10 Cara Terbebas dari Utang yang Sangat Direkomendasikan

cara terbebas dari utang

Bagaimana ya cara terbebas dari utang yang udah bertumpuk? Utang menjadi masalah serius kalau gak dilunasi. Masalah serius dari utang mulai dari retaknya hubungan pertemanan hingga diteror debt collector.

Kenapa sulit membayar utang? Alasan utamanya udah jelas, yaitu orang yang berutang (debitur) gak punya dana buat membayar cicilan utangnya tersebut atau melunasinya. Gara-garanya, nilai utang yang dimilikinya lebih dari 30 persen penghasilannya sehingga dana yang tersisa (syukur-syukur kalau ada) sama sekali gak cukup.

Namun, pangkal dari persoalan adalah kebiasaan terlalu sering berutung. Kenapa sering berutang? Penyebabnya adalah sebagian besar pengeluaran ditujukan buat pemenuhan gaya hidup yang kelewat tinggi. Wajar aja kalau pengeluaran cenderung boros demi gengsi semata.

Gak sedikit orang yang berpikir dengan dirinya bersedekah, utangnya bisa lunas. Padahal, bersedekah itu harus ikhlas tanpa berharap imbalan. Memberi sedekah agar utang lunas itu sama aja dengan pamrih. Alangkah bijaknya melunasi utang terlebih dahulu baru kemudian bersedekah.

Apalagi kalau utang malah nambah, bukan berkurang. Belum lagi kalau kamu pinjamnya sama rentenir yang pasang bunga terlalu besar.

Tapi kamu gak boleh pesimis. Soalnya masih ada beberapa cara terakhir, kok. Yang pasti caranya bukan dengan pinjam sana-sini. Soalnya itu gak menyelesaikan masalah. Yang ada malah tambah masalah baru.

Jadi, caranya gimana, dong? Simak deh sepuluh cara terbebas dari utang berikut ini.

1. Turunkan standar gaya hidup

Yang pertama kali bisa kamu lakukan buat lepas dari jeratan utang adalah menurunkan standar gaya hidup. Soalnya, bisa jadi selama ini kamu belum bisa lunasi utang karena gaya hidup yang mencekik dompet kamu.

Contohnya, kamu masih aja sempat buat nongkrong di Starbucks. Padahal nongkrong di sana seenggaknya merogoh kocek minimal Rp 30 ribuan sampai Rp 50 ribuan.

Bayangkan bila kamu lakukan kebiasaan tersebut minimal seminggu sekali. Dalam sebulan kamu bisa keluar uang sekitar Rp 200 ribuan.

Dua ratus ribu mungkin terlihat sepele. Namun, angka tersebut sebenarnya bisa kamu pakai buat nyicil bayar utang. Toh, nongkrong di Starbucks bukan sebuah keharusan, kan?

2. Coba kurangi bujet biaya hidup

Kalau udah terlilit banget sama utang, kamu harus bisa buat mengurangi bujet buat biaya hidup.

Gimana lagi, masa harus ngutang terus? Duh, jangan deh!

Coba lihat apakah ada pengeluaran bulanan primer yang sebenarnya kamu bisa kurangi? Misalnya soal tempat tinggal.

Daripada kamu bayar sewa kamar di apartemen yang harganya bisa Rp 3 juta per bulan. Kenapa kamu gak coba pindah ke kos-kosan yang lebih terjangkau aja? Misalnya, kos-kosan yang harga sewanya di kisaran Rp 1 jutaan.

Kalau tinggal di kos-kosan, kamu cuma perlu menyesuaikan diri buat gak menikmati beberapa fasilitas yang biasanya tersedia di apartemen. Kalau kos yang kamu bakal tempati masih layak buat ditinggali, kenapa gak adaptasi sedikit aja?

Gak cuma soal tempat tinggal, kamu juga bisa mengurangi pos pengeluaran makanan dengan cara masak sendiri.

3. Hindari gali lubang tutup lubang

Beberapa orang berpikir buat cari utang buat menutupi utang yang ada. Cara ini emang bisa bikin kamu lunasi utang yang emang udah harus dibayar sih, tapi sebetulnya gak bikin kamu bener-bener lepas dari yang namanya utang.

Gali lubang buat menutupi lubang yang ada cuma menunda pembayaran utang, bukan melunasinya.

Contoh, saat kamu udah mentok banget buat bayar utang Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang sekarang ada. Terus, tiba-tiba ada tawaran buat top-up KTA. Ada baiknya kamu pikirkan dulu matang-matang buat mengambil tawaran tersebut.

Coba kamu pertimbangkan kembali poin pertama dan kedua di atas. Kamu bisa tanya ke diri sendiri, apakah ada pos pengeluaran primer dan beberapa pengeluaran untuk jajan yang bisa kamu kurangi? Sering kali ternyata ada, lho!

Jadi, ketimbang mengambil keputusan buat top-up KTA atau ngutang ke keluarga dan teman demi bayar utang berjalan, sebisa mungkin berhematlah.

4. Jual barang yang gak kamu butuhkan

Cara terbebas dari utang yang satu ini bisa kamu lakukan kalau udah berusaha buat hemat tapi belum juga bisa bayar.

Daripada biarkan barang yang masih layak jual teronggok gitu aja di rumah, lebih baik kamu jual aja. Gak cuma barang yang gak terpakai lho, tetapi juga barang-barang bernilai lainnya.

Contoh kecil ya mobil atau motor. Kamu bisa relakan dulu kendaraan tersebut buat melunasi utang. Apalagi jualan barang itu gak terlalu sulit, kok. Pasti banyak yang mau.

Gak apa-apalah sementara waktu kamu naik angkutan umum dulu. Daripada dikejar-kejar utang yang udah menumpuk gitu, hati malah gak tenang buat berkendara.

5. Stop pakai kartu kredit

Perlu diakui bahwa penggunaan kartu kredit kadang bikin pemiliknya merasa seperti sedang punya uang banyak. Di akhir bulan saat tagihan datang, baru deh pemilik kartu kredit tersebut tegang dan pusing lihat jumlahnya.

Utang pun makin menumpuk lagi dan lagi.

Jadi mulai sekarang, kamu bisa berhenti dulu pakai kartu kredit. Simpan dulu deh kartu kreditnya di rumah. Biar gak lupa kalau punya kartu kredit. Kalau utang udah lunas, ya boleh lah sesekali dipakai lagi. Asal ingat, jangan berlebihan.

6. Cari kerja sampingan

Nah, biar makin ringan buat lunasi utang yang ada, kamu bisa coba cari kerja sampingan.

Dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Kamu bisa coba berbagai pekerjaan sampingan yang bahkan gak butuh modal, lho.

Contoh, kalau kamu punya kemampuan bermain musik, kamu bisa tawarkan les privat ke orang lain. Kamu yang punya kemampuan buat menulis, kenapa gak coba buka jasa penulis artikel online?

Ya emang sih, kamu harus kurangi waktu buat santai atau nongkrong bareng teman. Tapi, percayalah, utang kamu bakal lebih cepat lunas kalau kamu bisa fokus.

7. Lakukan refinancing

Refinancing adalah cara melunasi utang dengan mengambil pinjaman baru yang bunganya lebih rendah. Opsi ini bisa diambil agar utang yang cicilannya besar bisa segera dibereskan.

Walaupun bisa menjadi pilihan, opsi refinancing diibaratkan banyak orang dengan istilah “gali lubang, tutup lubang”. Pengajuan refinancing ini boleh di lembaga keuangan tempat kamu berutang atau lembaga keuangan lain.

8. Gadai barang berharga

Kalau memiliki barang berharga semisal perhiasan emas, gadaikan aja demi memiliki dana buat melunasi utang. Kamu bisa mendapat bunga rendah lho dari menggadaikan barang.

Terus seandainya aja kamu sulit membayar cicilan, gak ada deh cerita bakal ditelepon debt collector. Soalnya barang yang kamu jaminkan otomatis menjadi milik pemberi pinjaman dengan catatan cicilan belum dibayar pada waktunya.

9. Restrukturisasi utang

Kamu bisa juga mengajukan opsi restrukturisasi utang sebagai cara terbebas dari utang. Apa itu restrukturisasi utang?

Restrukturisasi adalah pembaruan perjanjian utang piutang antara peminjam (debitur) dan pemberi pinjaman (kreditur) karena alasan kesulitan keuangan debitur. Biasanya opsi yang diberikan lembaga keuangan, yaitu penurunan bunga dengan memperpanjang tenor pinjaman.

10. Cek kesehatan keuangan hingga konsultasi keuangan gratis

Kenapa harus cek keuangan? Bukankah sulit membayar utang udah pasti kesehatan keuangannya sedang tidak baik? Cek kesehatan keuangan bertujuan buat memastikan seberapa buruk kondisi keuanganmu.

Seandainya keuangan dalam kondisi yang sangat buruk, segera konsultasikan persoalan tersebut ke financial advisor. Gak harus bayar, kamu bisa kok mendapat konsultasi keuangan gratis di Lifepal.co.id sekaligus melakukan cek kesehatan keuangan.

Sekarang kamu sebaiknya berhenti deh buat meratapi utang yang terlanjur menumpuk. Sikapi dengan positif karena pasti selalu ada cara buat keluar dari masalah terberat sekalipun.

Demikian cara terbebas dari utang ini. Semoga kamu bisa terapkan dengan disiplin dan komitmen kuat. Ingat ya sekali lagi, dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Selamat mencoba.