5 Tips Membeli Mobil Bekas yang Aman bagi Pemula

tips membeli mobil bekas

Bagi orang-orang yang belum berpengalaman, wajar jika mereka sering bingung tentang bagaimana cara dan tips membeli mobil bekas yang aman.

Banyak yang takut bakal menemui pengalaman tidak enak alias tertipu.

Apalagi ada persepsi, aktivitas perdagangan mobil bekas seolah-olah dikuasai sebagian orang yang dikenal sebagai pedagang.

Berhati-hati boleh saja, namun kuncinya adalah jangan takut mencoba.

Pada kenyataannya, membeli mobil bekas memang lebih menguntungkan dibandingkan mobil baru karena penurunan harga paling tajam terjadi saat mobil dimiliki oleh pemilik tangan pertama.

Yuk kita simak beberapa tips membeli mobil bekas yang aman bagi mereka yang belum berpengalaman dari Otospector.

1. Cari Informasi Sebanyak-banyaknya 

Teliti sebelum membeli, begitu nasihat dari kata-kata bijak.

Begitu pula sebelum memutuskan hendak membeli mobil tertentu, bekal informasi yang lengkap jadi sebuah keharusan.

Di era digital seperti sekarang ini, sangat mudah mendapatkan ulasan atau review dari berbagai sumber seperti membaca artikel website otomotif atau menonton otomotif reviewer di Youtube.

Salah satu cara paling efektif adalah bergabung dengan forum-forum dunia otomotif di internet atau sosial media dari komunitas pemilik mobil tersebut.

Dari arsip percakapan sehari-hari di forum, biasanya akan terungkap apa saja keunggulan dan kelemahan mobil dengan merek atau jenis tertentu.

Cara ini memang butuh kesabaran, tapi hasilnya maksimal.

Contohnya, sebuah MPV merek terkenal memang dikenal sangat nyaman tapi juga boros BBM.

SUV tertentu yang terlihat gagah sebenarnya cenderung limbung saat dibawa kencang.

Informasi-informasi “internal” serta testimoni dari para pemakai semacam ini tentu bisa jadi bahan pertimbangan tersendiri dalam memilih mobil.

2. Waspada Mobil Berharga Miring 

Mobil bekas berharga miring alias di bawah harga pasarannya memang menarik.

Namun sebaiknya kita mesti berhati-hati, pepatah “ada harga ada barang”, juga berlaku saat membeli mobil bekas. Bukan berarti Anda tidak akan menemukan mobil berkualitas bagus dengan harga murah.

Dengan murahnya harga justru kita harus semakin jeli memeriksa kondisinya.

Salah satu yang mesti diwaspadai, banyak mobil bekas kecelakaan atau terendam banjir yang dijual kembali dengan harga murah.

Meski mungkin menarik, tapi sebaiknya hindari mobil-mobil semacam ini karena punya potensi masalah di masa depan dan harga jualnya tentu akan anjlok.

3. Cek Kondisi Sebelum Beli  

Karena kita tidak akan pernah tahu secara pasti riwayat pemakaian mobil bekas, kita harus pastikan kondisi nya sebelum membeli dengan pengecekan yang menyeluruh.

Cermati seluruh bagian mobil, mulai dari kondisi sasis, bodi, cat, interior, mesin, transmisi, sampai komponen kelistrikan.

Jika merasa tidak yakin untuk melakukannya sendiri, bisa minta bantuan teman yang mengerti mobil, bawa ke bengkel kenalan atau gunakan jasa inspeksi mobil bekas.

Salah satu keunggulan menggunakan jasa inspeksi mobil bekas adalah adanya garansi atas hasil laporan yang dikeluarkan.

Dengan menggunakan layanan inspeksi, selain kita mendapatkan gambaran lengkap tentang kondisi mobil sebelum bertransaksi, kita juga mendapatkan mobil bekas bergaransi sehingga bisa terhindar dari biaya perbaikan yang tidak terduga.

4. Pastikan Kelengkapan Dokumen 

Meski kesannya sepele, urusan ini bisa jadi batu sandungan jika ternyata bermasalah.

Pastikan surat-surat kendaraan seperti BPKB serta STNK semua lengkap dan bisa ditunjukkan saat transaksi.

Artinya, surat-surat tidak sedang berada di tangan pihak lain.

Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin pada fisik kendaraan dengan yang ada pada dokumen.

Akan lebih baik lagi jika kita mencocokkannya dengan data pajak kendaraan melalui aplikasi mobile di HP atau mengecek datanya secara langsung di Samsat.

Pada beberapa wilayah kepolisian kadang masih diperlukan Faktur kendaraan untuk pengurusan balik nama kendaraan atau dokumen lainnya.

Beberapa perusahaan pembiayaan kadang juga masih mensyaratkan Faktur saat pengurusan kredit kendaraan.

Oleh karena itu, tentu akan lebih baik jika Faktur masih ada.

5. Lakukan Test Drive

Poin terakhir tips membeli mobil bekas yang aman adalah test drive.

Baik membeli mobil bekas dari dealer maupun perorangan, selalu minta untuk melakukan test drive sebelum mengambil keputusan.

Dengan mengendarainya sendiri, kita bisa merasakan performa mesin saat mobil berjalan, reaksinya saat gas diinjak, perpindahan transmisinya, serta bunyi dan getaran yang mungkin timbul.

Bersamaan dengan ini pula kita bisa merasakan kerja sistem transmisi, sistem pengereman, dan kondisi kaki-kaki.

Dan yang paling penting adalah merasakan apakah mobil ini cocok dengan Anda.

Saat melakukan test drive, Anda akan mudah mengidentifikasi dan merasakan kenyamanan mobil tersebut ketika membawanya melaju di jalan.

Jika merasa kurang cocok, jangan segan untuk mencari mobil lain karena mobil ini akan menemani Anda beberapa tahun ke depan.

Teliti dan Jangan Terburu-buru

Membeli mobil adalah jumlah pengeluaran yang relatif mahal bagi kebanyakan orang.

Oleh karena itu, sebagai calon pembeli, Anda harus benar-benar cermat sebelum melakukan transaksi.Bandingkan semua pilihan yang ada, dan jangan terburu-buru.

Gunakan tips membeli mobil bekas dari Otospector di atas, maka Anda akan terhindar dari kerugian karena membeli mobil bekas bermasalah.

Selamat berburu mobil impian!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →