebebasan keuangan dapat dicapai jika, pendapatan pasif kita sudah dapat memenuhi kebutuhan hidup.

mencapai kebebasan finansial
Enak ya mbak duduk-duduk cantik tetap dapat duit hehehe (Bersantai/Republika)

Bagaimana cara mendapat pendapatan pasif? Caranya dengan membangun aset produktif, seperti rumah atau kendaraan untuk disewakan atau membangun aset digital Salah satu orang yang berhasil mencapai kebebasan finansial dengan menggunakan internet adalah Pat Flynn, SmartPassiveIncome.com.

4. Gak Punya Komitmen dan Bukan Menjadi Prioritas Utama

Oke, sudah tahu caranya dan rahasia dalam mencapai kebebasan keuangan nih. Tetapi gak punya komitmen dan gak menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama. Ya bagaimana mungkin bisa terwujud.

Contohnya, gak bisa mengurangi kesenangan demi hal lain yang lebih penting. Punya uang banyak bukannya dimaksimalkan untuk investasi reksadana atau beli properti eh malah bersikap konsumtif.

[Baca: Kalau Punya Pola Belanja Impulsif Siap-siap Kantong Jebol]

Membuang waktu sia-sia dengan bermalas-malasan dan hangout dibandingkan mencari dan membangun aset buat masa depan.

5. Gak Punya Dukungan

Usaha mencapai kebebasan finansial adalah usaha yang harusnya dikerjakan oleh teamwork. Jika kamu sudah berkeluarga, yang dibutuhkan pasti dukungan pasangan dan anak-anak.

Terkadang orang yang paling menghambat usaha mencapai kebebasan keuangan adalah pasangan kita, karena mereka belum memiliki literasi keuangan yang sama dengan kita.

Pastikan ajak pasangan dan anak-anak untuk bersama mencapai kebebasan finansial. Tentunya kerja sama antar seluruh anggota keluarga akan membuat langkah kita menjadi jauh lebih ringan.

mencapai kebebasan finansial
Senang ya lihat senyum bahagia gini (Keluarga/Beritasatu)

[Baca: Pernikahan Bisa Ngajarin Tentang Keuangan Loh]

Mulai sekarang jika kita ingin mewujudkan kebebasan finansial maka kita dan pasangan perlu merubah mindset. Batasi deh pengeluaran konsumtif, dan alihkan menjadi aset yang lebih produktif.

Aset yang dapat mendatangkan pemasukan. Seiring dengan hal itu, kita juga perlu mempelajari bahasa uang dan meningkatkan literasi keuangan. Selamat mencoba.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →