5 Alasan Kenapa Anak Millennial Hobi Belanja Online

Shutterstock

Fenomena belanja online di Indonesia kian populer, ditambah dengan pesatnya pertumbuhan pelaku industri e-commerce.

Saat ini telah banyak pelaku e-commerce yang telah menjadi pilihan bagi masyarakat, sebut saja Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Shoppe, hingga Blibli.com.

Baru-baru ini, Markplus. Inc melakukan riset terkait e-commerce mana saja yang berhasil menarik perhatian konsumen serta menjadi pilihan mereka dalam berbelanja online.

Associate of High Tech, Property and Consumer Industry of MarkPlus Irfan Setiawan mengatakan, pihaknya melakukan riset terhadap 1.200 responden. Survei dilakukan pada rentang usia 19 hingga 35 tahun, dan diambil dari kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan Makassar dengan penetrasi internet terbesar di Indonesia.

Dalam risetnya, MarkPlus memaparkan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat kalangan usia muda gemar sekali melakukan belanja online.

1. Banyak Promo

Ilustrasi Promo Belanja (Shutterstock)

Salah satu yang menjadi pertimbangan masyarakat untuk belanja online adalah banyaknya promosi yang dilakukan oleh para pelaku industri e-commerce di Indonesia.

Para e-commerce berlomba-lomba menggelar promosi dengan segala kemudahannya dan menarik minat konsumen. Contohnya seperti flash sale, gratis ongkos kirim, hingga penukaran poin atau reward dengan hadiah atau potongan harga.

2. Harga Murah

Shutterstock
Ilustrasi Harga Murah (Shutterstock)

Faktor kedua yang membuat masyarakat kian gemar melakukan belanja online adalah selisih harga yang lebih murah dibandingkan dengan toko atau pusat perbelanjaan.

Selisih harga ini terjadi karena minimnya rantai perdagangan pada e-commerce. Sebab dalam situs jual beli online biasanya produk yang dijual langsung dari produsen atau pabrik atau distributor pertama. Hal inilah yang membuat selisih harga produk di toko online lebih murah.

3. Reputasi Baik

Shutterstock
Ilustrasi Reputasi Baik (Shutterstock)

Faktor ketiga dalam membentuk perilaku masyarakat berbelanja online adalah adanya reputasi yang baik e-commerce itu sendiri. Hal ini yang membuat konsumen semakin percaya dan yakin bahwa sistem pada e-commerce tersebut menjamin keamanan dan transaksi konsumen hingga terjaganya data konsumen.

4. Metode Pembayaran Beragam

Shutterstock
Ilustrasi Metode Pembayaran (Shutterstock)

Faktor keempat adalah tidak terbatasnya metode pembayaran pada e-commerce. Konsumen bisa dengan mudah memilih metode pembayaran yang diinginkan dan sesuai dengan rekening bank miliknya.

Pilihan yang beragam mulai dari bank transfer, kartu kredit, cicilan nol persen, cash on delivery, hingga pembayaran melalui gerai minimarket menjadi nilai lebih bagi e-commerce.

5. Pengiriman Barang Cepat

Shutterstock
Ilustrasi Pengiriman Barang (Shutterstock)

Faktor kelima yang membuat konsumen membelanjakan uangmya pada e-commerce adalah pengiriman pesanan atau barang yang relatif cepat.

Pilihan jasa kurir yang beragam dan konsumen juga bisa memilih jangka waktu pengiriman, hingga pengiriman yang tersedia atau menjangkau lokasinya.

Saat ini pun e-commerce juga telah menyediakan pengiriman dalam satu hari atau same day yang bekerja sama dengan penyelenggara transportasi online Gojek dan Grab.

Kemudahan pengiriman barang ini tentu menjadi penarik minat konsumen untuk belanja online. Sebab, konsumen tak perlu bersusah payah mencari barang yang diinginkan. Tinggal buka aplikasi toko online, pilih barang, pilih jasa kurir, dan melakukan pembayaran melalui mobile banking.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →