Ini Administrasi BPJS Kesehatan yang Wajib Dibawa Saat Daftar

Administrasi BPJS Kesehatan

Sebelum mendaftar BPJS Kesehatan, kamu perlu menyiapkan administrasi BPJS Kesehatan yang dibutuhkan. Administrasi BPJS Kesehatan merupakan persyaratan-persyaratan yang harus kamu bawa saat akan mendaftarkan diri di BPJS Kesehatan. 

Syarat yang dibutuhkan biasanya berupa dokumen-dokumen KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah, hingga akta kelahiran.

Selain dokumen tersebut, nantinya kamu juga harus mengisi formulir untuk melengkapi administrasi BPJS Kesehatan.

Agar lebih jelas, yuk ketahui administrasi BPJS Kesehatan apa saja yang wajib dibawa. 

Prosedur daftar BPJS kesehatan bagi perorangan, mandiri, karyawan, PNS, polisi, TNI dan umum

Administrasi BPJS Kesehatan yang dibutuhkan untuk perorangan hingga karyawan pun memiliki persyaratan berbeda-beda. 

Biasanya, untuk pendaftaran BPJS Kesehatan bagi Pekerja Penerima Upah (PPU) akan dilakukan secara kolektif oleh HR kantor masing-masing. 

Sedangkan pendaftaran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri bisa langsung dilakukan di seluruh kantor cabang BPJS Kesehatan.

Berikut ini prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan untuk perorangan, mandiri, karyawan, PNS, polisi, dan umum.

1. Prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan untuk Pekerja Penerima Upah

Pendaftaran untuk penerima upah biasanya dilakukan secara kolektif, namun bisa juga dilakukan secara pribadi apabila berhalangan mengurus BPJS Kesehatan secara kolektif. 

Berikut yang termasuk sebagai peserta BPJS Kesehatan penerima upah:

  • PNS
  • Anggota TNI
  • Anggota polri
  • Pejabat negara
  • Pegawai pemerintah non PNS
  • Pegawai swasta
  • Pekerja lainnya yang menerima upah termasuk WNA yang bekerja minimal enam bulan di Indonesia.

Peserta dengan kategori pekerja penerima upah (PPU) biasanya bisa mengikutkan anggota keluarga dengan maksimal tiga anak. 

Untuk pembayaran, kategori PPU biasanya ditanggung sebagian oleh kantor atau perusahaan dan sebagian ditanggung peserta dengan cara memotong gaji. 

Untuk pendaftaran, perusahaan atau badan usaha akan mendaftarkan seluruh pegawainya dengan anggota keluarganya ke kantor BPJS Kesehatan dengan melampirkan beberapa dokumen:

  1. Formulir registrasi badan usaha/perusahaan.
  2. Data migrasi karyawan dan anggota keluarga sesuai format seperti, fotocopy kartu keluarga, dokumen asli SK penempatan pertama, dokumen asli SK kepangkatan terakhir, slip gaji yang sudah dilegalisir pimpinan unit kerja, surat keterangan dari sekolah untuk anak berusia 21 tahun hingga 25 tahun.
  3. Nantinya perusahaan akan menerima VA untuk pembayaran BPJS Kesehatan.

Jika semua persyaratan terpenuhi, maka BPJS Kesehatan akan langsung menginput datamu. Kepesertaan PPU pun bisa langsung aktif dan kamu bisa langsung menggunakan aplikasi mobile JKN.

2. Pendaftaran peserta Mandiri

Untuk pendaftaran peserta mandiri, bisa dilakukan dengan 3 cara, yakni melalui Mobile JKN, Call Center BPJS Kesehatan, dan kantor cabang BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, kamu wajib menyiapkan beberapa dokumen seperti:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang kamu pilih
  • Email dan nomor HP aktif
  • Pas foto 3 x 4 sebanyak 1 lembar
  • Halaman depan buku tabungan (untuk pembayaran autodebet)
  • Pasport/kartu izin tinggal tetap atau sementara untuk pekerja WNA

Pendaftaran BPJS Kesehatan melalui mobile JKN

  1. Calon peserta wajib men-download mobile JKN di playstore.
  2. Pilih menu pendaftaran peserta baru di aplikasi.
  3. Isi formulir pendaftaran.
  4. Memilih jenis payment yang dilakukan, yakni dengan auto debet atau mobile cash.
  5. Memberikan nomor rekening tabungan untuk iuran, baik auto debet atau mobile cash. Untuk auto debet, proses yang dilakukan 14 hari kerja setelah pendaftaran, nanti kamu akan mendapatkan nomor VA.
  6. Setelah selesai, kamu bisa langsung mendapatkan nomor KIS di aplikasi Mobile JKN.

Pendaftaran BPJS Kesehatan melalui Call Center BPJS Kesehatan

  1. Menelepon call center BPJS Kesehatan di 1500 400.
  2. Kamu wajib menginformasikan data diri pada customer service.
  3. Pemilihan metode pembayaran apakah autodebet atau dengan transfer bank secara mandiri.
  4. Setelah diverifikasi dan kamu sudah membayar iuran awal, kamu akan memperoleh nomor KIS di aplikasi Mobile JKN.

Pendaftaran BPJS Kesehatan melalui Kantor Cabang BPJS Kesehatan

  1. Menyerahkan formulir yang sudah diisi di kantor cabang BPJS Kesehatan serta menyerahkan dokumen yang sudah disiapkan.
  2. Mengisi form cara pembayaran.
  3. Petugas melakukan validasi datamu.
  4. Membayar iuran pertama pada bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
  5. Setelah menyerahkan bukti pembayaran iuran, kamu akan mendapatkan nomor KIS.

Cara daftar BPJS Kesehatan secara offline

Cara mendaftar BPJS Kesehatan secara offline gak serumit yang dibayangkan. Kamu bisa langsung mendatangi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. 

Jangan lupa untuk membawa persyaratan yang dibutuhkan, yakni:

  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi KTP
  • Foto ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar
  • Pembayaran iuran bulan pertama sesuai kelas

Jika sudah menyiapkan semua berkas, kamu tinggal mengisi formulir BPJS Kesehatan yang diberikan. Isi dengan teliti dan jangan sampai ada yang terlewat, ya!

Setelah proses validasi, kamu akan diberikan nomor virtual account untuk membayar iuran BPJS Kesehatan pertamamu melalui bank yang sudah bekerja sama. 

Jika sudah melakukan transfer, kamu bisa menunjukan bukti transfer tersebut dan kartu BPJS Kesehatanmu sudah bisa dicetak.

Cara daftar BPJS Kesehatan secara online

Kalau kamu gak punya waktu untuk mendaftar BPJS Kesehatan di kantor cabang, kamu juga bisa mendaftar secara online, lho!

Simak langkah-langkah mendaftar BPJS Kesehatan secara online berikut ini:

  1. Kamu harus menyiapkan berkas seperti yang sudah dibahas di atas, ya.
  2. Membuka website BPJS Kesehatan dan isi data diri sesuai yang diminta.
  3. Pilih kelas dan biaya iuran yang sesuai dengan kondisi finansialmu
  4. Simpan data yang sudah kamu isi dan menunggu notifikasi nomor registrasi yang dikirim ke alamat emailmu.
  5. Langsung cetak lembar virtual account jika notifikasi sudah diterima dan bayar iuran pertamamu di bank yang sudah bekerja sama.
  6. Setelah selesai dan mendapat bukti pembayaran, maka kartu BPJS Kesehatanmu sudah langsung aktif.
  7. Kamu akan mendapatkan E-ID Card BPJS lewat email yang bisa kamu cetak sendiri, atau kamu bisa mencetaknya di kantor cabang terdekat.

Nah, itu dia prosedur administrasi saat mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, semoga bermanfaat! (Editor: Chaerunnisa)