Jenis Air Radiator, Harga, dan Cara Gantinya

air radiator

Air radiator adalah cairan khusus yang dibuat dengan bahan tertentu yang berfungsi sebagai pendingin suhu mesin agar tidak terjadi overheating. Air radiator ini biasa disebut coolant dan tersedia dalam beberapa jenis.

Kamu yang biasa mengendarai mobil pasti tahu tentang cairan khusus ini, kan? Mirip seperti oli buat mesin, air radiator ternyata harus rutin diganti agar kondisi mesin mobil kamu tetap prima.

Selain dengan komponen-komponen tersebut, kamu juga wajib punya proteksi mobil. Lewat asuransi mobil terbaik, kamu gak perlu mengeluarkan bujet besar jika terjadi risiko kerusakan berkendara seperti tabrakan atau ditabrak.

Pengin tahu lebih lanjut seputar jenis coolant, beberapa merek terbaik, hingga cara gantinya? Yuk simak ulasan lengkap Lifepal berikut ini.

Jenis air radiator

Sesuai penjelasan singkat sebelumnya, cairan pendingin ini punya peran penting dalam menjaga suhu mesin. Jadi, kalau air ini kurang, maka mobil kamu bisa mengalami kepanasan.

Bahaya, bukan? Apalagi kalau berdampak turun mesin.

Dari berbagai informasi yang diperoleh, cairan pendingin sebaiknya diganti setiap 40 ribu km. sementara, tabung cadangan air radiator perlu dicek setiap minggu untuk mendukung keamanan berkendara kamu!

Ketika kamu cek dan ternyata kosong atau hampir, sebaiknya kamu cek sistem pendingin mesin. Kalau kurang paham, konsultasikan dengan mekanik di bengkel langganan kamu.

Berikut ini empat jenis air radiator yang biasa digunakan untuk mendinginkan mesin.

1. Air biasa

Air biasa adalah salah satu pilihan paling umum untuk pendingin mesin. Pilihan yang biasa dipilih yaitu air keran atau air mineral.

Meskipun bisa jadi pilihan, tapi air biasa kurang bagus buat dijadikan air pendingin, lho!

Kenapa begitu? Pasalnya, air biasa memiliki titik didih rendah yaitu 100℃, sehingga lebih cepat menguap.

Dengan menggunakan air biasa, mesin kamu tetap akan cepat panas karena air ini lebih cepat mendidih. Apalagi kalau kamu terjebak macet, otomatis air biasa bakal cepat habis karena menguap.

Selain itu, air biasa atau air mineral tetap mengandung mineral tertentu yang bisa menimbulkan karat dan kerak dalam jangka panjang. Dalam kasus tertentu, permukaan pipa logam di mesin yang terkena karat akan tergerus.

Selanjutnya, kondisi ini berdampak pada penyumbatan pipa di bagian kecil seperti tabung radiator. Ujung-ujungnya, ada kebocoran dan suhu mesin bakal kepanasan banget.

2. Radiator coolant

Cairan yang satu ini memang diformulasi khusus untuk menyerap panas dan mencegah korosi atau karat pada material logam. Adapun kandungan utama dari cairan pendingin ini adalah air tanpa mineral, zat anti-beku propylene glycol, dan pencegah karat.

Kandungan propylene glycol membuat cairan radiator punya titik didih lebih tinggi 10℃ dari air biasa. Selain itu jenis air ini juga punya titik beku lebih rendah ketimbang air biasa.

Cairan pendingin ini salah satu hal yang harus kamu perhatikan demi merawat mobil kesayangan secara efisien.

Nah air radiator ini disebut paling tangguh buat di wilayah tropis seperti Indonesia. Tingginya titik didih membuat cairan ini terhindar dari penguapan saat bersinggungan dengan temperatur tinggi mesin kendaraan.

3. Radiator super coolant

Kalau cairan yang ini cara penggunaannya agak berbeda dari air radiator nomor dua di atas. Jadi, kamu harus mencairkannya dengan air bersih dulu.

Pengenceran antara super coolant dan air menerapkan perbandingan 50 : 50.

Meskipun agak ribet, tapi super coolant punya keunggulan dari sisi titik didih. Jenis ini punya titik didih yang lebih tinggi lagi yaitu 130℃.

Keuntungannya, air pendingin ini bisa lebih maksimal menyerap panas. Tentunya kamu gak khawatir air cepat menguap dan habis karena macet.

4. Antifreeze dan coolant protector

Yang terakhir ini hampir mirip dengan air radiator nomor tiga. Untuk menggunakannya, kamu harus mengencerkannya dengan air bersih.

Nah perbandingannya disesuaikan dengan iklim di sekitar mobil kamu. Misalnya nih, untuk iklim tropis perbandingannya tetap 50 : 50.

Kalau keunggulannya adalah ketahanan terhadap panas hingga 128℃.

Pengin tahu lebih banyak seputar otomotif? Atau kamu pengin mengajukan pertanyaan tentang otomotif hingga asuransi? Tanyakan langsung saja ke ahlinya di Tanya Lifepal!

Pilihan radiator coolant terbaik dan harganya

Dari ulasan empat jenis air radiator di atas, radiator coolant merupakan salah satu pilihan terbaik. Meski gak sekuat super coolant dalam menahan panas, tapi penggunaannya gampang banget, gak perlu mengencerkannya terlebih dahulu.

Nah kalau kamu mau punya proteksi menyeluruh buat mobil kamu, pilihannya tentu asuransi mobil all risk. Lewat proteksi ini, semua jenis kerusakan hingga hilang bakal diganti!

Lanjut bahas pilihan air radiator coolant terbaik lagi, yuk!

1. Wealthy Radiator Coolant Hybrid

Dibanderol sekira Rp95 ribu, pengguna mobil yang rajin ke bengkel buat servis pasti tahu merek Wealthy ini.

Wealthy Radiator Coolant Hybrid ini bisa dibilang unggul dalam komposisi air radiatornya. Ada proteksi anti karat, anti korosi, dan anti lumut. Tentunya bakal mengoptimalkan perlindungan mesin mobil kamu.

Formula air radiator ini dirancang sempurna untuk melapisi pompa, sehingga pompa pemutar air gak gampang macet. Selain itu, cairan ini cocok untuk semua jenis mobil dan mesin berbahan bakar bensin atau diesel.

2. Master Radiator Coolant

Lebih murah Rp15 ribu dari Wealthy, air radiator merek Master ini juga bisa jadi pertimbangan kamu dalam memilih air radiator.

Sesuai jenisnya, penggunaannya gampang banget. Cukup tuang ke dalam radiator hingga batas yang ditentukan. Gak perlu campur dengan air biasa.

3. TOP1 Power Coolant

TOP1 Power Coolant yang dibanderol Rp85 ribu juga bisa jadi pilihan kamu untuk radiator.Label asal Amrik ini terbilang sukses di berbagai negara, termasuk Indonesia.

TOP1 Power Coolant menggunakan air demineralisasi yang diformulasikan khusus untuk sistem pendingin mobil. Kandungan ethylene glycol disebut mampu meningkatkan titik didih hingga 110℃.

Selain itu, air radiator ini juga mampu menjaga mesin dari korosi dan penimbunan kerak.

4. Prestone Coolant

Air radiator dari Prestone ini terbilang lebih mahal dari lainnya yaitu Rp125 ribu. Tapi, brand asal AS ini juga punya keunggulan gak cuma dari harga.

Punya keunikan dengan warna hijaunya, Prestone gak hanya memberikan jaminan pendinginan mesin yang optimal. Air radiator ini diformulasikan dengan kandungan anti karat.

Dengan titik didih 126℃, Prestone diklaim mampu membuat mesin AC mobil optimal. Selain itu, cairan ini juga bisa melindungi mesin lain yang terbuat dari besi.

5. Bryston Radiator Coolant

Salah satu air radiator yang dibanderol di bawah Rp50 ribu adalah Bryston. Kisaran harga air pendingin asal Jepang ini adalah Rp40 ribuan.

Kabarnya, Bryston merupakan air pendingin yang mampu melindungi mesin dari overheating dan korosi secara maksimal.

Selain itu, cairan berwarna merah tersebut juga mampu menurunkan suhu dengan baik saat mobil dikendarai di cuaca sangat panas.

Mirip Prestone, Bryston juga memaksimalkan kinerja AC mobil kamu!

6. Vegacool

Satu lagi pemain air radiator di bawah Rp50 ribu adalah Vegacool. Harganya Rp45 ribu, tapi, banyak banget situs otomotif yang rekomendasiin pendingin ini.

Produk yang mengantongi standar ISO 9001 ini kebanyakan dijual dalam dua pilihan warna, yaitu Vegacool Merah Ultraline dan Vegacool Hijau Ultraline. Masing-masing efektif membasmi korosi dan karat.

Korosi dan karat yang menumpuk pada sistem radiator, biasanya akan menyebabkan berbagai masalah, mulai dari kebocoran radiator, pompa air rusak, hingga penyumbatan thermostat.

7. Powerplus Coolant

Powerplus jadi salah satu brand terpopuler untuk urusan proteksi mesin mobil. Begitupun air radiatornya yang dibanderol Rp120 ribu.

Air radiatornya diklaim bebas mineral yang bisa bikin kerak di mesin mobil. Selain itu, cairan ini juga sakti menjaga mesin mobil optimal di tengah cuaca panas.

8. Winmax

Gak kalah dari keampuhan Powerplus ada Winmax yang dibanderol Rp50 ribu. Label asal Negeri Sakura ini berwarna hijau dan ampuh melindungi mesin dari panas, karat, dan kotoran.

Winmax juga banyak disukai pengendara mobil karena mengoptimalkan sekaligus menjaga kondisi mesin AC.

9. G Force Radiator Coolant

Terakhir ada G Force yang dibanderol Rp65 ribu. Seperti air radiator unggul lainnya, G Force mampu melindungi sistem pendingin dari karat dan korosi.

Cuaca panas di Indonesia gak pengaruh bagi kinerja G Force. Kabarnya, kandungan konsentrat hingga 20 persen dalam G Force lebih efektif mendinginkan mesin.

Jika penggunaannya sesuai anjuran, setiap 40 ribu km diganti atau diisi lagi, G Force turut membantu merawat mesin agar hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Cara ganti air radiator

Kalau kamu yang sudah punya label air radiator langganan di luar pilihan yang disebutkan tadi gak masalah. Selama kamu rajin servis dan ganti air pendingin ini, mesin mobil kamu akan aman dan prima.

Air ini membantu mesin mobil dalam suhu aman yaitu antara 85-95℃. Dengan menjaganya di shu aman, mesin mobil kamu bakal bekerja maksimal.

Lalu, bagaimana dengan ganti cairan pendingin ini? Berikut perawatan mobil yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Kalau mau coba, berikut tahapan cara ganti air radiator mobil!

1. Buka tutup radiator

Sebelum membuka tutup radiator, pastikan kondisi mesin dalam keadaan mati dan dingin. Kalau masih panas, bakal ada uap dengan suhu tinggi yang memungkinkan tutup radiator mencuat dan bisa melukai kamu.

2. Buka baut di bawah saluran pembuangan radiator

Setelah kamu buka tutup radiator, kamu harus membuka baut yang ada di bawah radiator. Jika sudah dibuka, air pendingin bekas atau yang lama akan mengalir sendiri.

Sedikit trik buat kamu, jangan buka tergesa-gesa agar bautnya gak rusak. Kalau sudah begitu, tentu gak bisa digunakan lagi dan kamu harus ganti deh!

3. Mengeluarkan air radiator

Sebenarnya proses ini gak rumit. Kamu cukup membiarkan katup saluran pembuangan terbuka hingga tidak ada lagi air pendingin yang menetes.

Setelah itu, sebaiknya semprot terlebih dahulu radiator agar kotoran dan kerak yang menempel hilang.

Jika perlu, lakukan proses ini berulang biar radiator kamu kinclong!

4. Tutup baut bawah radiator

Kalau kamu udah selesai kuras radiator, kamu jangan lupa tutup lagi baut di bawah radiator ya! Pastikan rapat agar air yang baru kamu isi menetes dan terbuang percuma.

Dampak parahnya kalau kamu gak memastikan tertutup rapat, ketika kamu mengendarai mobil, mesinnya bisa kepanasan. Ngeri banget kan?

5. Isi radiator

Setelah dipastikan radiator kamu bersih dan tertutup rapat, kamu tinggal mengisi radiator dengan coolant pilihan kamu.

Pastikan kamu mengisinya sesuai batas yang terdapat dalam radiator. Jangan lupa periksa tangki cadangan radiator, ya!

Jika kotor, sebaiknya kamu bersihkan agar tidak menghambat aliran coolant.

6. Pasang penutup radiator

Terakhir, kamu harus menutup kembali radiatornya. Pastikan tertutup rapat untuk mencegah air pendinginnya tumpah ke mana-mana.

Sebelum menyalakan mesin atau bepergian, pastikan sekali lagi gak ada kebocoran air radiator.

Gampang kan ganti atau isi air radiator? Sebenarnya gak perlu mekanik untuk mengisinya. Dengan mengisi sendiri, kamu menghemat pengeluaran uang untuk sekadar mengisi coolant mobil.

Lebih baik air biasa atau coolant?

Sebenarnya masih banyak yang memilih menggunakan air biasa sebagai pendingin mesin. Lalu, lebih baik mana, air biasa atau coolant?

Simak penjelasan Kepala Bengkel Auto200 Bekasi Barat Sapta Agung Nugraha yang dikutip dari Kompas.

Menurut Sapta, secara fungsi antara air biasa dan coolant adalah sama yaitu pendingin suhu mesin. Proses kerjanya pun sama, melalui penyaluran sirkulasi ke dalam sistem menggunakan pompa.

Cairan tersebut akan mengalir ke dalam jalur di sekitar silinder blok mesin dan kembali lagi ke thermostat. Namun, ada perbedaan dari masing-masing pendingin mesin ini, lho!

Sapta menjelaskan, air biasa tidak bisa semaksimal coolant untuk mendinginkan suhu mesin, karena cairan khusus itu dirancang dengan berbagai bahan tambahan, sehingga sanggup menjaga suhu ruang bakar.

Sapta menambahkan, coolant juga unggul dari sisi lain. Gak seperti air biasa, coolant mampu menahan korosi di dalam saluran radiator dan menjadi water jacket dalam mesin.

Bukan hanya itu, kegunaan menggunakan cairan khusus itu juga bisa meminimalisir terjadinya endapan yang bisa berpotensi buntu dibandingkan dengan air biasa. Tapi, tentu saja bicara aksesibilitas dan ekonomi, air biasa punya kelebihan yang tidak terbantahkan.

Tanya jawab

Apa itu air radiator?

Air radiator adalah cairan khusus yang dibuat dengan bahan tertentu yang berfungsi sebagai pendingin suhu mesin agar tidak terjadi overheating. Air radiator ini biasa disebut coolant dan tersedia dalam beberapa jenis.

Berapa harga air radiator?

Harga coolant di pasaran berkisar Rp40 ribuan hingga Rp125 ribuan. Harganya tergantung pada merek yang kamu pilih.

Bagaimana cara membuat air radiator?

Untuk membuat radiator coolant caranya cukup sederhana, berikut bahan-bahannya.

  • Air suling/air murni sebagai bahan pendingin utama, mempunyai komposisi yang paling besar.
  • Bahan pencegah pembekuan, yaitu bahan kimia yang ditambahkan ke dalam air sehingga titik beku air menjadi lebih rendah, misalnya Ethylene Glycol atau Propylene Glycol
  • Bahan pencegah timbulnya deposit, kerak dan atau karat, misalnya Senyawa Phospat, Nitrat, Borat, Benzoat, Silikat dan sebagainya.

Kamu cukup mencampurkan semua bahan dan coolant buatan kamu tercipta.

Bisakah air radiator digantikan air biasa?

Sesuai penjelasan sebelumnya, air biasa bisa digunakan sebagai cairan pendingin mesin. Hanya saja, ada risiko karat, korosi, dan kerak di mesin jika kamu terus-menerus menggunakan air biasa sebagai cairan pendingin mobil kamu.

Bisakah air radiator mobil digunakan untuk motor?

Air radiator mobil bisa digunakan di motor. Bahkan secara ekonomis, penggunaan cairan pendingin mobil akan lebih murah jika digunakan di motor. Karena penggunaan air pendingin mobil pada motor jauh lebih sedikit.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →