5 Taktik Lulus Kuliah Langsung Dapat Gaji Tinggi

pentingnya pendidikan anak

Udah capek fisik dan mental kuliah mahal-mahal, eh pas abis lulus dapet kerjaan yang gajinya bikin meringis.  Kasus kayak gini udah banyak yang ngalamin. Eh, sori nyinggung :p

 

Tapi serius nih. Kuliah mahal bukan jaminan bakal dapat gaji tinggi pas kerja. Apalagi kuliah lama.

 

Pernah lihat gak para fresh graduates yang rela berjubel di job fair demi menggapai impian mendapat kerjaan sehabis lulus? Atau mungkin kamu salah satunya?

 

Kebanyakan lulusan anyar itu pastinya gak cuma pengin dapat gawean, tapi juga gaji yang aduhai. Sayangnya, pacar kadang lebih suka jadi mantan daripada pasangan hidup. Alias harapan kadang gak sesuai dengan kenyataan, Bro…

 

Tapi tenang, ada taktik lulus kuliah langsung dapat gaji tinggi. Gak perlu kuliah mahal buat dapat gaji lebih dari dua kali lipat upah minimum.

 

Gaji mantan mahasiswa yang bisa kuliah gara-gara beasiswa juga bisa kok ngalahin mereka yang dulu pas kuliah bawa mobil sport. [Baca: Cara Bayar Kuliah Sendiri tanpa Tergantung Duit Orang Tua]

 

1. Lihat rata-rata gaji profesi yang kita incar

Keyboard Illustration "Jobs"
Lihat dulu gaji rata-rata, jangan langsung “nodong” HRD pas wawancara

 

 

Misalnya kita pengin jadi wartawan. Kita bisa bikin survei kecil-kecilan di Internet. Buka deh situs informasi lapangan kerja semacam JobStreet atau JobsDB. Di situs seperti itu biasanya ada perkiraan gaji sebuah profesi yang ditentukan oleh perusahaan yang membuka lowongan kerja profesi tersebut.

 

Kita juga bisa ngecek rata-rata gaji di situs penghitung gaji semacam Gajimu.com. Kalau mau cara ekstrem guna mendapat informasi A1 alias langsung dari mereka yang udah kerja jadi wartawan, coba nongkrong di kantin kantor-kantor media. Siapa tahu mereka mau jawab pertanyaan soal gaji mereka.

 

Setelah dapat angka rata-rata gaji, kita bisa lihat apakah profesi ini punya prospek buat kita. Kalau ternyata gaji rata-rata ga sesuai dengan ekspektasi, cari profesi lain kemudian ulangi taktik ini sampai ketemu profesi dengan gaji yang pas dengan keinginan.

 

2. Jangan gampang tergiur nama besar

birokrasi
Nama besar gak menjamin gaji yang diberikan juga besar. Kuciwa nanti kalau terlalu ngarep.

 

 

Aneh bin ajaib memang. Nama besar perusahaan gak menjamin semua pegawainya dapat gaji yang tinggi. Tapi begitulah kenyataannya.

 

Perusahaan yang besar biasanya punya karyawan yang banyak. Karena itulah pengeluaran mereka cukup besar buat gaji karyawan. Jadi jangan heran kalau gaji fresh graduates di sebuah perusahaan besar hanya sedikit di atas UMR atau malah sama dengan UMR.

 

Sebaliknya, tak sedikit perusahaan skala kecil-menengah yang menawarkan gaji tinggi. Tapi awas, jangan pilih perusahaan kecil yang menawarkan gaji tinggi tapi mencurigakan.

 

Bisa-bisa kita kena masalah kalau ternyata perusahaan itu adalah rekanan pemerintah yang suka menyuap buat dapat proyek. Atau malah itu perusahaan abal-abal. [Baca: Polisi Palsu, Pegawai KPK Palsu, Waspadai 10 Petugas Abal-abal Ini]


3. Ukur nilai diri

anggota dewan tidur
Yang realistis aja, ya. Mending cari tempat kerja yang pas dengan kemampuan. Daripada ntar kebanyakan molor dan ga bisa mengemban tugas sesuai yang diharapkan?

 

 

Kita juga harus mengukur nilai kita sendiri dulu sebelum menuntut gaji. Pantas ga ya kita digaji sekian rupiah? Jangan-jangan kita ngeluh gaji kecil tapi sebenernya emang pantas digaji segitu.

 

Untuk menaikkan nilai jual, kita gak bisa hanya mengandalkan ijazah kuliah. Bekali diri dengan kemampuan lain yang bisa digunakan di berbagai bidang, kayak bahasa, komputer, cara komunikasi, dan lain-lain.

 

Lihat deh, kalau ketemu bule, sapaan yang sering dikeluarin orang Indonesia adalah “Good morning”. Ini lucu, soalnya gak semua bule berasal dari negara yang pakai bahasa Inggris, misalnya bule Prancis atau Belanda.

 

Tapi inilah bukti pentingnya bahasa Inggris, yang telah jadi bahasa internasional. Kalau bisa bahasa Inggris dengan lancar, kita punya nilai plus di mata perusahaan. Apalagi kalau pekerjaan itu menuntut penggunaan bahasa Inggris dalam kerja sehari-hari.

 

4. Pantang menyerah

lomba
Cari kerja tu kayak lomba. Kalau gak punya modal latihan sebelumnya, ya kali mau dapet hadiah yang paling besar. Malu deh sama mereka yang ikut di Olimpiade Penyandang Cacat.

 

 

Ingat, walau saat ini statusmu jomblo, kamu gak sendirian dalam mencari kerjaan dengan gaji tinggi. Harus diakui memang gak gampang cari kerjaan yang cocok dengan harapan.

 

Tapi kalau kamu menyerah sekarang, bisa-bisa orang lain yang dapet kerjaan itu. Kebiasaan fresh graduates kan nerima kerjaan pertama apa adanya. “Itung-itung cari pengalaman,” begitu mereka bilang.

 

Bakal lebih afdol kalau kita bisa cari pengalaman sekaligus dapat gaji tinggi. Ayo, cari pacar aja gak gampang nyerah, masak soal masa depan gini sekali kena getok langsung letoy.

 

5. Percaya diri

komunikasi
Komunikasi dengan percaya diri itu penting pake bangeeettt. Nembak pacar aja berani, masak ngasi gagasan di tempat kerja malu-malu.

 

 

Percaya diri adalah modal yang wajib dipunyai di dunia kerja. Kalau clingas-clingus di tempat kerja, bos bisa-bisa malah gak tahu kalau kita karyawannya karena enggak menonjol. Kemampuan memimpin itu terlihat dari kepercayaan diri seseorang, lho.

 

Pas interview, perlihatkan rasa percaya diri itu kepada HRD. Jawab pertanyaan dengan lugas sudah cukup membuktikan bahwa kita percaya diri. Mending disebut terlalu pede daripada minder.

 

 

Itulah sejumlah taktik biar dapat gaji tinggi habis lulus kuliah. Oiya, satu hal lagi. Kalau bisa kerja di perusahaan internasional, soalnya biasanya gajinya lebih tinggi daripada perusahaan lokal.

 

Apalagi kalau digaji pakai dolar. Gak perlu nunggu lama buat kawin kalau gajinya dolar Amerika. Hehe. [Baca: Investasi Tabungan Dolar: Apa Itu dan Bagaimana Cara Bermainnya]

 

 

 

Image credit:

  • http://www.istudentnurse.com/wp-content/uploads/2013/06/career-nursing-job-search-online.jpg
  • http://1.bp.blogspot.com/-MzB1a38nGOk/UOk198rvLLI/AAAAAAAAAQs/P9l902dsalc/s1600/birokrasi.png
  • http://www.beritaonline.co.id/wp-content/uploads/2013/12/10138-tidur_0.jpg
  • http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02393/weir_2393251b.jpg
  • http://news.ebaconsulting.co/wp-content/uploads/2013/02/komunikasi-01.png