7 Pos Pengeluaran Rumah Tangga yang Wajib Dipenuhi

Pengeluaran rumah tangga itu bakalan ada terus-menerus (Shutterstock).

Buat yang sudah berkeluarga, pengeluaran rumah tangga itu bakalan ada terus-menerus, entah itu untuk harian, mingguan, maupun bulanan. Besarannya juga pasti gak kecil kayak zaman dulu masih melajang.

Dalam berkeluarga gak cuma urusan perut sendiri saja yang diurusin, tetapi juga kebutuhan tempat tinggal, pasangan, dan anak jika ada. Ubah total gaya hidup saat melajang adalah sebuah keharusan.

Mungkin selama masih single banyak uang yang disisihkan untuk memenuhi keinginan diri sendiri, misal buat liburan ke luar negeri, beli gadget teranyar, atau beli kendaraan pribadi.

Nah semua itu harus kamu pikir-pikir lagi, demi memastikan keluargamu dalam kondisi finansial yang aman di masa sekarang dan yang akan datang. Salah menyusun rencana keuangan, bisa-bisa malah jadi pemborosan.

Sebenarnya, kalau kita cuma mengikuti pengeluaran pokok saja, kamu bisa lebih berhemat kok. Karena lagi-lagi yang bikin boros kan pengeluaran yang diluar kebutuhan pokok, terutama terkait gaya hidup.

Biar kamu gak terjebak hidup boros di dalam berkeluarga, simak pos-pos pengeluaran rumah tangga yang wajib kamu prioritaskan.

1. Pos pengeluaran rumah tangga untuk tempat tinggal

Pengeluaran rumah tangga yang harus kamu prioritaskan pertama adalah tempat tinggal. Rumah adalah tempat teraman bagi sebuah keluarga sekaligus tempat untuk saling mengakrabkan diri, bukan cuma sebatas numpang neduh dan tidur doang.

Tapi, bukan berarti kamu harus punya rumah sendiri ya, punya rumah kontrakan juga gak papa kok. Nah pastikan kamu menyisihkan uang gaji untuk pos tempat tinggal. Bisa untuk membayar sewanya, bayar cicilan KPRnya sampai bayar listriknya.

Sisihkan gajimu di awal untuk membayar segala kewajiban tempat tinggalmu. Jangan sampai misalnya, kamu menghambur-hamburkan uang, tapi lupa belum bayar listrik dan air.

2. Pos kebutuhan konsumsi 

Pengeluaran terpenting berikutnya adalah untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari. Tubuh memerlukan asupan makanan setiap harinya. Tanpa makan, kamu gak bakal punya tenaga buat kerja.

Atur pengeluaran makanan ini secermat mungkin dan secukupnya. Setiap hari kamu harus memikirkan makan apa hari ini. Biar lebih hemat sih, membuat masakan sendiri di rumah. Beli bahan-bahannya ke tukang sayur secukupnya, biar gak mubazir.

Kalau bisa, kurangi makan-makanan di luar. Karena gizinya belum terjamin dan pastinya jauh lebih boros ketimbang masak sendiri.

3. Asuransi 

Kamu gak akan tahu apa yang bakal menimpamu di masa yang akan datang. Siapa tahu saja dalam waktu beberapa tahun atau bahkan beberapa bulan ke depan kamu bakal menerima musibah di dera penyakit.

Tapi, sebelum saat itu tiba, kamu perlu mempersiapkan kondisi finansial mu untuk menghadapi kemungkinan buruk tersebut. Caranya bisa dengan menabung atau ikut asuransi.

Nah kebetulan di Indonesia sudah ada asuransi dari BPJS Kesehatan. Manfaatnya pun sudah teruji, banyak penyakit-penyakit berbahaya sekalipun seluruhnya di-cover oleh BPJS. Tinggal bayar premi per bulannya aja kok, dan gak terlalu mahal kalau dibanding uang pulsa bulanan kamu.

4. Transportasi 

Uang transportasi juga penting untuk disisihkan. Sehari-hari kita butuh transport untuk pergi ke kantor, ke pasar, mengantarkan anak ke sekolah, dan lain-lain.

Uang transportasi itu meliputi ongkos naik bus, ongkos naik ojek online, beli bensin, parkir, dan lain-lain.

5. Tabungan

Nah jangan lupa yang terpenting adalah sisihkan uang bulanan untuk tabungan. Tabungan bertujuan untuk memastikan masa depanmu terjamin nantinya, apalagi kalau sudah tidak bekerja lagi.

Jangan lupa juga untuk menyisihkan pendapatan untuk dana darurat. Khawatirnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kelak.

6. Biaya pendidikan anak jika sudah memiliki anak 

Semua keluarga pasti pengin anaknya berprestasi. Oleh sebabnya pendidikan adalah prioritas utama untuk sang buah hati, dalam rangka tumbuh kembang.

Mereka gak cuma mendapatkan pembelajaran dari rumah saja, tetapi juga dari sekolah formal.

Sisihkan uang pendapatan untuk membiayai pendidikan sang buah hati, untuk bayar SPP bulanan, membeli buku, atau biaya kursus.

7. Bayar utang 

Terakhir adalah jangan lupa untuk membayar utang. Jangan sampai uang pendapatan habis buat foya-foya, tapi sampai lupa untuk membayar utang.

Melunasi cicilan motor, cicilan mobil, cicilan kartu kredit, dan cicilan-cicilan lainnya biar hidupmu tenang. Yang terpenting sih jangan sampai telat, karena bisa-bisa kamu kena denda.

Itulah tujuh pos-pos pengeluaran rumah tangga yang harus kamu prioritaskan terlebih dahulu. Kalau sudah terpenuhi dan masih ada sisa-sisa uang baru deh bisa kamu gunakan untuk foya-foya, jalan-jalan ke luar negeri, atau sekadar memenuhi hobi.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →