Sebentar Lagi Bebas, Ini Fakta Tentang Ahok dan Sumber Kekayaannya

Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama akan bebas 24 Januari 2019 mendatang. Rencana kebebasan pria yang dipenjara karena kasus penistaan agama itu membuat fakta mengenai dirinya dan harta kekayaannya menarik diketahui.

Ahok divonis dua tahun penjara pada 9 Mei 2017 karena terbukti bersalah melakukan penistaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Ahok merupakan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 dari Partai Golkar namun mengundurkan diri pada 2012 setelah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta untuk Pemilukada 2012.

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang menjabat sejak 19 November 2014 hingga 9 Mei 2017 itu juga pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur periode 2005-2006.

Pada tahun 2012, dia mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi), Wali Kota Solo. Dalam pemilihan gubernur Jakarta 2012, mereka memenangkan pemilu dengan presentase 53,82% suara.

Ahok dan Jokowi (IG basukibtp)
Ahok dan Jokowi (IG basukibtp)

Pada tanggal 1 Juni 2014, karena Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengambil cuti panjang untuk menjadi calon presiden dalam Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, Basuki Tjahaja Purnama resmi menjadi Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta.

Setelah terpilih pada Pilpres 2014, tepatnya pada tanggal 16 Oktober 2014, Jokowi resmi mengundurkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ahok pun secara otomatis menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.

Kakak Basuri Tjahaja Purnama itu melanjutkan jabatannya sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta dengan dukungan Gerindra dan PDIP, namun setelah pertentangan mengenai RUU Pilkada ia kehilangan dukungan dari Gerindra.

Sementara dukungan PDIP didapat dari Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat. Dia kemudian berusaha maju kembali menjadi Calon Gubernur melalui jalur (independen), namun kemudian memutuskan menggunakan usungan dari partai.

Pada 9 Mei 2017, Basuki divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena kasus penistaan agama. Demikian seperti dilansir dari Wikipedia.

Di luar kasus yang membuatnya mendekam di balik jeruji besi, mantan suami Veronica Tan itu memiliki harta kekayaan yang banyak. Penasaran dari mana aja sumber kekayaannya? Yuk, simak pemaparan MoneySmart dari berbagai sumber berikut:

CV Panda (PT Timah)

Ahok (IG basukibtp)
Ahok (IG basukibtp)

Pemilik gelar Sarjana Teknik Geologi pada tahun 1989 ini pulang ke kampung halamannya di Belitung, dan mendirikan perusahaan CV Panda yang bergerak dibidang kontraktor pertambangan PT Timah, usai meraih gelar tersebut.

Menjadi kontraktor selama dua tahun, pria 55 tahun itu menyadari betul hal tersebut tidak akan mampu mewujudkan visi pembangunan yang dimilikinya.

Pasalnya, untuk menjadi pengelola mineral perlu modal (investor) dan manajemen profesional.

PT Nurindra Ekakuarsa

Ahok (IG basukibtp)
Ahok (IG basukibtp)

Ahok mendirikan PT Nurindra Ekakuarsa, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan pasir kuarsa, pada tahun 1992.

Dia kemudian mendirikan pabrik pengolahan di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

Pabrik pengolahan pasir kuarsa yang  memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman itu merupakan yang pertama dibangun di Pulau Belitung.

Lokasi pembangunan pabrik ini merupakan cikal bakal tumbuhnya kawasan industri dan pelabuhan samudra bernama Kawasan Industri Air Kelik (KIAK).

Hotel di Belitung Timur

Ahok (IG basukibtp)
Ahok (IG basukibtp)

Ahok juga memiliki bisnis perhotelan bernama Hotel Purnama Belitung. Hotel dengan 12 kamar itu terletak persis di belakang rumah keluarganya. Kabarnya, Hotel itu berawal dari garasi mobil.

Sebelum sang ayah meninggal, mendiang ayahnya itu pernah berpesan untuk memanfaatkan garasi rumahnya tersebut sebagai tempat penginapan.

Properti

Ahok (IG basukibtp)
Ahok (IG basukibtp)

Selain bisnis pertambangan, pasir kuarsa, dan hotel, Ahok juga memiliki beberapa aset properti sebagai investasi. Demikian seperti laporan yang dirilis KPU pada 2017 lalu.

Ayah tiga anak itu diketahui memiliki 16 harta tidak bergerak berupa tanah, dan bangunan yang kebanyakan terletak di Kabupaten Belitung Timur.

Salah satunya, lima bidang tanah seluas masing-masing 18 ribu meter persegi, yang dimilikinya sejak tahun 1999 hingga 2001. Sebidang tanah tersebut ditaksir bernilai Rp 180 juta atau jika ditotal mencapai Rp 900 juta.

Pria kelahiran 29 Juni 1966 itu mempunyai tanah seluas 1.245 m2 di Kabupaten Belitung Timur dengan harga jual sekitar Rp 58,5 juta.

Ahok juga tercatat memiliki tanah seluas 1.850 m2 senilai Rp 86,95 juta, dan sebidang tanah 292 m2 dengan harga jual Rp 10,5 juta. Dia memiliki kedua tanah tersebut dari 2000 sampai 2001.

Sedangkan tanah seluas 130 ribu meter persegi dan bangunan sebesar 168 m2 diperolehnya dari hasil sendiri pada tahun 1999 hingga 2001.Nilai jual aset properti ini cukup fantastis mencapai Rp 1,5 miliar.

Dia juga tercatat mempunyai tanah 650 m2 dan bangunan 63 m2 di Belitung Timur seharga Rp 66 juta.

Selain itu, ada juga tanah 333 m2 dan bangunan 42 m2 senilai Rp 46,1 juta, tanah seluas 297 m2 yang dibandrol Rp 84 Juta, hingga tanah selebar 720m2 dan bangunan 63 m2 seharga Rp64,2 juta.

Keempat properti itu diperolehnya sejak tahun 2001 dan dibelinya dari hasil sendiri, bukan berasal dari hibah atau warisan.

Ahok juga diklaim sebagai pemilik sah atas bangunan sebesar 60 m2 di wilayah Jakarta Utara, yang dibelinya tahun 2009 dengan dana pribadi. Nilai properti ini disebut memiliki harga jual Rp 678 juta.

Selain di Belitung Timur, rupanya ia juga piawai berbisnis properti di sisi utara Jakarta. Terbukti, Ahok dilaporkan pernah memiliki tanah selebar 200 m2 dan bangunan 272 m2 yang diperolehnya dari tahun 1991 sampai 1995, dengan harga jual Rp 2,3 miliar.

Di tahun 2011, Ahok kembali membeli tanah seluas 527 m2 dan bangunan selebar 510 m2 dengan harga jual per September 2016 sebesar Rp 10,9 miliar.

Nasib bisnis keluarga usai Ahok bercerai

Ahok bersama Veronica Tan an anak (IG veronicatan_official)
Ahok bersama Veronica Tan an anak (IG veronicatan_official)

Kini, nasib bisnis keluarga yang telah dibangun puluhan tahun tersebut dipertanyakan. Pasalnya, Ahok telah resmi bercerai dari Veronica Tan yang dinikahinya pada 1997.

Pemilik buku “Ahok di Mata Mereka” itu juga mendapat hak asuh anaknya. Itu telah diputuskan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pada Rabu 4 April 2018 lalu.

Dalam sidang itu, dua anak Ahok dititipkan sementara pada Veronica sampai hukuman pria berkacamata itu berakhir. Setelah bebas dari penjara, maka hak asuh sepenuhnya dikembalikan kepada Ahok.

Jika hak asuh anak sudah tahu ke mana jatuhnya, belum diketahui bagaimana nasib bisnis Ahok tersebut usai sang mantan gubernur DKI Jakarta bercerai dengan Veronica Tan.

Nah, itu dia beberapa fakta menarik tentang Ahok dan sumber kekayaannya.