5 Profesi yang Kerja Tanpa Harus ke Kantor

kerja tanpa harus ke kantor thumbnail

kerja tanpa harus ke kantor header

 

Jakarta makin padat dari tahun ke tahun. Bahkan, menurut survei yang dilakukan produsen oli Castrol yang kemarin heboh di medsos, lalu lintas di Jakarta adalah yang terparah di dunia lantaran macetnya minta ampun.

 

Kemacetan ini bikin warga Ibu Kota malas ke mana-mana, bahkan ke kantor. Soalnya, waktu tempuh dari rumah ke kantor bisa setengah  total jam kerja sehari sendiri. Kerjanya 8 jam, pergi-pulang rumah-kantor 4 jam. Belum lagi kalau acara banjir!

 

Akhirnya, banyak yang cari kerja tanpa harus ke kantor. Lihat contoh kerjaan semacam itu di bawah ini:

 

1. Penulis

Banyak perusahaan yang membutuhkan penulis, walau nama profesinya beda-beda. Copywriter, misalnya, tugasnya nulis copy iklan dan sebagainya. Terus technical writer, yang bertugas nulis dokumentasi software/produk yang dibuat perusahaan teknologi informasi.

 

Pekerjaan Penulis
Pekerjaan penulis bisa dilakukan di mana saja, asal jangan kelamaan nongkrong di kafe. Bisa jadi malah boros!

 

Kalau perusahaan penerbitan, butuh penulis buku. Profesi ini bisa dijalani tanpa harus kejebak kemacetan di jalanan. Cukup bermodal laptop, penulis bisa nulis di mana saja.

 

Kalau jadi penulis travel lebih enak lagi. Enggak hanya bebas dari kemacetan, kita bisa berkeliling Indonesia, bahkan dunia, tapi dapet duit dari tulisan kita.

 

2. Penerjemah

Kalau punya kemampuan berbahasa asing, jadi penerjemah aja biar enggak stres di jalan. Tapi ini khusus penerjemah tulisan, bukan interpreter yang harus bepergian buat nemenin orang yang harus diterjemahin perkataannya.

 

Penerjemah memang fleksibel kerjanya. Tapi butuh modal bahasa asing yang canggih!
Penerjemah memang fleksibel kerjanya. Tapi butuh modal bahasa asing yang canggih!

 

Mirip dengan penulis, modal penerjemah cuma laptop. Plus koneksi Internet buat bantu cari kata terjemahan yang pas.

 

Kalau mau jadi penerjemah, kita bisa belajar dulu aplikasi pembantu penerjemahan, kayak Trados. Soalnya banyak proyek terjemahan yang jadi mudah dilakukan lewat aplikasi ini. Misalnya terjemahan dokumen legal untuk perusahaan asuransi.

 

Dan kalau jadi penerjemah subtitle film, biasanya kita diharuskan menguasai aplikasi buat masukin subtitle ke film. Tapi ada juga yang butuh tulisan doang, bukan kita yang masukin terjemahan ke film. Enak nih jadi penerjemah subtitle film, soalnya kerjaannya nonton film terus.

 

3. Editor

Profesi ini juga masih berkaitan dengan dua profesi di atas. Khusus editor buku, biasanya harus pernah punya pengalaman ngantor dulu sebelum bisa jadi editor freelance. Soalnya pengalaman ini yang jadi nilai jual mereka.

 

Kalau penulis aja bisa kerja di mana saja, apalagi editor. Soalnya, editor kan 'bos'nya penulis :)
Kalau penulis aja bisa kerja di mana saja, apalagi editor. Soalnya, editor kan ‘bos’nya penulis 🙂

 

Kalau editor situs Internet atau blog, bisa kerja dari rumah meski belum pernah ngantor. Soalnya segala profesi seputar dunia teknologi informasi memang biasanya enggak formal-formal amat. Asalkan ada perangkat teknologi dan koneksi Internet, cussss….kerjaan kelar.

 

4. Programmer

Profesi programmer juga adanya di dunia teknologi informasi. Enggak perlu ngantor buat ngerjain coding situs atau bikin software.

 

Tapi ada beberapa tugas progammer yang nuntut pekerjaan dilakukan di kantor dengan alasan keamanan. Kalau ngerjainnya di rumah, bos perusahaan takut proyek itu bocor ke kompetitor.

 

Programmer atau developer merupakan salah satu pekerjaan yang lagi banyak dicari saat ini seiring perkembangan pesat bisnis online.
Programmer atau developer merupakan salah satu pekerjaan yang lagi banyak dicari saat ini seiring perkembangan pesat bisnis online.

 

Orang yang bikin aplikasi dan game di ponsel pintar Android ataupun iPhone itu banyak yang kerja dari rumah, lho. Yang bikin game Flappy Bird di Vietnam itu enggak ngantor, tapi rekeningnya gendut setelah game-nya laris manis kayak motor di Jakarta.

 

5. Desainer grafis

Kerjaan desainer grafis antara lain bikin desain pamflet/brosur, kartu identitas, baju, dan logo perusahaan. Hampir semua perusahaan membutuhkan desainer grafis.

 

Contohnya media massa, yang butuh desainer grafis buat bikin cover ilustrasi koran atau majalah dan infografis berita. Yang paling membutuhkan tentu perusahaan advertising atau periklanan.

 

Semua orang butuh grafik atau gambar dalam bisnis. Tapi, tidak semua orang dapat membuat grafik yang tepat.
Semua orang butuh grafik atau gambar dalam bisnis. Tapi, tidak semua orang dapat membuat grafik yang tepat.

 

Pekerjaan itu enggak perlu dilakukan di kantor. Banyak juga lho, desainer grafis yang udah kerja kantoran tapi masih ambil job freelance demi beli rumah atau motor baru.

 

 

Banyak orang bilang hidup di Jakarta bisa tua di jalan. Selain macet, masalah banjir bikin stres di jalan. Kalau enggak mau stres dan tua di jalan, kerja tanpa harus ke kantor bisa kok dengan mencoba profesi di atas. Selamat mencoba!

 

 

 

Image credit:

  • http://kolomkita.viva.co.id/upload/penulis3.jpg
  • http://www.anneahira.com/images_wp/penerjemah-tersumpah.jpg
  • http://www.thecommunitypaper.com/images/Editor.gif
  • http://about-salary.com/wp-content/uploads/2013/08/computer-programmer.jpg
  • http://www.logomotion.net.au/wp-content/uploads/2013/05/graphic-designer.jpg
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →