6 Tips Sukses Berbisnis dari Orang Terkaya di Dunia No. 1

Orang terkaya di dunia no. 1

Sebagai calon pengusaha, punya bisnis yang sukses seperti orang terkaya di dunia no. 1, Jeff Bezos, mungkin masih berupa impian. Namun peluangmu untuk sukses seperti Bezos mungkin saja terealisasi jika kamu menerapkan gaya kepemimpinan dan tips bisnis darinya.

Seperti diketahui, pendiri situs Amazon berhasil berhasil menggeser posisi orang terkaya di dunia no. 1 sebelumnya yaitu, pendiri Microsoft Bill Gates. Di tahun 2018, Forbes melaporkan bahwa kekayaan Bezos sudah mencapai US$ 121,3 miliar atau Rp 1.647 triliun!

[Baca: Mengenal Jeff Bezos, Orang Terkaya di Dunia yang Menggeser Bill Gates]

Nah ketika bicara soal tips bisnis dan kepemimpinan, gaya kepemimpinan Bezos dalam berbisnis ini memang patut ditiru oleh para pengusaha atau entrepreneur zaman now. Pasalnya, selain sudah teruji keberhasilannya, tips bisnis ala Bezos juga bisa dibilang beda dari yang lain.

Penasaran apa aja tips bisnisnya? Yuk disimak!

1. Jangan salah ketika merekrut pegawai

orang terkaya di dunia no. 1
Mendingan prosesnya lama tapi gak salah rekrut, ketimbang buru-buru tapi gak karuan (Tribunnews)

Proses rekrutmen pegawai di Amazon memang terkenal ketat, lantaran Bezos gak mau asal rekrut. Seperti dikutip Business Insider, Bezos mengatakan, “Lebih baik saya mewawancarai 50 orang dan gak menerima satu orang dari mereka, ketimbang salah rekrut.”

Bezos berpikir, dengan merekrut orang yang tepat maka budaya perusahaan bakal makin kuat. Oleh karena itu, para calon karyawan Amazon diharuskan mengikuti lima tahap interview, yang masing-masing tahapnya berdurasi dua sampai tiga jam.

Bila kamu menerapkan tips ini dalam proses perekrutan karyawan di bisnismu, mungkin saja proses itu bakal makan waktu lama. Tetapi kandidat yang nantinya bergabung denganmu adalah kandidat terbaik, yang siap memberikan dedikasi tinggi buatmu.

2. Jadilah orang yang keras kepala tapi fleksibel

Keras kepala tapi fleksibel? Nah lho, gimana tuh jadinya.

Orang terkaya di dunia no. 1 ini mengatakan penting buatmu untuk bersifat keras kepala untuk urusan visi bisnismu. Akan tetapi, kamu harus fleksibel untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada.

Sebagai calon pengusaha atau entrepreneur, mewujudkan visi alias tujuan jangka panjang memang harus disertai tekad kuat. Itulah sebabnya kenapa kamu harus berkeras diri, karena kalau enggak, bisa saja kamu menyerah di tengah jalan.

Dan ketika kamu gak sanggup untuk bertindak lebih fleksibel dalam menyelesaikan masalah, kamu gak bakal pernah menemukan solusi alternatifnya. Itulah yang membuatmu cuma bisa diam dan jadi gak produktif.

3. Pelanggan adalah tamu yang kita undang ke pesta

orang terkaya di dunia no. 1
Di pesta pernikahan, semua tamu pasti dijamu sama makanan. Hal itu pun berlaku sama bisnis (Liputan6)

Untuk menjaga hubungan dengan pelanggan, ada baiknya untuk menganggap mereka sebagai tamu yang kita undang ke pesta di rumah kita sendiri. Sementara itu, kita adalah tuan rumah yang menggelar pesta.

Dengan begitu, secara gak langsung kita bakal terus meningkatkan proses pelayanan pelanggan. Makanya gak heran kalau Amazon bisa sukses. Mereka benar-benar sanggup memberikan yang terbaik buat pelanggan.

Wajib diingat, Bezos menegaskan bahwa hal ini jauh lebih baik untuk kita lakukan ketimbang memata-matai kompetitor. Ada benarnya juga sih, ketika kita sibuk sama kompetitor, maka besar kemungkinan pelanggan jadi terabaikan.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

[Baca: Mau Bisnis Sukses? Ini Tips ‘Memata-matai’ Usaha Pesaing]

4. Tahu kapan perusahaan menghilangkan sekat antar pegawai

Ketika sekat senioritas antar-karyawan hilang, maka ada peluang karyawan baru memenangkan argumen terhadap karyawan senior. Meskipun hal ini kadang memicu munculnya ide-ide liar, tapi proses ini bakal berguna untuk kesuksesan bisnis di masa depan.

Sebagai calon pemilik bisnis, gimana nih pendapatmu sama ide yang satu ini? Apakah kamu juga bakal menghilangkan sekat antara dirimu sama pegawai demi kemajuan bisnis? Atau malah sebaliknya?

5. Gak usah mengincar keuntungan secepat kilat

Saat terjun ke dunia bisnis, kita pasti menemukan sebuah peluang keuntungan yang bisa didapat dalam waktu singkat. Jangan tergoda untuk mengejar keuntungan ini, karena tujuan jangka panjangmu bisa saja gagal ketika kamu terlalu sibuk dengan yang satu ini.

Coba ingat ke poin dua soal visi. Di situ kamu diwajibkan untuk tetap keras dalam mengejar visi alias tujuan jangka panjang. So, wujudkanlah visimu itu dan jangan tergoda sama keuntungan jangka pendek yang jumlahnya sebenarnya juga gak gede-gede amat.

6. Jangan ajak banyak orang untuk meeting

orang terkaya di dunia no. 1
Jeff Bezos (Kompas)

Orang terkaya di dunia no. 1 ini menerapkan aturan “dua pizza” dalam urusan meeting atau rapat kerja. Aturan ini bukan bermaksud dia bakal traktir pizza pas rapat ya. Tapi lebih kepada anggapan bahwa mustahil dua pizza bisa memberi makan banyak orang.

Jadi, yang ikut rapat dengan Bezos paling hanya lima atau tujuh orang. Tapi tentu saja orang-orang itu punya dedikasi yang sangat tinggi.

Bila rapatnya hanya dihadiri tujuh orang, tentunya makin efektif. Durasi rapat juga gak bakalan lama, dan semuanya bisa langsung balik kerja lagi. Efektif kan?

Itulah enam tips dari orang terkaya di dunia no. 1 buat para pemimpin dan calon pebisnis. Susah-susah gampang sebenarnya mau menerapkan hal ini, tapi gimana kamu bisa tahu kalau itu susah kalau belum dicoba.

Barangkali setelah dicoba, bisnismu jadi makin moncer di kemudian hari. Dari awalnya cuma bisnis kecil lantas jadi konglomerasi, seperti bisnisnya pengusaha sukses keturunan Tionghoa di Indonesia.

[Baca: 5 Pengusaha Sukses Keturunan Tionghoa Ini Memulai Usaha dari Nol]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →