Ini 6 Signal Kamu Udah Kebablasan Belanja Online Sampai Menguras Rekening

kebablasan belanja online

‘Ih ini lucu, klik, eh ini juga, lagi promo lagi, klik..’ Begitu deh kira-kira kalau mata sudah menatap halaman online shop. Rasanya mau ada badai dan gempa sekalipun, jari-jemari akan enggan berhenti ketak-ketik.

Pesona online shop yang memanjakan pembeli dengan kemudahan sistem pesan, bayar dan antar emang gak bisa disangkal. Gak heran banyak yang kepincut dan malah jadi nagih. Nah, ini nih yang harus diwaspadai.

Kalau masih dalam batas wajar, belanja online boleh banget kok. Apalagi buat yang sibuk dan gak memungkinkan bepergian. Tapi, kalau sudah mengganggu keuangan bahkan ngusik tabungan, gak banget deh!

Berikut 6 signal yang menandakan kita sudah kebablasan belanja online sampai menguras rekening.

1. Frekuensi belanja online mirip laju pesawat Sukhoi

Bermula dari iseng pas lagi senggang, eh lama-kelamaan kok jadi rutinitas tanpa batas. Dari yang tadinya cuma sebulan sekali jadi seminggu sekali. Tahu kan laju kecepatan pesawat Sukhoi yang terkenal itu?

kebablasan belanja online
Kalau pemasukan kamu bertambah secepat Jet Sukhoi nggak masalah deh mau belanja banyak. Tapi kalau frekuensi belanjanya yang secepet Sukhoi bisa gawat bos (Jet Sukhoi/Indian Defence)

Nah, kalau kebiasaan belanja online kita sudah bisa disandingkan dengan kecepatan pesawat buatan Rusia tersebut, artinya kita sudah kebablasan. Mulai deh rem alias kurang-kurangin frekuensi belanja onlinenya. Kecuali kamu mau tabungan terkuras dan nangis bombai di kemudian hari.

2. Tagihan Numpuk

Zaman sekarang kartu kredit tuh sudah jadi bagian dari gaya hidup sebagian besar dari kita ya. Nah, ketika tagihan kartu kredit numpuk dan mulai kewalahan untuk melunasinya, coba cek dengan teliti dulu deh.

Siapa tahu pas dilihat isi tagihan didominasi oleh belanja online. Kok bisa? Ya karena salah satu kemudahan yang ditawarkan belanja online adalah cara pembayaran dengan kartu kredit. Bahkan banyak situs belanja online yang nawarin diskon pakai kartu kredit.

3. Sering Browsing

Siapa sih yang gak terjamah internet? Dari anak-anak sampai kakek nenek udah familiar sama teknologi yang satu ini. Tapi waspada deh saat kegiatan browsing sudah mendominasi, gak kenal waktu pagi, siang, sore, malam. Apalagi kalau keesokan harinya hari libur, bisa-bisa browsing sampai pagi.

kebablasan belanja online
Percaya deh, apa yang kamu buru di online shop itu “gak akan ada habisnya.” Bakal ada barang baru yang kamu inginkan semakin sering kamu browsing (browsing/Framepool)

Telaah lagi apakah kegiatan browsing kita lebih sering buat cari online shop baru, atau cek email promo.

4. Rasa Penasaran

Penasaran di sini bukan penasaran sama gebetan trus stalking media sosialnya loh. Gak bisa diam, setiap lagi fokus sama kerjaan tiba-tiba teralihkan karena kepikiran soal tas atau baju yang lagi promo apa ya di online shop A, B, C dan seterusya.

Saat kegiatan browsing sana-sini cuma berkutat buat berburu barang-barang yang sebenarnya gak dibutuhkan. Setiap mata melihat barang apapun di situs belanja online, rasa untuk membeli gak bisa ditahan. Nah, signal kayak gini udah jelas menandakan kalau kamu udah lebay belanja onlinenya.

5. Mulai Meninggalkan Toko Fisik

Ketika kamu mulai jarang belanja langsung ke toko atau berhadapan dengan penjual dan lebih sering dan suka belanja online. Ini juga jadi salah satu pertanda kalau kita udah lebih memilih belanja online.

Gak salah sih sebenarnya. Karena kita merasa lebih nyaman dengan fasilitas yang ditawarkan oleh teknologi online shopping. Mulai dari memilih barang, promo, kemudahan pembayaran hingga pengiriman, hemat waktu gak perlu macet dan capek di perjalanan.

6. Gadget Mania

Susah lepas dari yang namanya gadget teruutama smartphone, bahkan kalau perlu tidur sambil memeluk hp. Yaelah…gak gitu juga ya! Emangnya kamu itu shopaholic atau jomblo  ngenes sih, hehehe.

kebablasan belanja online
Gara-gara banyakan liat barang di toko online, gak bisa lepas dari gadget sampai leher sakit. ckckckck (sakit leher/Only My Health)

Nah, sekarang sudah tahu kan, tanda-tanda apa saja yang mengindikasikan kalau kita itu addict sama belanja online. Belanja online itu boleh kok, selama gak kebablasan dan sampai menguras isi rekening ya. Big no, no deh!

Ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu gak baik loh. Apalagi kalau sudah menyangkut ketagihan sama yang namanya belanja.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Belanja E-commerce Makin Mudah, Tapi Sudah Tahu Cara Berbelanja Online Aman?]

[Baca: Kamu Hobi Belanja Online? Simak Nih 7 Tips Belanja Online yang Aman dan Smart di Instagram]

[Baca: 5 Alasan Kenapa Belanja Online Lebih Murah]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →