Bukan Cuma Indonesia, di Negara-Negara ASEAN Ini Juga Masih Ada Kemiskinan Lho

angka kemiskinan

Angka kemiskinan Indonesia dilaporkan terus menurun menjadi 9,66 persen. Tentu aja ini menjadi kabar gembira bagi kita yang tinggal di Indonesia. Kalau bisa sih, kita berharap kemiskinan gak ada lagi di tanah air.

Walaupun cenderung menurun dibandingkan tahun lalu, masih ada orang yang belum puas dengan pencapaian Pemerintah saat ini. Wajar aja sih kalau ada yang gak puas. Bisa jadi orang-orang tersebut berharap turunnya jadi 0 persen.

Gimana pun juga nih, gak ada salahnya mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah buat mensejahterakan rakyatnya. Berbicara tentang fakta, rupanya masih ada negara-negara ASEAN selain Indonesia yang mencatat angka kemiskinan lho.

Berdasarkan data yang dihimpun IndexMundi, berikut ini adalah negara-negara ASEAN yang masih bergelut dengan kemiskinan.

1. Thailand

Belum diketahui pasti berapa angka kemiskinan di Thailand. Namun, yang jelas angkanya berdasarkan IndexMundi lebih rendah dibandingkan Indonesia, yaitu sebesar 7,2 persen.

Negara ASEAN yang satu ini menjadi salah satu negara yang ekonominya bertumbuh baik di tahun 2018. Tercatat, pertumbuhan ekonominya naik menjadi 4,59 persen.

Kualitas infrastruktur negara ini pun juga lebih baik ketimbang Indonesia. Buktinya aja Thailand memperoleh skor 69,7 dalam laporan The Global Competitiveness 2018. Skor tersebut lebih tinggi dari skor Indonesia.

2. Filipina

Angka kemiskinan Filipina ternyata lebih besar dari Indonesia. IndexMundi mencatat besarnya mencapai 21,6 persen.

Padahal, pertumbuhan ekonomi negara ini sesuai laporan tahun 2018 sekitar 6,52 persen. Angka tersebut lebih besar dari pencapaian Singapura dan Thailand.

Walaupun begitu, biaya hidup antara Filipina dan Indonesia itu sebelas dua belas. Namun,  di Indonesia angkanya bisa lebih rendah dari Filipina.

3. Malaysia

Kemudian ada Malaysia yang menjadi negara yang masih punya catatan angka kemiskinan. Dalam angka, kemiskinan di Malaysia mencapai 3,8. Jelas angka tersebut lebih rendah ketimbang Indonesia.

Gak cuma angka itu aja yang lebih baik, infrastruktur di Malaysia pun lebih baik dari Indonesia. Malaysia meraih peringkat 32 sebagai negara Asean dengan infrastruktur yang memadai. Posisi Malaysia jauh meninggalkan Indonesia yang berada di peringkat 71.

4. Vietnam

Vietnam menjadi negara ASEAN berikutnya yang masih mencatat angka kemiskinan. Di negara ini angkanya sekitar 11,3 persen. Dari angka tersebut, posisi Vietnam masih berada di bawah Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi di negara ini cukup baik walaupun mengalami perlambatan juga. Ekonomi Vietnam bertumbuh di kisaran 6,60 persen.

5. Kamboja

Kemudian ada Kamboja sebagai negara Asean dengan angka kemiskinan sekitar 17,7 persen. Tingkat kemiskinan di Kamboja ini lebih tinggi dibandingkan Indonesia dan Vietnam.

Kalau dari data yang disajikan Numbeo, biaya hidup di Kamboja lebih tinggi lho dibandingkan Indonesia. Upah minimum per bulan di sana pun terbilang kecil, yaitu sekitar Rp 2,5 jutaan.

6. Laos

Sementara Laos mencatat angka kemiskinan sebesar 22 persen. Tingkat kemiskinan di Laos lebih tinggi dibanding Filipina.

Pertumbuhan ekonomi di Laos tahun 2018 mencapai 6,79 persen. Namun, dibandingkan dengan Indonesia, biaya hidup di Laos terbilang mahal. Udah gitu besaran gaji di sana cuma Rp 3,79 jutaan per bulan.

7. Myanmar

Sepertinya dibandingkan semua negara ASEAN yang udah disebutkan di atas, Myanmar menjadi negara dengan angka kemiskinan tertinggi. Negara ini mencatat angka sebesar 25,6 persen.

Menariknya nih pertumbuhan ekonomi di negara ini cukup tinggi daripada Indonesia. Pada 2018, ekonomi di Myanmar tumbuh di angka 6,4 persen.

Nah, itu tadi angka kemiskinan di negara-negara ASEAN. Ada yang lebih tinggi dari Indonesia, ada juga yang lebih rendah. Ke depan bisa jadi angka di negara-negara tersebut berubah.

Harapannya sih semua negara bisa menurunkan angka kemiskinannya biar makin banyak orang yang sejahtera. Setuju? (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →