Cara dan Syarat Mengajukan Pinjaman Koperasi Tanpa Jaminan

pinjaman koperasi tanpa jaminan

Pinjaman koperasi tanpa jaminan bisa menjadi salah satu solusi jitu saat butuh pinjaman uang cepat. Selain meminjam uang ke bank atau kerabat, kamu bisa mencoba mengajukan permintaan dana melalui sumber pinjaman yang pasti-pasti.

Yuk kita simak ulasan lengkap mengenai pinjaman koperasi tanpa jaminan di bawah ini.

Meminjam di koperasi tanpa jaminan

Udah menjadi rahasia umum kalau koperasi menjadi salah satu tempat meminjam uang pilihan masyarakat karena syaratnya yang relatif mudah dan bunganya yang tidak terlalu tinggi. Keberadaannya sangat dibutuhkan khususnya bagi warga dengan ekonomi menengah kebawah.

Selain itu, asas kekeluargaan yang dianut dalam koperasi menjadi daya tarik tersendiri buat masyarakat yang membutuhkan uang secara cepat.

Meskipun demikan, terdapat beberapa syarat dan langkah yang tetap harus kamu lakukan layaknya lembaga keuangan umumnya jika ingin mendapatkan pinjaman koperasi tanpa jaminan.

Syarat pengajuan pinjaman koperasi tanpa jaminan

Buat yang ingin mengajukan pinjaman, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi calon debitur yang mau mengajukan pinjaman. Berikut ini syarat-syarat pengajuan pinjaman koperasi tanpa jaminan.

  1. Terdaftar sebagai anggota koperasi atau calon anggota koperasi.
  2. Isi formulir permohonan pinjaman.
  3. Fotokopi KTP.
  4. Fotokopi NPWP untuk pinjaman dana di atas Rp50 juta
  5. Fotokopi Kartu Keluarga (kalau disyaratkan).
  6. Fotokopi rekening listrik (kalau disyaratkan).
  7. Fotokopi buku pensiun (kalau disyaratkan).
  8. Siapkan berkas-berkas aset yang bisa dijaminkan. Misalnya sertifikat tanah, BPKB, sertifikat deposito dan lainnya, kalau kamu ingin meminjam dana untuk kebutuhan bisnis.

Nah, kalau syarat-syarat di atas sudah lengkap, kamu bisa dengan gampang mengajukan pinjaman dana ke koperasi tanpa agunan.

Cara mengajukan pinjaman koperasi tanpa jaminan

Legalitas dan transparansi SHU koperasi sudah kamu ketahui, kamu pun sudah jadi anggota koperasi. Syarat pinjaman dana juga sudah lengkap, tahap selanjutnya adalah pengajuannya. Seperti apa tahapan yang harus kamu lalui? Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Serahkan semua berkas persyaratan pinjaman dana ke koperasi tersebut.
  • Ajukan proposal pinjaman dana. Jelaskan alasan-alasan kamu meminjam dana, untuk kebutuhan atau keperluan apa.
  • Proposal tersebut kemudian akan diperiksa oleh pengurus koperasi. Dari sini pengajuan kamu akan dipertimbangkan sesuai dengan prosedur pinjaman yang ada.
  • Jika disetujui, maka pencairan dana akan disesuaikan dengan kesepakatan yang sudah ada dalam akad pinjaman koperasi.
  • Menyetujui kontrak mengenai bagi hasil dan cicilan yang harus kamu bayar per bulan.

Bila tahapan tersebut sudah dilalui, kamu tinggal tunggu dana pinjaman dicairkan.

Jenis-jenis koperasi di Indonesia

Sebelum terlalu jauh membahas koperasi simpan pinjam, kamu harus tahu dulu nih jenis-jenis koperasi yang bisa dimanfaatkan. Antara lain:

1. Koperasi produksi 

Jenis koperasi kegiatannya menampung barang-barang yang dihasilkan atau diproduksi oleh anggota-anggotanya. Selain itu jika anggotanya mengalami kesulitan dalam menjalani usahanya, koperasi produksi akan membantu untuk mengatasinya. Contoh koperasi jenis ini seperti koperasi produksi ternak seperti susu atau koperasi produksi kerajinan.

2. Koperasi konsumsi 

Koperasi konsumsi adalah badan usaha yang menjual berbagai bahan kebutuhan pokok para anggotanya. Nah, koperasi jenis ini biasanya menjual barang-barang tersebut dengan harga lebih murah dari harga pasar. Contohnya koperasi yang menjual sembako.

3. Koperasi pemasaran

Koperasi ini didirikan untuk membantu usaha anggotanya dengan cara mendistribusikan barang atau jasanya hingga ke pembeli. Di sini anggota koperasi berperan sebagai pemasok barang ke koperasi. Contohnya koperasi kantin sekolah atau koperasi perusahaan.

4. Koperasi serba usaha 

Kalau koperasi serba usaha adalah koperasi yang kegiatan usahanya di berbagai segi ekonomi, seperti bidang produksi, konsumsi, unit pertokoan dan sebagainya.

5. Koperasi simpan pinjam 

Nah, kalau jenis ini pasti sudah banyak yang tahu ya. Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang menyediakan pinjaman dana. Selain itu, koperasi ini juga menyimpan dana anggotanya, untuk kemudian keuntungan dari perputaran dana inilah yang menjadi modal untuk dipinjamkan kembali kepada anggota yang butuh dana.

Meminjam di koperasi tanpa jaminan

Koperasi sudah bukan jadi istilah asing lagi di Indonesia. Meski berbentuk badan usaha seperti yang lainnya, namun bedanya koperasi dikelola oleh anggotanya sendiri. Dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup juga kesejahteraan anggotanya. Jadi, seluruh keuntungan, dari usaha yang dijalankan koperasi, akan diputar untuk kelancaran koperasi dan dibagikan pada anggota aktif.

Karena berprinsip untuk kesejahteraan anggotanya, koperasi juga menawarkan pinjaman tanpa jaminan seperti produk perbankan. Biasanya koperasi yang memberi pinjaman ini adalah jenis koperasi simpan pinjam.

Supaya lebih sejahtera lagi, kamu bisa beli asuransi. Coba deh kamu manfaatkan asuransi kesehatan yang memberikan pertanggungan biaya berobat di rumah sakit. Maksudnya, kalau kamu terserang penyakit dan harus berobat di rumah sakit, kamu tidak perlu membayar tagihannya karena asuransi kesehatan yang akan mengurusnya. Kamu cuma perlu berkontribusi dalam bentuk iuran premi asuransi yang jumlahnya sangat murah.

Seberapa murah? Yuk tanyakan langsung saja di Lifepal dan dapatkan rekomendasi ke berbagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia.

Keuntungan meminjam di koperasi 

Selain lembaga perbankan, koperasi simpan pinjam menjadi alternatif masyarakat untuk mendapatkan pinjaman dana. Koperasi dekat dengan kehidupan masyarakat, selain itu koperasi simpan pinjam punya peran yang besar dalam menyalurkan modal pada masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Selain itu, koperasi punya beberapa kelebihan dibanding bank. Apa saja kelebihannya?

  1. Syarat dan proses pengajuan pinjaman dana lebih mudah.
  2. Bunga flat dan bahkan cenderung turun.
  3. Dengan meminjam di koperasi secara gak langsung bisa menekan praktik rentenir. Karena koperasi memakai sistem bagi hasil bukan bunga yang memberatkan anggotanya.
  4. Sisa hasil usaha bisa digunakan untuk mengurangi bunga pinjaman.
  5. Bunga pinjaman di koperasi lebih rendah dari bunga bank.

Plafon yang bisa diajukan anggota pun gak kalah besarnya seperti pinjaman bentuk Kredit Tanpa Agunan (KTA) di bank. Rata-rata plafon pinjaman di koperasi mulai dari Rp500 ribu hingga ratusan juta. Tapi, ada juga lho koperasi yang gak kasih batasan plafon pinjaman atau bisa disesuaikan dengan nilai agunan.

Kelebihan-kelebihan inilah yang membuat koperasi banyak dipilih pelaku UKM dan UMKM sebagai tambahan sumber modal usahanya.

Kekurangan meminjam di koperasi 

Seperti mata uang, meminjam di koperasi ada keuntungan pasti ada kerugian. Beberapa hal yang menjadi kelemahan meminjam di koperasi adalah sebagai berikut:

  1. Koperasi masih memakai cara lama atau konvensional, termasuk juga untuk pinjaman. Dengan kata lain, koperasi belum menggunakan teknologi secara maksimal.  Sehingga calon anggota akan mengalami kesulitan informasi mengenai produk pinjaman yang ada di koperasi pilihan.
  2. Simpanan wajib dan simpanan pokok adalah salah satu syarat untuk menjadi anggota koperasi. Sayangnya, kedua simpanan tersebut gak bisa kamu ambil sewaktu-waktu. Dalam artian, kamu hanya bisa mengambil simpanan wajib tersebut jika kamu keluar dari keanggotaan koperasi.
  3. Asas kekeluargaan dalam koperasi menjadi boomerang juga karena rentan konflik kepentingan atau penyalahgunaan. Biasanya ini terjadi karena peran manajemen dan kepengurusan yang tumpang tindih.
  4. Koperasi juga rentan perselisihan saat rapat anggota, sehingga menyebabkan SHU gak tentu. Alhasil, pembagiannya pun gak pasti.
  5. Plafon pinjaman yang terbatas jika kamu meminjam tanpa jaminan. Sedangkan untuk pinjaman dana di atas Rp50 juta, koperasi membutuhkan adanya jaminan.

Koperasi online 

Meski ada anggapan kelemahan koperasi adalah belum memaksimalkan teknologi yang ada, tapi gak semua koperasi seperti itu. Ada juga kok koperasi online yang bisa diakses dengan koneksi internet.

Koperasi Dana Rahayu salah satu koperasi online yang terpercaya. Kamu bisa mendaftar sebagai anggota koperasi ini secara online dengan masuk dalam situs resminya. Selain itu ada Sahabat Mitra Sejati, yang punya produk pinjaman usaha dan pinjaman konsumtif.

Tapi, ada juga koperasi online yang meminta agunan untuk setiap pinjaman dana dari anggotanya. Nah, kalau kamu mencari kredit tanpa jaminan dari koperasi, ya harus pintar-pintar memilih koperasi online yang gak berlakukan jaminan sebagai persyaratan.

Tips memilih koperasi tanpa jaminan

Sebelum kamu memilih koperasi untuk mengajukan kredit pinjaman dana, ada hal-hal yang harus kamu perhatikan agar tepat memilih koperasi sesuai kebutuhan.

Karena banyak juga penipuan yang mengatasnamakan koperasi dengan produk investasi bodong atau simpanan bodong, untuk mengantisipasinya kamu harus sering-sering mengecek ke pemerintah setempat. Dengan begitu, kamu pun gak rugi.

Berikut langkah-langkah yang harus kamu perhatikan dalam memilih koperasi yang tepat:

  1. Dari beberapa jenis koperasi seperti yang dijelaskan di atas, pastikan kamu memilih Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Karena gak semua jenis koperasi yang ada menyediakan layanan pinjaman dana.
  2. Jika ingin memilih dana atas nama perorangan, pilih KSP primer.
  3. Pastikan koperasi yang kamu pilih sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan UKM.
  4. Memiliki izin penyelenggaraan transfer dana dari Bank Indonesia atau izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  5. Kebanyakan koperasi menyediakan kredit multiguna. Nah, pilih koperasi yang punya pinjaman tanpa agunan.
  6. Koperasi harus menyampaikan anggaran SHU pada anggotanya.
  7. Pastikan koperasi melakukan rekrutmen anggotanya secara terbuka.

Pilihan pinjaman tanpa jaminan selain di koperasi

Berikut ini adalah beberapa daftar tempat pinjaman yang bisa kamu kunjungi untuk mendapatkan uang.

1. Pinjam ke kantor

Cara ini cocok buat kamu yang bekerja di perusahaan. Kalau kamu adalah seorang karyawan, kamu bisa coba ajukan pinjaman ke divisi keuangan di perusahaan.

Kamu cukup lampirkan surat permohonan pinjaman kamu ke kepala keuangan perusahaan kamu.

Cara ini tergolong sangat mudah. Kamu gak perlu sediakan jaminan berupa aset melainkan cukup gaji kamu dan status kepegawaian kamu. Kemudian, biasanya perusahaan gak menuntut bunga yang tinggi atau gak ada sama sekali.

2. Tarik tunai kartu kredit

Kalau emang benar-benar kepepet, tarik tunai kartu kredit bisa dibilang sangat simpel. Cuma biaya admin dan bunganya lumayan.

Kalau kamu bisa lunaskan sebelum jatuh tempo bulan depannya, tarik tunai kartu kredit gak bakal seberat pinjam dari tengkulak.

Misalnya kamu tarik tunai Rp2 juta dari kartu kredit BCA Card. Biaya administrasi sebesar 3 persen dari total pinjaman. Nanti kamu harus bayar Rp2.060.000 di bulan depan.

Yang penting kamu harus komitmen buat bayar penuh di bulan depan. Jadi, biaya yang kamu keluarkan bulan depan cuma biaya administrasi tanpa kena bunga.

3. Pegadaian

Pegadaian bisa jadi opsi lain karena kamu bisa gadaikan barang berharga yang kamu miliki. Menariknya, tempat pinjaman satu ini sangat aman. Jadi, kamu gak perlu khawatir kehilangan barang kamu tersebut.

Cukup bawa barang berharga yang kamu bakal gadaikan. Nanti pihak pegadaian bakal menaksir berapa maksimal nominal dana yang bisa kamu pinjam.

Kisaran bunga pinjaman di Pegadaian mulai dari 0,75 persen sampai dengan 1,15 persen. Sila cek suku bunga Pegadaian di website Pegadaian. Kamu pun punya tenor cukup panjang karena tersedia pilihan hingga 120 hari buat melunasi pinjaman.

4. Bank

Nah, ini dia sumber pinjaman terpercaya yang bisa kamu andalkan. Memang sih buat dapat pinjaman uang cepat dari bank gak bakal selekas tempat lainnya. Namun, bunga yang ditawarkan bisa bersaing.

Bunga pinjaman di bank cukup terjangkau dengan nominal pinjaman yang cukup besar pula. Bila kamu butuh pinjaman uang cepat dengan nominal cukup besar maka ajukan pinjaman ke bank merupakan opsi terbaik.

Pinjaman bank seenggaknya terbagi jadi dua pilihan, yaitu kredit multiguna (pinjaman dengan jaminan) dan KTA (Kredit Tanpa Agunan). Kisaran bunga kredit multiguna lebih rendah daripada kredit tanpa agunan.

Agar langkahmu aman, selanjutnya kamu harus rajin verifikasi legalitas dan keamanan koperasi di pemerintah tingkat kota, kabupaten, atau provinsi. Langkah ini harus kamu lakukan, karena saat ini banyak kasus pinjaman atau investasi bodong yang harus kamu waspadai.

Buat kamu yang butuh pinjaman uang cepat dalam waktu dekat, gak perlu pusing lagi deh. Tapi, pilih layanan pinjaman terpercaya yang gak bakal merepotkan kamu di waktu mendatang.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →