Ada yang Cuan 166%! Ini 7 Reksa Dana Pasar Uang dengan Imbal Hasil Terbesar

reksa dana pasar uang

Reksa dana pasar uang adalah salah satu instrumen investasi yang memiliki risiko rendah. Oleh karena itu, gak sedikit pakar yang bilang kalau produk ini memang pas buat para investor pemula.

Jelas saja, aset yang diinvestasikan di reksa dana ini adalah deposito yang jatuh temponya kurang lebih satu tahun.

Selain prosesnya yang mudah, modal awal investasi di reksadana juga terbilang cukup murah. Rp 50 ribu saja juga bisa. Selain itu, dananya bisa ditarik kapan saja. 

Kalau soal return alias imbal hasil, reksa dana bisa menghasilkan kurang lebih 5 hingga 7 persenan dalam waktu setahun. Apakah cukup menarik? Tentunya menarik, karena lebih besar daripada deposito dan lebih praktis.

Tapi, beda produk reksa dana beda juga return-nya. Berhubung sudah bulan Desember nih, Lifepal bakal merangkum deretan produk reksa dana pasar uang dengan return terbaik selama setahun berdasarkan data dari Bareksa dan Infovesta. Berikut ulasannya.

Baca juga: Apa Untungnya Investasi Reksa Dana? Ini Fakta-Faktanya yang Banyak Orang Belum Tahu

1. Sucorinvest Money Market Fund

reksa dana pasar uang
Sucorinvest Money Market Fund. (Bareksa)

Reksa dana pasar uang yang satu ini adalah produk dari PT Sucorinvest Asset Management yang diluncurkan di tahun 2014. Total return yang berhasil dicetak reksadana ini dalam setahun mencapai 6,97 menurut data dari Bareksa. 

Dengan harga NAB sebesar Rp 1.434 per unit penyertaan, kamu bisa berinvestasi dengan modal awal Rp 100 ribu saja.

Baca juga: Ini Potensi Keuntungan Investasi Reksa Dana dan Produk Terbaik Berdasarkan Jenisnya

2. Mega Dana Kas

reksa dana pasar uang
Mega Dana Kas. (Bareksa)

Yang kedua adalah produk dari PT Mega Capital Investama yang diluncurkan pada tahun 2006. Menurut informasi dari Infovesta, reksa dana ini sanggup mencetak keuntungan hingga 7,32 persen dalam setahun.

Harga per unitnya pada 16 Desember 2019 adalah Rp 1.639. Sementara itu modal awal investasinya mulai dari Rp 100 ribu saja. 

Baca juga: Modal Kecil Untung Gede! Gini Cara Pilih Reksa Dana yang Cocok buat Pemula

3. Sucorinvest Sharia Money Market Fund

reksa dana pasar uang
Sucorinvest Sharia. (Bareksa)

Sama-sama dari PT Sucorinvest Asset Management, hanya saja yang ini adalah versi syariahnya. Menurut informasi di Bareksa, reksa dana ini masuk di posisi delapan dengan total returns  7,46 persen setahun. Tapi menurut Infovesta, Sucorinvest Sharia Money Market Fund menduduki posisi kelima dengan return 7,66 persen setahun.

Harga per unit dari reksa dana ini adalah Rp 1.091 di tanggal 16 Desember 2019. Sementara itu, modal awal investasinya adalah Rp 100 ribu.

4. Syailendra Money Market Fund

reksa dana pasar uang
Syailendra Money Market Fund. (Bareksa)

Reksadana ini diluncurkan oleh PT Syailendra Capital pada 2015 lalu. Hingga saat ini, return per tahunnya tercatat sebesar 7,49 persen menurut Bareksa.

Harga per unitnya mencapai Rp 1.198, namun sayangnya, gak tercatat berapa modal awal untuk investasi di reksa dana ini.

5. Asanusa Treasury Fund

reksa dana pasar uang
Asanusa Treasury. (Bareksa)

Menurut data dari Infovesta, reksa dana pasar uang yang diluncurkan PT Asanusa Asset Management ini berada di posisi tiga dengan return 8,46 persen, namun menurut Bareksa, return per tahun dari Asanusa Treasury Fund adalah 8,24 persen.

Harga per unit reksa dana Asanusa Treasury Fund adalah Rp 1.078, sementara itu modal awal investasinya adalah Rp 100 ribu.

6. Emco Pasar Uang Berkembang

reksa dana pasar uang
Emco Pasar Uang. (Bareksa)

Di Infovesta, reksa dana ini menempati posisi kedua, namun di Bareksa justru di posisi ke-empat. Keduanya pun sepakat bahwa return yang dihasilkan reksadana ini sejak Desember 2018 ke Desember 2019 adalah 13 persenan.

Harga per unitnya mencapai Rp 1.525, dan modal awal berinvestasi di reksadana yang dikeluarkan oleh PT Emco Asset Management ini adalah Rp 10 juta. Mahal ya. 

Berdasarkan informasi dari situs Emco Asset Management, komposisi 70 hingga 100 persen dari reksa dana ini ada pada utang syariah Negara Republik Indonesia, sedangkan 0 hingga 30 persennya pada instrumen pasar uang syariah dalam negeri.

7. PNM Puas

reksa dana pasar uang
PNM Puas. (Bareksa)

Baik Bareksa maupun Infovesta setuju bahwa reksadana ini bisa menghasilkan keuntungan 166 persen setahun! Wow, lebih besar daripada investasi saham!

Kok bisa ya? Padahal di tahun 2008, reksadana ini sempat dibekukan lho.

Kabar mengenai kinerja reksadana milik PT PNM Asset Management ini memang sempat ramai diberitakan di media. Lebih tepatnya pada awal Agustus 2019, saat IHSG tertekan dan turun hingga ke level 6.340.

Akan tetapi, penurunan di IHSG justru berimbas balik ke pasar reksadana ini. 

Bicara soal harga per unitnya, PNM Puas dibanderol Rp 3.187, sementara itu minimal investasinya adalah Rp 500 ribu. 

Itulah deretan reksadana pasar uang dengan returns tertinggi dalam setahun, per Desember 2019. Kira-kira tertarikkah membeli salah satunya buat investasi tahun depan? (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →