Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI

emiten adalah

Emiten adalah istilah dalam dunia investasi di pasar modal. Mungkin kamu sudah tidak asing dengan kata ini. Tapi, apakah kamu sudah mengetahui pengertian emiten.

Secara umum, istilah untuk perusahaan ini dikaitkan dengan perusahaan yang ada di bursa efek. Artinya, saham perusahaan tersebut sudah dijual ke publik.

Apakah benar demikian pengertiannya?

Pengertian tersebut tidaklah salah, tapi juga kurang tepat. Pasalnya, istilah ini gak hanya untuk perusahaan, tapi bisa perseorangan, usaha bersama, asosiasi, dan kelompok atau organisasi.

Penawaran yang diberikan emiten adalah penawaran menjual efek kepada masyarakat melalui tata cara yang telah diatur dalam peraturan pasar modal dan perundang-undangan yang berlaku.

Jaga investasi kamu agar tetap maksimal dengan produk asuransi kesehatan terbaik yang memberikan proteksi dari kerugian maksimal akibat biaya rumah sakit mahal!

Bagi kamu yang pengin terjun ke dunia investasi pasar modal, perlu banget nih cari tahu tentang perusahaan yang telah melantai di pasar modal. Yuk, simak ulasan lengkapnya termasuk syarat, fungsi, dan perbedaannya dengan perusahaan publik.

Pengertian emiten

Menurut Undang Undang Nomor 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal, emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum.

Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 43/POJK.04/2020 Tentang Kewajiban Keterbukaan Informasi Dan Tata Kelola Perusahaan Bagi Emiten Atau Perusahaan Publik Yang Memenuhi Kriteria Emiten Dengan Aset Skala Kecil Dan Emiten Dengan Aset Skala Menengah, emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum berupa efek berdasarkan tata cara yang diatur dalam peraturan undang-undang yang berlaku.

Menurut POJK tersebut yang termasuk kategori emiten adalah orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau kelompok yang terorganisasi.

Adapun efek yang ditawarkan emiten adalah surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek.

Jenis efek lainnya adalah sukuk, yang merupakan efek syariah, yakni akad dan cara penerbitannya sesuai dengan prinsip syariah di pasar modal. Pada umumnya, perusahaan kategori ini melakukan penawaran efek melalui pasar modal untuk saham, obligasi, dan sukuk.

Fungsi emiten di pasar modal

Pasar modal merupakan tempat bertemunya investor dengan emiten. Jadi, keduanya saling berhubungan. 

Perusahaan yang melantai di pasar modal ini memiliki peranan yang penting di dalam pasar modal dan juga perekonomian negara. Tidak hanya bagi para investor, tetapi juga bagi perusahaan itu sendiri. 

Peran utamanya bagi pasar modal tentu saja menyediakan sarana kepada para investor, baik dalam negeri maupun asing untuk menanamkan modal mereka. 

Berikut ini peran lain yang wajib kamu ketahui: 

Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI
Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI
  • Membantu investor yang hendak menanamkan modalnya di pasar modal. 
  • Meramaikan pasar modal dengan berbagai pilihan perusahaan. 
  • Membuka kesempatan orang asing untuk menanamkan modalnya. 
  • Membuat perusahaan mendapatkan modal dari investor.

Contoh emiten

Mungkin beberapa dari kamu ada yang masih bingung meski sudah dijelaskan tentang apa itu emiten. 

Agar tidak bingung, Lifepal memberikan beberapa contoh perusahaan yang telah terdaftar di pasar modal dan tergabung di dalam indeks IDX30. Rata-rata harga saham dalam indeks ini lebih tinggi dari IHSG.

IDX30 merupakan 30 perusahaan yang telah melantai di BEI dan diseleksi dari indeks LQ45 dengan kinerja saham terbaik

Keseluruhan 30 perusahaan tersebut dinilai memiliki kinerja saham yang baik dan kapitalisasi pasar yang besar. Dengan kata lain, IDX30 boleh menjadi acuan para investor untuk membeli saham.  

Berikut ini daftar dan kode saham IDX30.

Nama Perusahaan Kode Saham 
Unilever Indonesia Tbk.  UNVR
United Tractors Tbk. UNTR
Sarana Menara Nusantara Tbk. TOWR
Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. TLKM
Semen Indonesia (Persero) Tbk. SMGR
Bukit Asam Tbk. PTBA
Perusahaan Gas Negara Tbk. PGAS
Media Nusantara Citra Tbk. MNCN
Kalbe Farma Tbk. KLBF
Japfa Comfeed Indonesia Tbk. JPFA
Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. INTP
Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. INKP
Indofood Sukses Makmur Tbk. INDF
Vale Indonesia Tbk. INCO
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. ICBP
H.M. Sampoerna Tbk. HMSP
Gudang Garam Tbk. GGRM
XL Axiata Tbk. EXCL
Erajaya Swasembada Tbk. ERAA
Charoen Pokphand Indonesia Tbk CPIN
Bank BTPN Syariah Tbk. BTPS
Bank Mandiri (Persero) Tbk. BMRI
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. BBTN
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. BBRI
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. BBNI
Bank Central Asia Tbk. BBCA
Astra International Tbk. ASII
Aneka Tambang Tbk. ANTM
Adaro Energy Tbk. ADRO
Ace Hardware Indonesia Tbk. ACES

Syarat menjadi emiten

Apabila ingin melantai di bursa, harus ada beberapa persyaratan yang dipenuhi. Di antaranya:

  • Mempersiapkan efek yang akan ditawarkan atau diperjual belikan kepada investor di pasar modal. 
  • Sebuah perusahaan yang ingin menjadi emiten harus menjamin efek yang diterbitkannya telah sah secara hukum. 
  • Perusahaan harus memberikan informasi selengkap-lengkapnya dan bisa dipertanggungjawabkan. 

Selain ketiga hal di atas, terdapat beberapa dokumen yang wajib diserahkan sebagai syarat, di antaranya: 

  • Laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit akuntan publik. 
  • Pendapat dari segi hukum. 
  • Riwayat hidup dewan komisaris atau direksi atau posisi lain yang setara. 
  • Perjanjian dengan Penjamin Emisi Efek. 
  • Pernyataan dari profesi penunjang pasar modal. 
  • Pernyataan tentang komitmen emiten untuk memenuhi ketentuan.
  • Dokumen yang memuat informasi lain sesuai dengan permintaan Otoritas Jasa keuangan.

Persyaratan dokumen di atas berlaku sebagai persyaratan untuk emiten skala kecil dan emiten skala menengah.

Perbedaan emiten dan perusahaan publik

Setelah membaca apa itu emiten, kamu mungkin bertanya, apa bedanya dengan perusahaan publik? Keduanya ternyata berbeda.

Umumnya seluruh perusahaan publik itu emiten, tetapi tidak semua emiten adalah perusahaan publik. 

Emiten diwajibkan untuk menyampaikan pernyataan pendaftaran untuk melakukan penawaran umum. Sementara perusahaan publik diwajibkan melakukan pendaftaran sebagai perusahaan publik. 

Untuk lebih jelasnya, kamu harus mengetahui lebih lanjut tentang pengertian perusahaan publik itu sendiri.

Pengertian perusahaan publik

Perusahaan publik adalah perseroan terbatas yang sahamnya telah dimiliki sekurang-kurangnya 300 investor atau pemegang saham. 

Selain itu, perusahaan publik paling tidak harus memiliki modal yang disetor ke pasar modal minimal Rp3 miliar.

Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI
Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI

Jika perusahaan publik adalah perseroan terbatas, emiten adalah pihak, baik swasta maupun pemerintah, yang melakukan penawaran efek ke pasar modal.

Bisa dikatakan seluruh perusahaan publik itu adalah emiten, tetapi tidak seluruh emiten itu perusahaan publik. 

Sebab tidak semua emiten melepas sahamnya ke publik. Bisa saja emiten tersebut memilih menerbitkan obligasi untuk mendapatkan modal segar.

Tujuan perusahaan menjadi emiten

Apa alasannya perusahaan melantai di pasar modal? 

Perusahaan yang memutuskan untuk menjadi emiten bukanlah tanpa alasan. Mereka ingin mendapatkan keuntungan demi pengembangan dan keberlangsungan perusahaan kelak. 

Adapun keuntungan yang didapatkan bila menjadi emiten, antara lain: 

1. Nilai perusahaan menjadi meningkat

Dengan menjadi emiten dan terdaftar di pasar modal, nilai perusahaan akan meningkat. Peningkatan ini juga akan memberikan pengaruh terhadap kepercayaan publik. 

Jika perusahaan memiliki nilai yang terus meningkat, publik akan percaya dan tertarik untuk menanamkan dananya ke perusahaan tersebut. Artinya, semakin banyak suntikan dana ke perusahaan. 

Dana yang didapatkan dari para investor itu kemudian bisa digunakan untuk mendukung keputusan langkah-langkah strategis perusahaan, misalnya ekspansi bisnis. 

2. Citra perusahaan meningkat

Jika sebuah perusahaan telah tercatat di pasar modal, bisa dibilang perusahaan tersebut terpercaya dan citranya telah diakui publik. 

Segala informasi tentang perusahaan bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat sebagai bukti bahwa perusahaan ini bisa dipercaya. 

3. Keberlangsungan usaha jadi lebih terjamin

Dengan menjadi emiten, perusahaan tersebut berpeluang mendapatkan suntikan dana dari para investor. Dana tersebut bisa dijadikan sebagai modal untuk keberlangsungan usaha di kemudian hari. 

4. Mendapatkan insentif pajak

Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2015 menyebut perusahaan berbentuk Perseroan Terbuka bisa mendapatkan insentif Pajak Penghasilan sebesar 5 persen lebih rendah dari Pajak Penghasilan badan dalam negeri.

Perbedaan emiten skala kecil dan menengah

Perusahaan yang melakukan penawaran umum ini dibagi menjadi dua macam, yaitu skala kecil dan emiten skala menengah. Apa itu perusahaan skala kecil dan apa itu emiten skala menengah?

Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI
Pengertian Emiten, Fungsi, Contoh, dan Syarat Listing di BEI

Pengertian keduanya sudah tercantumkan dengan jelas di dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 53/PJOK.04/2017. 

1. Perusahaan skala kecil

Perusahaan skala kecil adalah perusahaan yang berbentuk badan hukum yang didirikan di Indonesia dengan aset yang tidak lebih dari Rp50 miliar. 

Selain itu, perusahaan skala ini juga tidak dikendalikan perusahaan publik dengan aset skala menengah atau lebih dari Rp250 miliar. 

2. Perusahaan skala menengah

Emiten skala menengah adalah perusahaan yang berbentuk badan hukum yang didirikan di Indonesia, tapi memiliki aset setara atau lebih dari Rp50 miliar – Rp250 miliar rupiah. 

Ciri lainnya sama dengan skala kecil yaitu tidak dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung oleh perusahaan publik yang memiliki aset lebih dari Rp250 miliar.

Sekian informasi singkat mengenai apa itu emiten dan peranannya di pasar modal, semoga bisa memberikan pengetahuan lebih kepada kamu yang ingin memulai investasi saham.

Tertarik dengan ulasan lain tentang investasi? Atau kamu punya pertanyaan? Ajukan kepada tim ahli di Tanya Lifepal!

Cara berinvestasi dengan tepat

Kamu bisa berinvestasi pada emiten lewat saham yang dilepaskan ke publik. Tapi, apakah investasi saham sudah tepat buat kamu?

Untuk menjawabnya, kamu bisa mengisi Kuis Profil Risiko Investasi Lifepal berikut ini:

Pertanyaan seputar emiten