Apa Itu Sekuritas dan Cara Memilih Perusahaan Sekuritas Terbaik

sekuritas terbaik

Calon investor sukses seperti kamu tentu wajib tahu cara memilih perusahaan sekuritas terbaik. Tapi, sebelum membahas lebih lengkap, tahu gak apa itu sekuritas?

Sekuritas sendiri berbeda dengan perusahaan sekuritas. Sekuritas adalah objek yang diperdagangkan, sementara perusahaan sekuritas adalah perantara perdagangan tersebut.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan apa itu sekuritas berikut ini. 

Apa itu sekuritas?

Kita mungkin sering mendengar istilah sekuritas ketika membicarakan saham, obligasi, atau produk investasi lainnya. Tapi sudah tahukah kamu apa itu sekuritas?

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekuritas adalah bukti utang atau bukti kepemilikan modal dalam bentuk surat berharga yang dapat diperdagangkan. 

Contohnya saja obligasi, saham, hipotek, wesel, promes, sertifikat deposito, kupon, skrip, jaminan, right, dan opsi (securities).

Karena merupakan bukti kepemilikan modal, apa itu sekuritas pun dapat diartikan sebagai bentuk kepemilikan aset atau kekayaan dari perusahaan yang menerbitkan sekuritas. 

Jadi, pengertian apa itu sekuritas sesungguhnya lebih luas dari sekadar saham atau obligasi saja.

Jenis-jenis sekuritas dan bentuknya

Gak cuma mengetahui apa itu sekuritas, kamu juga perlu tahu bahwa sekuritas memiliki beragam jenis dan bentuk.

Jenis-jenis sekuritas

Ada dua jenis sekuritas, yaitu utang dan ekuitas. 

  • Sekuritas utang: bukti kepemilikan utang dalam bentuk surat berharga yang memiliki tenggat waktu pembayaran. Contohnya obligasi, obligasi pemerintah, dan sertifikat deposito.
  • Sekuritas ekuitas: bukti kepemilikan pemegang saham terhadap suatu entitas. Contohnya perusahaan, dalam bentuk saham biasa dan saham preferen.

Bentuk sekuritas

Sementara bentuk sekuritas sendiri terbagi menjadi tiga yaitu: 

  • Sertifikat atas unjuk, berarti pemilik yang berhak atas sertifikat efek tersebut adalah orang yang bertindak sebagai pemegang efek atau si pembawa.
  • Sertifikat atas nama, berarti pemilik yang berhak atas sertifikat efek tersebut adalah orang yang namanya tercatat dalam daftar kepemilikan yang dipegang oleh perusahaan atau lembaga penerbit  atau biro pencatatan efek.
  • Efek tanpa warkat dan sertifikat global, merupakan bentuk pengembangan penerbitan sertifikat efek dalam perdagangan modern. Efek tanpa warkat berarti penerbitan dan pencatatan efek dilakukan tanpa menggunakan sertifikat atau warkat lagi. Sementara sertifikat global memungkinkan Penerbit efek untuk menerbitkan sertifikat efek secara global, mewakili seluruh efek yang diterbitkan, dan disimpan dalam penyimpanan umum, disebut Depository Trust Corporation (DTC).

Contoh sekuritas

Seperti yang telah dijelaskan di dalam jenis dan bentuk, contoh sekuritas itu di antaranya: 

  • Obligasi. 
  • Obligasi pemerintah.
  • Sertifikat deposito. 
  • Saham.
  • Hipotek.
  • Wesel.
  • Dan surat berharga lainnya. 

Apa itu perusahaan sekuritas 

Setelah mengetahui apa itu sekuritas, kamu pasti bertanya-tanya apakah sekuritas ini merupakan perusahaan sekuritas? Ternyata berbeda!  

Menurut UU No. 8 Tahun 1995, perusahaan sekuritas adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Perdagangan Efek, dan/atau Manajer Investasi.

Sementara menurut OJK, perusahaan sekuritas adalah pihak yang telah memperoleh izin dari OJK untuk bertindak sebagai Perantara Perdagangan Efek (Broker/Dealer), Penjamin Emisi Efek (Underwriter), atau kegiatan lain sesuai ketentuan Pengawas Pasar Modal.

Mereka merupakan anggota bursa efek yang punya lisensi menjual belikan efek atau saham sekaligus jadi perantara transaksi bagi investor. 

Selain jadi perantara, mereka juga bakal merekomendasikan saham mana yang kiranya patut dibeli buat saat ini.

[BACA: Jangan Cuma Mikirin Investasi, Pikirin Juga Proteksi Diri dengan Asuransi Kesehatan Terbaik di Sini! Premi Mulai Rp100 Ribuan]

Profesi di perusahaan sekuritas

Kegiatan perusahaan sekuritas sendiri didukung sejumlah profesi. Siapa dan apa saja tanggung jawab profesi-profesi tersebut?

1. Wakil perantara pedagang efek

Dikenal juga dengan sebutan broker/dealer, wakil perantara pedagang efek bertindak sebagai pihak yang mewakili kepentingan perusahaan efek untuk kegiatan terkait pelaksanaan perdagangan efek.

2. Wakil penjamin emisi efek

Dikenal juga dengan sebutan underwriter, wakil penjamin emisi efek bertindak sebagai pihak yang mewakili kepentingan perusahaan efek untuk kegiatan terkait penjaminan emisi efek.

Underwriter yang akan membantu calon emiten atau perusahaan terbuka melakukan Penawaran Umum Saham atau Initial Public Offering (IPO) atau hendak go public, baik dengan maupun tanpa adanya kewajiban membeli sisa Efek yang tidak terjual.

3. Wakil manajer investasi

Pihak yang mewakili kepentingan perusahaan efek untuk kegiatan terkait pengelolaan portofolio efek. Umumnya, manajer investasi lebih dikenal sebagai perusahaan pengelola portofolio reksa dana dari masyarakat.

Beberapa kegiatan usaha manajer investasi antara lain:

  • Mengelola portofolio efek nasabah berdasarkan perjanjian bilateral dan individual sesuai peraturan Pengawas Pasar Modal
  • Mengelola portofolio investasi kolektif sekelompok nasabah melalui wadah produk-produk yang telah diatur dalam peraturan Pengawas Pasar Modal.

Jenis-jenis broker dalam perusahaan sekuritas

Ada tiga jenis broker dalam perusahaan sekuritas. Apa saja peranannya?

  • Full Service Broker: bertanggung jawab penuh atas analisis dan penyediaan informasi terkait saham yang akan dibeli investor, memberikan saran investasi, melakukan pembelian dan penjualan efek, hingga membantu perencanaan pensiun dan pengaturan pajak.
  • Discount Broker: layanan yang diberikan pialang discount ditujukan untuk investor mandiri dan sebatas melakukan jual beli efek untuk kliennya. 
  • Deep Discount Broker: broker jenis ini hanya menjalankan peran paling dasar, yaitu sebagai pelaksana jual beli saham dan mengelola rekening nasabah.

Cara memilih perusahaan sekuritas terbaik

Apa itu sekuritas dan apa itu perusahaan sekuritas sudah tahu, lalu sekarang bagaimana ya caranya memilih perusahaan sekuritas terbaik dan kredibel dalam urusan transaksi saham ini? Berikut ini cara memilih perusahaan sekuritas terbaik:

1. Perhatikan setoran awal yang diberlakukan

Buat membeli saham itu sendiri, kamu harus melakukan setoran deposit awal. 

Masing-masing perusahaan sekuritas punya aturan yang berbeda soal deposit awal. Ada yang mungkin bisa Rp 100 ribu saja, ada juga yang Rp 5 juta.

2. Pilih yang biaya transaksinya kecil

Transaksi saham itu ada biayanya juga lho ya. Setiap adanya transaksi jual dan beli, pasti ada komisi yang bakal didapat broker. 

Nilainya beragam, ada yang 0,15 persen untuk transaksi beli dan 0,25 persen dari transaksi jual.

Itu sebabnya kenapa kamu harus membandingkan perusahaan sekuritas satu sama lain. Pastikan kamu memilih yang biaya transaksinya kecil atau ringan, biar keuntungannya makin maksimal.

3. Punya analis yang mumpuni

Riset analis tentunya bakal jadi penentu keberhasilan investor berinvestasi saham. Kalau perusahaan sekuritas itu punya analis papan atas yang sering nongol di media, maka kapabilitas perusahaan itu gak perlu diragukan.

4. Memiliki fasilitas transaksi online

Zaman sudah canggih, masa iya perusahaan sekuritas gak punya aplikasi di desktop atau ponsel buat memudahkan transaksi.

Transaksi saham bisa dilakukan di mana saja, bukan? Aneh tentunya kalau mereka gak bisa menyediakan fasilitas seperti itu.

Selain itu, fasilitas transaksi ini juga harus dilengkapi dengan fitur-fitur yang membantu yang gak bikin pusing. Sebut aja seperti fitur berita, grafik saham dan indikatornya.

5. Gak ribet dalam urusan buka rekening

Beberapa perusahaan sekuritas memberikan kemudahan buat calon investor dalam hal buka rekening. Mereka juga gak mengharuskan calon investor datang ke kantor.

Kamu tinggal isi formulir aja secara online, setelah itu kamu bakalan dapat password buat login ke aplikasi mereka deh. Dan kamu bisa langsung deposit uang dan mulai berinvestasi.

6. Ada fasilitas margin trading

Apa itu margin trading? Sebut aja kamu pengusaha dan butuh dana tambahan buat ekspansi. Dari mana kamu dapat dana tersebut? Tentu dari kredit usaha bukan?

Nah margin trading ini sejenis kredit tapi buat investor saham. Misalnya kamu punya dana Rp 50 juta aja, tapi dengan margin trading nih, kamu bisa beli saham hingga Rp 100 atau Rp 200 jutaan.

Besarnya limit trading itu ibarat plafon pinjaman kredit bank aja, dan tentunya margin trading ada bunganya.

7. Data realtime diberikan gratis

Kalau kamu berencana jadi trader saham yang gak cuma nabung saham doang, maka data yang disajikan perusahaan sekuritas di aplikasinya harus bersifat realtime. Alangkah lebih baik kalau misalnya layanan yang diberikan gratis.

8. Pastikan bersih dari catatan buruk dan terdaftar resmi

Gak sedikit perusahaan sekuritas besar dan ternama dapat sanksi teguran dari Bursa Efek Indonesia. 

Perusahaan sekuritas sekaliber PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Securities, RHB Securities, dan CIMB Securities juga pernah ditegur.

Namun kalau perusahaan itu udah masuk daftar hitam di pasar, jangan pernah terbuai untuk buka akun atau berinvestasi melalui mereka.

Ada baiknya buat mencari tahu reputasi perusahaan-perusahaan itu di media. Dan jangan lupa untuk cek status legalitas mereka di Bursa Efek Indonesia dan OJK.

Daftar perusahaan sekuritas di Indonesia

Untuk melengkapi pengetahuan kamu tentang apa itu sekuritas dan perusahaan sekuritas, berikut ini daftar beberapa perusahaan sekuritas yang ada di Indonesia dan terdaftar di BEI, mulai dari BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, hingga OSO Indonesia:

Perusahaan sekuritas yang terdaftar di BEI 
Batavia Prosperindo BNI Sekuritas Bumiputera Mahastra Andalan 
Danareksa  Ekokapital Erdikha Elit Maybank Kim Eng 
Inti Fikasa  Investindo Nusantara Mandiri Sekuritas Mirae Asset Indonesia
Net Sekuritas NISP Sekuritas Panin Sekuritas Nikko Indonesia
Paramitra Alfa Aldiracita Indonesia Amantara Indonesia Onix Sekuritas
Anugerah Artha  Indonesia Bahana Sekuritas Panca Global 
BCA Sekuritas Binaartha  BNC Indonesia Pilarmas Investindo 
Bosowa  Buana Capital CGS-CIMB Indonesia Primasia Unggul
Ciptadana Asia Citigroup Indonesia CLSA Indonesia Reliance Indonesia
Corpus Indonesia Credit Suisse Indonesia Danasakti Indonesia Semesta Indovest
Danatama Makmur  DBS Vickers Indonesia Deutsche Sekuritas Indonesia Sucor Sekuritas
Dhanawibawa Indonesia Dwidana Sakti  Ekuator Swarna  Trust Sekuritas
Equity Indonesia FAC Indonesia Forte Global  UOB Kay Hian
Harita Kencana Sekuritas Henan Putihrai  HSBC Indonesia Victoria Indonesia
IMG Sekuritas Indo Capital Indo Mitra  Yuanta Indonesia
Indo Premier Indosurya Bersinar  Indosurya Bersinar ING Indonesia
J.P. Morgan Indonesia Jasa Utama Capital  Kiwoom Sekuritas Indonesia Pacific 2000
Korea Investment Indonesia Kresna Lotus Andalan  Sinarmas Sekuritas
Macquarie Indonesia Magenta Kapital Indonesia Mahakarya Artha  Makindo
Surya Fajar Masindo Artha  Shinhan Indonesia Mega Capital 
Universal Broker Indonesia  Minna Padi Investama  Supra Indonesia MNC Sekuritas
Varia Inti Sekuritas NH Korindo Indonesia UBS Indonesia Nomura Indonesia
Waterfront Indonesia OCBC Indonesia Valbury Indonesia OSO Indonesia
Evergreen Indonesia Pacific Sekuritas Indonesia Wanteg Sekuritas Phillip Indonesia
Morgan Stanley Indonesia Phintraco Sekuritas Yulie Indonesia Pool Advista
Samuel Sekuritas Indonesia Pratama Capital  KGI Indonesia Profindo Indonesia
Royal Investium Sekuritas Recapital Sekuritas Indonesia Trimegah Indonesia RHB Indonesia

Cara mengetahui instrumen investasi yang cocok untuk kamu

Profil risiko investasi sangat berguna dalam menentukan kemana uang milikmu sebaiknya diinvestasikan. Bagaimana cara mengetahui informasi profil risiko investasi?

Silakan isi kuis yang disediakan gratis oleh Lifepal berikut ini:

So, sudah paham kan seperti apa itu sekuritas dan cara memilih perusahaan sekuritas terbaik yang siap membantumu investasi saham? 

Pastinya pilih perusahaan dengan delapan karakteristik yang telah dijelaskan sebelumnya ya guys. Semoga bermanfaat buat kamu yang ingin berinvestasi!

Jika kamu memiliki pertanyaan lainnya seputar investasi atau masalah keuangan lainnya, tanyakan ke para ahli di Tanya Lifepal

Pertanyaan-pertanyaan seputar apa itu sekuritas

Berikut ini sejumlah pertanyaan seputar apa itu sekuritas yang perlu kamu ketahui

Apa itu sekuritas?

Pengertian apa itu sekuritas adalah bukti utang atau bukti kepemilikan modal dalam bentuk surat berharga yang dapat diperdagangkan.

Contoh apa itu sekuritas?

Contoh sekuritas di antaranya ada obligasi, saham, sertifikat deposito, hipotek, wesel, dan surat berharga lainnya.

Cara memilih perusahaan sekuritas terbaik?

Cara memilih perusahaan sekuritas terbaik:

  1. Perhatikan setoran awalnya.
  2. Pilih yang biaya transaksinya kecil untuk memaksimalkan keuntungan.
  3. Memiliki analis yang mumpuni.
  4. Punya aplikasi trading online.
  5. Pembukaan rekening tidak ribet.
  6. Ada fasilitas margin trading.
  7. Data realtime diberikan gratis.
  8. Terdaftar secara resmi di BEI dan tidak memiliki catatan buruk.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →