7 Mitos Memulai Bisnis Online

Memulai Bisnis Online

Sama seperti kehidupan dan percintaan, memulai bisnis online pun ternyata dipenuhi oleh mitos-mitos gak bener dan menyesatkan. Makanya, sebagai pebisnis tentu kamu wajib berhati-hati dan gak nganggap remeh soal ini.

Beberapa mitos tersebut mungkin sering kamu dengar dari cerita pedagang online lain atau baca di artikel.

Apa aja mitos ini? Berikut ulasannya.

1. Memulai bisnis online itu mudah

memulai-bisnis-online
Walaupun katanya mudah, tapi semuanya juga butuh perjuangan (Liputan 6)

Sebelum percaya kalau memulai bisnis online itu mudah, ada baiknya kamu tahu kutipan terkenal dari Tom Hanks dalam film A League of Their Own ini: “Bila hal ini mudah, semua orang bisa melakukannya.”

Dan faktanya, emang gak semudah itu bisnis online. Ketika kamu memutuskan buat jualan barang secara online, maka dunia online bakal bersifat sebagai sarana pemasaran produkmu aja. Kamu harus mikirin strategi lain yang tentu aja gak mudah.

Misalnya kamu mau dagang pakaian. Kalau beli langsung, kamu bisa cek apa ukurannya pas apa gak. Tapi kalau beli online kan gak bisa seperti itu. Kamu harus bisa yakinkan kalau ukurannya memang cocok. Salah satu caranya ya dengan kasih informasi detail soal produk yang kamu jual.

[Baca: Apa Itu Dropship? Belajar Cara Mendulang Uang dari Skema Bisnis Ini Yuk]

2. Memulai bisnis bisa dengan modal dengkul

memulai-bisnis-online
Ada bujet marketing juga lho jangan salah (liputan6)

Bisnis onine gak bisa dilakukan tanpa modal sama sekali. Itu juga butuh biaya yang sifatnya paling mendasar. Pengin tahu apa biaya yang dimaksud? Jawabannya adalah, biaya pulsa atau paket internet.

Yang namanya online jelas harus serba terhubung ke internet dong. Nah sekarang gimana mungkin bisa terkoneksi kalau paket internet aja gak ada? Masa iya pengin jadi fakir WiFi tiap hari.

3. Bisnis online cuma butuh rajin posting dagangan

memulai-bisnis-online
Online shop beda sama main medsos lho (liputan 6)

Emang sih, semua produk yang kamu jual harus di-posting. Entah itu di situs jual beli maupun di medsos.

Sekeren apapun fotonya, dan serajin-rajinnya kamu posting tapi kalau deskripsinya gak jelas ya sama aja bohong. Ujung-ujungnya daganganmu cuma terpampang di lapak online sampai bertahun-tahun karena hanya terjual sedikit.

Beberapa situs bisnis online emang punya fitur sundul yang bikin daganganmu muncul di halaman pertama. Dan ini juga jelas perlu modal lagi.

Terbukti kan, skil memotret yang mumpuni dan rajin upload aja gak cukup buat bikin kamu sukses di online shop. Terbukti juga kalau dalam memulai bisnis online, kamu bakal butuh modal tambahan yang tujuannya buat keperluan marketing.

4. Daripada COD mendingan kirim-kiriman aja pakai kurir

memulai-bisnis-online
cash on delivery, meningkatkan kepercayaan juga lho (Liputan 6)

Sejauh ini, metode transaksi COD alias cash on delivery atau ketemuan masih jadi metode teraman. Namun emang metode ini bakal menyita waktu. Kalau dihitung-hitung, ya lebih baik kirim pakai kurir aja sih. Apalagi kalau emang dekat.

Tapi emang sih, bukan berarti COD selamanya merugikan. Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan lewat sistem transaksi ini, yaitu:

a. Kepercayaan pelanggan meningkat

Lewat metode COD, penjual dan pembeli bakal tatap muka. Otomatis pembeli bakal mengapresiasi kesediaan penjual yang meluangkan waktunya. Selain itu, kamu juga bisa ngobrol-ngobrol banyak dengan pembeli. Kalau mereka tertarik buat repeat order, kamu juga kan yang untung.

b. Meminimalisir adanya risiko pengembalian barang

Ketika pelanggan mengajukan komplain langsung, maka kamu bisa langsung ambil tindakan. Apakah barangnya pengin kamu tukar atau gimana. Pokoknya sesuai kesepakatan deh. Beda kalau kirim lewat kurir.

c. Kalau jarak dekat COD bisa ngirit pengeluaran

Kalau rumah calon pelanggan cuma kisaran lima kilometer dari tempat tinggalmu, ya COD aja deh. Gak rugi kok. Daripada kamu harus bayar ongkir kurir yang ujungnya membebani kamu atau calon pelanggan. Betul, gak?

[Baca: Pelajari Ini Biar Kamu Sukses Jualan Online]

5. Bisnis online itu sidejob aja

memulai-bisnis-online
Jadikan prioritas, jangan jadi sidejob doang (Liputan 6)

Ketika kamu memulai bisnis online dan berpikir bahwa ini bakal jadi sumber pendapatan sampingan aja, percaya deh bisnismu gak bakal bertahan lama. Apalagi jika kamu adalah seorang karyawan kantoran yang punya waktu padat.

Kok gitu? Ya karena dengan menganggap hal ini sebagai kerjaan sampingan, maka kamu mungkin gak bakal rela ngorbanin waktu buat membangun bisnis ini jadi besar.

Dan jika mitos ini terus kamu percaya, kamu bakal jadi pemilik bisnis yang pasif alias gak pengin jemput bola. Kalau ada yang beli ya syukur, gak ada ya udah gak apa-apa toh cuma sidejob.

Ingat lho, bisnis online itu ya “bisnis” yang tujuannya cari laba. Masa gak pengin sih bisnisnya jadi gede, dan kamu bisa meninggalkan pekerjaan di kantor buat serius terjun sebagai pengusaha?

6. Saya bisa kembangin bisnis online ini sendiri

memulai-bisnis-online
Yakin ngerjain sendiri? (Liputan 6)

Apakah kamu adalah orang yang jago jualan, jago promosi, jago foto, dan menguasai segala seluk beluk tata cara di online shop? Selamat, itu tandanya kemampuanmu masih cetek di dunia bisnis online. Mustahil kamu bisa mengembangkan bisnis ini sendiri.

Ketika produk-produk yang kamu jual udah laris di pasaran, maka cara buat menggandakan penghasilan selanjutnya adalah dengan mengembangkan bisnis yang kamu rintis. Hal itu bisa kamu lakukan dengan memperkuat branding. Cara  yang paling sederhana adalah bikin website.

Apakah kamu juga seorang yang jago bikin website? Atau malah gak ngerti gimana caranya? Itu tandanya kamu masih butuh bantuan orang lain.

Kalau website udah jadi, maka kamu pun butuh jasa SEO buat menarik pengunjung ke situsmu. Apakah kamu paham apa itu SEO?

Ingat lho, bisnis online itu ya sama seperti “bisnis” pada umumnya. Buat hal pengembangan usaha, kamu jelas butuh orang-orang ahli yang bisa membantumu.

[Baca: Wih, Ini Dia 8 Artis Indonesia Termahal Buat Endorsement di Instagram]

7. Harus ada endorser buat produk yang kita jual

memulai-bisnis-online
Yakin mau pakai jasa anaknya pak Presiden buat jadi endorser produk? (Liputan 6)

Buat kamu yang memulai bisnis online dengan menjual produk buatanmu sendiri, mungkin satu hal yang terbayang di benakmu adalah menyewa seorang selebriti buat jadi endorser alias brand ambassador. Gak salah sih, tapi udah siap belum sama biayanya?

Memilih endorser sama aja dengan memilih rekan bisnis. Kalau ternyata followers si endorser produkmu gak sesuai dengan target pasarmu ya otomatis kamu yang rugi.

Sejatinya, endorser bukan segalanya kok. Kamu masih bisa memanfaatkan iklan di Facebook atau Instagram buat bikin produkmu dikenal dan laris di masyarakat.

Itulah tujuh mitos yang harus kamu waspadai ketika kamu memulai bisnis online. Dari ketujuh mitos di atas, mana nih yang kiranya sering kamu dengar?

Walaupun banyak yang menganggap bisnis online ini sederhana, kenyataannya gak sedikit juga pebisnis yang akhirnya gagal. Meski kegagalan bisa menjadi pelajaran, tapi hal itu pasti merugikanmu dari sisi finansial.

Sebagai pengusaha, tentunya kamu pengin sukses kan? Oleh karena itu, jangan anggap remeh bisnis online dengan mempercayai mitos-mitos di atas. Semoga tips memulai bisnis online ini bermanfaat!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →