Alasan Kenapa Kamu Butuh Kartu Kredit Buat Membantu Keuanganmu

Mengatur keuangan rumah tangga

Kartu kredit sudah jamak dianggap sebagai kartu setan. Stigma negatif ini muncul gara-gara banyak orang yang kejebak dalam lingkaran setan bernama utang kartu kredit.

Padahal kesalahan tersebut muncul karena nggak ada kedisiplinan dalam mengatur penggunaan kartu kredit. Walhasil karena nggak bisa membedakan antara nafsu dan kebutuhan, tagihan membengkak dan akhirnya kelimpungan buat melunasinya.

Walaupun anggapan negatif soal kartu kredit masih tetap menempel. Nggak usah anti dengan kartu kredit.

Kalau digunakan dengan bijak, nggak mustahil kartu kredit bisa membawa banyak manfaat. Nggak cuma soal pembayaran yang lebih praktis tapi juga urusan perbankan.

Nah, ini alasan kenapa kamu butuh kartu kredit buat mengatur keuanganmu:

1. Alat Pembayaran yang Praktis

Kartu kredit memang menjadi alat pembayaran yang praktis. Gesek sana-sini kita sudah bisa membawa pulang barang dan bayar bermacam tagihan.

 

Membeli tiket pesawat buat liburanmu pun pasti bakal lebih praktis dengan kartu kredit. Tinggal klak-klik saja kamu nggak perlu repot mencari tiket lagi. Bahkan kartu kredit ANZ Travel Signature memiliki fitur airport lounge yang bakal bikin kamu semakin nyaman.

Kalau sedang membutuhkan dana tunai, kamu bisa memanfaatkan fitur tarik tunai dari mesin ATM. Tapi kepraktisan ini kadang bikin orang terlena.

Kamu tetap harus menyesuaikan pemakaian kartu kredit dengan pemasukan bulananmu. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Mau beli barang elektronik secara kredit? Kamu bisa memanfaatkan kartu kredit Danamon dengan fitur cicilan 0 persen. Dengan fitur ini, kamu bisa mengatur tenor cicilan barang tersebut sesuai kemampuanmu plus tanpa dibebani bunga.   

2. Mempermudah Urusan Perbankan

Ini salah satu fitur kartu kredit yang jarang diperhatikan orang. Memiliki kartu kredit yang aktif selama minimal satu tahun bakal memudahkan kamu untuk mengajukan pinjaman ke bank kayak Kredit Tanpa Agunan (KTA).

KTA ini memang jadi salah satu cara andalan banyak orang untuk mendapatkan dana segar. Selain karena proses yang relatif cepat, kita nggak perlu menjaminkan aset.

 

Saat kita mengajukan aplikasi, bank yang memiliki produk KTA andalan seperti DBS biasanya memprioritaskan calon nasabah yang memiliki kartu kredit. Bank DBS ini jadi favorit lantaran bunga cicilan yang tergolong rendah.

Lantas bagaimana jika kita nggak memiliki kartu kredit? MayBank memiliki syarat yang lumayan ribet jika calon nasabah nggak memiliki kartu kredit. Biasanya calon nasabah diwajibkan untuk menyertakan slip gaji carbonized ketika pengajuan.

Kenapa kebanyakan bank mewajibkan kartu kredit sebagai syarat pengajuan pinjaman? Soalnya, dengan mengecek riwayat kartu kredit kita, bank bisa tahu kondisi keuangan dan kedisiplinan kita dalam membayar cicilan.

Jika limit kartu kredit kita cukup tinggi, nilai pinjaman KTA yang bisa kita terima juga bakal lebih besar. menetapkan plafon KTA senilai 5 x limit kartu kredit. Misalkan saja limit kartu kreditmu sebesar Rp 7 juta, maka kamu bisa mengajukan KTA sebesar Rp 35 juta.

3. Menikmati Beragam Promo

Sudah bukan rahasia lagi kalau kartu kredit memiliki beragam promo yang susah kalau ditolak. Dari mulai diskon, point rewards sampai cash back. Nggak sedikit merchant dan restoran yang memberikan diskon lumayan setiap berbelanja menggunakan kartu kredit.

 

Dengan mengumpulkan point rewards, kita bisa mendapat keuntungan seperti door prize. Misalnya saja, setiap berbelanja Rp 100 ribu kita bisa dapat 10 point. Kalau point sudah mencapai jumlah tertentu kita bisa menukarkannya dengan beragam hadiah.

Lain lagi dengan cash back. Program ini biasanya merupakan kerjasama antara merchant dengan bank penerbit kartu kredit.

Misalnya saja, merchant A menjual smartphone seharga Rp 9 juta dengan cash back 10 persen. Kalau kamu membeli dengan kartu kredit tertentu, kamu bisa mendapat cash back Rp 900 ribu dan cuma membayar Rp 8.1 juta buat smartphone tersebut. 

4. Buat Modal Usaha

Modal usaha sampingan dari kartu kredit? Why not. Selama utang tersebut tergolong utang produktif ya sah-sah saja.

Justru utang dari kartu kredit tersebut bisa membantumu mendapatkan pemasukan sampingan. Coba saja membuka usaha sampingan yang nggak terlalu membutuhkan modal besar seperti usaha catering, franchise minuman dan jajanan atau berjualan baju online.

5. Mudah Memantau Pengeluaran

Seringkali kita acuh dengan pengeluaran per bulan. Walaupun gaji besar, semua nggak bakal berasa kalau kita nggak tahu kemana saja perginya semua hasil jerih payah itu.

 

Dengan memakai kartu kredit, semua pengeluaranmu bakal tercatat dalam tagihan (statement) setiap bulan. Dengan tagihan cetak tersebut, kita bisa dengan mudah melihat kemana saja pengeluaran kita. Apalagi buat kamu yang malas mencatat pengeluaran.

Setelah mengecek tagihan, tinggal bayar saja jumlah yang tertera pada tagihan. Tapi ingat, usahakan untuk membayar penuh semua tagihan dan hindari pembayaran minimum. Hal ini perlu dilakukan biar kamu nggak terjerat utang.

Kartu kredit bisa jadi partner yang baik buat keuanganmu. Tapi kalau nggak dikontrol, justru bakal membawamu ke lembah utang.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →