Apakah Bijak Beli Mobil 100 Jutaan Saat Gaji Masih Rp 4 Juta?

Harga mobil makin ke sini makin terjangkau. Bahkan mobil 100 jutaan pun sekarang sudah ada. Jadi jangan heran kalau mobil-mobil keluaran anyar makin banyak berseliweran di jalan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil sepanjang Oktober 2017 mencapai 94.352 unit di seluruh Indonesia. Gimana gak makin macet coba jalanan?

Produsen mobil pastinya ingin produknya terjual untuk semua kalangan. Termasuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah dengan gaji Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Itu makanya sekarang udah ada harga mobil yang sekitar Rp 100 juta.

Nah, beruntung kalau kamu bekerja di area sekitaran Jakarta. Soalnya, upah minimum provinsi atau UMP DKI Jakarta tahun 2018 udah diketok Rp 3,6 juta. Ada kenaikan sekitar 8,7 persen dari upah tahun 2017 yang mencapai Rp 3,3 juta.

Dengan gaji minimum Rp 3,6 juta tersebut, pastinya ada peluang buat kamu yang pengin nyicil mobil dengan harga Rp 100 jutaan. Tenang, ada kok mobil yang harganya berkisar Rp 80 juta hingga Rp 100 jutaan.

Tapi jangan ngebet dulu. Pastikan kamu bener-bener mampu buat bayar cicilannya. Buat mastiin bisa nyicil mobil 100 jutaan dengan gaji Rp 4 juta, simak dulu beberapa hal berikut ini:

1. Perhatikan tenor cicilan

Mobil 100 jutaan
Perhatikan tenor cicilan kalau mau nyicil mobil (cars)

Lembaga pembiayaan dan perbankan pasti berlomba-lomba sebisa mungkin menarik hati konsumen buat nyicil mobil. Apalagi sekarang nyicil mobil bisa dengan tenor cukup lama, yakni sampai delapan tahun.

Emang sih dengan tenor delapan tahun bisa meringkankan biaya cicilan per bulannya. Tapi apakah yakin bisa mencicil utang dengan waktu sepanjang itu? Utang belum lunas, mobil udah rontok. Repot bos.

Ingat ya, performa usia mobil itu rata-rata lima tahun. Kalau lebih dari itu, ya siap-siap mobil gak selincah dulu.

Di sisi lain, kalau mau pilih tenor yang lebih pendek, biaya cicilan pasti lebih gede per bulannya. Sementara gaji yang diperoleh pas-pasan. Jadi mending pikir-pikir lagi deh kalau mau nyicil mobil.

[Baca: Gini Caranya Maksimalin Kendaraan yang Masih Kredit Buat Dapat Dana]

2. Hitung dulu pendapatan dan pengeluaran

Nyicil mobil dengan harga murah mah gampang. Tinggal pergi ke showroom, terus langsung transaksi. Tapi sebelum itu, ukur dulu kemampuan keuangannya.

Misalnya si Pungkit adalah seorang karyawan di Jakarta. Status dia masih single dengan gaji Rp 4  juta per bulan. Dari gaji yang diterima si Pungkit itu, mari kita hitung dulu:

– Biaya hidup per bulan = Rp 2 juta

Biaya ini untuk kebutuhan sehari-hari, antara lain biaya makan, ongkos transportasi, pulsa, dan lain-lain.

– Investasi = Rp 300.000
– Tabungan = Rp 200.000
– Biaya hiburan = Rp 300.000
– Biaya kos = Rp 700.000

Total biaya pengeluaran si Pungkit = Rp 3,5 juta
Sisa uang dari gaji = Rp 500.000

Di atas telah disimulasikan dari gaji Rp 4 juta, pengeluaran si Pungkit mencapai Rp 3,5 juta. Artinya ada sisa Rp 500.000. Nah, apakah sisa uang si Pungkit tersebut cukup untuk digunakan buat mencicil mobil 100 jutaan?

3. Hitung biaya BBM

mobil 100 jutaan
Punya mobil berarti harus nyiapin buat beli BBM dong (batampos)

Punya mobil sendiri di kota-kota besar sangatlah gak direkomendasikan. Jalanan di Jakarta misalnya udah gak layak lagi buat para pemilik mobil pribadi. Bukan apa-apa, macetnya minta ampun.

Kemacetan diakibatkan oleh proyek pembangunan transportasi massal mass rapid transit (MRT). Selain itu disebabkan juga oleh tingkat populasi mobil pribadi yang tinggi.

Polda Metro Jaya mencatat lalu lintas mobil penumpang di Jakarta pada 2015 mencapai 3,4 juta unit per hari. Sementara luas dan panjang jalanan di Jakarta sejak 2008 hingga 2015 tidak bertambah sama sekali.

Jika kendaraan makin banyak tapi luas jalan tidak bertambah, ya wassalam. Kalau udah macet, pasti bakal bikin rugi. Terutama bahan bakar minyak atau BBM bakal cepet boros.

Dalam kondisi macet, diperkirakan BBM akan boros hingga 20 persen. Bisa diperkirakan berapa tuh duit yang keluar buat BBM kalau lagi macet.

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, kemacetan di Jakarta mengakibatkan kerugian mencapai Rp 67, 5 triliun per tahun lho! Serem.

[Baca: Punya Duit Rp 100 Juta, Lebih Baik Beli Mobil atau Rumah?]

4. Hitung biaya perawatan mobil

Punya mobil sendiri sama aja dengan menambah pengeluaran baru. Karena gak mungkin punya mobil gak dirawat. Sebagian orang malah menganggap mobil adalah pacar kedua. Kalau gak dirawat, pasti bakal ngadat.

Coba hitung deh berapa biaya nyuci mobil per bulannya. Belum lagi biaya buat beli oli. Setidaknya dalam 5.000-10.000 km, oli wajib ganti. Belum lagi ganti suku cadang jika suatu waktu terkena masalah.

Kalau gaji kamu pas-pasan, emang bisa nyisihin biaya perawatan mobil ditambah dengan cicilan kredit tiap bulan? Apalagi idealnya perawatan mobil ini dilakukan dua bulan sekali.

5. Perhatikan dulu biaya tak terduga dan pajak saat nyicil mobil

mobil 100 jutaan
Jangan kaget kalau ada biaya tak terduga saat nyicil mobil (timeslive)

Setiap kali mau nyicil barang, termasuk mobil, pasti selalu ada biaya macem-macem. Jarang banget kalau emang gak ada. Biaya-biaya yang dimaksud adalah biaya asuransi, provisi, angsuran pertama, hingga biaya administrasi.

Selain itu, harus tahu juga soal uang muka murni dan total uang muka. Uang muka murni ini suka digunakan marketing buat menarik hati konsumen. Misalnya marketing menawarkan mobil Ayla dengan harga Rp 100 juta. Uang muka murni yang harus dibayarkan Rp 15 juta.

Karena konsumen tertarik, dia langsung berminat buat ngambil mobil tersebut. Tapi tiba-tiba uang mukanya jadi Rp 25 juta. Ada selisih Rp 10 juta dari uang muka yang pertama ditawarkan.

Ternyata Rp 25 juta tersebut adalah uang muka total yang harus dibayarkan. Uang tambahan tersebut meliputi biaya provisi, biaya asuransi, dan biaya administrasi.

Belum lagi pajak tahunan. Meski harga mobil 100 jutaan doang, duit pajaknya juga lumayan lho. Tiap tahun kamu bisa kena Rp 1 juta buat urusan ini. Siap?

Masih belum percaya gaji Rp 4 juta gak disaranin buat nyicil mobil Rp 100 jutaan?

Mari kita simulasikan. Si Pungkit yang gajinya Rp 4 juta berencana mau nyicil mobil Ayla dengan harga Rp 100 juta pada tahun 2018.

Uang muka yang harus dibayarkan Pungkit minimal 25 persen dari harga mobil sesuai peraturan pemerintah. Itu artinya Pungkit harus membayar uang muka Rp 25 juta. Tapi Pungkit diberi keringanan oleh pihak leasing. Dia boleh bayar uang muka sebesar Rp 10 juta.

Bunga yang ditawarkan pihak leasing 6 persen. Maka perhitungannya:

Harga mobil: Rp 100 juta
Uang muka: 10 juta
Pokok utang: (Harga – uang muka): Rp 100 juta – Rp 10 juta = Rp 90 juta
Suku bunga: 6 persen
Tenor: 96 bulan (8 tahun)

Cicilan mobil tiap bulan:

Angsuran sebelum bunga:

Pokok utang : tenor kredit (bulan)
Rp 90 juta : 96 = Rp 937.500

Angsuran dengan bunga:

(Pokok utang x suku bunga per tahun x tenor kredit (tahun) : jumlah bulan kredit) + angsuran sebelum bunga

(Rp 90 juta x 6 persen x 8 : 96) +  Rp 937.500 = Rp 1.387.500

Nah, dari simulasi di atas telah kita hitung angsuran cicilan yang harus dibayar Pungkit, yakni sebesar Rp 1,38 juta. Pertanyaannya, apakah Pungkit sanggup menyisihkan uang sebesar itu tiap bulan? Sementara gaji yang tersisa cuma Rp 500.000 dari hitung-hitungan sebelumnya.

Terbukti kan kalau gaji Rp 4 juta gak disaranin buat beli mobil 100 jutaan? Meski harga mobilnya tergolong murah, tapi secara finansial ternyata mereka yang berpenghasilan Rp 4 juta masih belum mampu membayar cicilan mobil tiap bulan.

Jadi buat kamu yang berencana beli mobil 100 jutaan, tahan dulu keinginannya ya. Sambil nabung ngumpulin uang muka, kamu juga bisa cari-cari pekerjaan sampingan buat mewujudkan cita-citamu punya mobil.

Lebih baik sabar menunggu sampai kondisi finansial aman, daripada memaksakan beli mobil sekarang dengan keuangan yang pas-pasan. Setuju?

[Baca: Sebelum Memutuskan Beli Mobil Baru, Simak Dulu 4 Hal Berikut Ini]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →