8 Cara Memilih Perusahaan Sekuritas Terbaik ala Lifepal

sekuritas terbaik

Calon investor sukses seperti kamu tentu wajib tahu cara memilih perusahaan sekuritas terbaik. Tapi, sebelum membahas lebih lengkap, tahu sekuritas itu apa sih?

Sekuritas atau efek adalah dokumen fisik seperti saham atau obligasi yang menjadi bukti penyertaan investasi seseorang. Berhubung zaman sudah semakin canggih, dokumen itu tergantikan jadi dokumen elektronik.

Nah, perusahaan sekuritas ini adalah perusahaan yang memegang peranan penting buat transaksi investor. Mereka merupakan anggota bursa efek yang punya lisensi menjual belikan efek atau saham, sekaligus jadi perantara transaksi bagi investor. Bila pengin tahu siapa saja mereka, kamu bisa cek di situs IDX.

Isi dari perusahaan sekuritas ini ya pialang-pialang saham. Selain jadi perantara, mereka juga bakal merekomendasikan saham mana yang kiranya patut dibeli buat saat ini. Saran-saran yang mereka berikan bukan berdasarkan asumsi ya, mereka punya data dari riset.

Jadi ketika kamu pengin investasi saham, kamu diminta membuka rekening efek di perusahaan sekuritas ini. Ya mirip-mirip sama bank deh, cuma bedanya yang kamu transaksikan adalah saham.

Bicara tentang perusahaan sekuritas terbaik di Indonesia, memangnya harus memenuhi kriteria apa saja sih sehingga bisa disebut terbaik?

Selain wajib mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk menjalankan segala kegiatannya sebagai perantara perdagangan efek, apakah bisa dilihat dari fee trading yang rendah, jumlah nasabah yang banyak, pelayanan, atau tingkat transaksi yang tinggi juga?

Perusahaan yang bergerak di bidang perantara dalam perdagangan efek, baik itu saham, obligasi, reksadana dan instrumen lainnya ini, memang sebenarnya bisa dinilai sesuai dengan kebutuhan sang investor.

Karena krusialnya fungsi mereka, maka jadi sangat penting untuk kamu memilih broker alias perusahaan sekuritas yang tepat, terbaik, dan dapat dipercaya.

Sekarang gimana ya caranya memilih perusahaan sekuritas terbaik dan kredibel dalam urusan transaksi saham ini? Biar makin paham, yuk simak dulu ulasan lengkapnya di bawah ini:

1. Perhatikan setoran awal yang diberlakukan

sekuritas terbaik

Transaksi saham jelas beda sama transaksi online shop atau pedagang toge di pasar. Buat membeli saham itu sendiri, kamu harus melakukan setoran deposit awal.

Setoran deposit ini sifatnya jadi seperti saldo e-money. Sebut saja kamu deposit uang Rp 1 juta, lalu kamu beli satu lot saham perusahaan A, otomatis saldomu kepotong.

Masing-masing perusahaan sekuritas punya aturan yang berbeda soal deposit dana. Ada yang mungkin bisa Rp 100 ribu saja, ada juga yang Rp 5 juta.

Bisa saja pakde kamu bilang kalau perusahaan A adalah perusahaan sekuritas terbaik. Tapi buat buka rekening top up-nya harus Rp 10 juta alias tiga kali gajimu.

Masa iya pengin nabung sampai Rp 10 juta dulu buat buka rekening? Pilih saja yang sesuai dengan kenyamananmu. Besarnya setoran itu juga bergantung dengan target pasar perusahaan sekuritas terkait.

2. Pilih yang biaya transaksinya kecil

Transaksi saham itu ada biayanya juga lho ya. Sekarang bayangin saja, kalau digratisin gimana perusahaan sekuritas itu bisa untung.

Setiap adanya transaksi jual dan beli, pasti ada komisi yang bakal didapat broker. Nilainya itu sendiri beragam, ada yang 0,15 persen untuk transaksi beli dan 0,25 persen dari transaksi jual.

Setiap perusahaan sekuritas punya aturan masing-masing deh. Sama aja kayak bank, di tabungan pasti ada biaya administrasi dan sebagainya bukan?

Soal yang satu ini, kamu harus cukup jeli ya. Kalau biaya transaksinya aja besar otomatis biaya itu juga bakal mempengaruhi keuntungan jual-beli saham yang kamu lakukan.

Itulah sebabnya kenapa kamu harus membandingkan perusahaan sekuritas satu sama lain. Jangan milih satu perusahan karena “katanya” bagus doang ya.

3. Punya analis yang mumpuni

Riset analis tentunya bakal jadi penentu keberhasilan investor berinvestasi saham. Kalau perusahaan sekuritas itu punya analis papan atas yang sering nongol di media, maka kapabilitas perusahaan itu gak perlu diragukan.

Tentunya pede dong dengar masukan-masukan tentang investasi saham dari analis beken yang selalu memberikan pendapat berbobot. Kamu juga gak bakal ragu lagi buat membeli saham yang mereka rekomendasikan.

Ketika rekomendasi itu cuma bersifat rumor atau asal jeplak, mustahil deh perusahaan itu bisa dikatakan sebagai perusahaan sekuritas terbaik. Ujung-ujungnya bisa ngerugiin investor.

4. Memiliki fasilitas transaksi online

sekuritas terbaik

Zaman sudah canggih, masa iya perusahaan sekuritas gak punya aplikasi di desktop atau ponsel buat memudahkan transaksi. Transaksi saham bisa dilakukan di mana saja, bukan? Aneh tentunya kalau mereka gak bisa menyediakan fasilitas seperti itu.

Selain itu, fasilitas transaksi ini juga harus dilengkapi dengan fitur-fitur yang membantu yang gak bikin pusing. Sebut aja seperti fitur berita, grafik saham dan indikatornya, informasi portofolio kamu, dan sebagainya deh.

5. Gak ribet dalam urusan buka rekening

Beberapa perusahaan sekuritas siap kok memberikan kemudahan buat calon investor dalam hal buka rekening. Mereka juga gak mengharuskan calon investor datang ke kantor.

Kamu tinggal isi formulir aja, lalu mereka bakal mengirimkan email berupa formulir lain yang harus diisi. Nanti kamu cetak, isi, dan kurirnya bakal ngambil formulir itu di hari yang ditentukan.

Setelah itu kamu bakalan dapat password buat login ke aplikasi mereka deh. Dan kamu bisa langsung deposit uang dan mulai berinvestasi.

6. Ada fasilitas margin trading

Apa itu margin trading? Sebut aja kamu pengusaha dan butuh dana tambahan buat ekspansi. Dari mana kamu dapat dana tersebut? Tentu dari kredit usaha bukan?

Nah margin trading ini sejenis kredit tapi buat investor saham. Tujuannya ya apalagi kalau bukan mengoptimalkan transaksimu.

Misalnya kamu punya dana Rp 50 juta aja, tapi dengan margin trading nih, kamu bisa beli saham hingga Rp 100 atau Rp 200 jutaan. Besarnya limit trading itu ya ibarat plafon pinjaman kredit bank aja, dan tentunya margin trading itu ada bunganya.

Bicara soal perusahaan sekuritas terbaik, maka ada baiknya kamu pilih yang limitnya besar tapi bunganya lebih rendah. Ingat lho, investasi saham itu risikonya tinggi. Kalau seandainya kamu memanfaatkan fasilitas ini lantas saham yang kamu beli anjlok, maka kerugianmu bisa berlipat ganda. Serem kan!

7. Data realtime berikan gratis

Kalau kamu berencana jadi trader saham yang gak cuma nabung saham doang, maka data yang disajikan perusahaan sekuritas di aplikasinya harus bersifat realtime. Coba deh cari perusahaan yang sediakan fasillitas ini.

Alangkah lebih baik kalau misalnya layanan yang diberikan gratis.

8. Perusahaan sekuritas terbaik tentunya bersih dari catatan buruk

sekuritas terbaik

Gak sedikit perusahaan sekuritas besar dan ternama dapat sanksi teguran dari Bursa Efek Indonesia. Perusahaan sekuritas sekaliber PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Securities, RHB Securities, dan CIMB Securities juga pernah ditegur.

Namun kalau perusahaan itu udah masuk daftar hitam di pasar, jauh-jauh deh. Jangan pernah terbuai untuk buka akun atau berinvestasi melalui mereka.

Ada baiknya buat mencari tahu reputasi perusahaan-perusahaan itu di media. Dan jangan lupa untuk cek status legalitas mereka di situs Otoritas Jasa Keuangan. Cari perusahaan sekuritas yang emang terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK. Jangan langsung percaya ya sama apa yang tertera di situs mereka.

So, sudah paham kan seperti apa perusahaan sekuritas terbaik yang siap membantumu investasi saham? Pastinya pilih perusahaan dengan delapan karakteristik ini ya guys. (Editor: Chaerunnisa)